<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286</id><updated>2012-01-31T08:58:09.056+07:00</updated><category term='kumpul'/><category term='nostalgia'/><category term='kawin'/><category term='malaikat'/><category term='pendek'/><category term='multitasking'/><category term='relationship'/><category term='estafet'/><category term='patah hati'/><category term='ibu muda'/><category term='masa'/><category term='sombong'/><category term='telinga'/><category term='jusuf'/><category term='senja'/><category term='sensasi'/><category term='pramu nikmat'/><category term='belahan jiwa'/><category term='wanita'/><category term='kamu'/><category term='jadul'/><category term='twist'/><category term='happyfamily'/><category term='rokok'/><category term='rahasia'/><category term='mama'/><category term='termehek-mehek'/><category term='ingatan'/><category term='curhat gag penting'/><category term='video'/><category term='salah'/><category term='morning'/><category term='identitas'/><category term='kacamata'/><category term='pria'/><category term='nakal'/><category term='iblis'/><category term='notes'/><category term='penikmat'/><category term='kopi'/><category term='luka'/><category term='jantan'/><category term='bunda'/><category term='sederhana'/><category term='papa'/><category term='lost'/><category term='membara'/><category term='agape'/><category term='God'/><category term='farewell'/><category term='nasib'/><category term='bad boy'/><category term='holiday'/><category term='tim'/><category term='datang'/><category term='keluarga'/><category term='no hard feeling'/><category term='lagu'/><category term='rubik'/><category term='eros'/><category term='lift'/><category term='pizza'/><category term='Bara'/><category term='pesta'/><category term='rumit'/><category term='barang'/><category term='selingkuh'/><category term='shortstory'/><category term='bertengkar'/><category term='Lana'/><category term='menikmati'/><category term='anak'/><category term='tari'/><category term='perempuan nakal'/><category term='something in my mind'/><category term='uang'/><category term='timbul'/><category term='air mata'/><category term='publisitas'/><category term='Ferre'/><category term='mewah'/><category term='jagad maya'/><category term='segar'/><category term='narsis'/><category term='bis antar kota'/><category term='superstar'/><category term='kaum hawa'/><category term='pria gelap'/><category term='menikah'/><category term='IMB'/><category term='Chef'/><category term='tua'/><category term='hasbie'/><category term='earphone'/><category term='oscar'/><category term='faiz'/><category term='Tuhan'/><category term='cantik'/><category term='pergi'/><category term='affair'/><category term='aku'/><category term='youtube'/><category term='bahagia'/><category term='refleksi'/><category term='eyang kakung'/><category term='ruang'/><category term='pilihan'/><category term='honeybear'/><category term='teman'/><category term='lipsync'/><category term='lover'/><category term='kelana'/><category term='seru'/><category term='double personality'/><category term='affairs'/><category term='Barra'/><category term='make up'/><category term='opiniku'/><category term='sulit'/><category term='kiss'/><category term='rumah'/><category term='pahit'/><category term='kontroversi'/><category term='high heels'/><category term='kita'/><category term='karir'/><category term='catatan'/><category term='imaji'/><category term='upin ipin'/><category term='beda'/><category term='eyang putri'/><category term='aib'/><category term='bitchy'/><category term='kawan'/><category term='laris'/><category term='pengembara'/><category term='fam'/><category term='lawan'/><category term='jari manis'/><category term='hidup'/><category term='nikmat'/><category term='cemburu'/><category term='badut'/><category term='perempuan'/><category term='kuat'/><category term='kebaya'/><category term='penikmat teh'/><category term='bocah'/><category term='topeng'/><category term='tattoo'/><category term='mudah'/><category term='berkah'/><category term='two faces'/><category term='apik'/><category term='cinta'/><category term='hudson'/><category term='menangis'/><category term='miyabi'/><category term='pendosa'/><category term='neo-nomadisme'/><category term='cuapcuap'/><category term='saya'/><category term='ragu'/><category term='ngerumpi'/><category term='sehat'/><category term='pagi'/><category term='seksi'/><category term='cincin'/><category term='suku'/><category term='pengelana'/><category term='tenggelam'/><category term='give and take'/><category term='sesat'/><category term='telanjang'/><category term='gender'/><category term='simbol'/><category term='film'/><category term='menonton'/><category term='transgender'/><category term='berkelas'/><category term='pernikahan'/><category term='biru'/><title type='text'>colour my world..</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>126</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-723970693090440382</id><published>2012-01-27T15:35:00.004+07:00</published><updated>2012-01-28T08:58:59.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rumah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ruang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ingatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nostalgia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='neo-nomadisme'/><title type='text'>Rumah, Ingatan Terbaik untuk Pulang</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-kvdbG2Dd2CI/TyJipv04eEI/AAAAAAAAAHg/-8B8pVDCA0o/s1600/100482671.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 168px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-kvdbG2Dd2CI/TyJipv04eEI/AAAAAAAAAHg/-8B8pVDCA0o/s200/100482671.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702228547556898882" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Semesta di luar jendelaku begitu luasnya, dibanding kamarku yang hanya berukuran 3x4m. Kamarku tampak menyedihkan, lesu, tak bergairah, sementara berderet imaji dan gelora minta dipuaskan di luar sana.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Ibuku yang khas wanita jawa itu, tertidur dalam tangisnya. Bapak malah terbaring tak bergairah di sudut kursi malasnya. Ia menua, tak berdaya, seakan tangannya terikat di kursi. Aku yang mengintip dari balik pintu kamarku terpaku, tiga nyawa disini hidup, tapi mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sebuah ruang [atau mungkin juga sebuah rumah] tak lagi bermakna, lantas masih adakah yang bisa diingat dari wujud kotak-kotak berongga tersusun horizontal itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lalu melihat ibukota yang tak pernah tidur. Kehidupan neo-nomadisme itu kentara bergelayut disana. Sebuah kenyataan pahit, dimana hubungan antara manusia dan tempat tinggalnya demikian tak membekas. Rumah tak lebih dari sekedar ruang transit. Tempat raga diistirahatkan sebentar, karena esok, jiwa-jiwa itu segera kembali lepas bebas memenuhi udara kota, menghadirkan kebisingan, keriuhan, dan kemacetan yang setia pada kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Jiwa mereka hidup di jalanan..hanya dengan meminjam raga sebagai kendaraan mereka"&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Miris memang, di tahun 2025, setengah lebih penduduk desa diramalkan memilih eksodus besar-besaran ke kota. Bisa tertebak, manusia berjejalan di kota yang semakin sesek, sumpek. Mereka rela tercekik dan terhimpit ekonomi yang semakin sulit, dimana kesempatan berkarya, bekerja tak lagi ada. Perebutan lahan bekerja [yang bukan lagi berwujud tanah sepetak bernama sawah] jamak terlihat dimana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inikah juga yang mungkin menjadi alasan si bengal Roy, avonturir muda [Balada si Roy] itu memilih bertualang? Mencari jati diri, mencoba memaknai hidupnya. Bertahan hidup dengan menggauli dunia di luar sana, demi mendapatkan pembelajaran tentang hidup itu sendiri, bahwa hidup bisa jadi tak sesederhana yang dia bayangkan. Bahkan saat ia dibenturkan dengan banyak kenyataan di depan mata. Ia telah belajar menjadi tak sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;beribu jam kutinggalkan kotaku&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ke seberang lautan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tenggelam ke dasarNya&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;terbang ke langit,&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;berkunjung ke kerajaanNya&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mendaki pegunungan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;meraih bintang-bintang&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;meraih bulan!&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sia-sia. Ya, sia-sia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Heri H Harris)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia barangkali tak perlu cemas, karena Paris menemani kecemasan itu. Di pertengahan abad ke-20, seorang Gaston Bachelard, filsuf dari Perancis, menuliskan keluhannya dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;La poetique de l’espace.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Di paris tidak ada rumah, penduduk kota-kota besar tinggal di dalam kotak-kotak yang terbangun horizontal dan tersebutlah itu rumah. Namun ia kehilangan "kosmisitas"nya". Ruang, rumah itu, tak lagi bertaut dengan ingatan. Rumah itu tak lagi berwibawa, hanya sekedar gudang berisi hal-hal usang. &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Padahal, meski sebuah pertanyaan "sudah makan, belum?"..rindu itu dihadirkan. Pada wajah sendu ibu, yang hanya punya pertanyaan sederhana untuk putranya yang pernah "hilang", sebentar saja. Pertanyaan sama yang berulang namun tidak akan pernah usang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan memang semakin sempit, membuat orang tak lagi punya rumah. Tempat telah menjadi komoditi yang diperjualbelikan, pun sekedar disewakan. Mereka lalu memilih hidup berpindah dari satu rumah kontrakan ke rumah kontrakan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, apa ada ruang yang pas untuk aku huni? sementara sebelum mencintai ruang itu, aku harus berpindah ke ruang lain. Dimana ruang yang aku singgahi itu pun sama sekali tak mewujud diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Neo-nomadisme pula telah melahirkan jarak. Rumah dan tempat kerja yang begitu jauh, dimana lalulintas padat, dan macet yang selalu ditemui hampir tiap hari, membuat orang lebih betah hidup di jalanan ketimbang di kamarnya sendiri. Apa boleh bikin, rumah lalu hanya tempat persinggahan si empunya rumah yang mewujud menjadi sekedar tamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;rumahku entah dimana&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tak kutemukan di sajak-sajak&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;di matahari, dan di bulan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;karena tidurku di bawah bintang-bintang&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;jauh di rimba belantara&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tenggelam di dasar lautan&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mesti pulang kemana setelah letih mengembara?&lt;/span&gt;&lt;br style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;(Heri H Harris)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja pada rumah, engkau kembali. Karena disanalah diletakkan nostalgia, ingatan pada rumah yang memperindah rekam ingatan kita tentang banyak peristiwa, banyak kejadian. Sebab itu, jangan ragu untuk kembali, karena ia bagian yang memperkaya hidup kita sekarang. Karena mengakui keberadaan rumah dan ruang yang pernah kita tinggalkan itu berarti mengakui hadirnya masa silam yang begitu penting, begitu bagus, dan kita ingin tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Dan sejauh apapun berkelana, jiwa-jiwa yang hilang itu akan kembali. Hendak ke timur atau ke barat, rumah adalah yang terbaik. Karena disanalah segala permakluman, permaafan, perlindungan dan kasih sayang dihadirkan. &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-723970693090440382?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/723970693090440382/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2012/01/rumah-ingatan-terbaik-untuk-pulang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/723970693090440382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/723970693090440382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2012/01/rumah-ingatan-terbaik-untuk-pulang.html' title='Rumah, Ingatan Terbaik untuk Pulang'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-kvdbG2Dd2CI/TyJipv04eEI/AAAAAAAAAHg/-8B8pVDCA0o/s72-c/100482671.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-3583068607255418148</id><published>2012-01-25T10:33:00.002+07:00</published><updated>2012-01-28T08:59:04.833+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='telinga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='earphone'/><title type='text'>Cerita Sepasang "Telinga Kedua"</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-P91Pmo2zT9E/Tx94ad3AVjI/AAAAAAAAAHI/NayzaQYhfIY/s1600/ear.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-P91Pmo2zT9E/Tx94ad3AVjI/AAAAAAAAAHI/NayzaQYhfIY/s200/ear.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5701408049361606194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;sebuah &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/09/25/sepasang-telinga-kedua"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski dia hanya pinjaman, saya dan dia seperti tak bisa terlepas satu dengan yang lain, itu karna kami sehati. Saya begitu sayang padanya, dan saya tahu sekali, dia kurang akur dengan sang tuan, yang cuek-cuek butuh padanya. Dengan saya dia merasa beda. Sepanjang hari, saya rela-rela saja meminjamkan telinga untuk mendengar segala macam penghiburannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, betapa kagetnya saya, menemukan dia tak berada di tempat biasanya dia berada. Menghilang kemana dia?, atau mungkin dia sudah kembali pada tuannya?. Saya lemas, berasa separuh napas ini dibawa pergi sama dia. Mungkin memang sudah waktunya saya mengucapkan selamat tinggal, dia kan bukan milik saya?, meski kami sehati. Saya rela dia dibawa pergi sang tuan yang lebih berhak atas dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di awal hari itu, tanpanya jelas terasa begitu berat, saya mengalami penurunan drastis. Penyemangat dan penghiburan yang dulu setia bersama saya, lenyap. Hingga tiba di pertengahan hari, saya menemukan dia di pojok ruangan gelap, sendirian. Seperti tak bertuan. Aah, rupanya sang tuan meninggalkannya sendirian di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas ijin sang tuan, saya membawanya kembali, kembali kepada saya yang lebih membutuhkannya. Hati ini sumringah, sang penyemangat tak jadi lenyap. Dan hingga akhir cerita saya ini, dia masih berstatus sebagai pinjaman semata, yang masih setia jadi penghiburan, dikala saya mulai dilanda penat. Dia yang akan selalu menjadi 'sepasang telinga' kedua bagi saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*dedicated to earphone milik teman'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-3583068607255418148?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/3583068607255418148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2012/01/cerita-sepasang-telinga-kedua.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3583068607255418148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3583068607255418148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2012/01/cerita-sepasang-telinga-kedua.html' title='Cerita Sepasang &quot;Telinga Kedua&quot;'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-P91Pmo2zT9E/Tx94ad3AVjI/AAAAAAAAAHI/NayzaQYhfIY/s72-c/ear.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-588112840449376515</id><published>2012-01-19T10:15:00.004+07:00</published><updated>2012-01-25T10:19:09.752+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sederhana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mudah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bahagia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sulit'/><title type='text'>Sederhana Itu [sebenarnya] Mudah</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-jC3M11BozRg/TxeMe0dQTLI/AAAAAAAAAG8/96rDFhQd344/s1600/109077077.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 149px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-jC3M11BozRg/TxeMe0dQTLI/AAAAAAAAAG8/96rDFhQd344/s200/109077077.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5699178314565962930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kebenaran, kebaikan selalu datang bersama dengan kesederhanaan, kebersahajaan. Hanya akan menjadi tidak lagi sederhana, ketika dipahami dengan cara yang sulit, rumit, bahkan dijelaskan dengan cara yang terlalu pintar, kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hidup adalah tentang kebaikan dan keburukan, tentang kenikmatan dan kepahitan, tentang kegagalan dan kesuksesan, namun hidup bersahaja adalah pilihan aman, sehat, nikmat dan jauh dari polusi. Polusi moral, polusi hati. Jauh dari hidup seolah-olah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhana bukanlah perkara hidup tanpa materi, blekberi, atau apapun yang bisa dibeli, bahkan status atau gelar dan jabatan, sesuatu yang delusif. Meski saat berhasil mendapatkannya mungkin saja [malah] tidak membawa bahagia, terasa hampa, kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;melihat si pria menggandeng tangan wanitanya, menyibak jalan macet, mengantarkannya hingga ke shelter, hingga bis menghilang di pelupuk mata, membawa wanitanya pulang menuju senja..aku yang dari kejauhan memperhatikan mereka, lantas menggumam, "Tuhan, seperti inikah sebuah bahagia yang sederhana itu?..pasti rasanya luar biasa ya, Tuhan"&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Lihat, bagaimana sebuah bahagia yang dikemas sederhana itu terasa begitu luar biasa imbasnya hingga di hati. Lalu hati serasa dibanjiri genangan bahagia yang membuncah, meski hanya melakukan hal-hal sederhana. Cinta yang sederhana dan membebaskan itulah yang mewujud menjadi bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, paradoks yang terlanjur melekat, jamak ditemui di kehidupan sehari-hari adalah kenyataan menjalani hidup sederhana ternyata lebih sulit dibandingkan menjalani "hidup seolah-olah". Pada beberapa orang, [termasuk saya, sedikit sih], menjalani hidup sederhana nan bahagia bisa begitu sulit diaplikasikan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Sementara menjadi sederhana hanya butuh berjuang lebih keras untuk mendapatkan bahagia, dengan ikhlas menjalani hidup itu sendiri.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Ya, itu karena selalu ada ketidakpuasan atas hidup yang lalu dipaksakan hingga ingin hidup seolah-olah. Bersedia mengabaikan akal sehat, ada tendensi, juga konspirasi dibalik perilaku, bahkan memanipulasi orang lain hanya untuk memenuhi keinginan diri. Dan untuk menepis rasa rendah diri sebagai manifestasi dari "ingin hidup seolah-olah" itulah, mereka lalu terjebak ke dalam pola hidup yang tidak sederhana dengan cara menipu diri sendiri - self deception (Hamacheck: 1987).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepatah lama pernah mengatakan, "sederhana bukan berarti miskin, tetapi tepat sesuai kebutuhan". Saya mengamini pepatah mujarab ini. Bahwa, label sederhana yang dilekatkan pada diri kita bukanlah perkara banyak tidaknya materi yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Esensi dari kesederhanaan itu adalah persepsi kita dalam memandang hidup yang harus dijalani dengan bijak. Tahu sejauh mana, seberapa banyak, kemampuan dan bekal yang kita miliki agar diolah sebijak mungkin dalam menjalani hidup secara ikhlas,yang kesemuanya untuk satu tujuan, mengharap bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Sayang, sebagian kita malah mengganggap berpikir, bertindak dan bersikap sederhana adalah kelemahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal nyata-nyata, konsep hidup sederhana justru bekerja lebih efektif. Ya, berpikir dan bertindak sederhana lahir dari kematangan pengetahuan dan kedalaman berpikir, juga lihai memahami dirinya, hingga tepat si sederhana unggul mengatasi ego, emosi dan gejolaknya. Dan ia jauh merasa lebih bahagia saat berhasil mengimplementasikan itu pada hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, konsep yang mahal, ruwet, acak-acakan, njelimet malah seringkali bernasib tidak menghasilkan apa-apa, menelan banyak biaya, berpotensi merusak moral, harga diri. Lalu, bahagia yang seperti apa yang terlihat dari konsep ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"dan aku ingin menjadi besar dengan cara sederhana..menjadi elegan dan diterima masyarakat dengan cara yang bersahaja..itu saja"&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Ya, benar memang, pada akhirnya kesederhanaan dan kebersahajaan adalah pilihan hidup yang bijak, setelah penat dan lelah mencari makna hidup yang paling tinggi namun kosong, tak bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, masihkah terasa sulit bagimu menjadi sederhana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-588112840449376515?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/588112840449376515/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2012/01/sederhana-itu-sebenarnya-mudah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/588112840449376515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/588112840449376515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2012/01/sederhana-itu-sebenarnya-mudah.html' title='Sederhana Itu [sebenarnya] Mudah'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-jC3M11BozRg/TxeMe0dQTLI/AAAAAAAAAG8/96rDFhQd344/s72-c/109077077.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-2992468312817456752</id><published>2012-01-17T10:31:00.003+07:00</published><updated>2012-01-17T10:35:21.388+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='multitasking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibu muda'/><title type='text'>Ibu Rumah Tangga, Sebuah Profesi Luar Biasa</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-3c6IIw4O2wc/TxTsFneJoXI/AAAAAAAAAGw/U1vXl7PCfik/s1600/ibu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-3c6IIw4O2wc/TxTsFneJoXI/AAAAAAAAAGw/U1vXl7PCfik/s200/ibu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5698439009769464178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah &lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2011/12/30/1212/Ibu-Rumah-Tangga-Sebuah-Profesi-Luar-Biasa"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memilih menjadi ibu rumah tangga adalah keputusan terhebat wanita. Profesi yang boleh saya bilang sebagai profesi multi talenta, banyak tantangan, tanpa kenal aturan nine to five. Pun, tanpa gaji atau bonus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita hebat dalam hal multitasking, ini karena selain terhubung dari sifat alami bawaan sejak lahir (nature), bahwa corpus collosum wanita nyata-nyata lebih luas daripada pria, yang memungkinkan wanita melakukan multitasking lebih efisien, ternyata disangkutkan pula dengan kebiasaan (nurture) yang berpengaruh serta imbas produk liberal berjudul kesetaraan gender.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, hebat saja ternyata belum cukup. Berat dirasa sebagian kaum ibu itu, meski reward yang mereka terima sepadan dengan rasa bahagia saat melihat si kecil melangkah pertama kalinya atau saat mengetahui si sulung bisa berhitung dan mengayuh sepeda roda duanya untuk pertama kalinya dengan berani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Psikologi Keluarga edisi Desember, terungkap, ibu yang mampu membagi waktu antara karir dan keluarga ternyata lebih bahagia dan lebih sehat, dibandingkan ibu rumah tangga yang sekedar fokus mengurus rumah tangga dan keluarga saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekonomi rumah tangga, barangkali telah menjadi alasan tersendiri, atau untuk sebuah alasan kesetaraan gender yang diperjuangkan Kartini pada masanya, kaum ibu yang merasa "terjebak" di dalam rumah dan lalu merasa tidak bahagia lantas meminta hak kepada pasangannya. Tak sekedar demi hak mengaktualisasi diri, mereka ingin pula berkarya, menjadi mandiri dan berdikari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ibu bekerja tersebut mengalami depresi lebih sedikit dan memiliki kesehatan lebih baik secara keseluruhan daripada ibu yang tinggal di rumah. Dan, efek ini ternyata hanya terjadi pada ibu dengan anak yang berusia muda dan tidak berlaku pada ibu yang memiliki anak usia sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terambil responden sebanyak 1.364 ibu yang berasal dari Arkansas, California, Kansas, Massachusetts, North Carolina, Pennsylvania, Virginia, Washington dan Wisconsin, dimana penelitian telah dilakukan sejak 1991. Peneliti mewawancarai ibu sejak buah hati bayi, memasuki usia pra-sekolah hingga masuk sekolah dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, benarkah pengabdian ibu rumah tangga yang begitu besar pada keluarga telah membuat mereka tidak bahagia dan merasa tidak sehat? Meski pengabdian itu tidak ternilai dengan materi, tidak pula berdasarkan pamrih. Vivi, 30an tahun. seorang ibu, juga pekerja di dunia kedokteran, yang memiliki satu putra, merasa perlu cinta dan pengorbanan yang besar bagi seorang ibu bekerja seperti dirinya untuk bisa menjadi ibu yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bangunlah keluargamu dengan segenap dan kesungguhan CINTA.. Jangan membangunnya di atas sisa-sisa.. Sisa-sisa dari kelelahan pekerjaan yang menguras segenap perhatian dan energimu.. Lantas, apa jadinya bila rumah tangga dibangun di atas sisa-sisa?" (terambil dari status Vivi di situs mikroblogging)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Vivi bagai sebuah cambuk untuk ibu yang telah berani memilih menjadi ibu rumah tangga, untuk tetap tegar mengabdi diiringi keikhlasan berbalut cinta dan kasih yang terbaik bagi utuhnya keluarga mereka. Tak sekedar, keluarga yang dibangun di atas sisa-sisa kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seharusnya seorang ibu rumah tangga bisa merasa bahagia dan sehat juga percaya diri, karena ia sanggup mewujudkan dirinya ke dalam banyak profesi, meski tanpa perlu ia melangkah keluar rumah untuk memenuhi haknya mengaktualisasi diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu rumah tangga adalah "perawat" bagi suami dan anak-anak saat mereka jatuh melemah dan sakit. Meski hadirnya ibu hanya berupa sentuhan lembut di dahi atau pelukan hangat yang menenangkan. Hadirnya adalah obat mujarab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu rumah tangga adalah "pakar gizi". Ia menyediakan makanan sehat dengan gizi seimbang untuk suami dan anak-anaknya.  Ia sangat tahu makanan apa yang terbaik untuk anak-anaknya yang tengah dalam masa pertumbuhan. Saat memasak, ibu menyelipkan pula doa agar suami dan anak-anak merasakan berkah atas masakan yang dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu rumah tangga adalah "ekonom" sejati. Ialah bendahara terbaik dalam sebuah negara kecil bernama rumah tangga. Ia mengatur dengan baik semua pendapatan dan pengeluaran. Ia mengolah pendapatan yang diberikan suami kepadanya agar terasa berkah. Agar semua kebutuhan terpenuhi tanpa harus berhutang untuk menambal kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak berlebihan bukan, jika saya lalu mengatakan, ibu adalah pondasi negara untuk membangun generasi yang akan datang. Dimana perekonomian keluarga di bawah manajemen ibu ternyata tidak hanya sangat berpengaruh pada kehidupan keluarga tetapi juga pada perekonomian negara. Tilik bagaimana akar korupsi telah menjalar kemana-mana. Salah satu sebab, karena lemahnya manajemen perekonomian rumah tangga. Sehingga entah sengaja atau tidak, membuka kesempatan para koruptor menggasak uang negara dan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, ibu rumah tangga juga seorang ahli kejiwaan. Hadirnya memberi ketenangan dan kesehatan jiwa seluruh anggota keluarga, bahkan untuk dirinya sendiri. Ia bisa menjadi mediator atau penengah bagi hati seluruh anggota keluarganya yang tengah gundah. Ia hadir dengan hati lembut dan netral, bersedia membimbing suami dan anak-anaknya menghadapi kondisi yang berat di luar sana. Inilah yang berpengaruh pula pada kesehatan dan keselamatan jiwa masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun, ibu rumah tangga adalah pengajar dan pendidik bagi anak-anaknya. Ialah yang setia mengajarkan kepada anak-anaknya tentang makna hidup dan kehidupan. Ialah ibu yang tidak pernah lelah mengajarkan kebaikan, agar anak-anaknya kelak tumbuh menjadi pribadi yang berprilaku dan berakhlak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, masihkah Anda berkeluh kesah [hanya] menjadi ibu rumah tangga, dan berat menjalani sebuah profesi yang luar biasa, the most fabulous career ever itu? Sementara, pilihan Anda tersebut belum pula dihitung dengan kalkulasi untuk simpanan jangka sangat panjang, yaitu kehidupan setelah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-2992468312817456752?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/2992468312817456752/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2012/01/ibu-rumah-tangga-sebuah-profesi-luar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2992468312817456752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2992468312817456752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2012/01/ibu-rumah-tangga-sebuah-profesi-luar.html' title='Ibu Rumah Tangga, Sebuah Profesi Luar Biasa'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-3c6IIw4O2wc/TxTsFneJoXI/AAAAAAAAAGw/U1vXl7PCfik/s72-c/ibu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-854305397029357123</id><published>2011-12-14T09:04:00.002+07:00</published><updated>2011-12-14T09:10:42.187+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='uang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menikah'/><title type='text'>Kim: Saya Menikah karena Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-q3PteKnm9pQ/TugFaLVAGiI/AAAAAAAAAGk/qx1D5Fu3rDk/s1600/kimkris.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 102px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-q3PteKnm9pQ/TugFaLVAGiI/AAAAAAAAAGk/qx1D5Fu3rDk/s200/kimkris.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685800476830865954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah &lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2011/11/18/1194/Kim-Saya-Menikah-karena-Cinta"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERNIKAHAN bak cerita dongeng, Kim Kardashian dan Kris Humpries kandas. Cukup butuh waktu 72 hari saja pasangan ini saling berkomitmen. Benarkah bukan karena Kris yang telah berselingkuh hingga Kim mengajukan perceraian, namun sebenarnya ada alasan lain dibalik perceraian mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari setelah menandatangani berkas perceraiannya, Kim melakukan klarifikasi perihal pemberitaan yang semakin memanas yang menyatakan pernikahannya dengan Kris semata-mata hanya menyoal uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam akun twitternya, Kim secara jelas mengungkapkan, "Saya menikah karena cinta. Saya tak percaya harus mengatakan ini. Saya tak akan mengambil uang sepeser pun untuk cinta ini, atau apapun demi sebuah acara TV!" tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kebanyakan perempuan akan lebih mementingkan cinta dan kebahagiaan ketimbang uang dalam pernikahan yang dijalani, kecuali pasangannya bekerja. "Ironis bahwa perempuan lebih berat pada cinta daripada uang, tapi tak mau menikah jika calon pasangan mereka, atau mereka sendiri, tak bekerja,” kata Meghan Casserly, seperti dilansir CyberNews dari Forbeswoman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh situs Forbeswoman diketahui, tiga dari empat perempuan mengatakan tak akan menikah dengan pria yang tak punya pekerjaan, sedangkan 65 persennya merasa tidak nyaman menjalani pernikahan jika mereka sendiri tidak bekerja, dan lebih dari 91 perempuan lajang lebih memilih menikah demi cinta ketimbang uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara studi lain juga dilakukan situs diskon terkemuka di Inggris, MyVoucherCodes.co.uk. Penelitian terhadap 2.173 perempuan Inggris itu dalam upaya menemukan alasan mereka menikah, seiring pemberitaan pernikahan singkat Kim Kardashian dan Kris Humpries.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mark Pearson, Ketua MyVoucherCodes.co.uk, mengatakan, "Setelah perceraian bintang realita show, Kim Kardashian dan pebasket Kris Humphries, kami pikir penelitian ini akan menarik untuk menemukan alasan dibalik keinginan perempuan ketika menikah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian tersebut sangat mengejutkan, lebih dari sepertiga responden, 34 persennya menjawab, mereka memilih menikah untuk uang. Sementara 41% menyatakan mereka menikah dengan alasan agar masa depan keluarga terjamin, sementara 19% menginginkan kehidupan mewah paska menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah demi cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanyakan pada semua pasangan menikah di dunia ini, perceraian adalah hal yang menyakitkan, yang tak ingin siapapun menginginkannya. Ketika badai datang mengguncang biduk rumah tangga, mulai dari perlakuan kasar hingga skandal, demi cinta, beberapa pasangan urung bercerai dengan alasan, "saya masih mencintainya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta memang sanggup menyingkirkan akal sehat kita. Atas nama cinta, Anda dan pasangan memasuki gerbang pernikahan. Namun, ditengah perjalanan pernikahan, cinta itu menyurut karena ternyata Anda berdua lalai menjaga volume cinta itu tetap utuh. Saat itulah Anda mulai diserang perasaan tidak yakin, "benarkah cinta itu masih ada dalam pernikahan kami?", "berapa banyak cinta yang saya perlukan untuk mempertahankan pernikahan ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alih-alih, mempertahankan pernikahan, Anda dan pasangan pun seperti dilanda gamang dan galau mengingat janji pernikahan yang dulu terucap, “dalam keadaan baik atau pun buruk, kaya atau pun miskin, sehat atau pun sakit, sampai maut memisahkan kita”. Demi anak-anak dan kebahagiaan mereka di masa depan, Anda dan pasangan pun memilih menyingkirkan ego.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stephanie Coontz dalam bukunya, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Marriage, a History: From Obedience to Intimacy, or How Love Conquered Marriage&lt;/span&gt;", berujar, "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cinta adalah alasan murah untuk sebuah pernikahan&lt;/span&gt;" Ya, Stephanie dalam statemen-nya boleh jadi benar, karena sejatinya, kita dan siapapun didunia ini tidak benar-benar menikah demi cinta belaka.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Risty yang berusia 20-an memilih menikah muda karena ia siap menjadi seorang istri dan ibu. Malinda, janda berumur 40-an itu menikah lagi demi alasan ekonomi. Bambang, duda keren berumur 50-an tahun menikahi wanita lajang demi status sosial dan kenyamanan di masa senja. Sementara si wanita lajang bersedia dinikahi, mungkin saja demi alasan kemapanan hidup di masa depan.&lt;/blockquote&gt;Lantas, jika bukan demi alasan cinta, apakah pernikahan mereka bisa dianggap tidak valid?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tak ada yang perlu ditutupi, ketika pasangan bertanya, "apa alasanmu mau menikah denganku?" Katakan sejujurnya, meski itu menyakitkan. Berkaca pada kisah Tori Spelling, salah satu pesohor Hollywood itu pernah terguncang hebat saat banyak media menuding Dean McDermott, sang suami, menikahinya hanya demi uang dan popularitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, jika ternyata memang cinta adalah alasan terbesarnya untuk menikahi Anda, maka cukup katakan kepadanya bahwa cinta saja bukanlah alasan yang mencukupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-854305397029357123?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/854305397029357123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/kim-saya-menikah-karena-cinta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/854305397029357123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/854305397029357123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/kim-saya-menikah-karena-cinta.html' title='Kim: Saya Menikah karena Cinta'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-q3PteKnm9pQ/TugFaLVAGiI/AAAAAAAAAGk/qx1D5Fu3rDk/s72-c/kimkris.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-3069288433598151968</id><published>2011-12-12T11:50:00.002+07:00</published><updated>2011-12-12T11:52:52.357+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rahasia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='oscar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>The Reader, Menjaga Setia Sebuah Rahasia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-eOrt8Ge7XVs/TuWIlFRk1yI/AAAAAAAAAGY/jpM3YH-pjSc/s1600/the-reader.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-eOrt8Ge7XVs/TuWIlFRk1yI/AAAAAAAAAGY/jpM3YH-pjSc/s200/the-reader.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5685100275277551394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah &lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=167554392950"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah rahasia hidup. Berkisah tentang seorang remaja puber usia lima belasan bernama Michael Berg yang jatuh cinta pada Hanna Schmitz, seorang wanita paruh baya nan menawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanna dan Michael mungkin saja ditakdirkan Tuhan untuk saling melengkapi dan lalu pada hati keduanya diletakkan sebentuk cinta untuk dirasai bersama. Saat Michael meranum, gairah masa mudanya tersalurkan pada Hanna. Hubungan intim lantas menjadi keseharian mereka. Begitu juga Hanna, hidup sendiri tanpa keluarga, lantas menganggap hubungan yang tercipta bersama Michael selayaknya ibu dengan putra remajanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael tumbuh sebagai pemuda pintar yang menjaga dengan setia rahasia hatinya yang kasmaran pada Hanna. Sedang Hanna, menua dengan pribadinya yang penuh misteri, tak pernah suka membaca dan lebih ingin mendengarkan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, bagi Hanna, Michael adalah 'the reader'nya. Dari Michael-lah, Hanna lalu mendengar banyak kisah, tentang 'The Odyssey', 'The Lady with the Little Dog', 'Adventures of Huckleberry Finn' hingga 'Tintin'. Tak ingin membuat Michael kecewa, sebagai hadiah karena telah membacakan untuknya, Hanna memberi Michael tubuh untuk direngkuh dan dibelai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bersisian, namun pada keduanya rahasia tentang satu sama lain tak pernah terungkap. Dan pada`rahasia yang tersimpan kuat itulah kemudian bermuara konflik yang berkepanjangan. Hanna terpaksa pergi dari sisi Michael tanpa sempat mengucapkan salam perpisahan. Sedang dengan kelukaannya, Michael tetap tegar, terus menjalani hidup dan sukses menjadi seorang pengacara muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibalik segala misteri dan rahasia, Tuhan telah menyelipkan sebuah rencana. Bisa jadi indah atau mungkin buruk untuk dihadapi. Tapi itulah hidup, seberat apapun memang harus dijalani. Ya, pada sidang yang mengadili mantan anggota Nazi yang dituduh bertanggung jawab atas tewasnya 300 kaum Yahudi, disanalah Michael bertemu Hanna. Hanna yang ternyata menjadi salah satu terdakwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan keduanya mau menyingkirkan ego masing-masing, jalan hidup mereka tentu tak akan jadi begitu rumit. Andaikan keduanya mau membuka sedikit rahasia yang tersimpan kuat dalam diri mereka, tentu Hanna tak akan dihukum seumur hidup. Ya, Hanna yang tetap setia menjaga rahasia hidupnya, terpaksa mengakui bahwa dia yang menuliskan perintah membunuh. Pun Michael tak akan hidup dalam penyesalan berkesudahan karena tak kuasa membantu Hanna menjadi saksi, padahal sesungguhnya hanya Michael yang tahu rahasia Hanna, yang tak bisa membaca apalagi menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat konyol? Memang. Apa mau dikata mereka ingin tetap hidup dalam rahasia-rahasia itu. Tapi meski tak terkuak, dua manusia ini lalu belajar satu sama lain pada rahasia, untuk sama-sama menyembuhkan luka dan kecewa. Meski berat dan pahit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tebusan rasa bersalah Michael adalah mengajari Hanna, meski dari jauh, untuk bisa membaca dan menulis. Buku, kaset dan tape recorder yang dikirim Michael menjadi sarana Hanna belajar di dalam penjara. Semangat kuat yang masih dipunyai seorang Hanna, meski ternyata menjadi sia-sia karena Hanna memilih bunuh diri sebelum hari kebebasannya. Sedang Michael berjuang membantu meluluskan pinta Hanna pada wasiat terakhirnya, mendirikan sebuah yayasan buta huruf. Ada lega yang terpancar karena rahasia itu telah terkuak dan melebur bersama waktu.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;How far would you go to protect a secret? Rahasia tetaplah rahasia, tapi seberapapun kuat kita menyimpannya rahasia tak akan pernah jadi abadi. Dan sebuah cerita rahasia akhirnya akan berurai menjadi sejarah hidup yang panjang untuk diceritakan.&lt;/blockquote&gt;Saya, Hanna dan Michael dan semua orang di belahan dunia manapun memiliki rahasia. Apakah pada rahasia itu saya atau kalian dan mereka akan belajar? itu semua tergantung masing-masing kita, tetap mau hidup dalam rahasia-rahasia itu, atau memilih membongkar rahasia, meski kecil, demi hati menjadi lega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-3069288433598151968?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/3069288433598151968/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/reader-menjaga-setia-sebuah-rahasia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3069288433598151968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3069288433598151968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/reader-menjaga-setia-sebuah-rahasia.html' title='The Reader, Menjaga Setia Sebuah Rahasia'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-eOrt8Ge7XVs/TuWIlFRk1yI/AAAAAAAAAGY/jpM3YH-pjSc/s72-c/the-reader.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8440213470549732470</id><published>2011-12-12T11:43:00.002+07:00</published><updated>2011-12-12T11:46:01.452+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='apik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='twist'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ragu'/><title type='text'>Doubt, Sebuah Ragu yang Menyerang</title><content type='html'>Sebuah &lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=182928112950"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Ingin dan harap pada sebuah keraguan yang bergulir di depan mata adalah terkuaknya sebuah kebenaran. Sedang benar atau salah, dosa atau tidak hanya Tuhan yang mengetahuinya. Lalu bagaimana manusia menyikapi sikap ragu *skeptis* ini, sedang dengan sebentuk analisa dan penelitian yang mengandalkan rasio pun bisa juga memunculkan salah.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan, Pastor Brendan Flynn dengan keberaniannya ingin mendobrak tradisi yang mengekang kuat di dalam gereja St.Nicholas. Keputusannya menerima Donald, seorang anak lelaki kulit hitam menjadi murid di sana dan mengangkatnya sebagai putra altar tentu saja menimbulkan ketidaksenangan di diri Suster Aloysius, sang suster kepala gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa tak senang pada seseorang memang selalu bisa memunculkan sikap curiga dan penolakan. Suster Aloysius sangat yakin bahwa ada sesuatu yang terjadi antara pastor Flynn dan Donald. Apalagi kecurigaan ini makin diperkuat dengan khotbah bertema keraguan yang pernah disampaikan Pastor Flynn. Bahwa sebuah sikap ragu punya kekuatan menyatukan sama kuatnya dengan sebuah sikap yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penolakan makin gencar dilakukan suster Aloysius dengan memberi perintah kepada suster James, wali murid Donald, untuk mengawasi gerak-gerik sang pastor. Makin kuatlah analisa suster Aloysius selama ini, mendapati cerita suster James yang memergoki sang pastor meletakkan kemeja putih secara diam-diam ke dalam loker Donald. Masih ditambah pula penuturan suster James di lain hari, yang mencium bau alkohol menyengat dari mulut Donald setelah menghadap pastor Flynn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya lalu mencipta prasangka atas kejadian yang dilihat sekejap mata. Prasangka buruk lebih dominan muncul, itu jelas. Tersimpulkan keduanya, bahwa pastor Flynn telah melakukan tindakan yang tak senonoh pada Donald. Ragam cara dilakukan suster Aloysius demi menguak ketidakberesan hubungan antara Pastor Flynn dan Donald. Debat kuat digulirkan, dan saling mempertahankan ideologinya masing-masing. Sedang suster James berada dalam kebimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat disini suster James dihadirkan sebagai perwakilan sisi diri penonton yang juga ragu dan bingung, termasuk saya, siapakah yang seharusnya dibela. Suster Aloysius atau Pastor Flynn?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi sebuah pembenaran, Aloysius telah menebar fitnah dan berhasil menyingkirkan sikap ragunya. Teringat betul di ingatan saya, penggalan kalimat yang terucap dari bibir suster Aloysius,&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;"Selangkah keluar dari jalan Tuhan, untuk sebuah kebenaran". Wow!&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Cukup hanya berbekal dugaan saja dari cerita sejarah masa lalu sang pastor, suster Aloysius akhirnya berhasil mendepak Pastor Flynn keluar dari gereja. Betapa hebatnya suster Aloysius. Tak ragu menilai dan memutuskan atas apa yang dia lihat, dan rasakan, karena itulah kekuatannya untuk mencari kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pada kita, bisakah kita melakukannya? menyingkirkan sikap ragu demi mendapatkan sebuah kata benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang Descartes pun menemukan banyak kesalahan yang telah pernah diperbuatnya selama melakukan penelitian. Sempatlah dia kehilangan kepercayaan dan keyakinan, ada keraguan yang terselip dalam pikirnya hingga lalu tak tersisa sedikitpun lagi keyakinan di dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan dalam ragu serta bimbangnya, dia tersentak dan berkata,&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Sekalipun saya ragu terhadap semua yang telah saya dapat selama ini, sekalipun saya ragu terhadap segala sesuatu yang ada di depan mata saya, namun satu hal yang TIDAK SAYA RAGUKAN adalah, bahwa saya TIDAK RAGU kalau saya sedang ragu"&lt;/blockquote&gt;Ya, seperti Descartes, Aloysius pun tak ragu ketika keraguan tengah menyerangnya. Keraguan Aloysius terlambat hadir justru setelah pilihan dijatuhkan, apakah itu benar atau salah, entahlah!. Itulah buah resiko dari pengadilan buta Aloysius atas kontroversi moral di masa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Two thumbs up&lt;/span&gt;! dan menjura untuk John Patrick Shanley yang berhasil membawa pulang Pulitzer Award dan Tony Award dalam genggaman tangannya. Berhasil dirinya sebagai penulis menggulirkan kisah yang tertuang dalam novelnya berjudul "Doubt: A Parable" dan lalu sebagai sutradara, ia menuangkan kisah novelnya itu ke dalam media film berjudul hampir sama, "Doubt".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebatlah kerja semua tim yang bersatu di 'Doubt', tak hanya sutradara, bahkan empat pemain utama film ini pun berhasil mendapatkan nominasi Oscar. Meryl Streep dan Philip Seymour Hoffman sangat kuat dan berhasil masuk ke dalam karakter mereka masing-masing. Sedang Amy Adams tampil gemilang menghidupkan sosok Suster James yang muda, polos, mudah bimbang dan lalu cepat percaya pada orang lain. Lain lagi dengan Viola Davis, meski hanya diberi satu adegan dialog saja, namun ia mampu menyeimbangkan kemampuan aktingnya di hadapan Meryl Streep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, saya tak begitu suka cerita film dengan ending yang sudah bisa tertebak, happy atau sad? itu sudah biasa. Memunculkan pertanyaan yang menggantung di akhir cerita, justru membuat diri belajar menarik kesimpulan dari sebuah cerita yang disuguhkan. Kesimpulan apapun itu, sah-sah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senanglah saya diombang-ambingkan dalam keraguan (doubt), dan mencari tahu sendiri apakah Pastur Flynn yang wibawa dan bermulut manis itu tidak salah atau suster Aloysius yang memang sangat diktator itulah yang sejatinya benar. Suguhan beragam pertanyaan inilah yang membuat sebuah film, semacam Doubt, terasa begitu menarik untuk dibahas. Tak hanya asik saat ditonton tapi juga seru saat digulirkan ke dalam sebuah forum diskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8440213470549732470?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8440213470549732470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/doubt-sebuah-ragu-yang-menyerang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8440213470549732470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8440213470549732470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/doubt-sebuah-ragu-yang-menyerang.html' title='Doubt, Sebuah Ragu yang Menyerang'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-2557874483042019751</id><published>2011-12-10T14:50:00.001+07:00</published><updated>2011-12-10T14:53:05.472+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='twist'/><title type='text'>Burn After Reading, Kerumitan yang Menggelikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-59neRIcnlwI/TuMPr4o3BBI/AAAAAAAAAGM/rCnra4HgL-A/s1600/bar.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 129px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-59neRIcnlwI/TuMPr4o3BBI/AAAAAAAAAGM/rCnra4HgL-A/s200/bar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684404401284252690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah&lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=312478442950"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; repost&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah film yang berhasil membuat saya memikirkan ending ceritanya yang terus tinggal di kepala selama beberapa hari. Gila! saya menjura untuk sang penulis cerita, dua bersaudara Joel dan Ethan Coen. Mereka mampu menyajikan cerita dengan plot yang berputar-putar bak sebuah bola bilyar yang menggelinding di antara karakter-karakter yang amusingly complicated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah dibuka dengan pengunduran diri sepihak Osborne Cox (John Malkovich). Atasan Ozzie di CIA menilai Ozzie memiliki kinerja yang buruk karena sering mabuk. Ozzie dipindah ke unit lain, namun Ozzie yang bertemperamen tinggi menolak. Tak terima didepak paksa, Ozzie pun berniat balas dendam. Keinginannnya sudah bulat untuk keluar saja dari CIA dan menjadi penulis. Disinilah kisah ini bergulir cepat, mata dan otak pun harus dipaksa terus fokus. Ketinggalan satu scene, akan kesulitan mencari 'clue'nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katie (Tilda Swinton), istri Ozzie yang seorang dokter protes suaminya keluar dari CIA. Namun Ozzie yang jobless, tak lagi berguna sebagai seorang suami justru makin menguatkan alasan Katie untuk bercerai darinya. Lagipula selama ini Katie telah menjalin perselingkuhan dengan Harry Pffarer (George Clooney). Seorang flamboyan beristri penulis yang mengaku bekerja di departemen luar negeri, si tukang selingkuh yang gemar mengencani banyak wanita yang dijaringnya di jejagad maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katie dan Harry berkonspirasi, mereka berminat menjual 'informasi' rahasia CIA yang ditulis Ozzie. Data itu dicuri Katie dan disimpan dalam sekeping CD. Konyol yang lalu terjadi, CD itu raib di pusat kebugaran dan ditemukan seorang instruktur fitness, Chad Geldheimer (Brad Pitt). Bersama dengan Linda Litzke (Frances McDormand), mereka berdua mencoba memeras Ozzie. Bukannya takut diperas, Ozzie yang temperamental malah menantang balik. Tak hilang akal, Chad dan Linda memilih menjual 'informasi' itu di kedutaan Rusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan Linda bergabung dengan Chad untuk memeras Ozzie bukanlah tanpa sebab, dirinya terobsesi operasi plastik dan butuh dana besar. Plot bergulir makin hebat dan rumit. Linda, si perawan tua yang desperate ini ternyata juga menjalin hubungan dengan Harry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;McDormand dan Malkovich memang sudah terbiasa dengan peran-peran aneh, namun jangan heran melihat akting Pitt yang selalu dekat dengan peran serius, justru terlihat sama anehnya dengan mereka, konyol dan sok tau. Perannya ternyata sangat penting, meski hanya muncul di beberapa scene. Hilangnya Chad justru memunculkan badai yang berputar di satu setengah jam film digulirkan, dialah biang atas 'chaos' yang terjadi. It goes around and around and comes out here, there, everywhere. All nicely put together, of course.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah komedi gelap, tanpa adgean slapstick a la Charlie Chaplin. Kekuatan film ini justru terletak pada akting para pemainnya dan dialog-dialog yang terjadi di sepanjang film berputar. Tak perlu mencari tahu siapa yang salah, karena semua yang terlibat di dalamnya punya andil berbuat salah. Kita hanya perlu menonton dan menertawai kebodohan para tokohnya saja. Karena sangat konyol, sebuah CD yang isinya sama sekali tak penting punya kekuatan untuk meledakkan siapapun yang berurusan dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah hebatnya Coen brothers, duo master film independen yang jenius dan gemar menerabas batas-batas ini masih sangat setia menggarap film ber-genre screwball comedy. Sekedar informasi, karya mereka sebelumnya "No Country for Old Man" berhasil menyabet kemenangan besar di ajang Oscar tahun 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-2557874483042019751?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/2557874483042019751/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/burn-after-reading-kerumitan-yang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2557874483042019751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2557874483042019751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/burn-after-reading-kerumitan-yang.html' title='Burn After Reading, Kerumitan yang Menggelikan'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-59neRIcnlwI/TuMPr4o3BBI/AAAAAAAAAGM/rCnra4HgL-A/s72-c/bar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-391230675169907512</id><published>2011-12-10T14:46:00.002+07:00</published><updated>2011-12-10T14:49:59.715+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='twist'/><title type='text'>Duplicity, Penipu yang Tertipu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-M3F1kL0-M0M/TuMO0S5UYiI/AAAAAAAAAGA/8S2N9R_vnQQ/s1600/duplicity.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-M3F1kL0-M0M/TuMO0S5UYiI/AAAAAAAAAGA/8S2N9R_vnQQ/s200/duplicity.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684403446259933730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah &lt;a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=293555162950"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film-film full twist yang cerdas adalah kesukaan saya dan Duplicity mampu menyuguhkan itu. Di sepanjang film berputar, saya dihadapkan pada banyak intrik dan konspirasi indah penipuan kelas tinggi berbalut drama asrama antara dua penipu yang terlibat di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Claire dan Ray bertemu pertama kali di sebuah pesta. Ray yang saat itu bergabung sebagai agen M16 berhasil mengajak Claire, sang agen CIA 'get laid', ini semua demi mendapatkan informasi tentang kasus yang sama-sama mereka tangani. Namun, bukan Claire namanya jika ia tak bisa mengelabui Ray terlebih dulu. Claire membius Ray dan berhasil mengambil semua hasil penyelidikan Ray.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun kemudian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takdir mempertemukan mereka kembali di New York. Keduanya tak lagi bekerja sebagai agen pemerintah namun tergabung dalam tim sebuah grup pencari informasi (counter-intelligence). Ray bergabung di Equikrom dan Claire sebagai informan di Burkett &amp;amp; Randle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua perusahaan kelas kakap ini selalu terlibat persaingan yang intens untuk menjadi yang terbaik. Howard dan Garsik selaku owner saling sikut dan berusaha mencari tahu kelemahan satu sama lain. Sedikit menghibur di opening-nya, Tom Wilkinson dan Paul Giamatti yang sukses memerani dua owner perusahaan bergengsi ini saling adu jotos dalam gerak slow motion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai agen Equikrom, Ray ditugaskan menelusup diam-diam ke dalam perusahaan Burkett &amp;amp; Randle. Claire tak lengah, ia tahu dirinya sedang diawasi. Iapun mencurigai dan terus memata-matai aksi Ray yang hendak mencuri formula produk yang bakal diluncurkan Burkett &amp;amp; Randle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ray tak hilang akal, ia berhasil melempar jurus terjitu dan membuat Claire 'mabuk'. Bisa ditebak, sekali lagi, reuni dua penipu ulung itupun berakhir di atas empuknya kasur, dalam kedekatan raga penuh peluh membasuh tubuh mereka. Lalu benarkah Ray dan Claire terjebak pusaran badai cinta? Tak bisa ditolak, mereka terjebak dan terperangkap dalam getar-getar rasa yang hadir di hati mereka, ada cinta yang sekuat mungkin coba ditepis keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh..cinta memang aneh, dia punya kuasa memutarbalikkan apapun juga. Hmm, nice!. Inilah serunya 'Duplicity', dikemas tak kacangan. Tak hanya intrik dan tipu menipu di level jenius tapi ada cinta dan cemburu yang juga dihadirkan di sini. Claire dan Ray yang semula beranggapan mereka seperti musuh dalam selimut pun akhirnya memilih bekerjasama. Demi meraup keuntungan besar, mereka membelot dari tim. Mengincar juga formula produk yang diingini Howard dan Garsik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada puncak cerita, saya dihadapkan pada siapa yang harus dipercaya dan siapa yang bukan. Sempatlah saya berpikir Ray mengkhianati Claire dan dia memilih menyimpan sendiri formula produk yang sudah dicurinya. Namun kenyataan yang lebih pahit terjadi. Dibalik konspirasi maha rumit itu ternyata ada lapis konspirasi lain yang terungkap. Ray dan Claire dijebak, inilah yang lalu tepat saya nilai, mereka penipu yang tertipu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah kedipkan mata saat menyaksikan serunya 'Duplicity'. Anda mungkin saja melewatkan plot-plot penting yang bergulir. Maklum saja, Tony Gilroy cukup cerdas meramu cerita ini dan menghadirkan berbagai lapisan dan plot twist ke dalamnya. Tony bahkan menyisipkan sebuah pertanyaan untuk kita jawab: bisakah ada cinta dan sebentuk kepercayaan yang hadir dalam diri seorang penipu kelas kakap macam Claire dan Ray?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi, inilah reuni duo bintang besar, Clive Owen dan Julia Roberts. Tak akan sulit bagi keduanya membangun chemistry, karena mereka pernah melakukan itu di 'Closer'. Untungnya mereka berdua sangat lihai bermain watak. Sangat asik menikmati dialog yang menunjukkan ketertarikan mereka satu dengan yang lain, tetapi di kesempatan lain, ada ketakutan seorang penipu yang menghinggapi diri mereka, ketakutan jika ditipu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-391230675169907512?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/391230675169907512/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/duplicity-penipu-yang-tertipu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/391230675169907512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/391230675169907512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/duplicity-penipu-yang-tertipu.html' title='Duplicity, Penipu yang Tertipu'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-M3F1kL0-M0M/TuMO0S5UYiI/AAAAAAAAAGA/8S2N9R_vnQQ/s72-c/duplicity.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8393477329835157071</id><published>2011-12-10T13:58:00.002+07:00</published><updated>2011-12-10T14:20:04.120+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kebaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seksi'/><title type='text'>Erotisme Wanita Berkebaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-NbfxB5GLc6M/TuMHtLnUgJI/AAAAAAAAAF0/QIGI6NhqpIg/s1600/soekarno.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 154px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-NbfxB5GLc6M/TuMHtLnUgJI/AAAAAAAAAF0/QIGI6NhqpIg/s200/soekarno.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684395627464917138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah &lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2011/01/19/1052/Erotisme-Wanita-Berkebaya"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MINTARJO, sebut saja nama pria paruh baya asal desa Selarejo, Magetan itu sebagai sosok "tua-tua keladi". Ia rupanya sedang kesengsem (suka, red) pada Ngatirah yang ayu dan kenes. Ngatirah, yang tak lain istri tetangganya itu telah membuat hati Mintarjo berdebar tak keruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat Ngatirah berkebaya dan berselendang biru hendak kondangan, Mintarjo dari balik tembok rumahnya tak sengaja bersenandung lagu karya Ki Narto Sabdo: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kedhep tesmak aku nyawang slendang biru, gelungane methok, lamatan tasikane, ngagem kebayak ungu nyamping bathik, eseme solahe, salagane gawe bingung&lt;/span&gt; (terpesona kumelihat selendang biru, konde menantang dengan bedak tipis, berkebaya, senyum dan gayanya bikin pusing, red)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm, ya begitulah kiranya pesona wanita berkebaya sanggup membuat sebagian pria, tak terkecuali Mintarjo kelimpungan. Bahkan di mata seseorang (terutama sebagian pria) yang tumbuh dan besar dalam iklim Jawa yang konservatif, sosok wanita berkebaya identik dengan keseksian yang tersaji dalam satu paket keindahan. Tak hanya anggun menawan namun juga eksotik, sanggup memancarkan aura sensualitas tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat, bagaimana kebaya berbahan brokat menerawang serta kain jarik yang membungkus tubuh dari pinggang hingga kaki selalu mengekspos jelas bentuk lekuk tubuh pemakainya. Bagai siluet jam pasir yang berjalan, pinggul menawan itu memperlihatkan lekuk torso yang menggairahkan, pun jarik yang dibalut ketat pada tubuh itu sanggup menampilkan pantat yang terangkat sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan meski busana khas Jawa itu terlihat ribet, namun tak membatasi gerak tubuh pemakainya sehingga mereka masih sanggup melenggang seksi. Tak ayal, keindahan ragawi yang terpancar dalam balutan kebaya ini semakin menggugah rasa penasaran dan penuh misteri. Apalagi kalau bukan lewat cara bertutur yang halus dan tertata, dengan pandangan mata menggoda, menyambar dan menggetarkan jiwa para penikmat keindahan pesona kecantikan Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaya yang erat terkait dengan simbol keseksian itu barangkali bermula dari tarian sakral Bedhaya Ketawang di Surakarta. Konon, sembilan orang penari perempuan yang menarikan tarian tersebut haruslah pilihan terbaik. Mereka, para penarinya, haruslah berwajah rupawan. Tubuh mereka dibalut kain jarik, sedang bagian atas tubuh terbuka, memancarkan kulit kuning langsat yang berkilau lulur. Dengan rambut yang disanggul rapi, para penari bergerak gemulai, pelan mengikuti irama gending jawa, seakan sedang menyampaikan sebuah pesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pesan apa yang hendak disampaikan para penari tersebut? Di salah satu tulisannya, budayawan Seno Gumira Adjidarma menyebut tarian ini amat sakral sekaligus sarat makna birahi dan seksualitas. Bahkan berkembang anekdot, para penari haruslah perawan, sebab raja akan memilih salah seorang penari untuk menemaninya tidur malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seksualitas yang kentara dalam tarian itu, kata Seno, bukan pada bagian tubuh yang terbuka. Justru bagian tubuh yang sesekali terlihat mengintip di balik kain jarik yang dikenakan penari tersebut yang mengundang decak kagum dan rasa penasaran. Ya, lekukan kaki diantara tumit dan mata kaki, saat kaki menyapu kain jarik yang menjuntai ke bawah, itulah keseksian sejati yang tertangkap mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita dengan lekuk kaki yang sensual, konon, dianggap mampu menunjukkan kemampuan permainan cintanya di atas ranjang. Meski aneh, kedalaman lekuk kaki menjadi patokan hebat tidaknya wanita dalam bercinta. Artinya, semakin berkurang lekuknya, semakin rendah pula seksualitas (daya tarik seks) seseorang. Hmm..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada kebaya. Disebutkan dalam sejarah, Soekarno, mantan presiden RI itu juga menyukai wanita berkebaya dan berkain jarik. Di masanya, kain jarik dan kebaya bahkan muncul di kalangan elit di wilayah publik dan berstatuskan sebagai pakaian nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesukaan Soekarno pada wanita berkebaya itu diperkuat dalam disertasi Saskia Wieringa yang berjudul "The Politization of gender relations in Indonesia: The Indonesian women’s movement and Gerwani until the New Order state". Disebutkan, sikap Soekarno terhadap perempuan yang berkebaya cenderung hanya didasarkan pada rasa kagum semata dan hasrat yang tertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tak hanya kebaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erotisme itu tak hanya milik kebaya semata, suku Dayak Kenyah juga menyuguhkan erotisme serupa dalam balutan pakaian Ta'a. Keseksian nampak pada rok yang terbelah dari atas hingga ke bawah di bagian belakang. Dari balik belahan itulah pria Dayak menikmati erotisme yang sesungguhnya. Tepatnya rajah yang melingkar di paha dan kaki perempuan adalah keindahan yang mereka nikmati. Rajah inilah penanda erotisme dan seksualitas para wanita Dayak Kenyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang menarik dari baju Bodo, pakaian adat masyarakat Bugis-Makassar itu? Baju berbahan kassa tipis yang nyaris transparan itu sekilas memang mirip baju tidur wanita, yang menonjolkan lekuk indah tubuh pemakainya. Konon, para perempuan Bugis dulunya tidak malu-malu mengenakannya tanpa apapun di balik busana itu, hal ini diungkapkan seorang penjelajah bernama James Brooke yang berkunjung ke Makassar di tahun 1840.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tak ada yang seksi dari gadis berbaju bodo itu, meski lekuk tubuh mereka terlihat jelas, seperti dituturkan sebagian pria Bugis. Bagi mereka, tubuh yang sering terekspos jelas itu justru secara perlahan melunturkan keseksian sang wanita. Tubuh polos dalam balutan busana transparan itu tak lagi penting, sebab orang lebih tertarik dan penasaran mengetahui sesuatu yang lebih menarik di balik tubuh tersebut. Tak lain, kecerdasan dan tutur kata seorang perempuan adalah keseksian sejati yang lebih diminati pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seksualitas dalam kebudayaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dikaitkan dengan kebudayaan, sensualitas dan seksualitas memang bukan hanya perkara kedekatan raga saja. Seks adalah bagian dari budaya, yang dipelihara, ditularkan secara turun temurun dan menjadi pedoman yang memengaruhi tindakan dan prilaku seseorang dalam masyarakat. Kebudayaan serta latar belakang yang berbeda akan memengaruhi mereka dalam menilai sebuah seksualitas, sehingga seks pun dipandang dan dinilai relatif bagi setiap orang yang terbiasa hidup dalam berbagai keragaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8393477329835157071?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8393477329835157071/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/erotisme-wanita-berkebaya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8393477329835157071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8393477329835157071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/erotisme-wanita-berkebaya.html' title='Erotisme Wanita Berkebaya'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-NbfxB5GLc6M/TuMHtLnUgJI/AAAAAAAAAF0/QIGI6NhqpIg/s72-c/soekarno.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-7550134962980846374</id><published>2011-12-10T13:49:00.002+07:00</published><updated>2011-12-10T13:54:49.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biru'/><title type='text'>Penikmat Film Biru Tak Cuma Pria</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-VsxAK-bRz3I/TuMCGjPZb3I/AAAAAAAAAFo/iyCEaxm1UnE/s1600/filmbiru.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 138px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-VsxAK-bRz3I/TuMCGjPZb3I/AAAAAAAAAFo/iyCEaxm1UnE/s200/filmbiru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684389466233991026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah &lt;a style="font-style: italic;" href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2011/05/06/1101/Penikmat-Film-Biru-Tak-Cuma-Pria"&gt;repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERADA di dalam sarang penyamun bersama sekumpulan pria saat itu, membuat saya dihadapkan pada kondisi tak nyaman. Saya harus berbagi ruangan dengan pria-pria haus gairah. Dan dahaga di tengah siang yang dingin di dalam ruangan bersuhu 16 derajat itu mereka dapatkan pada sebuah tayangan sepasang anak manusia tengah telanjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erangan menuju nikmat orgasme menyesaki telinga. Terlihat meski sekelebat, pria-pria yang saya akrabi dalam keseharian di tim kerja tengah duduk tak nyaman. Geser sebentar ke kanan lalu ke kiri, mengangkat pantat, mencari posisi yang pas. Sepertinya ada sesuatu yang mengganjal, yang tiba-tiba menyesak, melesak membuat sesak celananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah yang terjadi pada Vanya, lajang, seorang pekerja ditengah dominasi pria di kantornya. Vanya tentu saja merasa tidak nyaman dengan kondisi yang tengah dihadapinya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata memang menatap monitor, tapi otak saya rupanya sedang tidak ingin sinkron dengan mata. Konsentrasi pun terpecah. Penasaran menggelitik hati, apa yang tengah mereka nikmati itu?, ingin mengintip, tapi rasa malu saya menahannya. Tampilan visual nan sensual sepasang manusia tengah intim rupanya berhasil memicu gairah mereka meledak-ledak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang perempuan dari kaum saya telanjang dalam film itu dan lantas menjadi objek pembangun hasrat. Gambar-gambar erotis nan dramatis sukses dihadirkan ke dalam otak mereka sebagai perangsang yang membangkitkan simpul syaraf hingga organ vital mereka mendadak sulit dikendalikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vanya lantas merasa kawan-kawan prianya yang sedang asik berada di surga dunia dalam fantasi mereka itu tengah pula menghadirkan dirinya sebagai objek visualisasi seks. "Saya jadi resah, takut, jika dengan tanpa permisi mereka sempat menghadirkan saya tengah telanjang dalam imaji mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seksolog Dr Elna McIntosh menguatkan ketakutan Vanya tersebut dengan pendapatnya, "Pria tahu tidak bisa memiliki wanita idamannya, tapi mereka masih bisa melihat dan berfantasi tentangnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya Vanya yang lajang, ketidaknyamanan serupa juga tak pelak menjangkiti kaum hawa yang telah memiliki pasangan. Tika, salah satunya. Ia pernah mendapati suaminya tengah asyik menikmati panasnya film "biru".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Awalnya saya shock berat karena dia menyembunyikan file-file film itu. Namun, setelah agak lama, saya sadar, itu hal normal. Teman saya yang alim saja juga hobi nonton film begituan (blue film, red)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, benarkah kebanyakan pria seperti itu? Terlempar komentar dari Toga menanggapi kaumnya yang menyukai film-film 'panas'. "Ini sih kata orang, penglihatan kan memang unsur sangat penting dalam seksualitas pria ya. Sementara bagi perempuan, sensualitas adalah perkara memejamkan mata. Hahaha."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wanita juga suka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, gairah pria memang mudah terstimulasi lewat rangsangan visual, sedang wanita butuh rangsangan emosional atau mental. Sementara, dari sebuah hasil penelitian yang dilakukan oleh BBC Radio 1 Newsbeat disebutkan, dari 1.000 responden usia 18-24 tahun, setengah dari mereka justru merasa takut jika terlalu banyak mengonsumsi video porno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya tak hanya wanita yang jengah dan merasa malu menonton film biru, para pria juga dihinggapi perasaan yang sama. Lantas, menonton film porno secara sembunyi-sembunyi pun dipilih mereka sebagai kenikmatan tersendiri. Sensasinya lebih terasa karena berhasil memancing adrenalin terpacu deras mengalir kedalam tubuh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketakutan para pria-pria itu bukan tanpa bukti. Vanya mengungkapkan, agar tidak tertangkap suka menonton film biru, kawan-kawan prianya aman menyimpan koleksi file-file film ber-genre seks itu di folder berlapis pada memori komputer mereka. Bahkan, ada juga yang berani menyisipkannya pada file-file penting perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, sebagian pria lain lebih suka menikmati film biru dengan cara memperkecil jendela tampilan video. Agar suara erangan dan desahan di film panas tersebut tak terdengar ke seluruh penjuru ruangan, para pria pun lebih memilih mengenakan headphone. "Ini lebih aman, disamping menjauhkan rekan-rekan kerja dari polusi suara ah uh ah uh," ungkap Mahendra, IT specialist di sebuah perusahaan swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta lain yang tak kalah mengejutkan dari penelitian oleh BBC Radio 1 Newsbeat tersebut terungkap, seorang remaja pria bisa menghabiskan dua jam setiap pekannya untuk menonton video porno. Sementara, wanita cukup menghabiskan waktu 15 menit setiap pekan untuk menonton video porno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tidak terlalu menikmati menonton video porno, wanita ternyata lebih menyukai film 'panas' yang memiliki alur cerita. "Perempuan banyak juga yang cukup suka dan menikmati film dengan adults content. Tergantung kemasan sih menurut saya. Kalau dikemas apik sih memang bisa jadi menarik. Tapi kalau cuma repetisi visual keluar-masuk-keluar gitu doang ya boseeeeeen!!!," ungkap Sabai blak-blakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat lain diungkap Candrakirana, "Gue terus terang nggak suka yang pure blue film, kayak eksploitasi tanpa purpose gitu. Beda seperti film 9 songs atau lie with me, masih ada ceritanya tuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tumbuh dari masa kanak-kanak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, diungkap oleh Health24, aspek lain dari ketertarikan sebagian pria terhadap pornografi itu tumbuh dari masa kanak-kanaknya. Pada masa itu, anak laki-laki biasanya dilarang melihat majalah dewasa oleh orangtua, guru, dan masyarakat di lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anak laki-laki yang tengah mencari jati diri biasanya senang menantang dirinya. Bahkan, mereka melihat gambar porno sebelum mereka tahu bahwa mereka punya Mr.P (senjata mereka dalam bercinta, red). Tapi, mereka cukup tahu bahwa mereka tidak seharusnya melihat-lihat gambar porno itu," ungkap McIntosh. Karena itu, di masa pencarian jati diri inilah kebanyakan anak laki-laki rentan mengonsumsi pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, pendapat Heather Wood dari Portman Clinic mengatakan jika orang-orang yang menghabiskan waktu menonton video porno sebenarnya tidak punya banyak waktu untuk bersenang-senang. Oleh karena itu, untuk membunuh sepi dan menuntaskan gairah yang tidak sempat dilampiaskan, mereka pun lantas mencari surga dunia pada sebuah film biru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-7550134962980846374?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/7550134962980846374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/penikmat-film-biru-tak-cuma-pria.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/7550134962980846374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/7550134962980846374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/penikmat-film-biru-tak-cuma-pria.html' title='Penikmat Film Biru Tak Cuma Pria'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-VsxAK-bRz3I/TuMCGjPZb3I/AAAAAAAAAFo/iyCEaxm1UnE/s72-c/filmbiru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-6777968664852349014</id><published>2011-12-10T13:42:00.002+07:00</published><updated>2011-12-10T13:46:48.514+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lover'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><title type='text'>Menjadi "Wanita Lain"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-f23R-CLWXzk/TuMAHk0ZlcI/AAAAAAAAAFc/nATs_eop1SY/s1600/selingkuh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 168px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-f23R-CLWXzk/TuMAHk0ZlcI/AAAAAAAAAFc/nATs_eop1SY/s200/selingkuh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684387284814239170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebuah &lt;a style="font-style: italic;" href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2010/10/07/990/Menjadi-Wanita-Lain"&gt;repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"MENCINTAI tak harus memiliki", sebuah pepatah lama menyebutkan. Bahwa cinta itu ternyata hadir dan abadi bukan pada pasangan jiwa (baca: pasangan resmi). Meski tak bisa memiliki, kekaguman, keterpesonaan serta cinta yang terkemas itu nyata-nyata ada dan telah hadir untuk dia yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sah-sah saja jika cinta yang salah, pada tempat dan waktu yang salah itu kemudian dipersembahkan untuk sahabat, kawan kerja atau pada tetangga sebelah rumah yang (mungkin saja) memang tampan luar biasa. Ya, tepat lalu bunyi pepatah "rumput tetangga memang selalu lebih hijau daripada rumput di depan pekarangan sendiri"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tanpa dasar, para peneliti di Oklahoma State University sempat mengungkap akar dari perselingkuhan indah ini. Dari sebagian wanita sebagai objek penelitian, sebanyak 90 persennya terbukti sangat bersemangat berkencan dengan pria beristri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan itu mengemuka karena perihal insting dasar wanita yang secara otomatis menyukai persaingan terbuka, dan parahnya salah satunya adalah dengan menggoda pria yang tidak lagi berstatus single.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini diungkap Helen Fisher, PhD, seorang ahli biologi-antropolog yang juga penulis buku Why We Love, "Saat melihat seorang pria berhasil menjalin hubungan yang membahagiakan, insting wanita yang terdalam akan berpikir jahat, bahwa ia pasti bisa merasakan kebahagiaan yang sama dengan pria tersebut". Wow!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi wanita lain, perempuan yang entah keberapa bersedia dilakoni, juga cap yang melekat di dada sebagai 'perebut, perusak atau pengganggu' dan segala atribut buruk lainnya pun seperti hukuman masyarakat (sanksi sosial) yang wajib diterima. Inilah konsekuensi atas cinta yang salah namun terasa indah, bahwa cinta itu terasa nikmat meski membawa sesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bisakah cinta yang salah ini bertahan di tengah deraan guncingan orang, perasaan menyesal dan bersalah karena mengambil yang bukan menjadi miliknya, atau yang lebih besar adalah pengkhianatan pada pasangan yang dicintai, anak yang dikasihi dan keluarga yang disayangi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya kembali pada yang menjalani. Seberapa yakin Anda siap untuk menanggung dan membawa ke arah mana cinta yang (mungkin) salah ini akan dituju. Ingat, seringkali orang terpesona dengan 'oase' yang terlihat indah dari kejauhan, namun ternyata hanya sekedar tipuan semata. Begitu juga menyoal cinta terlarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah lagu lama jika iming-iming menjadikan Anda sebagai pasangan resminya itu lalu mengemuka, atau Anda justru tergiur menjadi sekedar 'investasi syahwat' baginya, yang bisa memuaskan inginnya, kapanpun, dimanapun, asal tidak ketahuan. Oh tidak, pertimbangkan masak-masak untuk memutuskan menjalani ini semua lebih dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betul kiranya sebuah penggalan lirik lagu "unintended" yang dilantunkan grup band asal Inggris, Muse. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;You could be my unintended, Choice to live my life extended, You should be the one I'll always love. I'll be there as soon as I can. But I'm busy mending broken pieces of the life I had before.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa saja menjadi yang "tidak sengaja" hadir dan melingkupi hidupnya. Ia janjikan cinta itu untuk Anda, seorang. Bahkan baginya, Anda adalah 'perekat' hidupnya yang sudah hampir hancur berkeping-keping bagai puzzle. Namun lihat dan rasakanlah, saat Anda membutuhkannya, ia malah terlihat asik merekatkan kembali pecahan-pecahan hidupnya yang dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lebih memilih sibuk menata hati dan perasaannya, saat yang dikasihi dan dicintainya dulu memintanya kembali. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;See&lt;/span&gt;, tak ada lagi cinta yang tersisa untuk Anda yang pernah merasa percaya diri (hanya) menjadi yang kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-6777968664852349014?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/6777968664852349014/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/menjadi-wanita-lain.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6777968664852349014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6777968664852349014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/menjadi-wanita-lain.html' title='Menjadi &quot;Wanita Lain&quot;'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-f23R-CLWXzk/TuMAHk0ZlcI/AAAAAAAAAFc/nATs_eop1SY/s72-c/selingkuh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-3881991338154971775</id><published>2011-12-10T13:37:00.001+07:00</published><updated>2011-12-10T13:40:33.059+07:00</updated><title type='text'>Menemukan "Soulmate"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-Vgs-HSxWAXg/TuL-p3M-JhI/AAAAAAAAAFQ/PhJTDikHwDk/s1600/soulmate.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 146px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-Vgs-HSxWAXg/TuL-p3M-JhI/AAAAAAAAAFQ/PhJTDikHwDk/s200/soulmate.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684385674841433618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah&lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2011/04/07/1088/Menemukan-Soulmate"&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kebanyakan perempuan, soulmate adalah manifestasi dari sebuah obsesi cinta. Kaum dari planet Venus ini ternyata lebih percaya kedatangan soulmate dalam hidup mereka adalah karena suatu alasan dan tak pernah bisa diduga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang pria memiliki pemikirannya sendiri tentang konsep soulmate ini, "Soulmate itu ada, meski tidak selalu pada akhirnya berjodoh. Menurut saya, Tuhan menciptakan segalanya dalam perfect balance. Ada kiri dan kanan, baik dan buruk, yin dan yang. Jadi, somewhere out there, pasti ada soulmate yang bikin hidup kita jadi balanced." ujar Agung Priambadha (32), pria menikah, yang berprofesi sebagai Public Relations Officer itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara bagi Adi Restuandi (31), seorang Project Manager, konsep soulmate lebih diidentikkan dengan pasangan selingkuh. "Saya nggak percaya! Karena belum pernah mengalami. Tidak mungkin ada dua orang yang cocok 100%. Setiap orang kan ada plus minusnya. Soulmate bagi saya artinya identik dengan selingkuhan, ha ha ha..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sepenuhnya salah apapun pendapat kaum Venus dan Mars dalam menemukan soulmate di kehidupan mereka. Karena soulmate tak selalu seseorang yang bersanding dengan Anda di pelaminan saat hari bahagia pernikahan Anda. Pun, tak selalu sang belahan jiwa kita yang sebenarnya adalah seseorang yang begitu dekat dengan hati Anda saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya pikir dialah sang belahan jiwa, lalu mengapa dia meninggalkan saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang soulmate datang untuk belajar pada Anda tentang cinta, pun dia mengajarkan sesuatu yang berharga bagi perbaikan jiwa Anda. Menyakitkannya, saat Anda telah belajar banyak dari sang soulmate, ia tiba-tiba melepaskan diri dari Anda. Maknai saja rasa sakit itu dengan sebuah pembelajaran tentang "mencintai tanpa syarat" (unconditional love).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah seorang soulmate adalah pribadi yang sarat dengan romatisme? Tidak selalu. Soulmate adalah seseorang yang hadir dan memiliki keterikatan batin yang begitu kuat dengan Anda. Tak ada yang mampu menjelaskan seberapa dalam dan kuatnya ikatan itu. Anda hanya perlu belajar untuk menemukan sang soulmate. Mulailah dengan saling berbagi kasih dan sayang berlandaskan keikhlasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun ia, dia bisa menjadi soulmate Anda. Ia bisa datang dari lingkungan keluarga, teman bahkan rekan kerja. Ia datang membawa perubahan yang baik bagi diri dan hidup Anda. Ia ikhlas memberi tanpa mengharap menerima, seperti sebuah konsep give and take, apapun yang terbaik untuk Anda, dia akan selalu berada di belakang Anda memberi semangat. Ia juga bahagia ketika Anda bahagia. Ia adalah jiwa yang spesial, unik, mengesankan dan memberi arti bagi hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, mungkinkah seorang soulmate adalah seseorang yang berlawanan dengan Anda. Bisa jadi, karena tak ada yang tak mungkin ketika cinta sudah berbicara. Entah Anda berdua adalah musuh sebelumnya, semua bisa terbalik 180 derajat. Dan tepatlah sebuah kata "benci" sebagai kepanjangan dari "benar-benar cinta".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan dulu menganggap pasangan Anda saat ini membuat hidup Anda lebih kelam, membuat hidup Anda tak lagi lebih hidup ketika bersamanya. Tak pelak Anda menganggap dia bukanlah soulmate Anda. Ingatlah, soulmate datang dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Anda dan dia hanya perlu belajar untuk saling mengisi dan menerima segala keterbatasan itu sebagai sesuatu yang indah dan patut disyukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akan selalu bisa menerima siapa Anda, menyuguhkan yang terbaik dalam diri Anda, berjalan bersisian dengan Anda dan menjadi teman terbaik Anda. Karena seorang pasangan jiwa tidak akan pernah meminta Anda untuk berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menemukan pasangan jiwa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-3881991338154971775?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/3881991338154971775/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/menemukan-soulmate.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3881991338154971775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3881991338154971775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/menemukan-soulmate.html' title='Menemukan &quot;Soulmate&quot;'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Vgs-HSxWAXg/TuL-p3M-JhI/AAAAAAAAAFQ/PhJTDikHwDk/s72-c/soulmate.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8048346040414391744</id><published>2011-12-10T13:31:00.003+07:00</published><updated>2011-12-10T13:36:43.064+07:00</updated><title type='text'>"Pria Tampan Ke Laut Saja, Sana!.."</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/--fi4vwJVSEk/TuL9ckLB2XI/AAAAAAAAAFE/BEdh1bBKZW8/s1600/priatampan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 139px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/--fi4vwJVSEk/TuL9ckLB2XI/AAAAAAAAAFE/BEdh1bBKZW8/s200/priatampan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5684384346883086706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;sebuah &lt;a style="font-style: italic;" href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2010/09/01/971/Pria-Tampan-Ke-Laut-Saja-Sana"&gt;repost &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"TIDAK perlu cakep, yang penting hatinya baik," Begitulah Mitha memuji suaminya, Danu. Pasangan Mitha dan Danu memang ibarat pasangan dalam dongeng yang melegenda, Beauty and the beast. Danu yang secara fisik kurang menarik tidak membuat Mitha lantas berpaling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini semacam fenomena, ketika kaum hawa tak lagi memandang pria dari segi fisiknya saja, tapi juga dari kepribadian dan kepintarannya? "Buat apa ganteng kalo otaknya kosong," jawab Mitha semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini bahkan diperkuat dengan sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh para ahli dari University of Tennesse. Dalam penelitiannya, para ahli psikologi dari universitas tersebut melibatkan setidaknya 82 pasangan suami istri dalam rentan usia sekitar pertengahan dua puluhan yang baru enam bulan menikah dan sebelumnya pernah berpacaran selama tiga tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analisanya, para wanita cantik yang menikah dengan pria berwajah biasa justru cenderung merasa lebih bahagia dibanding memiliki pasangan tampan. Sebaliknya, pria merasa lebih bangga dan percaya diri jika memiliki istri yang cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ditelaah lebih jauh, kabarnya wanita memilih pria yang tidak menarik secara fisik karena mereka lebih mempertimbangkan karakter kuat pria. Para wanita percaya, pria berkarakter kuat sanggup memesona mereka. "Kenapa saya memilih Danu, karena saya menyukai pria yang pintar dengan attitude (kepribadian-red) diri yang bagus, meski secara fisik dia tidak menarik," ungkap Mitha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setampan apapun pria jika dia amburadul, pemalas, arogan, egois, suka membantah dan mau menang sendiri, mending sana ke laut aja," ujar Mitha menggebu. Pria berkarakter kuat dinilai wanita justru lebih menonjol daya tariknya. Kekuatan daya tarik menarik inilah yang lalu menjadi penentu lecutan "chemistry" yang kuat dalam batin mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar alasan fisik yang tidak menonjol, wanita pun merasa lebih tenang hidup berdampingan dengan pria kurang menarik. "Mungkin karena merasa fisiknya tidak menonjol, Danu tak pernah bersikap neko-neko" jelas Mitha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun terungkap dari para ahli dari University of Tennesse, kaum pria ternyata lebih memberikan penghargaan dan pujian terhadap kecantikan pasangannnya sementara wanita lebih merasa tenang karena memiliki dukungan dan perhatian suami. Meski cantik bersifat subyektif, studi tersebut juga menunjukkan adanya beberapa standar universal mengenai kecantikan yang diingini pria pada pasangannya, misal mata yang besar, wajah manis, atau bentuk wajah simetris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menunjukkan bahwa ternyata kecantikan mutlak penting dalam tahap awal suatu hubungan asmara, ujar kepala peneliti, James McNulty dari Universitas Tennessee. Hal ini diperkuat dengan penelitian terhadap sepertiga dari partisipan yang terdiri dari kaum istri yang tampil menarik, sepertiga lagi dari golongan kaum suami yang menarik dan sisanya adalah pasangan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, pria pun disebutkan juga akan bersikap positif terhadap wanita atau istrinya yang terlihat cantik. Menariknya, penemuan ini mendapatkan pembenaran dari Dan Ariely, seorang profesor yang mengamati perilaku ekonomi di Program MIT di Media Arts and Sciences and Sloan School of Management.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pria sangat sensitif kepada wanita yang menarik. Sementara kaum wanita justru lebih peka terhadap tinggi badan dan penghasilan seorang pria," Bisa jadi ungkapan Dan ini mungkin yang lalu mendasari sebagian wanita menyukai pria berkantong tebal, meski tidak tampan namun tinggi tubuhnya ideal. Hingga banyak orang menjuluki wanita sebagai pribadi yang materialistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya dari hasil penelitian ini bisa menjadi cermin atas sebuah hubungan yang bisa saling menguntungkan, berkualitas dan saling mengisi. Suami yang kurang menarik pasti merasa bersyukur mendapatkan sesuatu yang lebih baik, sesuatu yang lebih daripada yang mungkin bisa ia dapat. Rasa bersyukurnya ini yang lalu ditunjukkan dengan berusaha keras menjaga hubungan asmara dan pernikahannya tetap berjalan baik. Seperti juga terwujud lewat sikap tidak neko-neko yang ditunjukkan Danu pada Mitha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebaliknya pria yang tampil dengan fisik menarik cenderung akan merasa hebat seperti berada diatas angin, anggapannya mereka bisa mendapatkan wanita yang lebih cantik dibandingkan pasangannya saat ini," ungkap McNulty. Bahanyanya, kecederungan inilah yang seringkali menjadi penyebab timbulnya penyakit "selingkuh' yang tumbuh subur di dalam sebuah keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun nyatanya, wanita kini semakin cerdas dan bijak menanggapi hasil penelitian ini dengan tidak lagi condong untuk memilih pasangan yang rupawan. Pilihan yang menjanjikan pun jatuh pada pria yang fisiknya kurang menarik. "karena lebih nyaman dan tenang berada dekat dengan mereka. Pria seperti ini juga bersikap mendukung dan sangat pengertian, "ungkap beberapa partisipan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun hasil penelitian yang telah dilakukan para ahli tersebut, kembali lagi ini hal yang manusiawi. Bahwa perkara ganteng atau tidak, menarik atau tidak itu semuanya relatif untuk setiap pribadi. Tentu saja penampilan bukanlah parameter utama dalam menilai seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percaya saja segala sesuatu yang tidak memiliki arti bisa begitu berarti jika kita bersedia untuk mencoba memaknainya, karena disetiap kekurangan yang dimiliki pasangan pasti terselip 'nilai lebih' yang jauh lebih berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8048346040414391744?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8048346040414391744/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/pria-tampan-ke-laut-saja-sana.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8048346040414391744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8048346040414391744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2011/12/pria-tampan-ke-laut-saja-sana.html' title='&quot;Pria Tampan Ke Laut Saja, Sana!..&quot;'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--fi4vwJVSEk/TuL9ckLB2XI/AAAAAAAAAFE/BEdh1bBKZW8/s72-c/priatampan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-3354201833179064760</id><published>2010-11-08T08:30:00.004+07:00</published><updated>2010-11-08T08:38:26.844+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='make up'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cantik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='air mata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kacamata'/><title type='text'>Riasan Mata untuk Si "Empat Mata"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TNdTa1wCmvI/AAAAAAAAAEo/wNZFgkN79IM/s1600/wg.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TNdTa1wCmvI/AAAAAAAAAEo/wNZFgkN79IM/s200/wg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536985987445594866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebuah &lt;a href="http://id.shvoong.com/lifestyle/fashion-and-beauty/2070930-riasan-mata-untuk-si-empat/"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HARI&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; menyebalkan bagi wanita berkacamata sudah berakhir. Kini, si "empat mata", julukan umum bagi Anda yang berkacamata, bisa pula berdandan cantik, tanpa terkesan seperti gadis kutu buku yang membosankan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, frame kaca yang membingkai mata itu telah menjadi aksesoris wajib pakai. Terbukti, banyak orang dengan penglihatan baik, pun menjadikan kacamata sebagai bagian dari tren mode.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika ingin tampil anggun berkacamata tanpa mengurangi kecantikan yang Anda miliki, maka pilihlah frame kacamata yang sesuai dengan bentuk wajah. Pun, perlu juga melakukan make up pada mata dengan benar.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa hal yang harus diketahui tentang make up mata bagi Anda yang berkacamata:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna dasar makeup&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuaikan tema warna make up dengan warna bingkai kacamata. Cobalah mencari kesamaan antara warna make up dengan bingkai kacamata. Warna make up cerah sangat cocok dengan kacamata berbingkai abu-abu, perak atau biru, sementara make up yang mengesankan hangat, pas dengan kacamata berbingkai emas atau krem.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembunyikan ketidaksempurnaan &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kacamata membantu menyembunyikan lingkar hitam di daerah sekitar mata. Untuk itu, perlu perhatian khusus saat berdandan, dengan menggunakan concealer yang berfungsi 'menghilangkan' lingkar hitam di bawah mata Anda.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koreksi bentuk alis &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya, alis mata harus selaras dengan bingkai kacamata yang dipakai. Kacamata berbingkai tebal dan kaya warna akan membantu menyeimbangkan alis mata Anda yang tipis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Hindari maskara&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat berkacamata, sebaiknya hindari menggunakan maskara. Ketika mata lelah memerah atau terkena debu (iritasi)  sehingga berair, maskara (non waterproof) yang dipakai akan mudah luntur, dan membuat kacamata berembun. Untuk menghindarinya, sebaiknya ganti maskara dengan bulu mata buatan. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eyeshadow dan kacamata&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eyeshadows bukanlah pakem make up untuk Anda yang berkacamata. Justru jika dipulaskan tidak tepat, eyeshadows bisa mematahkan antara keselarasan bentuk wajah dan bingkai kacamata. Sebaiknya sapukan eyeshadows tipis-tipis (samar) dengan sikat khusus, agar make up terlihat lebih rapi.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita berkacamata minus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bagi Anda yang berkacamata minus, make up dengan eyeshadows warna cerah membuat mata terlihat lebih tegas. Hal ini karena visualisasi mata membantu mengurangi ukuran lensa.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Eyeshadows warna lembut terlihat bagus untuk diterapkan, sedang gradasi warna eyeshadows membuat bayangan mata secara bertahap. Agar terlihat bagus, buatlah aksen ringan pada bagian tengah kelopak mata atas, karena ini akan menambah volume ke mata Anda.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita dengan rabun jauh&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mata Anda mengalami rabun jauh, sebaiknya untuk riasan mata gunakan eyeshadows warna lembut, matte atau warna konservatif. Ini akan membantu Anda tampil alami dan mengurangi efek pembesaran dari 'pandangan jauh' lensa. Untuk meminimalkan kesan mata terlalu dekat dengan hidung karena pengaruh lensa "plus", maka buatlah sudut atas kelopak mata tidak terlalu tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Pilih frame yang tepat&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penting agar frame harus dipilih sesuai bentuk wajah, gaya rambut serta gaya Anda secara umum. Itulah sebabnya, make up seharusnya tidak terlalu mendominasi kacamata yang Anda kenakan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-3354201833179064760?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/3354201833179064760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/11/riasan-mata-untuk-si-empat-mata.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3354201833179064760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3354201833179064760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/11/riasan-mata-untuk-si-empat-mata.html' title='Riasan Mata untuk Si &quot;Empat Mata&quot;'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TNdTa1wCmvI/AAAAAAAAAEo/wNZFgkN79IM/s72-c/wg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8496827979264834246</id><published>2010-08-07T16:13:00.004+07:00</published><updated>2010-08-07T16:24:21.311+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='superstar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jagad maya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lipsync'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='youtube'/><title type='text'>Loncatan Superstar, Dari Jagad Maya ke Jagad Nyata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TF0lRp5TXhI/AAAAAAAAAEY/Fce_RF9q-sA/s1600/audrey-gamaliel.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 124px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TF0lRp5TXhI/AAAAAAAAAEY/Fce_RF9q-sA/s200/audrey-gamaliel.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502595304950816274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ENTAH siapa meniru siapa, fenomena&lt;span style="font-style: italic;"&gt; lip sync&lt;/span&gt; di YouTube bak virus 'iseng' yang menjalar sampai jauh. Dari sekedar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;fun&lt;/span&gt; dan bermodalkan narsis, para &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lipsync-er &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;pede mengunggah video mereka di sana. Tak kalah dengan aksi kocak Moymoy  Palaboy, duo dari Phillipina - gaya asik Jojo meniru gerak bibir atau  goyang asoy Shinta (Sinjo) pun membuat para penikmat aksi mereka  terhibur.&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Memang selama tak ada kepentingan komersial di balik video-video&lt;span style="font-style: italic;"&gt; lip sync &lt;/span&gt;yang bermunculan di dunia maya, maka bisa dibilang femomena seperti ini bukan dikategorikan hal negatif. Seperti diungkap Naga, vokalis Lyla, "Iseng-iseng &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lipsync &lt;/span&gt;pake lagu orang itu banyak, mereka iseng kok, bukan copycat" Kecuali mereka melakukannya sengaja untuk mendapatkan keuntungan, itu lain soal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas siapa yang mengira, berkat keisengan dan goyang jempolnya, Sinjo malah kejatuhan rejeki runtuh dari langit. Diundang sebagai bintang tamu, ditawari rekaman, honor tiga kali lipat dari artis dan uang pun mengalir deras ke kantong mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti juga Moymoy Palaboy, duo kakak beradik James Ronald dan Rodfil dari Philipina yang menuai kesuksesan terlebih dulu sebagai superstar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wannabe&lt;/span&gt; versi YouTube. Kini, James dan Rodfil yang juga berstatus mahasiswa di University of the Philippines itu pun sukses menjadi superstar sungguhan di Philipina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa sebenarnya alasan kebanyakan remaja senang tampil narsis di Youtube? Seperti pernah menjadi berita yang heboh di dunia maya, Marshanda melakukan aksi curhat terbukanya di YouTube. Pesohor negeri itu menangis, tertawa, menari hingga memaki kawan-kawannya lalu tampil unjuk bakat menyanyi dan berakting. Apapun bebas ia lakukan di media itu, seakan YouTube adalah kawan terbaiknya untuk menumpahkan segala asa dan rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seperti juga Justin Bieber yang memanfaatkan YouTube untuk meraih pupularitasnya di usia belia, Gamal dan Audrey, duo kakak beradik dari tanah Indonesia juga tak mau kalah beraksi. Nama keduanya wara-wiri di jagad maya berkat rekaman suara mereka yang sengaja diunggah di Y&lt;a href="http://www.youtube.com/gamal1990"&gt;ouTube&lt;/a&gt;. Kini, Audrey dan Gamal bahkan memiliki sendiri fansnya, menjadi bintang tenar di jagad maya dan tinggal tunggu waktu yang tepat, mereka akan menjadi penyanyi profesional, tak kalah dari para alumnus Indonesia Idol, tentu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai remaja yang melek teknologi, Sinjo, Moymoy Palaboy, Marshanda, Gamal Audrey atau Justin Bieber sepertinya tahu betul bagaimana memanfaatkan media teknologi yang ada untuk menampilkan keseluruhan bakat dan hobi yang mereka miliki. Dan wajar, jika pemula seperti mereka yang malu dan kurang pede lantas memilih sembunyi di belakang layar - diam-diam merekam aksinya, mulai dari menyanyi, akting hingga aksi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lip sync&lt;/span&gt;, dan kemudian berani mengunggahnya di YouTube.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah keberanian yang mendadak muncul, karena tak harus takut tampil amburadul di depan panggung megah, toh ada panggung 'maya' dan sekat layer yang berdiri tegak diantara mereka dan penonton, yang membuat mereka bisa lebih bebas lepas berekspresi, menjadi diri sendiri. Dan tentang apresiasi yang beragam dari penikmat aksi mereka, itu bagai mata air yang menyejukkan hati, pun sebuah penyemangat dan pendobrak atas rasa malu yang membelenggu, bahwa sayap kepercayaan diri mereka telah tumbuh. Karena kelak dengan gagahnya, mereka akan berkata, "inilah kami, generasi narsis yang ingin tetap eksis"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dipungkiri, ragam aksi yang muncul di YouTube sanggup memancing reaksi dari berbagai kalangan. Masyarakat mengamati, mengapresiasi, dan lalu terinspirasi. Mengunggah aksi di YouTube pun lantas menjadi tren. Betul kiranya, jika tagline "BROADCAST YOURSELF" itu lantas tepat mengena ke sasaran. YouTube dengan segala kemudahannya akhirnya menjadi perantara siapapun kamu di belahan dunia manapun untuk 'menjual diri'. Menjual diri dalam arti positif, tentu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran jika Justin Bieber, atau Audrey dan Gamaliel lebih memilih YouTube sebagai media yang tepat untuk promosi diri. Bahkan Audrey dan Gamaliel berhasil tenar di YouTube dan dijuluki superstar, walau masih sebatas di dunia maya. Sedang Justin Bieber selangkah lebih maju berhasil memasuki dunia rekaman dan menjadi idola remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika kali pertama melihat aksinya (di YouTube, Red), aku langsung merasa bahwa dia memiliki suara yang akrab di telinga banyak orang. Inilah yang aku inginkan. Meski dia memiliki suara yang bagus, aku harus mengajarinya menari dan tampil di atas panggung. Dia memiliki semua potensi itu," ungkap Usher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, bagai jamur di musim penghujan, YouTube dipastikan akan terus menuai 'jamur-jamur baru' yang bersiap menjadi tak hanya sekedar superstar 'dunia maya'. Ini terlihat dari kesuksesan Justin Bieber yang bakal diikuti Greyson Michael Chance. Murid kelas VI di Cheyenne Middle School, Edmond, Oklahoma, Amerika Serikat itu menggunggah videonya di YouTube yang memperlihatkan aksinya pada acara festival sekolahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YouTube sebelumnya sempat dikritisi oleh beberapa investor Google karena dinilai gagal mengembangkan popularitas situs tersebut secara finansial, dan kini YouTube berhasil menunjukkan tajinya. Situs berbagi video ini menempatkannya di posisi terbesar di dunia. Kerja keras itu benar-benar ditunjukkan YouTube.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diprotes karena dinilai menghambur-hamburkan uang, YouTube sekarang bisa membalas dengan menmberi laporan keuntungan yang dimilikinya yang didukung dengan laporan kuantitatifnya. Dari data yang diperoleh, YouTube saat ini berhasil me-monetisasi 1 milyar video tiap minggu, dan sanggup men-streaming 1 milyar video tiap harinya. Ini menunjukkan bahwa YouTube mendatangkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;revenue&lt;/span&gt; 1 dari 7 video yang diputar. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Well Done&lt;/span&gt;, YouTube!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8496827979264834246?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8496827979264834246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/08/loncatan-superstar-dari-jagad-maya-ke.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8496827979264834246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8496827979264834246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/08/loncatan-superstar-dari-jagad-maya-ke.html' title='Loncatan Superstar, Dari Jagad Maya ke Jagad Nyata'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TF0lRp5TXhI/AAAAAAAAAEY/Fce_RF9q-sA/s72-c/audrey-gamaliel.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8706909518565971650</id><published>2010-07-26T11:14:00.008+07:00</published><updated>2010-07-26T15:14:25.658+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lawan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kawan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='faiz'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='upin ipin'/><title type='text'>Upin &amp; Ipin : Perangkul Kawan dan Lawan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TE0MbhwRktI/AAAAAAAAAEQ/lFr81eQZNSs/s1600/DSC_0069.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TE0MbhwRktI/AAAAAAAAAEQ/lFr81eQZNSs/s200/DSC_0069.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498064387146093266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Beberapa tahun mendatang, Upin dan Ipin mungkin akan melegenda selayaknya Unyil. Ya, Unyil, anak laki-laki berpeci dan bersarung dari desa "Sukamaju", sang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;drummer&lt;/span&gt; cilik dari band "Dekil", yang rajin tampil di minggu pagi, di tahun 80an silam itu. Saya pernah mengidolakannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kini, Upin dan Ipin, duo kembar dari tanah Melayu itu mencoba menggeser posisi Unyil. Teriakan Unyil "ayo kita kemon!" makin tak terdengar gaungnya, dikalahkan suara nyaring "betul, betul, betul", khas upin dan ipin. Dengarlah, jargon upin ipin itu hampir dikenal di setiap percakapan santai, di rumah, di kantor, pun di Facebook.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika saya boleh mengidolakan Unyil yang penuh suri tauladan, jagoan cilik saya, Faiz, pasti pun tak mau kalah. Ia memilih mengidolakan ipin-ipin [begitu kiranya Faiz menyebut tokoh "upin dan ipin"]. Dan sepuluh hingga dua puluh tahun dari sekarang, saya yakin Faiz masih akan menyisakan kenangan upin &amp;amp; ipin dalam ruang memorinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lebih-lebih di weekend lalu, Faiz berkesempatan menghadiri &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Meet and Greet bersama dubber Upin &amp;amp; Ipin dan Kak Ros &lt;/span&gt;di Ciputra Mall. Senang bukan kepalang dia ketika ada kesempatan berfoto dan bersalaman dengan idolanya. Untung, kak Ros tak galak pada Faiz. Diangsurkan tangannya, dan menyapa Faiz ramah, "Hai..". Batinnya mungkin, "aiiih, comelnya" :))&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, yang nampak di panggung siang itu hanyalah sosok bersahaja milik Ida Shaheera dan Aysila Putri. Judesnya kak Ros hanya boleh nyata terbaca di belakang layar. Di luarnya, seorang Ida tetaplah kakak, yang barangkali saja memang tidak galak atau judes. Pun Aysila, dia tetaplah gadis cilik umur 10 tahun. Meski di belakang layar, Aysila yang polos itu tetap membawa kepolosan dan keriangannya sebagai pribadi kembar, upin &amp;amp; ipin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam kisahnya, Upin &amp;amp; Ipin adalah pemersatu, perangkul semua kawan. Tak peduli Jarjit yang suka berpantun itu dari India, Ihsan itu kaya dan sedikit sombong, Fizi - sepupu Ihzan itu senang kebersihan, Mail suka uang, atau Mei mei itu pintar, dan Susanti si gadis cilik itu anak baru pindahan dari Jakarta. Semua kawan. Dan Upin &amp;amp; Ipin dengan segala kepolosannya, tak pernah mengganggap mereka sebagai lawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seperti Upin &amp;amp; Ipin, bocah-bocah yang hadir di siang itupun polos memesona. Dalam syairnya bertajuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gitanyali&lt;/span&gt;, Tagore menangkap makna, &lt;blockquote&gt;"saat bocah-bocah itu berkumpul, mereka sebenarnya tengah bermain dan sebenarnya mencipta". &lt;/blockquote&gt;Ya, mencipta sebuah perdamaian, tepatnya. Tak peduli perbedaan yang melekat dalam diri, mereka hanya ingin bebas. Bebas dari segala label agama, ras, ataupun suku dan bersatu untuk sebuah kata damai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Betul, betul, betul, Upin &amp;amp; Ipin dan kumpul bocah di siang itu sanggup melenyapkan segala perbedaan, pun melenyapkan sejenak panasnya perseteruan Indonesia dan Malaysia. Sekedar menengok ke belakang - kepulauan Sipadan-Ligitan, lagu Rasa Sayange, Reog Ponorogo hingga Batik pernah diakui sebagai milik mereka. Benci dan gemas lantas meradang di hati. Namun saat Upin &amp;amp; Ipin muncul, mendadak amnesia menyerang. Entah lupa sejenak atau pura-pura lupa, kita sulit ingat betapa panasnya konflik dengan tetangga sebelah pulau saat itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, dan betul, betul, betul, Upin &amp;amp; Ipin telah menghembuskan angin segar yang menyejukkan. Pernyataan wakil Menteri Perdagangan Antarbangsa dan Industri, Dato Mukhriz Mahathir kepada sejumlah media, &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.detiknews.com/read/2010/06/29/163324/1389453/10/malaysia-dan-diplomasi-upin-ipin"&gt;menyambut gembira apresiasi masyarakat dan sambutannya yang luar biasa terhadap serial Upin dan Ipin di Indonesia&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hmm..Kebencian itu reda seketika. Bahwa Upin &amp;amp; Ipin yang kanak-kanak itu datang dengan segala kebaikannya, menjembatani perdamaian bagi dua negara tetangga yang pernah berseteru. Saya, dan para orang tua kanak-kanak itu lantas lega, menikmati damainya siang itu dalam kumpul bocah bersama Upin &amp;amp; Ipin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kita memang tak bisa ingkar, mereka datang dari negara yang dulu pernah menjadi musuh atau lawan, dan kita [saya saja, kali!] hanya bisa berandai-andai. Andai Upin &amp;amp; Ipin milik kita, dan andai kita bisa melakukan yang lebih baik, tentu saja karya anak bangsa semacam Petualangan Kabayan pun bisa membanggakan negeri, bukan? Tak hanya menjadi milik kita, pun menjadi milik dunia selayaknya Upin &amp;amp; Ipin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun barangkali kita memang perlu bercermin dan bertanya pada diri sendiri, mengapa yang kita miliki bisa begitu mudah terlepas dan diakui orang lain sebagai milik mereka? Mungkin benar kiranya bahwa ego dan kesombongan telah begitu kuat mengakar hingga kebanggaan dan kecintaan pada negeri ini tak lagi ada. Kita lebih memilih hanyut dalam buaian sajian budaya hedonisme yang memabukkan, hingga kita lupa menjaga, merawat dan mengembangkan aset yang kita miliki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, ya, ya, agaknya nasionalisme dan kesetiaan terhadap negeri ini memang patut dipertanyakan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan biar saja Faiz mengagumi idolanya dari seberang pulau itu. Toh saya yakin, nasionalisme Faiz tak seketika luntur. Upin dan Ipin telah mengajarnya kebaikan. Dan kelak akan saya kisahkan juga padanya tentang Unyil, Bolang dan Kabayan yang mengajarkan hal yang sama. Tentang indahnya perbedaaan, hangatnya perdamaian, dan lebih seronok [baca:asyik] mencari kawan bukannya mencipta lawan. Dan sebobrok dan seburuk apapun negeri ini, Faiz akan tetap mencintai Indonesia. Karena Faiz anak negeri, yang cinta damai dan sayang semua kawannya. Tak peduli Eki yang ambon, Bagas yang jawa atau Nisya yang sunda.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Betul, betul, betul?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di&lt;span style="font-style: italic;"&gt; publish&lt;/span&gt; juga di&lt;a href="http://www.facebook.com/ermaya.nugroho#%21/notes/er-maya-nugroho/upin-ipin-perangkul-kawan-dan-lawan/412111772950"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" border="0" style="border: 0 !important; background: transparent;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8706909518565971650?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8706909518565971650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/upin-ipin-perangkul-semua-kawan-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8706909518565971650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8706909518565971650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/upin-ipin-perangkul-semua-kawan-dan.html' title='Upin &amp; Ipin : Perangkul Kawan dan Lawan'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TE0MbhwRktI/AAAAAAAAAEQ/lFr81eQZNSs/s72-c/DSC_0069.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5129531274655731782</id><published>2010-07-23T13:40:00.004+07:00</published><updated>2010-07-26T15:18:00.684+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='faiz'/><title type='text'>Kepada Faiz yang Meminta Adik..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TEk5_hR-oBI/AAAAAAAAAEI/hVYfr9yxQks/s1600/DSCN2686.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TEk5_hR-oBI/AAAAAAAAAEI/hVYfr9yxQks/s200/DSCN2686.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496988583610720274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sebuah &lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=404067757950"&gt;repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_left"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;blockquote&gt;Tagore berkata, "setiap anak tiba dengan pesan, bahwa Tuhan belum jera  dengan manusia". Ia hembuskan nyawa-nyawa suci itu ke dunia, meski dunia  makin penuh sesak.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Bahkan seorang anak yang lahir dari sebuah perzinahan pun tetaplah bayi  suci. Ia tak tahu menahu, atas dosa yang dibuat kedua orangtuanya. Dan  hingga kelak besar nanti, dia tahu mengapa ia dipanggil "si anak haram".  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Ya, entah berapa jumlah anak manusia di negeri tirai bambu atau di tanah  kita, Indonesia. Populasi yang makin bertambah, menambah pula deret  masalah baru. Krisis ekonomi berkepanjangan justru makin melebar masalah  ke segala sisi kehidupan. Pendidikan mahal, apalagi kesehatan, harga  susu naik dan tak juga mau turun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Adik bayiku disusui air tajin dicampur gula karena air susu ibu kering  kerontang. Kau tahu, itu karena ibuku jarang makan, jatahnya ikhlas  diberikan untuk kami, lima anaknya. Bukan pula keterpaksaan, karena aku  bersedia hidup terlunta-lunta di jalanan demi tetap bertahan hidup,  menggendong adikku yang belum genap setahun dan mengemis. Iriku mungkin  juga sudah habis untuk mereka, kawanku yang menyandang tas ke sekolah  dan belajar berhitung sampai bosan. Dan tidak sakit adalah berkah luar  biasa, meski kami kurang gizi, dan sering kedinginan karena tidur di  emperan toko, hanya beralas dan berselimut koran.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Lalu, masihkah ibu ingin menghadirkan satu lagi adik kecil untukku?..Ibu seperti tak jera, bapak apalagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Ya, sebuah persoalan hidup teramat pelik tergambar jelas dari dulu, dan  hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Ya, pekerjaan  negara untuk mengurus anak-anak terlantar yang tak pernah selesai  dituntaskan. Produsen anak pun diminta membatasi produksinya, anak cukup  dua saja. Atau Cina yang lebih keras dengan "kebijakan satu anak" nya,  alias ketahuan punya anak lebih dari satu, berarti wajib bayar denda  kepada pemerintah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Anak adalah anugerah, dan setiap anak miliki rejekinya masing-masing.  Sesederhana itu memang jika mau diterapkan, bahwa Tuhan sudah  menyediakan porsi rejeki itu untuk masing-masing anak yang terlahir.  Namun saat dipraktekkan, memang bisa begitu rumit, sulit, dan njelimet.  Hingga suatu hari saya pernah bosan ditanya, "kapan Faiz punya adik  lagi?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Karena aku tahu praktek tak pernah semudah teorinya. Karena saat  memandangnya yang tengah terpejam, terlelap dalam tidur dan mimpi  indahnya, sesungguhnya ada kecemasan yang berkecamuk di dalam benak.  "Apa yang direncanakan Tuhan untukmu, sayang?" Telah Ia titipkan sang  jagoan, Faiz, padaku. Ada kebahagian yang menyentak dan membuncah di  dada, bahkan sang ayah terlalu bahagia, hingga ia jadi cemas sendiri.  Ada takut saat menggendongmu, katanya. Tangan besarnya akan meremukkan  tubuh rapuhmu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Dan aku tahu, kau begitu kesepian, Faiz. Kau ingin adik, kan? Begitulah  saat kau mengelus perut mama dan berucap, "adikk..". Ahh, aku memang  ingin memberimu seorang adik, satu lagi. Perempuan atau laki-laki tak  masalah, yang penting dia terlahir sehat dan sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Tapi saat melihat pengamen wanita bernyanyi lagu sendu sambil  menggendong anak laki-lakinya yang tertidur, aku dilanda cemas.  Bagaimana ia begitu kuat menantang teriknya mentari, bersedia melawan  egonya, karena jika mau saja ia bisa kabur bersama pria lain. Ya, karena  memang tak ada pilihan bagus untuknya, kecuali ia harus kuat, demi sang  anak yang telah dititipkan Ia padanya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Mama tak ingin merusak ingin dan mimpimu untuk punya adik, sayang. Mama  hanya cemas, karena dunia semakin penuh sesak, penuh orang lapar. Mereka  yang kenyang semakin bertambah, tapi tak mengurangi mereka yang lapar.  Ada banyak kesempatan bagi yang beruntung menjadi kaya, tetapi semakin  sempit kesempatan bagi yang menderita. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Ya, mungkin masih beruntung seorang Faiz dibanding anak laki-laki dalam  gendongan ibunya yang pengamen. Faiz menyusu hampir tiap hari, tiap  saat. Tidur lelap di kasur empuk nan hangat. Belajar berhitung bersama  mama, bukan pada kenek bis yang menghitung receh. Bernyanyi lagu anak  [yang sudah dihapalnya di luar kepala], sedang si anak bermain nada  dengan 'rebana tutup botol' milik ibunya, dan bernyanyi lagu dewasa,  yang ia sendiri tak pernah tahu maknanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Ah, ini hanya kecemasan mama, nak, yang mencoba berempati pada hidup  orang lain. Dan mungkin cemas ini tak beralasan, karena sejatinya mama  tak pernah tahu apa yang direncanakan Tuhan untukmu, untuk anak  laki-laki itu, dan anak-anak lain di luar sana..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" border="0" style="border: 0 !important; background: transparent;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-5129531274655731782?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/5129531274655731782/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/kepada-faiz-yang-meminta-adik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5129531274655731782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5129531274655731782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/kepada-faiz-yang-meminta-adik.html' title='Kepada Faiz yang Meminta Adik..'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TEk5_hR-oBI/AAAAAAAAAEI/hVYfr9yxQks/s72-c/DSCN2686.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-1206527542000107401</id><published>2010-07-20T08:30:00.001+07:00</published><updated>2010-07-20T08:30:00.336+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kamu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='identitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kita'/><title type='text'>Identitas Itu..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebuah &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic; font-family: verdana;" href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=402827312950"&gt;repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Gambar diri terpajang di sudut kiri setiap halaman &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Facebook &lt;/span&gt;yang dipunyai hampir sebagian besar penghuni bumi atau kartu nama, lengkap dengan nama, gelar, jabatan dan kedudukan, begitu mewakili identitas seseorang. Si A berpose dengan latar belakang bangunan asing di negeri orang, bagai sebuah penunjukan terang-terangan, bahwa identitasnya [dulu atau sekarang] adalah seorang perantau. Ya, dua alat ini memang layaknya media terbaik yang sanggup menunjukkan siapa "aku, kamu atau kita"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lalu, benarkah pada dua media ini, jati diri sejatinya telah terungkap? Hmm, mungkin benar apa kata guru saya, Gunawan Muhammad. Dalam catatan pinggirnya, beliau mengatakan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"orang sebenarnya tak tahu bahwa "diri" yang (se)-jati mustahil didapat". Karena jati diri memang tak kasat mata.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bocah polos yang menginjak usia akhil baligh malah lebih memilih bertanya pada cermin. Bertanya dia, siapa aku?. Ia dapatkan jawabannya di depan cermin, puas dan kumat narsisnya, kala menemukan bayangan dirinya utuh dan stabil di sana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, si bocah ternyata tak menyadari ada yang tak menggenapi ke-aku-annya. Ia, sebuah unsur yang tak kasat mata, dan berada begitu dalam di balik jiwa. Dialah mimpi, nafsu dan [mungkin juga] trauma. Hadirnya hanya bisa dirasakan begitu kuat membelenggu hati, menyeruak ke dalam otak. Bayang raga di balik cermin tak akan sanggup menghadirkannya, karena cermin telah mengeliminasi unsur-unsur tak kasat mata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, cermin mungkin telah bohong. Tak ia katakan yang sesungguhnya. Seperti kisah penyihir buruk rupa yang jatuh hati pada pangeran tampan dari negeri antah berantah. Bertanya penyihir buruk rupa pada cermin, "Wahai cermin di dinding, siapakah yang paling cantik?", Cermin seakan takut menunjukkan kenyataannya, ia lantas berbohong, "tentu saja kamu, wahai putri cantik jelita". Krisis identitas telah menyerang penyihir buruk rupa, hingga ia bertanya pada cermin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam buku Amin Maalouf, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;In The Name of Identitiy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, identitas justru dimaknai dengan parameter yang lebih luas, meliputi inklusifitas dan eksklusifitas. Saya ambil contoh sederhana, seorang pelajar yang masuk kalangan minoritas karena dianggap lebih bodoh dari sekian banyak kawan di kelasnya. Ia justru termasuk pelajar yang ternyata paling kritis karena selalu banyak bertanya, hingga dia dianggap bodoh [nanya mulu, soalnya].&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan dari berbagai mata lewat sudut manapun, bisa terlihat, bagaimana aku, kamu, kita memandang kedudukan masing-masing orang. Pelajar kritis tadi justru merasa dirinya yang terunik, karena tidak ada yang bisa sekritis dia bertanya. Dan si pintar tetap saja menganggap dirinya paling bisa, paling kritis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun saat ditelisik lebih dalam, ke-aku-an ternyata juga memiliki unsur eksklusif, terlepas dari dia bodoh atau pintar. Sederhana saja, pelajar bodoh tadi ternyata memiliki kesamaan dengan pelajar yang pintar. Mereka sama-sama makan nasi, penggemar sepak bola dan suka menulis [mungkin]. See, meski beda, nyata-nyata ada kesamaan yang tak bisa dipungkiri melekat dalam diri, dan tak bisa terlepas. Ya, sekuat apapun kamu bilang kita berbeda, tapi kita sama, kawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Perumpamaan di atas secara gamblang menunjukkan fleksibelnya sebuah identitas itu. Dalam skala luas, adanya kita mau tidak mau bersentuhan dengan begitu banyak manusia dari latar yang berbeda-beda dan tidak terbatas oleh demarkasi lokasi ataupun bangsa. Ironisnya, secara individu kita terkadang menolak dikelompokkan dalam satu kelompok karena merasa berbeda dari yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, identitas memang tak pernah datang sendiri, ia membawa serta pembanding-pembandingnya. Ke-aku-an atas nama suku, ras, dan agama, inilah yang lalu menjadi sekat dan tembok yang memang sengaja dibangun tegak berdiri dalam masyarakat. Akibat peng-kotak-an, maka identitas pun lalu jadi semakin nyata berbeda satu dengan yang lain. Ya, dan perbandingan memang selamanya akan menjadi mata rantai yang tak pernah bisa diputus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bicara identitas, mengingatkan lalu pada sebuah pertanyaan yang pernah mampir pada saya, dulu. "kamu Jawa ya?..". Heran saja saya dengan pertanyaan seorang kawan. Kalau wajah saya sedikit oriental, mata sedikit sipit, kulit sedikit pucat dan gaya bicara mirip pedagang di pasar Gang Baru? Sebuah kesalahan ya jika saya bilang bukan dari etnis itu tapi dari etnis ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, benar memang kata James Baldwin, pengarang dari New York, yang hitam, yang gay, dan yang melarat, yang memilih meninggalkan Amerika dan hidup selama 10 tahun di Eropa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;    "Identitas ditanya hanya ketika ia terancam, atau ketika si orang asing datang memasuki gerbang." ;)&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-260610-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Salam!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-1206527542000107401?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/1206527542000107401/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/identitas-itu.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/1206527542000107401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/1206527542000107401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/identitas-itu.html' title='Identitas Itu..'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8546739825848578993</id><published>2010-07-16T14:42:00.001+07:00</published><updated>2010-07-26T15:18:57.953+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jusuf'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tari'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><title type='text'>Harap dan Cinta untuk Tari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD10nPV2VSI/AAAAAAAAAEA/_pZiTZmdiXc/s1600/cut-tari.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 132px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD10nPV2VSI/AAAAAAAAAEA/_pZiTZmdiXc/s200/cut-tari.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5493675337943766306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebuah &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic; font-family: verdana;" href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2010/07/14/939/Harap-dan-Cinta-untuk-Tari"&gt;repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;SAYA, kamu, dia, pun Cut Tari adalah pribadi dalam dua sisi, hitam dan putih. Kami pernah berbuat baik [meski mungkin jarang sekali diingat], dan lebih sering menjadi tempat alpa, khilaf dan salah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Itu karena kami berjalan di atas jalan kehidupan yang tak selalu mulus. Adakalanya kami tersandung batu atau tertusuk duri hingga kaki ini terluka. Kami lantas menangis, dan menyesali memilih rute yang salah. Dalam kelukaan, kami mengadu pada Tuhan, sang navigator kehidupan. Dan Dia hanya tersenyum, "dari jalan yang salah ini, sesungguhnya aku sedang 'memperkaya' dirimu"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, ini memang seperti refleksi dari kisah Tari. Bahwa luka, tangis dan sesalnya bisa menjadi cermin bagi kita. Bahwa kita mungkin pernah menjadi Tari, yang khilaf dan lalu menyesal. Bahwa sebuah kesalahan sanggup mengubah total keseluruhan diri, menjadi pribadi yang baru.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kasus video intim itu adalah aibnya, dosa dari masa lalu Tari. Jika saja bisa, jika saja mampu, inginnya menutupi borok itu. Namun Tari sadar, ia milik publik, dan pada publiklah Tari diminta bertanggung jawab, dan meminta maaf.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, Tari yang dulu kenes, manja dan sensual itu memang sudah menghilang. Yang terlihat sekarang, hanyalah Tari yang malu, bingung dan cemas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tari bagai dipaksa meloncat ke lorong waktu, kembali ke masa itu, saat desah manjanya pada Ariel terekam jelas di ingatannya, pun belaian lembut tangan kekar Ariel yang menelusuri setiap lekuk tubuhnya itu masih terasa menyentuh kulit raganya. Raga yang seharusnya hanya milik Jusuf Subrata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan kini di hadapan puluhan kilatan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;blitz&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; kamera yang 'menelanjanginya', Tari terbata-bata memohon maaf, pada petinggi negeri, pada masyarakat, pada suami yang mematung tegang di sampingnya. Ya, sekuatnya Tari mencoba tegar meski maaf itu mungkin saja belum cukup. Bahwa setelah permintaan maaf ini, Tari masih tak tahu bagaimana kehidupannya kelak di masa depan. Bagaimana dengan Jusuf Subrata - suaminya, Sydney - gadis kecilnya, ibu, dan keluarga besarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ia bahkan belum tahu jawaban apa yang harus diberikan pada Sydney saat dia bertanya, "kenapa mama menangis?, kenapa orang-orang itu membenci mama?" Ah ya, langkah Tari tertatih bagai dibebani berton-ton rasa bersalah yang memberat dipundaknya, dan dosa itu dirasa tak akan tertebus di sisa umurnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jerat pasal pornografi pun siap mengantar Tari menghabiskan harinya di hotel prodeo, dan hukuman masyarakat bagai cambuk, sudah terlebih dulu menghantam keras punggungnya hingga berdarah-darah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun, Tari sejatinya masih lebih beruntung. Pengakuannya, kata maafnya bagi seorang Jusuf, sudahlah lebih dari cukup. Bahwa keberadaannya disamping Tari adalah bukti, cintanya masih belum habis untuk Tari. Dan bolehlah kita semua berharap, tak terkecuali Tari dan Jusuf, bahwa harapan seiring waktu, cinta itu pasti akan bertambah dan semakin menguat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kejujuran [yang meski menyakitkan] itulah kelegaan Jusuf, pun kebanggaannya. Bukan menyoal bagaimana kasus ini sudah merebak menjadi isu nasional yang menyebar ke seantero negeri, bukan juga kebanggaan Jusuf, tubuh istrinya dinikmati beribu-ribu pengunggah dan pengunduh video intimnya. Adalah kelegaan dan kebanggaan Jusuf, istrinya yang dulu khilaf telah berani berbesar hati untuk mengakui dan meminta maaf, pun bertanggung jawab atas benih yang ia tuai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya tak mau berprasangka buruk, bahwa Tari hanya sedang mencari simpati atau tengah berakting, seperti juga kita tahu, dia adalah pelakon dalam frame layar kaca. Lukanya, dukanya, tangisnya, sanggahnya bukan kamuflase, karena dia, Tari memang tengah melakoni skenario Tuhan. Menjadi yang dulu dipuja dan kini dihina.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Betul kiranya sebuah ungkapan lama, yesteday is history, tomorrow is future (maybe it will never come) and today is present. Kasus yang menimpa Tari saat ini adalah sejarah yang tak akan pernah dilupakannya. Meski menyakitkan, namun sanggup menamparnya keras, membuatnya tersadar dan belajar, bahwa Tuhan sedang membantunya berproses, "memperkaya" dirinya menjadi pribadi yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya benar, bahwa kisah masa lalu memang sanggup "memperkaya" kita di masa depan..dan ibarat buku, masa lalu adalah referensi terbaik, karena disanalah segala pengalaman ditemukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dari buku klasik nan jadul dan usang itulah kita sebenarnya diharapkan belajar. Bahwa sebuah kesalahan dimasa lalu cukup menjadi catatan saja disana, bukan menjadi beban. Dan lepaskan beban itu dan tinggalkan saja di masa lalu, karena setiap hari akan selalu ada pintu yang terbuka untuk kita, karena selalu ada orang lain yang bersedia membuka pintu itu. Pintu maaf dan pintu pengharapan bagi saya, kamu, dia, pun Cut Tari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan Jusuf adalah harapan Tari, bahwa pintu Jusuf masih terbuka untuknya, dan cinta itu memang belum habis untuk Tari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mylivesignature.com" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" border="0" style="border: 0 !important; background: transparent;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8546739825848578993?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8546739825848578993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/harap-dan-cinta-untuk-tari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8546739825848578993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8546739825848578993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/harap-dan-cinta-untuk-tari.html' title='Harap dan Cinta untuk Tari'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD10nPV2VSI/AAAAAAAAAEA/_pZiTZmdiXc/s72-c/cut-tari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-4716977238730445849</id><published>2010-07-15T11:00:00.000+07:00</published><updated>2010-07-15T11:01:10.579+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pagi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kopi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pahit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='morning'/><title type='text'>Pagi, Pemanis Hidup</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;Sebuah &lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=400557237950"&gt;repost &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi, isuk, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;morning&lt;/span&gt;, ibarat gula, dia pemanis hidup. Karena hidup kadang pahit, kejam terasa bagai kopi hitam tanpa gula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana pagi pun sudahlah pakem lukisan pagi. Teringat gambar masa kanak-kanak dulu. Semburat cahaya emas matahari yang muncul dari timur, ayam jantan menyeru, celoteh burung pipit mencicit. Pohon basah seperti habis keramas, dibasahi embun dari pucuk daun menjalar ke seluruh dahan rantingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah yang terlihat tenang di luar, pun sudah terlihat sibuk di dalam. Para penghuni bumi seperti reflek, tergerak bagai mesin otomatis, menjalani aktivitas serupa. Aktivitas dari kasur beralih ke dapur lalu ke sumur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, pagi selalu punya makna yang bagus. Dialah pembawa semangat, penguat bagi yang asa. Karena bertemu pagi, adalah kesempatan bertemu dengan esok, esok yang seharusnya lebih baik dari kemarin, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi selalu sanggup menampilkan aura positif, ia membuang jauh segala yang kejam tentang semalam. Manusia terlihat jernih, bersih, meski masih kopetan. Bahkan wanita yang selepas bangun pagi, mendadak terlihat sangat natural, begitu cantik. Bibirnya dihiasi garis lengkung, menyapa dia manis, morning, dear?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak berangkat sekolah pun tampil riang. Kesegaran mereka seakan tak pernah bohong, meski semalam, mungkin mereka baru saja dihajar, dirajam habis-habisan, belajar hingga larut. Sayang, ada juga anak-anak yang tak kebagian keriangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat, keriangan dan senyum itu pun lantas bagai virus, menular, menjalar jauh. Lihat perempuan malam selesai bertugas semalam. Pulang, menenteng tas, menjinjing sepatu hak tinggi, berjalan sempoyongan, dengan bekas gincu yang menempel kacau di sekitar bibirnya. Semalam, pasti habis dilumat, pikir segerombolan laki-laki di pangkalan ojek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan malam hanya tersenyum.."aku memang lelah, tapi sebuah senyum untuk kalian adalah pahala kan?" dan setidaknya aku bukan pendosa berat yang tak punya amal apapun di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, kita tak bisa memang selalu pahit bagai kopi hitam tanpa gula. Dan pagi setidaknya memberikan pengharapan itu, semangat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;180610&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-4716977238730445849?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/4716977238730445849/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/pagi-pemanis-hidup.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/4716977238730445849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/4716977238730445849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/pagi-pemanis-hidup.html' title='Pagi, Pemanis Hidup'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-3330729803139518252</id><published>2010-07-14T14:39:00.002+07:00</published><updated>2010-07-14T14:43:51.153+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IMB'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='two faces'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='transgender'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hudson'/><title type='text'>Hudson</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebuah &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2010/06/16/hudson"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hudson. Lengkapnya Hudson Prananjaya. Bukan, dia bukan anak almarhum  Prananjaya, pemilik sekolah musik terkenal 'Bina Vokalia' itu. Begitulah  dia pernah ditanya Astri, salah seorang juri 'Indonesia Mencari Bakat'  pada saat itu, tentang hubungannya dengan Prananjaya. Dengan suara  baritonnya, Hudson menjawab, "Prananjaya adalah nama pemberian orang tua  saya". "Harapan mereka, saya bisa seterkenal Prananjaya".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Harapan itu rupanya sudah akan menjadi terkabul, karena mata Indonesia  memang sedang tertuju pada Hudson saat ini. Dialah sekian dari banyak  kontestan yang tengah bertarung menjadi yang terbaik di ajang kontes  'Indonesia Mencari Bakat'. Bolehlah dibilang sebagai penampil bakat,  Hudson memiliki keunikan yang saya bilang luar biasa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Penampilan pertamanya mampu memukau saya. Dialah yang sanggup membuat  mulut saya terngaga membulat tak sadar, dan mengucap lirih 'wow'. Ia  sanggup menyihir Tantowi Yahya, Sarah Sechan bahkan Titi Syuman yang  hadir kala itu sebagai juri di Indonesia Mencari Bakat. Mereka yang  mungkin sebagian tak paham lirik dan makna lagu jawa, seakan tak peduli  dengan lagu 'Gethuk' yang dinyanyikan Hudson. Yang penting penjuri  terhibur, pun penonton.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style="font-family: verdana;"&gt; Applause&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; mereka mengikuti irama musik  khas Jawa itu bahkan menggema di seantero ruangan. Hudson telah sukses  memberi penghiburan, dan kami ternikmati aksinya. &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Hudson bukan pelaku &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: verdana;"&gt;transgender&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, itu pasti. Dia pria tulen dengan  suara baritonnya yang yah bisalah saya nilai, seksi ;) Seperti manusia  berkepribadian ganda, Hudson sanggup melakukan 'peralihan' nya. Dia  mampu mewujud menjadi setengah lelaki dan setengah wanita. Sesaat tampil  sebagai Hudson yang gagah berwibawa, bersuara bariton yang &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: verdana;"&gt;powerful&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;,  dan lantas membalik cepat menjadi Jessica, si wanita lembut, bersuara &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: verdana;"&gt;falseto&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  (teknik bernyanyi untuk menjangkau oktaf tinggi) yang merdu bak  penyanyi opera dan tampil dengan segala feminitasnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Saya mengamini guyon Helmy Yahya sesaat setelah Hudson tampil  menyanyikan 'Love Story' milik Andi Williams. "Bersyukurlah wanita yang  mendapatkan kamu sepaket.." Kelakar Helmy. Ya, Hudson barangkali memang  tak perlu susah-susah mendapatkan cinta seorang hawa, karena keunikan  dan bakat yang dimilikinya, saya yakin telah menyelipkan perasaan kagum  pada diri sebagian kaum hawa, termasuk saya :))&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Meskipun inginnya menjadi penyanyi berkonsep &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i style="font-family: verdana;"&gt;two faces&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; berbekal  teknik vokal yang sudahlah mumpuni, Hudson sepertinya berbakat pula  menjadi seorang aktor. Dia mengingatkan saya pada karakter 'Mrs.  Doubtfire' yang diperani Robin Williams dan 'Tootsie' yang diperankan  Dustin Hoffman. Bukan hal gampang kan?, menjadi dua pribadi dalam satu  waktu. Setidaknya Hudson, Robin dan Dustin punya performa maksimal untuk  melakoni dua peran yang berbeda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Salam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;center&gt;&lt;object data="http://www.youtube.com/v/EudlUxCrUFg " type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="350"&gt;&lt;br /&gt;&lt;param name="src" value="http://www.youtube.com/v/EudlUxCrUFg "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/object&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-3330729803139518252?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/3330729803139518252/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/hudson.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3330729803139518252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3330729803139518252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/hudson.html' title='Hudson'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-434894621376616517</id><published>2010-07-14T14:23:00.003+07:00</published><updated>2010-07-14T14:31:32.528+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='video'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='narsis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='publisitas'/><title type='text'>Seks, Video dan Publisitas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD1nRacd7aI/AAAAAAAAADw/EJoUINdHb9g/s1600/videoseks.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 160px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD1nRacd7aI/AAAAAAAAADw/EJoUINdHb9g/s200/videoseks.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5493660669316033954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebuah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2010/06/11/seks-video-dan-publisitas"&gt;repost&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Masih menghangat video intim pasangan 'mirip artis' itu bertebaran di jagad maya. Gambar hidup yang selayaknya disimpan untuk konsumsi pribadi malah laris manis dinikmati publik bak kacang rebus. Diunduh dan lalu disebarkan, dan kini dikomersilkan. Berita 'panas'nya bahkan masih menjadi trending topics di situs micro blogging, semacam Twitter dan Facebook.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pelakon pria dan wanita utama di dalamnya ditengarai adalah pesohor negeri ini. Hebatnya, ditelisik lebih mendalam, sang pria dalam video intim itu dikabarkan memiliki lagi berpuluh video private-nya dengan sejumlah wanita, teman tidurnya. Lalu benarkah, si pria memiliki perilaku seks yang menyimpang?&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pakar seksologi, Dr. Boyke Dian Nugraha menilai orang yang membuat video porno diri sendiri termasuk dalam penyimpangan seksual, yaitu scopophilia. Scopophilia sendiri berasal dari bahasa Yunani, scopos, berarti melihat, dan philia yang bermakna kesenangan. "Jadi, mendapat kesenangan seksual dengan melihat objek erotis," jelas Boyke.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Penyimpangan seksual ini bisa dikaitkan dengan unsur narsisme, atau kecintaan berlebihan terhadap diri sendiri. Dari kacamata psikologi, perilaku narsis pada seks ini terpengaruh karena dorongan / kecenderungan untuk memamerkan bagian tubuhnya, atau yang akrab disebut exhibitionism. Pamer tubuh inilah yang menjadi salah satu upaya pelaku untuk membirahikan diri.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seperti yang diungkap pada buku klasik Dictionary of Psychology (ed, Howard C. Warren), dalam kesehariannya, pelaku ekshibisionisme justru terlihat kentara pada kaum hawa, meski kecenderungan seperti itu tidak mereka sadari muncul di alam bawah sadarnya dan bersifat kompulsif atau sukar dihindari/ditolak.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lalu, jika banyak wanita senang tanpa sadar membiarkan tubuhnya dinikmati mata pria yang seakan 'menelanjangi', maka kebanyakan pria pun lantas merasa terbirahi dengan menikmati dan memandang kemolekan tubuh lawan jenisnya. Hal inilah yang lalu memunculkan fenomena lain, seperti yang telah disebutkan di atas, yaitu scopophilia.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dengan memahami dua kata kunci di atas, ekshibisionisme dan scopophilia, maka proses take and give pun telah berjalan. Ada pihak yang senang pamer, dan ada pihak yang gemar menikmati. Ya, hubungan mutualisme dalam seks itu telah terwujud. Namun, adakah hubungan mutualisme jika menilik kasus video 'panas' yang santer beredar saat ini?&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, tentu saja ada. Keberuntungan sekaligus kepuasan itu ada pada perekam gambar. Sebagai pelakon sekaligus pelaku scopophilia, dirinya merasa puas, karena inilah sarana tepat untuk membangun perasaan hebat dan percaya diri. Kepuasan yang menjadi obat manjur atas penyakit rendah diri yang pernah hinggap dalam diri pelaku.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lantas, bagaimana dengan para 'korbannya'? Kesediaan para wanita dikorbankan (baca:direkam) tak lepas dari peran mereka yang ikut pula menikmati keintiman itu. Mereka turn on dan tersebutlah mengalami sexual addict, sebentuk perasaan ternikmati, terpuaskan bahkan terangsang, hingga akhirnya mereka tak kuasa menolak untuk 'dikorbankan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sayang, pengorbanan mereka akhirnya justru malah membuat mereka buntung. Momen intim yang unforgetable itupun harus jatuh ke tangan yang salah, 'ketelanjangan' mereka dinikmati gratisan, digandakan dan lantas diperjualbelikan dengan harga yang sangat-sangat miring.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seks adalah hal yang sangat intim dan pribadi, namun kenyatannnya narsisme berbuah publisitas menjadikan seks tak lagi privasi. Kecanggihan teknologi telah membuat sebagian orang menuntaskan kenarsisan itu dengan cara yang salah. Lalu haruskah video tape dan kamera kita musnahkan saja?&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, kasus video sex 'mirip artis' yang beredar saat ini telah mengingatkan saya pada judul sebuah film "Sex, Lies and Videotape" Bahwa seks dalam video tape itu bukanlah sebuah kebohongan kepada publik, toh, video itu nyata-nyata sudah beredar cepat ke seantero negeri.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jadi sekali lagi, memang menjadi hak sepenuhnya bagi Anda dan setiap pasangan manapun untuk mengabadikan setiap momen intimnya. Namun bijak kiranya jika Anda bersedia menahan diri, apapun alasannya. Karena sebuah hasrat hendaknya jangan terlalu dipenuhi, karena bisa berdampak buruk, menyesatkan.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Salam!&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-434894621376616517?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/434894621376616517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/seks-video-dan-publisitas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/434894621376616517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/434894621376616517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/seks-video-dan-publisitas.html' title='Seks, Video dan Publisitas'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD1nRacd7aI/AAAAAAAAADw/EJoUINdHb9g/s72-c/videoseks.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5474943833153226236</id><published>2010-07-14T14:13:00.003+07:00</published><updated>2010-07-14T14:20:51.047+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pilihan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mama'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibu muda'/><title type='text'>Tua atau Muda, Itu Soal Pilihan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD1lLmv_ZzI/AAAAAAAAADo/4U_qC4xCu0k/s1600/colonel-harland-sandersjpg.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 190px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD1lLmv_ZzI/AAAAAAAAADo/4U_qC4xCu0k/s200/colonel-harland-sandersjpg.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5493658370516674354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sebuah &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2010/05/21/tua-atau-muda-itu-soal-pilihan"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pernah muda dan belum ingin menjadi tua..aiiih gegara mendengarkan desah suara manja BCL menyanyikan lagu 'Pernah Muda' saya pun terinspirasi menuliskan status itu di facebook, beberapa waktu lalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Siapapun yang tua memang pernah merasa muda, sedang yang muda tak akan berharap menjadi tua. Titik Puspa di usianya yang mendekati senja, meski rela dipanggil eyang tapi jiwanya tak pernah ingin menjadi tua. Dan tak usah jauh-jauh memandang yang lain, mama saya adalah contoh terdekat. Tahun ini usianya genap 58 tahun. Saya boleh bangga, mama saya masih terlihat cantik, meski kerut halus menghiasi sudut-sudut wajahnya, tapi itu tak menyinggirkan kecantikan mama yang terpancar, abadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bertanya si anak bengal pada mama di suatu waktu, "apa sih rahasianya mama masih terlihat awet muda?". Saya tahu persis mama saya bukan tipe wanita yang rajin ke salon untuk sekedar facial atau merawat kuku, tangan dan kaki. Wanita paruh baya ini lalu berbagi rahasianya, "ikhlas dan merasa bahagia setiap saat, itu saja". Sesederhana itu kah? sedang bagi saya meraih ikhlas masih sangat sulit diaplikasikan dalam hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Urip kuwi ora usah ngoso, cah ayu". (red- hidup itu tak perlu ngoyo). Ini salah satu pesan penting mama pada saya. Jalani saja, nikmati dan lalu syukuri apa yang sudah di dapat. Toh, Tuhan sudah memberikan porsinya dengan adil. "Jika kamu sudah mengamalkan itu, bahagia dan ikhlas akan mudah kamu raih"&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ke-tua-an bagi mama bukan suatu kelemahan dan lantas membuatnya tak lagi aktif. Julukan si lincah mungkin tepat disandang mama. Beliau tak pernah bisa diam di tempat. Sepertinya otak, mata yang tajam, serta tangan dan kakinya yang kuat selalu dipaksa untuk aktif. Bahkan sakit apapun itu tak pernah membuatnya tertahan seperti dibelenggu rantai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Cara bicaranya tegas, namun tetap mengesankan lembut. Beliau mendidik kami bertumbuh dan berkembang dengan cambukan disiplin ketat layaknya tentara. Dan meski beban memberat di pundaknya, tapi itu tak menyurutkan langkah beliau untuk maju melangkah melakoni hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Menua tak berarti melemah. Acap kita dengar orang menggunakan ketuaannya sebagai alasan untuk tidak produktif, boleh alpha, bahkan khilaf. Justru 'ngunduri tuo', seharusnya bijak, makin memperbanyak amal demi menumpuk pundi-pundi pahala. Inilah bekal jawaban di akhirat kelak saat ditanya Tuhan tentang hidup dan kehidupannya di dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Menilik kehebatan Hugh Hefner sang bos playboy memacari banyak gadis, atau Datuk Maringgih yang keukeuh menikahi Siti Nurbaya meski dia merenta dimakan jaman, membuat saya berpikir, pantaslah duo dynamic ini dilabeli si Tua-tua Keladi, makin tua justru makin menjadi. Ke-tua-an tak membuat mereka memudar, justru makin gahar. Bahwa mereka merasa masih pantas disebut hebat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ahh..dunia memang sudah makin menggila..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Hugh Hefner dan Datuk Maringgih boleh saja ingin dibilang hebat, namun menolak fisik menjadi tua, bagi mereka adalah mustahil. Kecuali jika mereka memiliki siklus hidup yang sama terbaliknya seperti tokoh fiktif Benyamin Button, lahir dalam ketuaan dan mati menjadi bayi. Namun, ingin tetap muda atau memilih menua saja adalah pilihan hidup masing-masing pribadi. Yang terpenting adalah tetap membangun jiwa yang sehat dan bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Seperti halnya Kolonel Sanders, sang pendiri waralaba ayam goreng terkenal, KFC. Rintisan bisnis ayam lezat ala Sanders, membuatnya justru dikenal sebagai pak tua yang sukses di usai senja. Kerentaan tak menghalangi jalan suksesnya meramu resep ayam goreng tepung yang so crunchy. Kini, wajah khas berkacamata dengan uban menutupi seluruh kepala dan seringai senyum terbaiknya, terpampang jelas di seluruh gerai makanan cepat saji, "Kentucky Fried Chicken" yang tersebar di seantero negeri. Sungguh, pak tua yang hebat dan bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dan benar adanya, bahwa kehidupan bukanlah melulu menyoal usia. Toh, kita pasti akan menua dan mati. Sebelum dihinggapi kecewa karena terlalu sibuk mengejar harta hingga tak sempat menikmatinya, dan kematian abadi terlebih dulu datang menjemput, jadi lebih baik nikmati saja proses hidup yang berjalan".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Mendiang Bruce Lee, sang legenda martial arts, pun sangat menikmati hidupnya kini, disini. Bukan pada masa lalunya. Pesannya sebelum berpulang menuju kehidupan abadinya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Tak ada yang perlu dicemaskan dari masa depan, karena yang penting bukanlah seberapa panjang hidup Anda, tetapi bagaimana Anda hidup bermanfaat di dunia ini, itu yang lebih penting".&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ah, inilah sebuah pembenaran atas bunyi tag iklan, "Menjadi tua itu pasti. Tetapi, menjadi muda itu soal pilihan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Salam!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;*) Postingan pertama, setelah lama menjalani kontemplasi *dikeplak sandal..bohong ding, kontemplasi apaan, dikejar banyak deadline sih iya* :))&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-5474943833153226236?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/5474943833153226236/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/tua-atau-muda-itu-soal-pilihan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5474943833153226236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5474943833153226236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/tua-atau-muda-itu-soal-pilihan.html' title='Tua atau Muda, Itu Soal Pilihan'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD1lLmv_ZzI/AAAAAAAAADo/4U_qC4xCu0k/s72-c/colonel-harland-sandersjpg.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-1665458511478123547</id><published>2010-07-14T14:02:00.005+07:00</published><updated>2010-07-14T14:33:49.790+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='transgender'/><title type='text'>Kaum Terpinggirkan Mencari Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD1i9nO9kYI/AAAAAAAAADg/Qndv78K9AF0/s1600/transgender.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD1i9nO9kYI/AAAAAAAAADg/Qndv78K9AF0/s200/transgender.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5493655931105153410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebuah &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2010/06/02/kaum-terpinggirkan-mencari-cinta"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertepatan hari ibu, setahun yang lalu, momen bahagia menghampiri seorang Doyo, begitulah ia biasa dipanggil saat masih terjebak di dunia laki-laki. Ia melonjak girang kala keputusannya untuk berganti kelamin dikabulkan Pengadilan Negeri Batang, Jawa Tengah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Terlahir sebagai Agus Wardoyo, membuatnya merasa tak nyaman. Ada geliat penolakan dalam dirinya, terlebih feminitas mulai nampak jelas saat Doyo duduk di bangku SMP. Doyo berubah lembut, dan gemulai melenggang.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Doyo mengucap syukur karena Bambang Sugianto dan Witem, orang tuanya, sangat begitu bijak. Atas restu mereka, jalan terbuka bagi Doyo demi menemukan jati diri yang sesungguhnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Aktivis LSM Omah Perempuan itu menjalani operasi ganti kelamin di Rumah Sakit Dr Sutomo, Surabaya, pada tahun 2005. Itulah momentum penting, yang pastinya akan diingat Doyo hingga ia tiada. Doyo yang dulu telah berganti rupa menjadi pribadi yang baru, sebagai manusia baru, sebagai perempuan sejati. Sebagai Nadia Ilmira Arkadea.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Doyo yang dulu telah bertransformasi dengan sangat apik layaknya kepompong berubah wujud kupu-kupu cantik. Ia, kini, adalah Dea. Seorang Dea yang cantik, yang merasa lega sekaligus bangga, kelelahannya sebagai pribadi yang salah, telah berhasil ditepisnya. "aku lelah menjadi lelaki, dan kini aku bangga sebagai perempuan seutuhnya.." Inilah buah kejujuran terdalam seorang pelaku transgender yang telah dibayar mahal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tapi, begitu sajakah akhir penantian Dea, lega berubah wujud dan lalu semuanya selesai, tuntas?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dea kini harus bersiap menghadapi publik yang mencibir keputusan maha dahsyatnya. Namun Dorce, sang entertainer serba bisa itu berjalan di belakang, menemani langkahnya. Mendukung keputusan Dea, membela Dea meski dari jauh. Ya, sebelum Dea memutuskan, Dorce memang telah lebih dulu melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Adalah siksaan saat itu, bagi Dorce, menjadi lelaki, dan kelegaan sekaligus kebanggaanlah bagi dirinya berubah wujud menjadi perempuan. Perempuan yang lalu sangat bangga dipanggil Bunda. Panggilan yang layaknya sebuah terapi, menyejukkan batinnya yang merindui sosok ibu yang hadir dalam hidupnya. Ahh..lalu salahkah dia rindu bunda, ingin menjadi perempuan, dan mendamba cinta?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun keberpihakan cinta ternyata bukan pada dirinya, meski Dorce pernah mengecap nikmatnya sebuah cinta dan pernikahan. Dorce dipaksa menerima buah atas keputusannya. "Maaf, cinta belum hadir saat ini untukmu." Ataukah, memang tak akan pernah ada cinta bagi kaum transgender?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dorce lantas berlari, mengadu pada Tuhan. Harapnya mungkin, Tuhan bersedia memberi pengampunan bagi dirinya, yang telah memilih jalan ini. Dan hanya Tuhanlah jawaban atas keputusasaan Dorce, saat itu dan kini. Karena mencintai dan memiliki Tuhan tak akan pernah menyakitkan bagi jiwanya. CintaNya selalu abadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tak apa. Begitu mungkin kata batin Dea dan Dorce, memutuskan berdamai dengan diri sendiri. Biarkan Tuhan bekerja dan memutuskan yang terbaik. Tuhan memang sudahlah adil kan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Toh, jagad batin seorang transeksual seperti mereka memang tak bisa dengan mudah dipahami. Tak guna mulut berbuih-buih membela diri, pilihannya lebih baik menutup rapat saja masa lalu. Meski ini bukan dalam rangka mengingkari kenyataan yang sudah terjadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Memang terasa tak adil, saat kita memperjuangkan kebahagiaan, tapi nyata-nyata banyak hal dan banyak pihak tak mengingini itu teraih. Dea, atau Dorce mungkin masih bernasib baik, meski tekanan mental akibat penolakan orang-orang disekitarnya begitu kentara, tapi, setidaknya mereka bukan bagian dari obyek kekerasan fisik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Brandon Teena, mungkin lebih parah dari sekian banyak kaum transgender. Kisah tragisnya diangkat ke layar lebar, perjalanan hidupnya begitu jelas tergambar lewat alur yang mengalir di 'Boys Don't Cry'. Tangisan Teena yang menolak menjadi perempuan pun lantas menuai empati dan simpati hingga sukses memenangi Academy Award di tahun 1999.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tragis, ternyata hingga akhir hayatnya, Teena bahkan tetap saja tak diakui sebagai laki-laki. Batu nisannya yang tegak tertancap di Lincoln Memorial Cemetary adalah saksi atas keinginan Teena yang tertolak. Tertulis disana, "anak perempuan, saudara perempuan, dan teman".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dunia transgender adalah dunia kaum terpinggirkan, dunia para jiwa yang terperangkap pada raga yang salah. Tak hanya menyoal penolakan cinta dan eksistensi mereka di ruang publik, jejaring birokrasi negara pun kadang sulit tertembus.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Adalah Alterina Hofman, seorang perempuan yang mengubah wujudnya menjadi lelaki. Cintanya pada Jane Deviyanti Hadipoespito – putri salah satu pendiri Universitas Bina Nusantara, harus membuatnya terpenjara. Cintanya tertolak keluarga Jane. Pun, bagai jatuh tertimpa tangga, Alter harus pula menghadapi birokrasi negeri ini yang tegas mematikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Rahasia masa lalu yang ingin ditutup Alter rapat-rapat malah harus terbuka di muka publik. Lapas Cipinang nyata-nyata menolaknya. Derita yang terlengkapi, bahkan penjara yang dianggap tempat buangan pun tak mau 'menerima' seorang Alter.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun Alter barangkali lebih beruntung dari Dorce. Cinta Jane tak surut meski apapun keadaan Alter. Bagi Jane, hanya Alter yang mampu memahami dirinya yang tuna rungu, dan itu sudah lebih dari cukup. Terbaca oleh saya tangisan Jane di Kick Andy beberapa waktu lalu. Tangisannya tertahan, meski sulit baginya bicara, namun deras kalimat terucap juga dari bibirnya yang bergetar. Jane memohon restu itu.."tolong persatukan kami.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dea, Dorce, Alter dan siapapun mereka ingin terlahir sempurna. Memiliki dua kromosom seks, tidak berharap diberi lebih. Menjadi bukan sebagai setengah perempuan atau setengah lelaki. Namun, hanya Tuhan-lah sang kuasa yang sanggup menghadirkan umat-Nya begitu unik satu dengan lainnya. Lalu, ada apa di balik rencana Tuhan mencipta mereka, ingin membuat dunia penuh warna, begitu berbeda?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kami pasti menemukan jalan, cinta, dan jati diri kami jika kalian bersedia membukakan pintu. Karena hanya dengan menerima kami di tengah-tengah kalian, kemesraaan hidup berdampingan bersama di bumi ini akan tercipta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan biarkan kami unik dan istimewa dengan cara kami sendiri, namun jangan sesekali perlakukan kami beda yang 'keblabasan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mylivesignature.com/" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://signatures.mylivesignature.com/85808/ermaya/0d27ca2d76e49d754e835665d18b33a0.png" style="border: 0pt none ! important; background: none repeat scroll 0% 0% transparent;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-1665458511478123547?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/1665458511478123547/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/kaum-terpinggirkan-mencari-cinta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/1665458511478123547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/1665458511478123547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/07/kaum-terpinggirkan-mencari-cinta.html' title='Kaum Terpinggirkan Mencari Cinta'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/TD1i9nO9kYI/AAAAAAAAADg/Qndv78K9AF0/s72-c/transgender.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-117414135191512740</id><published>2010-05-24T16:19:00.007+07:00</published><updated>2010-05-26T13:48:47.677+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affairs'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='senja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='luka'/><title type='text'>Luka Senja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S_pFr3Us6JI/AAAAAAAAADY/NjB6SvVD6lM/s1600/lukasenja.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 162px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S_pFr3Us6JI/AAAAAAAAADY/NjB6SvVD6lM/s200/lukasenja.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5474764916909729938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Perjumpaan ini tak kuduga, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dear&lt;/span&gt;..Di ujung senja, tepatnya kami bertemu dalam satu atmosfer yang sama. Begitulah dunia yang begitu luas ini ternyata cukup sempit bagiku, kamu dan dia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Senja, Jumat itu, rupanya berbaik hati. Bersama senja, kaki-kaki kecil ini melangkah gontai memasuki ruang favorit kita, dulu. Disanalah dunia kita, pria gelapku. Kurindui selasar ruang penuh deret keping-keping CD yang tertata rapi di raknya, tenggelam dan larut bersamamu di sana. Masih mampu inderaku mencium aroma tubuhmu di senja itu. Sayang, sekarang kau tak lagi dekat erat padaku. Harapku, senja kala itu bisa membantuku menemukan kembali sosok bayang tegap kekar tubuhmu disana,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ahh..tapi meski kita jauh sekarang, kau ternyata masih inginkan aku menceritakan kisah-kisah dalam film yang sudahlah membuat hari-hariku dijerat penat, tanpamu. Ada yang seru, kau tahu? Sudah kujanjikan padamu kan, aku ingin ceritakan tentang Hans Landa yang bengis dan tiga idiot yang sangat konyol minta ampun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sayang, senja menipuku, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Ternyata diam-diam senja berkonspirasi denganNya. Atas kuasaNya, senja malah mempertemukan aku dengan wanitamu itu.. di tempat yang menjadi tempat favorit kita, dulu itu. Siyal bukan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Argghh!! mengingat senja dan dia, kini seperti membuka luka, kau tahu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Semoga kau masih ingat, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dear&lt;/span&gt;, senja menghangat itu selalu menjadi milik kita. Karena dia, kita dipertemukan, meski hanya sampai di batas senja saja, saat itu aku bisa memilikimu seutuhnya, sebelum aku melepas topeng dan terbang menuju langit, memasuki duniaku yang abadi, dunia nyataku. Semoga masih teringat diingatanmu, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, di antara selasar toko itu, mata kita saling bicara, dan merindu syahdu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan kini, kau tahu? aku tak lagi suka senja,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bodoh saja aku masih mau mengingat senja kita, kini senja malah memaksaku mengingat jelas bola mata sayunya, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;gesture&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; tubuh juga busana yang membalut tubuhnya. Ya, semua yang dimiliki wanitamu itu. Sempurna. Seakan dia melekat erat dalam memori, menari-nari di pelupuk mataku. Dia mengejekku. Ugh!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, senja itulah saksi pertemuan aku dengannya, wanitamu. Dua anak manusia yang miliki satu hati dan satu jiwamu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Begitu dekatnya kami, hingga bisa tertangkap lewat sudut mataku, dia sedang memandangku, sangat detail dari atas ke bawah. Jangan-jangan dia pernah merasa bertemu denganku, dalam mimpinya mungkin? Ataukah harus kuperkenalkan diri, akulah mimpi buruknya?.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hai, wanita, kau seperti sedang menebak siapa aku. Tapi ketahuilah, kau sudah mengenalku, jika saja kusebut, aku adalah adik temanmu, wanita gelap priamu kini&lt;/span&gt;" Aku polos saat itu, hingga senja mengubahku seperti sekarang ini. Menjadi penghangat raga priamu, yang kau tahu, wanita, diam-diam priamu senang menelusupkan bayangku dalam imajinya saat dia mendekap erat tubuhmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ah, andai saja kau hadir di tengah-tengah kami saat itu, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, akankah kau bersedia membenci senja dan tak akan lagi mau menemuiku di senja milik kita?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tak tahulah aku.., dan aku mencoba untuk tak peduli, meski itu begitu perih menggores hati. Tapi jika pun kau hadir di tengah kami, kuyakin matamu sudah memberikan jawabnya, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;..tak usah pula bibirmu berucap "maaf.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan aku kembali bersama senja..membawa luka, menikmatinya dan Tracyanne Campbell yang menangis, bersama petikan gitar 'Tears for Affairs' yang mengalun lembut, memberiku penghiburan..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dear&lt;/span&gt;, sejauh apa kau sekarang dariku..semoga kau bisa rasakan juga nikmatnya luka karena senja..senja kita dulu dan senja saat itu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Shedding tears for affairs&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;I’m a funny little thing&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;I can tell you this for nothing&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Affairs don’t win&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Can you handle one more dirty secret one more dirty night&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Is it true what they say&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Will it make us go blind&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;di publish juga di&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2010/05/25/luka-senja"&gt; sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-117414135191512740?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/117414135191512740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/05/luka-senja.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/117414135191512740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/117414135191512740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/05/luka-senja.html' title='Luka Senja'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S_pFr3Us6JI/AAAAAAAAADY/NjB6SvVD6lM/s72-c/lukasenja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-672978823220816146</id><published>2010-03-17T16:40:00.004+07:00</published><updated>2010-03-27T08:59:23.682+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='topeng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pesta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='farewell'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Barra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kiss'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='salah'/><title type='text'>Farewell Kiss: Cinta yang [mungkin] Salah..</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S6ClMpX920I/AAAAAAAAADQ/k412OyDilMU/s1600-h/fk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 198px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S6ClMpX920I/AAAAAAAAADQ/k412OyDilMU/s200/fk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449537185801689922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bisa kita ketemu, Lana? karena esok aku sudah harus berangkat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pesan singkat itu melenyapkan sejenak pikiran Lana tentang materi-materi presentasi yang memenuhi kepalanya sejak tadi pagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tersenyum Lana membaca pesan Bara. "a&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hh, bukan kamu namanya jika bisa seenak hati seperti ini, Bar..&lt;/span&gt;" Ya, bagi Lana, Bara lebih mirip siluman daripada seorang flamboyan sinting, yang suka muncul tiba-tiba dan lalu menghilang lama dari hidup Lana. Pesta topeng yang berakhir debat panjang di ranjang mereka adalah pertemuan terakhir keduanya. Sayang keliaran&lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/02/pesta-topeng.html"&gt; pesta topeng&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; itu harus menyisakan debat sengit tentang siapa yang paling hebat diantara mereka. Konyol. Dua petualang saling beradu, tak hanya tubuh tapi juga ego yang sama-sama kuat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Siang itu sebenarnya bukan waktu yang tepat. Lana terbentur jadwal presentasi dengan sang owner yang "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;gila!..ganteng banget!&lt;/span&gt;". Lana rupanya telah diam-diam menyusupkan bayangan kekar tubuh sang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt; owner&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dalam imaji liarnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Selalu waktu tak pernah berpihak pada Lana dan Bara. Sedikit celah yang bisa tertembus, itu sudahlah cukup bagi mereka menjelma menjadi nakal sebentar saja. Kali ini Lana berniat tak ingin bermain ego, melenyapkan sejenak kesinisannya pada Bara. Ia ingin menghargai usaha Bara bertemu dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"oke, akan kuusahakan datang sebelum jadwal presentasiku, Bar..," balasan pesan untuk Bara tersirat ketidakyakinan Lana. Dalam kecemasannya, Lana memanggil Tuhan.."&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tuhan, bukalah celah itu untukku, biarkan aku menjadi pendosa kali ini..ganjaran neraka apapun itu nanti akan kuterima&lt;/span&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bergerak cepat Lana mempersiapkan diri. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;wish me luck&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;! &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lana&lt;/span&gt;!," Doa Lana dalam batin, sedikit cemas. Bayang Bara dan si pria putih nan gagah, sang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;owner&lt;/span&gt; terus berkelebatan di pikiran dan matanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sejenak ditatapnya lekat materi presentasi yang telah siap di atas meja kerja Lana. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;maaf,..aku harus menghilang sebentar untuk menemui si pria bengal itu, hanya satu jam saja, tidak lebih, kok&lt;/span&gt;" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di dalam kamar mandi, Lana sibuk mematut diri di depan cermin. Dipulasnya bibir tipis itu penuh nuansa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;orange matte&lt;/span&gt;, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kau pasti akan suka melumatnya nanti di lift favorit kita, Bar,&lt;/span&gt;". Segar harum&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt; Benneton&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; memerciki tubuh Lana,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt; full energy and passion&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;siang ini jadwalku menjatuhkan dua pria sekaligus,&lt;/span&gt;" Lana tersenyum, membenarkan kerah bajunya dan beringsut keluar kamar mandi. Ditariknya nafas begitu dalam, ada sedikit tenang yang menelusup jiwanya, menentramkan batin Lana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seperti mimpi. Di hadapannya kini telah berdiri sosok bengal yang "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngangenin&lt;/span&gt;" itu. Tak seperti biasa, Bara yang selalu tampil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;parlente&lt;/span&gt;, kini tampak dalam ke-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;rebel&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;-annya. Kaos merah kusut &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;quicksilver&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, celana jeans belel robek di lutut dan sepasang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt; sneakers&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; butut, terlihat juga ransel buluk yang tergantung di sandaran kursi resto. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;i like u'r outfit&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;itu sangat sesuai dengan sisi dirimu yang liar, Bar&lt;/span&gt;" Lana memuji Bara dalam batinnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seperti biasa, tak ada peluk kecup setelah lama tak sua. Hanya sedikit aneh saja dirasa Lana. Bara mengangsurkan tangan untuk berjabat tangan. Sepersekian detik Lana digempur rasa aneh, "t&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ak biasanya..,&lt;/span&gt;". Namun segera Lana tersadar dan membalas jabat erat tangan Bara yang menghangat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pertemuan siang itu adalah permintaan Bara bertemu Lana untuk yang terakhir kalinya. Dalam waktu yang lama petualangan mereka akan tertunda atau lebih parahnya mungkin bakal diakhiri selamanya. "&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;i'm ready for that&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Toh, sudah sering kau datang dan pergi sesuka hatimu, kan Bar?, Petualang macam kita ini kan tak pernah berada dalam satu tempat, selalu ada keinginan menaklukkan yang lainnya"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lana sangat paham betul dirinya, juga pribadi Bara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;so&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, telah kuputuskan menuntaskan keliaran itu denganmu, dan aku ingin mencari penggantimu, Bar.." sebelum Bara mengakhiri kegilaan mereka, Lana ingin memulainya lebih dulu, menuntaskan kelananya bersama Bara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kilat mata nakal Bara terpancar kekagetan, tenggorokannya tercekat, nafasnya sesak, sebuah senyum kecut pun tersungging paksa. "hmm..kenapa begitu?, telisik Bara ingin tahu. "aku hanya ingin berhenti..itu saja". Lana berkelit. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bohong&lt;/span&gt;!" protes batin Lana. Dia hanya mencoba mengabaikan perasaannya yang sebenarnya sudah mulai kompleks pada Bara. "J&lt;span style="font-style: italic;"&gt;angan tanyakan kapan rasa itu muncul menyesakkan dada, Bar..aku pun tak tahu, dia datang tiba-tiba mengobrak-abrik bilik hatiku&lt;/span&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bara ingin memaksa masuk, mengintip ke dalam bilik hati Lana, hanya saja Bara takut Lana tak memberinya ijin dan malah menutup rapat pintu itu. Entah setan sinting apa yang mampir di tubuh Bara, siang itu, mendadak Bara yang arogan menghilang tiba-tiba menjelma wujud Bara yang mengiba.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;be wild and naugthy only for me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, Lana..toh, aku pasti akan kembali" Bara terpaksa harus menahan Lana agar tak berhenti menemaninya atau dia akan jadi gila. Lana terkekeh dalam batin. Hatinya melonjak-lonjak kegirangan "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;aku suka wajah mengibamu itu, Bar..mirip kawan Shrek&lt;/span&gt;, si &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Puss In Boots&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;". Lana seakan tak peduli batin Bara yang tersiksa dan malah asik bermain dengan imaji usilnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seorang Bara yang percaya diri masih sangat yakin Lana belum ingin berakhir dengannya. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kau tahu Lana, bahkan namamu telah memenuhi bilik hatiku hingga jadi sesak begini&lt;/span&gt;" Bara menekan dada. Perempuan lembut yang bisa sangat sarkastik seperti Lana, dan selalu menilai Bara buruk dan tak pernah hebat justru telah berhasil meruntuhkan tembok keangkuhan yang telah dibangun Bara begitu kokoh. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;silahkan, kau boleh tertawa sinis, Lana..tapi inilah yang gue rasakan&lt;/span&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bara menatap Lana begitu lekat, seperti tak bisa lepas memandang Lana yang duduk disampingnya. Lana malah terlihat sibuk menikmati es campur dan perasaannya yang campur aduk. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Elvis Costello&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; bersama '&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;She&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;' nya yang sayup-sayup terdengar di dalam resto pun seakan mengajak Bara ikut tenggelam dan terbuai pesona Lana. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;damn! aku memang sangat benci kau melawanku dengan sarkastikmu tapi aku juga tak kuasa menolak kelembutan dan sisi sensualmu yang liar, Lana..&lt;/span&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bodoh! jika ini ternyata sebuah cinta, aku tak peduli Lana..!!&lt;/span&gt;", Bara merutuki diri, karena hatinya tak mampu menerjemahkan sinyal-sinyal bernada indah yang dikirim ke syaraf-syaraf otaknya. Parah! bibirnya mendadak kaku dan lidahnya jadi kelu. Rupanya ego yang telah berada di titik nadir masih ingin menguasai Bara. Bara memilih mengunci pintu hatinya rapat-rapat agar Lana tak bisa mengintip isi di dalamnya. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;maaf, aku masih terlalu malu untuk menelanjangi diri dan perasaanku padamu lebih dalam, Lana&lt;/span&gt;". Atas nama ego, Bara menjadikan 'ke-malu-an'nya sebagai senjata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pergulatan batin Bara terhenti..Lana akhirnya memberikan harap dan jawab itu..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;we'll see&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;," jawab Lana malah menggantung harapan Bara di langit-langit. "karena aku sangat memahamimu, harapan besar itu tak perlu kuberikan padamu, Bar..tak perlu juga susah-susah kau berusaha menahanku seperti ini" jauh di dasar hatinya Lana tak suka. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Arggghh!!&lt;/span&gt;" teriak batinnya protes. Namun Lana sadar tak ingin terjebak ke dalam jurang Bara. Setidaknya bermain tarik ulur bersama Bara seperti ini akan memberinya penghiburan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dalam kebencian atas rasa sebalnya yang nikmat, Lana menyisakan sedikit harap. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;jika saja aku tahu kau mengikatku bukan karena kuasa egomu semata, aku akan mengijinkanmu bermain-main di bilik hatiku, Bar&lt;/span&gt;" Lana menatap mata Bara, mencoba mengais jawaban yang entah kapan muncul. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;jika bibirmu kaku beku, matamu seharusnya bisa membantu memberikan jawaban itu kan, Bar?&lt;/span&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pesta topeng masih berlangsung sangat seru. Begitu kuat erat dua petualang saling menjaga topeng di wajah mereka agar tak terlepas. Lana menggantung Bara, dan Bara yang terlalu malas mengakui rasanya lebih memilih membentengi diri dan larut dalam jumawa. Kejumawaan Bara yang akhirnya selalu berbalas kesinisan Lana. Ah..sampai kapan dua petualang sinting ini akan berdamai [dalam cinta]? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;entahlah!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tak sadar waktu bergulir begitu cepat. Satu jam seperti terbuang percuma karena debat batin mereka. "sudah waktunya kita berpisah, Lan..presentasi penting itu menunggumu, bukan?" Mengingat presentasi, perut Lana mulas tiba-tiba. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;shit!,&lt;/span&gt; setelah kau, kali ini aku harus berhadapan dengan makhluk ganteng itu". Lana harus bersiap, si boss tampan bakal menelanjanginya di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;meeting room&lt;/span&gt;. "kalau presentasi gue gagal, siap-siaplah gue&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt; ambles &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ke dalam perut bumi, Bar..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;he's cute!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Bara terkekeh. Ada &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/cemburu-yang-mengendap.html"&gt;cemburu yang mengendap&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; di ruang batinnya. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;siyal&lt;/span&gt;!!"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pesta, topeng dan petualangan mungkin sudah tak akan menjadi bagian dari kegilaan hidup dua petualang sinting, Bara dan Lana. Perpisahan ini harus tetap indah meski ada pertanyaan besar, tentang rasa, cinta dan cemburu yang menjebak mereka dalam pusaran badai memabukkan. "ijinkan aku menciummu untuk yang terakhir kalinya di&lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/090909.html"&gt; lift favorit&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; kita itu, Lana?. Ya, lift yang sepertinya percuma terpasang di resto itu adalah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;oase&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; yang menawarkan kenikmatan untuk mereka singgahi. "kau kan tahu, Bara, aku selalu membolehkan kamu membawaku terbang ke langit tujuh bersamamu di dalam lift itu. kuterima tawaranmu meriahi suasana sepi di dalamnya. Tanpa kita, tiga tahun lamanya lift itu akan lembab, dingin dan kosong. Karena hanya kita yang mau memasuki celah di dalamnya." dikerlingkannya mata nakal Lana menggoda Bara.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Desah, lenguh lepas menghantar Bara dan Lana saling memagut, menghisap manisnya madu bibir yang saling beradu. Perasaan lega telah menyusup ke dalam ruang hati mereka. Inilah obat penawar atas batin mereka yang tersiksa karena datangnya cinta yang mungkin salah. Namun meski tanpa cinta atau tidak, Bara dan Lana harus kembali ke dunia nyata mereka. Tanpa topeng, pesta dan petualangan [lagi].&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dipublish juga di &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2010/03/22/farewell-kiss-cinta-yang-mungkin-salah.html"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-672978823220816146?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/672978823220816146/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/03/farewell-kiss-sebuah-cinta-yang-mungkin.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/672978823220816146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/672978823220816146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/03/farewell-kiss-sebuah-cinta-yang-mungkin.html' title='Farewell Kiss: Cinta yang [mungkin] Salah..'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S6ClMpX920I/AAAAAAAAADQ/k412OyDilMU/s72-c/fk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5637972555099201244</id><published>2010-03-06T12:30:00.002+07:00</published><updated>2010-03-06T12:36:07.436+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bahagia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rumit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rubik'/><title type='text'>Rubik Ibarat Hidup, Rumit tapi Menyenangkan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S5HpuXy6vpI/AAAAAAAAADI/zkr2iCrTW6E/s1600-h/rubik.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 144px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S5HpuXy6vpI/AAAAAAAAADI/zkr2iCrTW6E/s200/rubik.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445390407338475154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;sebuah &lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2010/03/05/rubik-ibarat-hidup-rumit-tapi-menyenangkan"&gt;repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rubik itu rumit, dan saya selalu tak pernah berhasil memecahkan teka-teki si kubus mekanik ini. Daripada main rubik, lebih mending buat saya bermain &lt;span style="font-style: italic;"&gt;puzzle&lt;/span&gt;, mencari kepingan-kepingan yang hilang dan lalu menyatukannya dalam satu&lt;span style="font-style: italic;"&gt; frame&lt;/span&gt;. Bermain &lt;span style="font-style: italic;"&gt;puzzle&lt;/span&gt; pun seperti bermain-main dengan kenangan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memainkan kotak bersusun itu ternyata sukses membuat saya menghabiskan banyak hari, minggu bahkan bulan. Pusing!. Saya terjebak dalam putaran masalah yang terwujud pada kotak-kotak itu yang tak kunjung bisa diselesaikan teka-teki rumitnya. Saya harus dihadapkan pada kesalahan yang sama saat memutar, menggeser kotak-kotaknya. Lalu bagaimana mungkin saya bisa menyelesaikan masalah (kotak) itu dalam waktu hanya 10 detik saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata bermain rubik secara otodidak membuat saya melihat suatu permasalahan begitu sangat menarik. Sangat kompleks!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rubik memiliki enam sisi dan enam warna yang berbeda. Sebuah tugas berat menyatukan tiap sisinya dengan warna yang sama. Butuh harmonisasi dan kesempurnaan. Itu berlaku untuk sebuah kubus mekanik.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Namun tak berlaku bagi hidup yang memang kadang tak selalu dirasa sempurna dan harmonis bukan?. Sisi-sisi rubik diibaratkan dalam hidup sebagai keluarga, teman, karir atau percintaan. Satu sisi yang satu memiliki korelasi yang kuat dengan sisi lainnya. Keluarga yang hangat dan teman yang baik namun tak pernah beruntung dalam hal percintaan adalah sedikit contoh. Sisi-sisi lain itulah yang melengkapi hidup kita, membuat hidup jadi terlihat sempurna, lengkap dan harmonis.&lt;/blockquote&gt;Menyelesaikan rubik tak hanya sekedar mengacaknya dan lalu berharap sebuah kebetulan dapat menyusunnya dengan sempurna. Saya sering mencobanya seperti itu, dan hasilnya sangat sulit untuk mengulangi hal yang sama. Ternyata memang butuh rumus dengan beberapa langkah-langkah yang berbeda. Pantaslah rekor rubik lalu terus menerus terpecahkan.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Mengandalkan keberuntungan dalam pencapaian hidup memang mengasyikkan, berharap saja kita selalu beruntung seperti si Untung di serial Donal Bebek. Keberuntungan sayangnya tak selalu menjadi milik kita. Butuh kerja keras jika ingin mewujudkan mimpi. Perjuangan hidup seberat apapun itu, dalam jungkir balik dan tangis darah yang menyertai, jika kita benar-benar bisa menguasai medan beratnya, maka kita akan menang dan berhasil memecahkan yang rumit sekalipun dalam hidup.&lt;/blockquote&gt;Langkah menyusun sisi demi sisi atau baris demi baris rubik bukanlah hal yang mutlak. Formula yang berbeda kadang memunculkan kondisi step by step yang berbeda-beda. Namun meski diselesaikan dengan formula yang berbeda, toh tujuannya tetap sama, bukan? yang penting harmonisasi dan kesempurnaan terwujud.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Seperti percintaan, kadang kita menemui kasus patah hati gara-gara diselingkuhi atau lebih parahnya ditinggal pergi atau mati. Dalam hal pekerjaan dan karir, seringkali diserang rasa tak puas atas pencapaian karirnya. Kuncinya hanya satu,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; be survivor&lt;/span&gt; di situasi yang kritis sekalipun. Semua punya hak untuk menentukan pilihan dalam hidupnya dan bahagia dalam kondisi apapun itu.&lt;/blockquote&gt;Kesalahan dalam hidup adalah pembelajaran untuk menjadi lebih dewasa. Semakin sering dihadapkan pada banyak kesalahan, harapannya justru semakin pintar dan tahu celah bagaimana menyelesaikan masalah. Seringnya menghadapi masalah besar seharusnya membuat kita semakin survive menghadapi hidup yang sesungguhnya sangat kejam. Percaya saja segalanya akan indah pada waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar menyusun kotak-kotak acak itu seperti juga kita yang tengah belajar berdiri dari jatuh bangunnya menghadapi hidup. Proses pembelajaran memang tidak bisa dilalui dalam waktu yang singkat. Justru proses rumit dan sulit yang berjalan itu akan terlihat lebih indah dan seru dibandingkan saat pencapaian keberhasilan menaklukkan ribetnya si kubus mekanik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup tak selalu memberi apa yang kita mau dan ingini. Bukan juga tentang apa yang kita miliki. Tak selalu merasa bahagia, itu pun wajar. Dan hidup tak selalu berada di jalan yang lurus, karena adakalanya kita butuh kelokan, naikan dan turunan untuk bisa menaklukkan medan jalan yang sulit dan berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun sulitnya hidup, harapan tak boleh putus. Bersyukurlah atas setiap hal yang sudah kita raih dan miliki. Kemaslah rasa sedih lebih ringkas dan simpel agar tak terlalu berat memikul beban hidup. Dan meski melalui jalan yang berkelok-kelok, tetaplah waspada untuk selalu berada di garis lurus, tetap dalam bimbingan sang maha hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;So&lt;/span&gt;, rubik memang rumit, tapi akan menyenangkan jika kalian mau berjuang keras memecahkan segala teka-teki di dalamnya..dan saya yakin kamu akan bahagia setekah berhasil melewati segala kerumitannya. Cayo!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wish me luck ya&lt;/span&gt;!..saya sedang berjuang mengatasi si kubus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;njelimet&lt;/span&gt; ini..untungnya ditemani segelas besar kopi susu..:D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-5637972555099201244?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/5637972555099201244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/03/rubik-ibarat-hidup-rumit-tapi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5637972555099201244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5637972555099201244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/03/rubik-ibarat-hidup-rumit-tapi.html' title='Rubik Ibarat Hidup, Rumit tapi Menyenangkan'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S5HpuXy6vpI/AAAAAAAAADI/zkr2iCrTW6E/s72-c/rubik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5350777888849669589</id><published>2010-02-16T14:23:00.004+07:00</published><updated>2010-02-16T14:46:56.766+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pria'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bad boy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='no hard feeling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sombong'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='something in my mind'/><title type='text'>Bad Boy Berkata: No Hard Feeling, Dear</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S3pMqPYUMvI/AAAAAAAAADA/47NVJUuK3zc/s1600-h/badboy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 146px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S3pMqPYUMvI/AAAAAAAAADA/47NVJUuK3zc/s200/badboy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438743788570030834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seorang pria yang kamu temui di sebuah pesta, begitu sangat menarik hati. Siapa yang bisa tahan dengan pesonanya? 'Jatuh bangun' kamu mencoba membuatnya bertekuk lutut di hadapanmu. Hingga akhirnya kamu berhasil 'menjatuhkan' sang casanova, pria bertanduk iblis. Namun, setelah terjalin kedekatan itu, kamu sadar dia begitu egois dan sangat tak setia. Pantaslah lalu kamu juluki si pria ini, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bad boy &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;sering diidentikkan dengan perilaku pria dengan karakter sifat negatif yang melekat pada dirinya. Pria yang over percaya diri, sangat sombong, pria yang lebih mementingkan egonya, tak menghargai perempuan, tak pernah peduli apa pendapat dan penilaian orang lain tentang dirinya, juga memberlakukan '&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;no hard feeling&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;' pada setiap hubungannya dengan wanita.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tak dipungkiri, pesona &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bad boy &lt;/span&gt;begitu kuat 'membius' kaum hawa. Perlakuannya yang kadang buruk terhadap kamu tertepiskan begitu saja, karena ternyata kamu justru berpikir sedang diperlakukan menjadi perempuan seutuhnya. Hati-hati, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa sih yang membuat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; begitu menarik?. Sebelum ini terjawab, bertanyalah pada dirimu sendiri, mengapa kamu bisa 'jatuh' pada pria tipe ini. Jawaban itulah yang akan mengarahkanmu untuk menemukan 3 alasan berikut ini:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bisa berubah&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di mata wanita, pria tipe ini adalah sosok yang harus diselamatkan untuk menjadi 'pria baik-baik'. Dan wanita berusaha sekuat mungkin menjadi '&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;hero&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;', yang mampu menaklukkan hati seorang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Insting keibuan wanita muncul begitu kentara saat melihat si pria &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bad boy &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;terlibat masalah, dan menjadi tanggung jawab mereka untuk membantu pasangannya keluar dari masalah yang membelit. Ini memang baik. Tapi kenyataannya, pria tipe&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; tak ingin diselamatkan. Mereka justru menikmati dan jumawa dengan jati diri mereka yang dipenuhi dengan masalah-masalah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka tahu kelemahanmu&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Wanita mana yang tak tertarik dengan ajakan kencan spesial dari prianya, dan si bad boy sangat lihai melakukan itu. Jika menyangkut kencan, ide-idenya bolehlah dinilai sangat kreatif, yang mungkin tak pernah terpikirkan oleh pria lain. Nah, justru inilah kelemahanmu yang coba dimanfaatkannya. Tak dipungkiri, wanita ingin seorang pria lebih aktif, agresif. Inilah yang membuat sebagian kaum hawa tergoda menyelami sisi terdalam&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Sikap yang ditunjukkan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; ini dianggap wanita bahwa mereka memiliki tujuan hidup, padahal jauh di dalam hati mereka, hanyalah untuk membuaimu dalam pesonanya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menyenangkan. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; memiliki kadar kepercayaan diri yang sangat tinggi. Saat masuk ke dalam sebuah ruangan, pandangannya selalu 'menyapu' seluruh penjuru ruangan dan lalu melecutkan daya tarik orang-orang di pesta itu. Dirinya terlahir sebagai si populer, dengan pribadi yang begitu menyenangkan, membuat wanita tak ingin mengalihkan dunianya pada yang lain. Sikapnya yang senang menjadi pusat perhatian begitu dinikmatinya dan ia hanya peduli dengan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Telah jelas tiga alasan ketertarikanmu pada si&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, saya beberkan ini untuk kamu, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ladies&lt;/span&gt;. Pun kamu pasti telah bisa memaklumi pria-pria tipe ini memang sangat menarik dan menantang untuk ditaklukkan. Namun, segala kendali tetap ada pada dirimu sendiri. Jika kamu terbius pesonanya dan tergoda, pikirkan sekali lagi apakah ini memang benar-benar serius kamu lakoni atau sekedar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; have fun &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Biar kamu tak kecewa kencan dengan seorang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, terapkan beberapa strategi tarik ulur. Ini bakal menyenangkan buatmu dan bikin si &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; tak bosan. Ingat,&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bad boy&lt;/span&gt; seperti keripik kentang, sekali kamu mengencaninya, kamu akan terus menginginkannya sampai kamu benar-benar muak.&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Having fun&lt;/span&gt; saja&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Bad boy tak pernah serius menanggapi cinta atau perasaanmu, karena itu terapkan aturan main, bahwa ini '&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;just for fun&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;'. Nikmati saja pengalaman menjalani hubungan dengan seorang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Dengannya kamu tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Isi waktu luangmu dengan banyak kegiatan menyenangkan meski tanpa dia berada dekatmu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Open your self&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Meski kamu menikmati hubungan dengan si bad boy, saya sarankan untuk tetap membuka diri dengan orang lain. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Never say never&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dengan tawaran seorang teman yang ingin memperkenalkan kamu dengan teman prianya. Kepastian hubunganmu dengan si &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, kamu kan tak pernah tahu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah larut dalam permainannya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Tetaplah waspada dan pelajari terus bagaimana perlakuannya selama ini terhadap wanita-wanita lain. Bersikaplah sedikit cuek, jika memang tak perlu, tak usah membalas SMS nya, atau menerima telponnya. Tak perlu menjadi kekasih yang selalu ada untuknya, karena saya yakin dia juga tak pernah merasa ada untuk kamu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu bersusah payah mengubah perilakunya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Ini mengacu pada alasan pertama, yang coba saya ulas di awal tadi. Tak ada cinta atau perasaan apapun untuk kamu, '&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;no hard feeling&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;'. Dan itu berarti kamu tak perlu sekuat tenaga membuatnya jatuh cinta padamu. Karena pria-pria macam ini hanya sekedar umbar janji tentang cinta, komitmen atau hal manis lainnya. Tak akan pernah ada &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;happy ending&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dengan pria-pria &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi sang navigator&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Saat berhubungan dengan si&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, kamu harus bisa pegang kendali dalam menentukan arah hubungan. Jangan beri kesempatan si dia 'menyetir'mu. Biasakanlah diri untuk tak pernah berharap ia akan menelponmu atau kamu terlalu larut dalam pertanyaan 'apakah ia mencintaimu?'. Sedikit jual mahal. Justru itulah poin pentingnya, bukan dia yang kamu taklukkan, tapi berkebalikan, dia malah tertantang menaklukkan seorang kamu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hargai diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Seorang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; suka bersenang-senang, dan seks adalah pelengkap agar hubungannya dengan wanita-wanita itu menjadi lebih meriah. Tetaplah waspada meski seks tak menjadi soal bagi kamu saat berhubungan dengannya. Namun jika tak inginkan seks dengannya, bersiaplah hubungan itu tak akan lama. Hargai dirimu sepenuhnya. Meski menyenangkan, tapi jangan pernah mengorbankan integritas dan harga dirimu demi seorang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putuskan kapan kamu harus mundur&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Perilaku bad boy memang terkadang menyakitkan dan mungkin tak bisa dimaafkan. Jangan salahkan dirimu atas hal itu, terimalah resiko dan konsekuensinya berpacaran dengan seorang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;bad boy&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Sebelum dia memutuskan dan berlalu meninggalkan kamu, lakukan itu lebih dulu. Hentikan pertemuan dan putuskan komunikasi dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipublish juga di &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2010/02/09/bad-boy-berkata-no-hard-feeling-dear"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-5350777888849669589?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/5350777888849669589/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/02/bad-boy-berkata-no-hard-feeling-dear.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5350777888849669589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5350777888849669589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/02/bad-boy-berkata-no-hard-feeling-dear.html' title='Bad Boy Berkata: No Hard Feeling, Dear'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S3pMqPYUMvI/AAAAAAAAADA/47NVJUuK3zc/s72-c/badboy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-2192273561797489176</id><published>2010-02-16T11:58:00.009+07:00</published><updated>2010-03-27T08:51:32.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menonton'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hidup'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>Film, Sebuah Drama Kehidupan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S3ooRwXRuRI/AAAAAAAAAC4/iVRDAO0N_9E/s1600-h/watchmovie.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 118px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S3ooRwXRuRI/AAAAAAAAAC4/iVRDAO0N_9E/s200/watchmovie.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438703785508714770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Duduk manis di depan TV, memutar CD sewaan seharga Rp 3000 rupiah per keping film. Inilah hemat cara tepat menikmati hidup. Harap maklum, nonton di bioskop sudah lama keluar dari agenda rutin saya sejak menikah dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;having the baby.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan menonton film tanpa cemilan terasa kurang mengigit. Setengah batang coklat 'keras' karena lama tersimpan beku di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;freezer&lt;/span&gt; atau cemilan apa saja di atas meja, asal bukan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;expired date&lt;/span&gt;, sikat saja!. Kaki boleh narsis dalam gaya apapun. Bersila, selonjor, duduk a la penikmat nasi rames di warteg, asal jangan ngangkang, yang itu lain soal.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pria saya tak bersedia menemani menonton film, dengan alasan filmnya terlalu '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;menye-menye&lt;/span&gt;', minus&lt;span style="font-style: italic;"&gt; jeder-jeder&lt;/span&gt; dan tendangan maut a la Bruce Lee, maka bolehlah saya diperkenankan ditemani yang lain. Sebentuk guling kumal yang wanginya menenangkan, mengalahkan wangi aromaterapi, campuran keringat, bau shampoo dan parfum Benneton&lt;span style="font-style: italic;"&gt; B-Clean&lt;/span&gt; favorit saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Inilah salah dua cara saya menikmati hidup dengan menonton film. Karena 'salah satu'nya adalah menulis. Merugilah saya jika hidup tak bisa dinikmati, toh saya hidup hanya '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mampir ngombe&lt;/span&gt;' *red-mampir minum* kan?. Tapi justru dengan hanya minum saja saya harus bersyukur, bahwa Tuhan masih mengijinkan saya menikmati segarnya air kehidupan. Membasuh jiwa saya yang kering kerontang.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Film adalah hidup, dan hidup adalah film dalam skenario maha panjang yang ditulis dalam buku takdir sang maha hidup, Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Scene by scene&lt;/span&gt; film yang lewat di depan mata saya bergerak normal, sempat melambat demi memberi jeda saya untuk berpikir, lalu secepat kilat membawa saya melaju ke puncak cerita. Butuh sedikit '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;flashback&lt;/span&gt;' untuk menangkap '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;clue&lt;/span&gt;' agar misteri hidup terpecahkan. Menjadi hebat, jika film itu lalu diberi sentuhan '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;twist&lt;/span&gt;', karena saya suka itu. Berputar menggila dalam pusaran kehidupan layaknya menaiki &lt;span style="font-style: italic;"&gt;rollercoaster&lt;/span&gt;, sedikit mabuk tapi seru. Saat itulah sejenak menjadi 'manusia bebas', lepas dari rantai yang membelenggu.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Seperti itulah saya melihat hidup saya yang terwujud dalam roll demi roll film yang berputar. Hidup saya kadang bergerak normal, seperti melaju di atas jalan mulus beraspal. Tak ada derak kerikil yang mengganggu perjalanan hidup saya. Lalu tiba-tiba 'Tuhan Polisi' menegur, meminta saya melambatkan laju, rupanya ada perbaikan jalan. Perjalanan hidup saya terganggu, tentu saja, tapi saya mengambil hikmahnya. Jika tak diperbaiki sekarang, saya tak yakin bisa kembali melanjutkan perjalanan dan selamat sampai tujuan. 'Tuhan Polisi' memberi saya kesempatan berhenti sejenak agar saya menenangkan kerja otak dan hati yang terkena '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;chaos&lt;/span&gt;', sejenak merenung dalam hening, menenangkan batin yang dilanda badai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kemrusung&lt;/span&gt;.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Film bagi saya, seperti sebuah cermin diri. Ada pribadi saya yang persis sama di dalam film itu. Aktor dan aktris yang berperan di sana saya akui hebat, mereka pintar memainkan 'watak' saya. Sindiran-sindiran bermunculan dalam film bermuatan 'sarkastik', begitu kerasnya 'menampar' pipi. Tergelak-gelak saya dalam kemirisan. Namun tamparan itu setidaknya telah menyadarkan saya, bahwa 'oo..inilah pesan yang ingin disampaikan Tuhan pada saya, terselip pembelajaran bijak'.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal pilihan film, entah bagus atau tidak, seru atau biasa, saya lebih ingin menikmati saja apa yang akan bergulir di depan sana. Saya tak mau terlalu tahu apakah 'film' saya akan berakhir &lt;span style="font-style: italic;"&gt;happy ending&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sad ending&lt;/span&gt; atau menggantung tak jelas di angkasa. Tuhan, sang maha sutradara lebih punya kuasa untuk memutuskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dipublish juga di &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2010/02/15/film-sebuah-drama-kehidupan"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-2192273561797489176?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/2192273561797489176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/02/film-sebuah-drama-kehidupan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2192273561797489176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2192273561797489176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/02/film-sebuah-drama-kehidupan.html' title='Film, Sebuah Drama Kehidupan'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S3ooRwXRuRI/AAAAAAAAAC4/iVRDAO0N_9E/s72-c/watchmovie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-2485918463548962765</id><published>2010-02-05T13:23:00.005+07:00</published><updated>2010-02-06T14:59:28.976+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tattoo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nakal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bitchy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perempuan'/><title type='text'>Perempuan dan Tattoo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S2u7VBd5rAI/AAAAAAAAACw/Ltu5d4TdpSI/s1600-h/p_celebrity_tattoos_p13.500.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S2u7VBd5rAI/AAAAAAAAACw/Ltu5d4TdpSI/s200/p_celebrity_tattoos_p13.500.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434643345198132226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;blockquote&gt;Perempuan tidak ber-tattoo bebas masuk surga, sedang perempuan ber-tattoo bebas kemana saja, keluyuran rumah tengah malam, merokok, dan mereka dianggap memiliki perangai yang buruk dan nakal.&lt;/blockquote&gt;Hmm, sebuah pemikiran picik, sempit dan maha dangkal?. Tak heran, masyarakat kita belum terbiasa dengan pemikiran '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;open minded&lt;/span&gt;', karena masih terikat erat dengan adat ketimuran. Semua yang terlihat 'nganeh-anehi', tidak pada umumnya lalu ternilai negatif. Dan pepatah '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;don't judge a book by it's cover&lt;/span&gt;' pun terpatahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akui, saya suka perempuan ber-tattoo, mereka itu nyentrik nan eksentrik. Sempatlah beberapa hari sebelum menuliskan tentang tattoo ini, sebuah ide gila menghias tubuh dengan tatoo menghampiri saya. Jujur, ada keinginan itu. Meski akhirnya tertepis karena saya masih terlalu takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sekat agama menghalangi saya melakukan itu, dan saya tak berani mendobraknya. Tersebutkan bahwa sebuah dosa besar di kepercayaan saya merajah tubuh dengan tattoo. Ahh soal dosa atau tidak, masuk surga atau tidak, hanya Tuhan saja yang bisa memutuskannya, bukan? Namun tetap saja membayangkan dosa saya yang sudah bertumpuk banyaknya, belum lagi dikalkulasi dengan dosa besar yang satu itu, hati saya langsung nyeri, ngeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu, alasan lain pun jadi pertimbangan. Keberadaan saya dalam lingkup aturan norma-norma kemasyarakatan juga keluarga besar di sekitar saya tentu akan segera merespon cepat atau yang lebih parah 'menyerang' saya atas keputusan maha gila saya untuk ber-tattoo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm..jika sudah begitu, biarlah saja menjadi keinginan terpendam. Biar jadi mimpi terindah saya memiliki tattoo bergambar kura-kura besar di punggung. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;What?!..*weird of dream*&lt;/span&gt;..hihihihi :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan cukuplah saya menikmati hasil karya indah perempuan-perempuan ber-tattoo itu. Sebuah kata 'wow!' langsung terucap di bibir saya manakala berhasil mengintip dua dari sembilan tattoo cantik seorang Nicole Richie yang menghiasi kulit mulusnya. Sepasang sayap mungil di belakang punggung dan sebuah Rosario terpahat di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ankle&lt;/span&gt;-nya. Sangat cantik dan artistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nicole Richie dan semua perempuan-perempuan ber-tattto itu berani berekspresi, mengungkapkan rasa, menghargai karya seni. Merekalah perempuan-perempuan yang bersedia melalui rasa sakit dirajah jarum suntik dan rela-rela saja tubuhnya dipahat bak kayu. Terlukislah tubuh mulus bak kanvas itu dengan tinta warna-warni, tersematkan simbol, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;quote &lt;/span&gt;favorit bahkan replika foto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'T&lt;span style="font-style: italic;"&gt;he sign&lt;/span&gt;' itulah yang menandai sebuah momen penting dalam kehidupan mereka, pun sebagai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;handicap&lt;/span&gt; menuju keterkenalan mereka. Salut dan menjura untuk mereka karena telah berani memilih melalui rasa sakit itu demi menjadi terlihat seksi dan nyentrik. Sakitnya yang mereka rasa setimpal dengan nyeri yang mereka alami saat operasi pengecilan payudara dan liposuction dilakukan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The present is in your hands, dude!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bukti bahwa fungsi tattoo sudahlah bergeser, menjadi bagian dari nafas fashion dan tren gaya hidup. Tak lagi tattoo difungsikan sekedar sebagai penanda pencapaian fase-fase terpenting dalam kehidupan perempuan-perempuan suku saat mereka mencapai pubertas, menikah dan memutuskan memiliki anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak dipungkiri, kembali lagi hanya prinsiplah yang bisa memutuskan seseorang untuk 'menandai' tubuhnya. Tak ada guna sekedar ikut tren, jika hanya untuk kesenangan sesaat dan lalu menyesal memiliki 'tanda' itu. Akan jadi sebuah keterpurukan jiwa saja. Itu dialami seorang Kelly Osborne yang memberi saran pada anak-anak muda untuk tak ber-tattoo. Saat interview-nya dengan Access Hollywood,&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;she urged teens to lay off the ink, '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Don't get tattoos, please, because you hate them when you get older. I hate them&lt;/span&gt;.'&lt;/blockquote&gt;Pun hampir samalah dengan penyesalan seorang Damian Perez. Mantan suami Julia Perez, si seksi bohay itu rela merajah nama sang istri di lengannya. Kenyataan pahit, pernikahan itu kandas. Mau diapakan tanda itu, tetap dikenang? jika tak ada lagi rasa yang tersemat di sana, untuk apa tanda itu masih terpahat?. Hapus, hilangkan dan buang jauh-jauh adalah cara tepat. Namun saya yakin rasa sakit 'mencabut' tanda itu dari tubuhnya tak akan seberapa dibanding dengan sakit perihnya melupakan kenangan sang mantan istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diposting juga di &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2010/02/05/perempuan-dan-tattoo.html"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-2485918463548962765?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/2485918463548962765/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/02/perempuan-dan-tattoo.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2485918463548962765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2485918463548962765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/02/perempuan-dan-tattoo.html' title='Perempuan dan Tattoo'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S2u7VBd5rAI/AAAAAAAAACw/Ltu5d4TdpSI/s72-c/p_celebrity_tattoos_p13.500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-4021927190146993072</id><published>2010-02-03T13:53:00.006+07:00</published><updated>2010-02-06T15:03:57.496+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='topeng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pesta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='relationship'/><title type='text'>Pesta Topeng</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S2khHbA70hI/AAAAAAAAACo/VyI4HYWez6g/s1600-h/mask.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 131px; height: 172px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S2khHbA70hI/AAAAAAAAACo/VyI4HYWez6g/s320/mask.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433910836793692690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Mari kita buat pesta ini gila dan menjadi hebat, Lana,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pelukan hangat Lana erat rapat memeluk punggung kekar Bara. Begitu gesit Bara mengendalikan laju kuda phoenix, teman kembaranya, dan mereka pun bergerak melesat cepat menuju acara pesta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tertangkap jelas di mata Lana, Bara bersemangat. Dia sangat ingin menjadi begitu hebat di mata Lana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Akan kubuat kau memujiku hebat,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt; dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"buktikan saja..," Lana melekatkan topeng di wajahnya, bergerak menaiki tangga dan lalu memasuki kamar dimana ada ranjang yang telah dipilihkan Bara untuknya, tempat mereka akan berpesta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Percik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Kenzo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; daun di tubuh Lana menelusupkan aroma wangi yang memenuhi rongga hidung Bara, sangat memabukkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"aku suka wangimu, Lana," sebuah senyum tipis terlukis di bibir Lana. Matanya masih setengah terpejam, sepertinya Lana kelelahan setelah berpesta dan sempat tertidur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Masih dirasakan tangan Bara melingkar di pinggangnya. Hembusan hangat nafas Bara yang sedikit memberat terasa di punggungnya yang telanjang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"kau suka pestanya, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;?," Lana memecah kesunyian pesta yang sempat hingar bingar dipenuhi suara desah lenguh. Sebuah pertanyaan tak penting untuk dijawab Bara terlontar juga, meski Lana sudah sangat tahu jawabannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lana membalikkan tubuh , menarik selimut dan membungkus tubuh telanjangnya lalu berbaring di dada bidang milik Bara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"aku suka pestanya. kunikmati seorang Lana sepenuhnya, ketelanjanganmu, bahkan keliaranmu yang tersembunyi dibalik wajah lembutmu itu telah terlihat olehku, Lana,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lana mengecup bibir Bara, melesakkan gairahnya pada ciuman Bara yang Lana suka. Sesaat ciuman panas itu lalu dilepaskan.."aku sudah tahu kau akan menyukainya,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt; dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pesta telah berjalan sangat hebat dan meriah. Bara terlepas bebas. Kelegaan melingkupi dirinya, hasratnya pada Lana telah tertuntaskan. Namun Lana tak merasakan itu. Sekuatnya Lana mencoba menikmati pesta yang dipersembahkan Bara untuknya, tapi ego terus menguasai dan menyerang hatinya, ia masih tak mau mengganggap Bara hebat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;sepertinya kau harus sedikit memaksaku mengatakan dirimu hebat, Bara&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;," Lana membatin, memandang terharu pada Bara yang terlihat sangat percaya diri bahwa dirinya telah berhasil 'menjatuhkan' Lana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun batin Lana yang terus disesaki perasaan tak puas, tiba-tiba saja teraliri rasa hangat dan nyaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"kau memandangku seperti itu, Bar, kenapa?" Tak dipungkiri Lana suka cara Bara menatapnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"aku senang menikmati keindahan dan keunikan yang kamu miliki, Lana" Bara tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"mata yang sangat coklat, dan aku suka itu. Bagiku kau seperti sebuah lautan, begitu tenang tapi di dalamnya menyimpan energi yang luar biasa dahsyat,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lana hanya tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Perempuan-perempuan itu pasti sangat suka dengan puja-pujimu, Bara, tapi maaf, mulut manismu itu tak menyuguhkan madu memabukkan untukku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Lana berbicara dalam batinnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sedang Bara jumawa dalam batinnya.."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;aku sangat tahu, mereka juga kamu suka dipandang hebat, kubuat kalian senang dan bangga, juga menjadi sangat percaya diri sepertiku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"kau tahu, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;..piala itu masih ada padamu, kau masih menjadi jawaranya, yang masuk dalam kategori terhebat dan terliar," Bara melempar rayuannya ke udara, mencoba membuat Lana mabuk, sayang Lana memilih menangkis rayuan itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"aku tak pernah butuh piala, apalagi menjadi jawara. aku yakin kau katakan ini juga pada perempuan-perempuanmu tentang 'kaulah yang terhebat dan piala itu masih ada padamu, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dear&lt;/span&gt;"! betul begitu, Bara?,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bara hanya diam, diakuinya Lana tak hanya berhasil menelanjangi raganya, melepas erat topeng di wajahnya, bahkan yang terdalam dari batin dan pikirannya, Lana telah tahu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"aku sangat tahu kau kesepian, Bar. Kau ciptakan banyak pesta. Satu perempuan terpilih sebagai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;special guest&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dan mendapatkan tiket masuk ke dalam pestamu. Pada perempuan itu kau memintanya agar bisa mengubah hidupmu menjadi lebih meriah dan seru," dipandangnya lekat dekat mata Bara, sepasang mata yang sama coklat seperti mata miliknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;Lalu jika kau pikir dengan pesta ini kau bisa menjatuhkan aku, kamu sangat salah, Bara. Aku terlalu kuat untuk kau robohkan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bagi Lana pesta yang dipersembahkan Bara untuknya tak hanya membuatnya bersenang-senang sesaat, dalam pesta itu Lana tengah mempelajari juga pribadi seorang flamboyan seperti Bara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"jujur, aku tak menikmati pesta ini bersamamu," Bara terkesiap namun tetap mencoba untuk tampil tenang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Jika perempuan-perempuan milikmu itu menginginkan bisa mencapai puncak kenikmatan bersamamu, aku tidak, Bara,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lana sangat unik, bahkan Bara mengakui itu. Berkelana bersama Bara bagi Lana terasa nikmat hanya saat keduanya saling menelanjangi diri dalam '&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;brainstorming&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;' mereka. Bicara liar tentang segala hal di atas ranjang hangat dan empuk mereka di tengah siang itu. Mulai dari soal konspirasi politik licik di negeri antah berantah ini, tulisan-tulisan Lana yang Bara nilai sangat seksi, buku-buku favorit Bara, hingga pengakuan Bara tentang kumpulan lagu 'Petualangan Sherina' yang disukainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Hei, ini ternyata sisi polos yang tersembunyi dari seorang Bara..hmm, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;i like it&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"aku tak pernah butuh orgasme puas itu denganmu, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;toh&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; kau memang tidak sanggup memberikan itu padaku, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Itulah benar jika lalu kunilai dirimu tak pernah hebat, dalam hal seks juga perempuan,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lana ingin Bara tahu, dirinya tak pernah sama dengan perempuan-perempuan itu. Bahwa seorang pengelana seperti dirinya tak pernah sudi mengakui kehebatan kawan kelananya, pada Bara sekalipun. Sedang Bara ingin perempuan-perempuannya, tak terkecuali Lana berteriak lantang ke udara dan mengakui kehebatan seorang Bara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"suatu saat nanti kau pasti akan mengakui kehebatanku. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;The party is over&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;but show must go on, dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Aku sangat yakin kau masih ingin berkelana denganku dan bersedia datang lagi ke pestaku," Begitu jumawanya Bara meyakinkan Lana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;seyakin itu dirimu, Bara..kau bahkan tak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan sana, kecuali dirimu seorang Lucinda Embry&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;" Lana tak menyukai kearoganan Bara yang muncul begitu jelas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada pesta itu terlihat seorang Lana dan Bara masih dalam ketelanjangan mereka, masih dengan topeng yang melekat erat di wajah. Keduanya terus berusaha saling menjatuhkan dan melumpuhkan kawan, sekaligus lawan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di posting juga di &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2010/02/03/pesta-topeng"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-4021927190146993072?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/4021927190146993072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/02/pesta-topeng.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/4021927190146993072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/4021927190146993072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/02/pesta-topeng.html' title='Pesta Topeng'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S2khHbA70hI/AAAAAAAAACo/VyI4HYWez6g/s72-c/mask.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8069934873946462300</id><published>2010-01-25T15:35:00.004+07:00</published><updated>2010-01-25T15:44:51.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Barra'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Chef'/><title type='text'>Kamu Seksi, Barra ;)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S11YiJy6qVI/AAAAAAAAACg/PPWF5xH10_c/s1600-h/Barra.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 144px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S11YiJy6qVI/AAAAAAAAACg/PPWF5xH10_c/s200/Barra.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430594069446961490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Barra Pattiradjawane membuat hati saya membara tak keruan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Style&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;nya yang macho dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;tattoo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; seksi di lengannya, perempuan mana sih yang tak ter&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;kinthil-kinthil&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dengan pesonanya yang memabukkan. Bukan saat dia begitu hebat di atas ranjang atau mencium lembut bibir wanitanya seperti dalam imaji saya, tapi saat dia memasak untuk wanita-wanitanya, dan para kaum hawa itu pun rela-rela saja meneriakkan namanya lantang ke udara.."Barra..oh..Barra". &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya memasak Barra saya suka. Sama sekali jauh dari kesan 'jaim'. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Gesture&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;nya saat berkutat dengan bahan dan bumbu-bumbu memabukkan itu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;spontaneous&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dan Barra &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;looks like enjoy it!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Tampang boleh saja &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;sangar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;brangasan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, tapi justru itu yang membuat Barra makin terlihat seksi. Kerlingan mata Barra menggoda, mengajak penikmat demonya menyicip masakannya yang terasa seksi di lidah itu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara Barra memang tak ada habisnya, dia sukses membuat saya menghabiskan separuh hari ngerumpi seru bareng ibu-ibu muda itu di facebook kami. Barra yang lajang atau dia masuk dalam golongan guy, hmm.. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;i don't care!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Kehebatannya meramu banyak bahan dan bumbu menjadi masakan yang menggiurkan, itu sudahlah menjadi kepuasan bagi saya dan mungkin sebagian kaum hawa di luar sana.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, Barra mewakili pria yang mampu membuat hati saya tergetar. Bukan hanya pesonanya tapi juga karena kelihaiannya memasak. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;It's so sexy for me&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Mendapati juga pria saya memasak meski hanya omelet kornet atau meramukan tea kreamer kesukaan saya itu pun sudah sangat luar biasa. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria-pria seperti Barra atau suami saya tak pernah ragu mengambil peran wanitanya di dapur, tak canggung mereka bersentuhan dengan talenan, susruk, penggorengan atau pisau dapur, alat-alat yang jauh dari keseharian mereka. Sejenak mereka tinggalkan dunia otomotif dan techno untuk rela berpeluh keluh menikmati panasnya bara api,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; and cooking with love&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pergeseran nilai-nilai budaya yang telah dan sedang terjadi. Peran perempuan tergantikan pria begitu juga sebaliknya. Wanita mengambil peran pria, sebagai pengambil keputusan maha penting dalam sebuah organisasi perusahaan dan pria bersedia masuk dapur, menggauli talenan, mengakrabi bumbu dapur, dan lalu menjadi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;chef&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; seksi yang digilai banyak perempuan. Melakukan hal yang tak biasa demi menaklukkan wanita..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;oohh so sweet!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti juga saya, masyarakat kita masih mengganggap &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;patrilinear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; bahwa pria memasak itu hebat, dianggap terkait dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;sexily&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; gender&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;occupation&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Sedang di luar negeri, pria memasak itu biasa saja karena pria-pria itu ingin menyalurkan kegemaran mereka meracik bumbu masak dan mengolah bahan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh..tapi memang benar adanya kok, pria yang bisa memasak itu memang hebat dan teramat seksi, dan Barra telah membuat saya memilihnya sebagi pria terseksi 2010 ;)&lt;/span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8069934873946462300?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8069934873946462300/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/kamu-seksi-barra.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8069934873946462300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8069934873946462300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/kamu-seksi-barra.html' title='Kamu Seksi, Barra ;)'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/S11YiJy6qVI/AAAAAAAAACg/PPWF5xH10_c/s72-c/Barra.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8235757531934187137</id><published>2010-01-25T10:10:00.002+07:00</published><updated>2010-01-25T10:14:15.019+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nikmat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lover'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='segar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kopi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penikmat'/><title type='text'>Enjoy Your Coffee Today..</title><content type='html'>Kopi kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. Bagi sebagian penikmat kopi, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coffee is a must to start a new day&lt;/span&gt;. Makin marak bermunculan kedai kopi modern atau kafe khusus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coffee lover&lt;/span&gt;, tentu saja membuat penikmat kopi semakin dimanjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tak hanya menjadi 'teman' berbagi suasana, mengusir penat, menyesap harum dan nikmatnya kopi ternyata menyuguhkan sensasi tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar informasi, kopi yang segar sangat berpengaruh dari faktor waktu, udara, kelembapan, suhu panas dan cahaya, yang  tentu saja mempengaruhi juga pada rasa kopi. Mau tahu cara mendapatkan rasa kopi yang segar, berikut ini trik khusus agar kualitas kopi bikinanmu tetap terjaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Simpan kopi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpanlah kopi dalam tempat tertutup dengan suhu yang sejuk dan kering sekitar 50-70 derajat Fahrenheit atau sekitar 5 derajat Celcius. Jauhkan kopi dari sinar matahari dan lampu, suhunya yang mungkin terlalu panas akan mempengaruhi kualitas kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan simpan kopimu di dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;freezer&lt;/span&gt;. Kecuali jika kamu membeli dalam jumlah banyak, pisahkan sebagian kecil yang akan digunakan dan masukkan sisanya ke dalam plastik kedap udara dan lalu simpan di dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;freezer&lt;/span&gt;. Tapi ingat, bila sudah keluar dari&lt;span style="font-style: italic;"&gt; freezer&lt;/span&gt;, jangan masukkan kembali ke dalamnya karena biji kopi akan menyerap rasa dan aroma bahan makanan lain serta perubahan suhu yang terjadi akan menimbulkan lembab dan mempengaruhi kualitas kopi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Seduh Kopi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu membuat kopi dengan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; coffee maker&lt;/span&gt;, pastikan tempatnya bersih dari sisa-sisa kopi sebelumnya karena itu akan mempengaruhi dan mengubah rasa kopi menjadi apek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seduh kopi dengan menggunakan air yang berkualitas. Bila air rumah mengandung zat besi, gunakan penyaring air. Jangan gunakan air sulingan karena dapat mengubah rasa kopi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, tuangkan air yang telah mendidih untuk menyeduh kopi agar seluruh rasa kopi lebih tajam saat diminum. Tunggu sekitar 30-60 detik sebelum menuangkan ke dalam gelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nikmati kopi segera setelah diseduh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa kopi yang nikmat akan lenyap jika didiamkan lebih dari 20 menit. Karena itu segera nikmati setelah diseduh ke dalam cangkirmu. Ingin lebih menikmatinya? Beli biji kopi yang sudah dipanggang, lalu gilinglah. Perlu diingat, jangan simpan kopi giling lebih dari tujuh hari karena rasanya pasti berkurang dan tidak nikmat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Nikmati kopi tanpa rokok&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita jumpai bahwa menyesap nikmatnya kopi selalu asik ditemani dengan sebatang rokok mengepul. Sekedar informasi saja, kopi adalah komoditi yang sensitif. Aroma kuat di sekitar kopi justru akan mempengaruhi aroma dan rasa kopi itu sendiri. Karenanya, akan lebih baik jika menikmati kopi tanpa rokok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Temukan 'kawan pas' minum kopi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minum kopi tanpa ada cemilan yang pas memang kurang nikmat. Jika teman minum kopi Amerika Latin adalah kudapan cake cokelat, itu karena kopi latin sangat beraroma cokelat. Sedang kopi Indonesia lebih 'berjodoh' dengan cemilan yang bahannya diperoleh langsung dari dalam tanah, semisal kacang tanah atau singkong goreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Masukkan kopi ke dalam termos&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Coffee maker&lt;/span&gt; terbilang praktis untuk menghangatkan kelebihan kopi yang kamu buat. Tapi terlalu sering menghangatkannya dengan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; coffee maker&lt;/span&gt; juga tidak bagus. Akan lebih baik jika kopi dimasukkan ke dalam termos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diposting juga di &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2010/01/25/enjoy-your-coffee.html"&gt;sini&lt;/a&gt; dan di &lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2010/01/23/791/Agar-Kopi-Tetap-Nikmat"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8235757531934187137?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8235757531934187137/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/enjoy-your-coffee-today.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8235757531934187137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8235757531934187137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/enjoy-your-coffee-today.html' title='Enjoy Your Coffee Today..'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-6142989011209253914</id><published>2010-01-23T08:59:00.001+07:00</published><updated>2010-01-23T09:05:05.395+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pria'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kawin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jari manis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cincin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>Dia Tak Lagi Memakai Cincinnya..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2010/01/20/dia-tak-lagi-memakai-cincinnya.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cincin kawin itu tersematkan begitu indah di jari manis saya. Bentuknya sederhana, bulat polos tanpa hias berlian di atasnya. Itu seperti mewakili cinta kami yang sederhana saja, di dalamnya berisi segala hal yang ingin kita bagi dan kita rasakan sama-sama sampai kami mati. Secara simbolis,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; ring&lt;/span&gt; itu telah mengikat hati saya dan pria saya menjadi satu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hingga di suatu waktu saya dibuatnya kaget. Atas inginnya, dia meminta saya menyimpan cincinnya. Lalu, kenapa? dia tak lagi ingin saya menemaninya mewujudkan cinta yang sederhana itu bertumbuh besar dan kuat? Bukan..bukan pula dia tak lagi menginginkan cinta ini kami bagi dan rasakan sama-sama, juga bukan karena hati itu telah terbelah. Setianya dan kasih sayang tulusnya masih untuk kami yang dicintai. Saya percaya itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Rupanya 'Tak pakai berarti tak setia' sering telah menjadi kesimpulan salah kaprah sebagian orang ketika mendapati salah satu pasangan pria tak memakai cincin kawinnya. Hal ini mungkin saja terjadi karena suatu statemen pernah terlontar sebelumnya "Iya, ga pake, biar keliatan masih single, jadi bisa cari lagi dong." Hmm..terkekeh saja mendengar alasan lucu nan bodoh seperti itu, tanpa cincin, selingkuh bakal lancar jaya selamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya analisa beberapa alasan logis kenapa pria saya, atau mungkin pria-pria Anda tak lagi memakai cincin kawin mereka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Rasa enggan karena sayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Cincin bagi pria adalah sebuah kemewahan. Sayang jika rusak atau hilang. Memakai cincin saat bekerja bagi sebagian pria hanya akan memberi rasa tak nyaman bagi dirinya, ini terutama bagi pria-pria yang berhubungan dengan segala aktivitas pekerjaan berat. Pria-pria ini lalu hanya akan memakai cincin kawin pada even-even tertentu saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Cincin kawin adalah perhiasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan tidak semua pria terbiasa memakai perhiasan. Saya maklumi itu pada pria saya. Kecuali profesi dukun yang memang senang memakai cincin-cincin bermata besar sebagai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; trade mark &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Tak mau dibilang pamer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dibanding wanita, kaum laki-laki tak terlalu suka&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; show off&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; dan mencari perhatian terlebih dengan cincin kawin mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;4. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Malas ditanya macam-macam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mungkin ini masih ada korelasinya dengan keinginan sang pria untuk tak setia. Tak ingin ditanya macam-macam perihal istri dan rumah tangganya oleh si perempuan gelap, dia lalu memilih meng-&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;hide&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; cincinnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sekali lagi, cincin memang hanya simbol semata. Jaminan kesetiaan sampai mati bukan diletakkan pada sebuah cincin, tapi pada hati dan rasa percaya kita pada pasangan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-6142989011209253914?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/6142989011209253914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/dia-tak-lagi-memakai-cincinnya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6142989011209253914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6142989011209253914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/dia-tak-lagi-memakai-cincinnya.html' title='Dia Tak Lagi Memakai Cincinnya..'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5236147705201497042</id><published>2010-01-16T10:35:00.011+07:00</published><updated>2010-01-23T09:12:42.673+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengembara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengelana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><title type='text'>Bara si Pengembara</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pria cupu, cungkring dengan kacamata besarnya itu telah bermetamorfosa layaknya kupu-kupu jantan, mengepakkan sayap kuatnya, lalu hinggap, mengisap sari bunga-bunga cantik di taman Firdaus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dialah Kembara, teman nakal sang &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/kelana-sang-pengelana.html"&gt;Kelana&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Aku tak pernah tertarik di awal jumpa kita dulu, Bar..bagiku kau terlalu biasa," Lana membuka percakapan intimnya dengan Bara di sebuah cafe, di ujung senja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"tapi Bara yang sekarang jauh berbeda, Lan," Bara mendekatkan wajahnya pada Lana..Harum &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kenzo&lt;/span&gt; daun tercium lembut menggelitik gairah Bara ingin mencium bibir merah basah Kelana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"bisa kau buktikan itu, Bar?," kerling mata coklat Lana tertangkap sudut mata Bara, nakal!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;i will prove it&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;!,..berikan aku kesempatan itu dan kau akan tahu betapa hebatnya seorang Kembara," Bara sedang menunjukkan sisi dirinya yang arogan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bara suka dunianya, dipenuhi energi dan vitalitas. Tak hanya karir cemerlang yang telah dicapainya, Bara ingin hidupnya selaras dan selalu bahagia. Dan seks juga perempuan adalah tempatnya mendapatkan bahagia itu,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"seks dan perempuan, dua hal yang menyenangkan, Lana. Peduli setan itu semu sesaat, aku menikmatinya," &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"sama seperti Hugh Hefner, yang tak pernah merasa tua, karena hidupnya dilingkupi perempuan..,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;and i wanna be like him&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;!"  sosok seksi Bara diam-diam telah membuat debar di hati Lana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Hmm.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;.let's do it&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, dear, taklukkan seorang &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/kelana-sang-pengelana.html"&gt;Kelana&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;," Lana menanti aksi Bara, berkelana bersamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bukan tanpa sebab Bara menjadi seperti itu, pengembaraannya dimulai setelah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; get laid &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;pertamanya dengan sang senior di kampusnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"jujur aku sangat takut saat itu," seorang polos seperti dirinya tiba-tiba diserang wanita buas yang haus dibelai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"itulah awal pengembaraanku dimulai, Lana..'serangan' itu telah memberiku sebuah kekuatan, bahwa aku bisa dan pasti menjadi yang terhebat yang mampu melakukan lebih baik dari awalan pertama,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tubuh Lana rapat mendekat di tubuh Bara yang hangat, dua bukit indah milik Lana bersentuhan dengan dada kekar Bara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"buktikan saja dan setelah itu baru aku bisa menilaimu hebat..," &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;So&lt;/span&gt;, kapan kita bisa mulai &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/rahasia-pada-sebuah-topeng.html"&gt;pesta topeng&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; itu,?" Bara berbisik lembut di telinga Lana, menatap mata coklat Lana dan lalu memberinya sebuah ciuman terbaik seorang Kembara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibir keduanya saling memagut, desah lenguh Lana menikmati ciuman Bara meriahi suasana di pojokan meja kafe di senja itu. Lalu lalang pengunjung kafe tak lagi mereka hiraukan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lana melepas sesaat ciuman panas Bara di bibirnya, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"atur saja, Bara..kutunggu kau beraksi menaklukkan seorang pengelana sepertiku, topeng akan siap dilekatkan di wajah kapanpun kita mau dan siap" Ditatapnya mata coklat Bara begitu dalam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seorang pengunjung cafe terlihat tengah menikmati aksi mereka.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Hei,..ini pesta kami, kamu mau gabung?," Tersentak Lana melihat Bara menawarkan si pengunjung cafe itu untuk bergabung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Kau ingin dia bergabung dengan kita, Bar?," Lana menunjuk pria itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kembara ingin menghidupkan terus api baranya yang diperciki gairah dan  kegilaan-kegilaan di setiap pengembaraannya membuat hidupnya menjadi lebih hidup.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Hmm..kamu salah jika aku setuju dengan ide gilamu itu, Bara..seks bukan seperti sebuah acara makan bersama, aku sebagai hidangannya dan kalian begitu rakus dan main keroyok menikmati aku.." protes Lana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"hahaha..iya, kalau kau tidak berkenan itu tak jadi soal kok Lana," Bara mendamaikan Lana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Aku ingin tahu, Bar, seberapa kuatnya keyakinanmu bisa menaklukkan aku?. Jangan terlalu percaya diri, dear. Rasamu yang terlalu berlebihan itu aku yakin akan menenggelamkanmu perlahan," &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bara terkekeh..aura bengalnya tersirat jelas di mata Lana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"seorang Kembara sangat percaya diri, dear. Selama aku lihai menjalankan kapalku, aku yakin tak akan pernah jadi tenggelam. Terbukti pulau-pulau indah di luar sana telah menjadi bagian dari pengembaraanku,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau tahu, kuundang bidadari-bidadari kesepian itu datang ke pestaku, kubuat mereka merasa hebat, memuji dan bangga padaku, itulah kenapa aku selalu sangat percaya diri kamu juga akan bisa kutaklukkan, dear" Bara berbisik menggoda Lana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kamu salah, aku bukan bidadari kesepian, Bara. Kelana mengasyikkan terlalu membuat hidupku cerah meriah dan tak pernah sepi,&lt;/span&gt;" Lana membatin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Surya di ujung senja semakin tenggelam, acara kencan panasnya bersama Bara pun harus disudahi. Sebelum topeng itu dilepaskan, dibisikkannya halus di telinga Bara..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;we'll see&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, apakah Lana akan mengakui kehebatan seorang Bara," &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;dan Lana berlalu meninggalkan Bara..meninggalkan rasa penasaran di hatinya tentang sosok Kelana. Sebuah pengembaraan maha sulit Bara sedang dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diposting juga di &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2010/01/18/bara-si-pengembara"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-5236147705201497042?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/5236147705201497042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/bara-si-pengembara.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5236147705201497042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5236147705201497042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/bara-si-pengembara.html' title='Bara si Pengembara'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-4749076791323689940</id><published>2010-01-11T15:32:00.005+07:00</published><updated>2010-01-12T11:26:24.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='topeng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cemburu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='relationship'/><title type='text'>Aku Suka Cemburumu, Kembara..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"..tulisanmu membuatku cemburu, Lan..," Bara gerah. Draft novel tentang seorang nyata yang menginspirasi Lana menuliskan kisah fiktif imajinatif sang tokoh membuat Bara terserang cemburu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lana tak menyangka seorang liberal seperti Bara bisa sangat cemburu pada imajinya. Bara yang bebas tiba-tiba tercekat dalam &lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/cemburu-yang-mengendap.html"&gt;ruang bernama cemburu&lt;/a&gt;. Egonya mendadak muncul tak terkendali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"kau lupa Bar..kamu sangat bebas sama seperti diriku, cemburu seharusnya bukanlah bagian dari kita, sang pengelana atau si pengembara," &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"tapi liberal layaknya iman, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;.up and down&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, iblis sepertiku juga punya hati" Bara membela diri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"ingat Bar, kamu boleh bercerita tentang siapapun di masa lalumu, kawan kembaramu dulu, tapi saat aku menceritakan pria nyata dalam novelku, kau mendadak seperti ini..,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"ini egois, Bar..dan sama sekali tak adil buatku," Lana tak tahan lagi dengan cemburu tak beralasan Bara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ada marah yang meledak, namun perasaan lain tak bisa ditutupi Lana hadir juga di sana. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"cemburumu itu, Bar, meski menyakitkan tapi aku menyukai dan menikmatinya," Lana menyimpan perasaan itu dalam batinnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Diakui Bara, ia tak hanya terpesona pada tubuh indah dan wajah cantik Lana, bahkan semua tulisan Lana bagi Bara teramat seksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"mau tahu alasan kenapa aku menyukaimu, dear?..tak hanya tubuh indahmu yang aku suka, pesona itu juga ada pada otakmu yang seksi yang mewujud pada semua tulisan-tulisanmu," bisik Bara di telinga Lana di pesta mereka siang itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;membaca semua tulisanmu bagiku seperti bercinta denganmu, dear. dan mendapati kau berimaji tentang pria itu dalam novelmu, aku cemburu!. aku seperti melihat dirimu tengah bercinta dan kamu diserang orgasme puas bersama pria itu di ranjang yang kalian pilih,.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;." dada Bara disesaki api cemburu yang membakar hatinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bara memang sangat egois, dan entah kenapa Lana bisa tahan dengan itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"aku sangat ingin tahu Bara, apakah kamu juga seperti ini pada setiap kawan kelanamu? mencemburui mereka?," Lana bertanya seakan menyelidik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"tak pernah ini terjadi pada yang lain, cemburu itu hadir tiba-tiba padamu, Lana.. dan kamu telah membuat garis grafik itu begitu jelas..,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tersenyum Lana, dan entah kenapa ada lega yang dirasanya. Lega mendapati &lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/rahasia-pada-sebuah-topeng.html"&gt;topeng&lt;/a&gt; Bara telah terintip Lana, tentang perasaan cemburu Bara yang Lana suka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Lalu, dengan cara apa supaya kamu tak lagi cemburu padaku, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;dear&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;?," &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"membakar semua draft novel itu agar kamu lega?," dibelainya pipi Bara lembut, ada hangat yang teraliri di tangannya. Bara yang meledak-ledak sekarang jauh lebih tenang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"bercintalah denganku, Lana..itu akan melenyapkan api cemburuku," Bara merengkuh tubuh indah Lana dalam dekapannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bara sangat ingin bisa selalu singgah entah berapa kali lagi dan menikmati keindahan Lana demi menunjukkan bahwa seorang kembara masih yang terhebat yang mampu menaklukkan hati seorang Kelana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di publish juga di &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2010/01/11/aku-suka-cemburumu-kembara"&gt;sana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-4749076791323689940?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/4749076791323689940/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/aku-suka-cemburumu-kembara.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/4749076791323689940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/4749076791323689940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/aku-suka-cemburumu-kembara.html' title='Aku Suka Cemburumu, Kembara..'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5984277546250014917</id><published>2010-01-04T15:51:00.001+07:00</published><updated>2010-01-04T15:54:06.738+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kelana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='relationship'/><title type='text'>Kelana sang Pengelana</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2010/01/04/kelana-sang-pengelana"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kelana namanya, panggil saja dia Lana. Sosok wanita 30-an tahun, matang dalam karir dan boleh dibilang sangat beruntung dalam kehidupan percintaan dan seks serta keluarga yang dilingkupi bahagia. Dia dihadirkan ke dunia begitu unik, cantik juga menarik. Lana sang pengelana yang ingin menaklukkan dunia dengan pesonanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"pria yang berhasil kupatahkan hatinya, hanya satu yang kuingat, Bar. Dia anak band di kampusku. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;He's not my type&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;, gondrong dan sangat urakan. Berhasil dia kutundukkan. Demi sebuah janji yang harus ditepatinya, di depan ratusan mahasiswa yang memenuhi parkiran mobil dengan sukarela dia memangkas habis rambutnya. Sebuah pembuktian diri dia mencintaiku,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"it's silly thing, gila!." Lana tergelak dalam tawanya yang renyah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"aku bisa bilang begitu mungkin karena aku tak memiliki cinta yang benar-benar penuh untuknya, konyol, tapi aku menikmati dan puas seperti diserang orgasme karena dia menyanjungku dan mau melakukan apa saja untukku..," Lana tersenyum. Lengkung tipis berhias tahi lalat di sudut kiri bibirnya terlukis di parasnya yang cantik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"senyum yang manis,"..Bara menelan ludah menikmati indahnya Lana yang siapapun tak kuasa menolak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Di setiap kelananya Lana selalu menyempatkan singgah dan bermain-main sebentar pada satu hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"sayang jika perjalanan kelana itu terlewatkan begitu saja..banyak yang indah untuk dinikmati, pun yang garang untuk ditaklukkan,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Adrenalin yang terpompa dalam darah Lana terpacu liar, menggugah nikmat. Hormon pemikat pheromones dalam tubuhnya berproduksi sangat hebat, membantu Lana tampil memikat, membuat pria-pria itu jatuh tersungkur dan takluk pada pesonanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;thanks God, I'm blessed..,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;" Lana mengucap syukur Tuhan begitu baik mengemas dirinya begitu indah. Dia memberi Lana sepasang mata coklat yang berbinar indah seperti kejora di terang malam, raga langsing berbalut kulit kuning langsat halus mulus, pipi merona merah semu, dan sepasang lesung pipit di sudut bibirnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"make up tebal dan busana ketat membungkus tubuh bukan caraku mempesona mereka, Bar..," Lana punya cara tersendiri membuat pria-pria itu tunduk dan takluk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Lana tak pernah keberatan dirinya dilabeli don juan de marco versi perempuan. Diakuinya, ia tak pernah suka terikat dan diikat, hidup baginya adalah kebebasan mengekspresikan diri. Sebentuk cinta eros mungkin yang hanya bisa diberikan Lana pada para pemuja itu. Panah cinta terselubung nafsu dihujamkan Lana tepat di hati mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"bagiku cinta tak lebih dari momentum ledakan perasaan kagum, hanya ekstase sesaat, Bar. Seperti bermain kembang api, aku menikmati percik apinya yang indah. Namun pendar apinya yang pijar lama-lama akan mati dan permainan kembang api tak lagi jadi seru,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"kau boleh bilang aku jahat, tak berperasaan. Silahkan. Tapi salahkan mereka yang suka dibuai dalam pesonaku. Tugasku hanyalah mengantarkan pesona itu untuk mereka nikmati. Jika lalu mereka terjatuh dan hanyut dalam pesona itu, sepenuhnya itu urusan mereka,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"aku tak punya waktu membantu mereka keluar dari pusaran pesona memabukkan itu, Bar.. urusan hati dan perasaan memang selalu ribet, aku tak mau gara-gara itu perjalanan kelanaku menjadi terganggu," Lana mengerlingkan mata, nakal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ya, Lana bagai kristal yang dipajang indah di etalase. Banyak pria lalu lalang di depan etalase itu, menyempatkan berhenti sejenak dan memandangi gelas kristal Lana yang cantik dari balik kaca. Tak mampu mereka meraba atau sekedar menyentuhnya. Padahal ingin mereka menikmati setiap jengkal keindahan yang terpahat di sana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"Main cantik dan elegan adalah mauku, Bar. Kapan saja selama mereka mau dan mampu, mereka boleh menghadirkan aku dalam imaji terliar mereka..Aku tak pernah keberatan, tapi satu hal, tak akan kubiarkan mereka bisa menyentuh tubuhku,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"Lalu kenapa kau memberi aku kesempatan itu, Lan, untuk menyentuh dan menikmati keindahanmu?" dalam batinnya Bara tersanjung, pun dirinya terserang rasa penasaran kenapa Lana memilihnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pertanyaan Bara seperti sebuah jerat perangkap yang siap menjebak Lana.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-5984277546250014917?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/5984277546250014917/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/kelana-sang-pengelana.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5984277546250014917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5984277546250014917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/kelana-sang-pengelana.html' title='Kelana sang Pengelana'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-7721575281129668144</id><published>2010-01-04T15:47:00.003+07:00</published><updated>2010-07-16T15:37:54.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='topeng'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perempuan nakal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ferre'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pria gelap'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='relationship'/><title type='text'>Pria Gelap, Sang Hero dan si Perempuan Nakal</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferre adalah superman bagi Lana. Dialah sang Hero milik Lana, pria yang selalu mencetak nilai unggul dalam banyak hal. Si pria berkacamata minus dan berhidung besar bangir yang memiliki senyum terhangat, senyum yang selalu bisa menenangkan batin Lana yang kadang dikacaukan oleh bayang Bara, pria gelap Lana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, lagi-lagi pikiran Lana dipenuhi nama Bara, tak ada yang bisa membantu Lana menghapus nama itu, kecuali Ferre. Dalam ketidaktenangan batin, Lana menemukan perasaan nyaman saat terhipnotis kilatan mata kecil Ferre yang tajam menghujam jantungnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ahh..mata tajammu itu, dear, selalu bisa mengenyahkan kilat bayang Bara di mataku&lt;/span&gt;" Lana menghela nafas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinginnya malam itu, munafik jika Lana bilang dirinya tak merindui Bara, menginginkan Bara memeluknya. Namun, bukan Lana namanya jika tak mampu mengatasi rindu itu. Jiwa kelananya bisa berpindah dengan cepat, sangat kilat. Pada Ferre, sang hero, si api bara berhasil dipadamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lana terkekeh dalam batin, tolol saja Lana bilang rindu pada Bara karena Ferre bakal mencincang tubuh Bara dan menjadikannya daging kornet. Lana ingat tetangga mereka di kompleks, seorang pria ambon, namanya Danny. Si pria hitam legam itu suka sekali diam-diam memperhatikan Lana yang sering mengajak Farrel main dan bercanda di teras depan rumah. Ferre tahu, dan sangat tak nyaman dengan pandangan nakal si ambon pada Lana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kalau ketahuan lagi dia melirik dan menikmati tubuhmu seperti menelanjangi, tanganku ini bakal melayang di jidatnya" Ferre bersungut, dan Lana hanya tertawa sambil mengacak lembut ikal rambut Ferre.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ahh Ferre, beruntunglah kamu memilikiku sepenuhnya, hati, jiwa dan tubuhku. tapi terimalah kenyataan bahwa aku memang memiliki pesona yang diingini pria-pria itu&lt;/span&gt;,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Farrel terlelap, seperti malam-malam biasanya adalah acara kencan Lana dan Ferre menikmati relaksasi, menikmati suguhan dari balik layar TV flat yang terletak di ruang tengah rumah mereka yang luas. Namun malam itu Lana ingin sekali Ferre melahap dan melumatnya, menjadikannya suguhan makan malam ternikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bercinta denganmu adalah cara terjitu membuat Bara lenyap dalam pikiranku, Fer..&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bahasa tubuhnya yang menggoda, Lana membujuk Ferre menaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"biarkan malam ini aku berada di bawah kendalimu, dear" bisik halus Lana di telinga Ferre. Dirapatkan tubuhnya pada Ferre hingga dua gumpalan padat buah dada Lana menempel lembut pada dada bidang kekarnya. Desir-desir hangat yang tercipta itu lalu memunculkan hasrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata Ferre seperti tak bisa lepas dari tayangan di TV. Lana tak hilang akal, ia sangat tahu bagaimana membuat Ferre, Bara bahkan pria-pria yang dulu pernah dipacarinya bertekuk lutut. Gestur Lana selalu bisa memancarkan sensualitas, dan Lana mengakui itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ayolah Fer, mumpung Farrel sudah tidur, kita bisa lebih leluasa bercinta. Kalau kau mau kita bisa melakukannya di atas sofa empuk favorit kita ini" Lana mengerlingkan mata nakalnya, menggoda Ferre dan menghujani bibir tebal seksi milik Ferre itu dengan ciuman panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erangan dan desahan lembut bibir Lana mengalahkan berisiknya suara derik jangkrik, sedang pendar cahaya dari balik si layar datar yang menerangi malam panas Ferre dan Lana berhasil memunculkan siluet tubuh sintal Lana dan kekar tubuh Ferre di tembok berdinding wallpaper warna lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas sofa merah beludru itu keduanya telah menuntaskan hasrat. Entah bagaimana rupa mereka sekarang, rambut kacau yang seksi, tubuh telanjang penuh peluh, pun nafas berat dan menderu layaknya kendaraan yang baru saja susah payah naik tanjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kepasrahannya berada dalam kendali Ferre, Lana mengucap syukur..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;thanks God, tak kau hadirkan bayang Bara dalam pikirku saat aku tengah menjalani malam terhebatku bersama Ferre,&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, inilah cara Lana menjaga sikap dan perasaannya pada Ferre, suaminya. Mengendalikan diri adalah kekuatan Lana untuk bisa membuat semuanya baik-baik saja. Selama&lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/rahasia-pada-sebuah-topeng.html"&gt; topeng wajah nakal &lt;/a&gt;itu tak dilekatkan di wajahnya saat berada dekat dengan Ferre, segalanya akan berjalan lancar terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"untuk malam terhebat kita ini, perempuan nakal-ku, aku bertekuk lutut dan menjura padamu," Ferre membisikkan pujian di telinga Lana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"aku memang akan selalu jadi perempuan nakalmu, Fer meski aku tak memakai topeng wajah nakal itu di hadapanmu..," ditatapnya mata tajam Ferre dalam-dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ferre merengkuh tubuh indah Lana dalam pelukannya, dan lalu sekali lagi menghujani bibir merah basah Lana dengan ciuman mesra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecupan lembut itu menyisakan sedikit ingatannya pada &lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/090909.html"&gt;ciuman Bara&lt;/a&gt;, ada yang beda, juga dirasa. Tentu saja Lana tak memungkirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;aku memang suka ciumanmu, Bar..tapi jika Ferre bisa melakukan lebih baik darimu, akupun tak kuasa menolaknya,&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lana membiarkan ingatan itu tanpa permisi melintas dalam pikirnya, biar sajalah asal tak membuatnya rindu berat karena Bara. Bisa jadi bahaya jika Lana tak bisa mengatasi perasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal Lana memang telah sangat berhati-hati menyuguhkan diri untuk Ferre dan Bara. Ferre tentu saja memiliki porsi jauh lebih besar. Hidup Lana dilingkupi cinta, harta, raga juga kuasa Ferre dan ia tak kuasa menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang kelana Lana bersama Bara bukanlah pencarian sebentuk cinta atau perasaaan sayang. Tak pernah ada suguhan cinta yang ingin dihadirkan keduanya disana. Jika ada suguhan segelas rindu, itu hanyalah sebatas mereguk nikmat tubuh keduanya lekat dekat, hanyalah sebatas saling menyapu tepian bibir, melumatnya habis, tak akan pernah ada sinyal dan getar asmara yang menggelegak disana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-7721575281129668144?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/7721575281129668144/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/pria-gelap-sang-hero-dan-si-perempuan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/7721575281129668144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/7721575281129668144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/pria-gelap-sang-hero-dan-si-perempuan.html' title='Pria Gelap, Sang Hero dan si Perempuan Nakal'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-2635572239669792427</id><published>2010-01-04T15:42:00.002+07:00</published><updated>2010-01-04T15:46:27.660+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='saya'/><title type='text'>Mencari Tuhan, Bertemu Tuhan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/12/24/mencari-tuhan-bertemu-tuhan"&gt;sebuah repost..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin memang belum jodoh dan rejeki saya 'bertemu' Tuhan di tanah suci. Sedang mama saya memberi penghiburan, bahwa tiap hari pun kita telah bertemu dan bercakap dengan Tuhan, karena dia berada dekat di urat nadi kita. Bodoh saja, karena hadirnya terlalu dekat hingga terkadang kita lalu mengabaikan keberadaanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, menjalani kehidupan yang serba modern dan hidup di era digital rupanya membawa saya, atau mungkin sebagian orang menjelma menjadi pribadi yang selalu berkejaran dengan waktu, dituntut cepat, karena bergerak lambat hanya akan membawa kita jauh tertinggal di belakang. Memang benar, saya terus bergerak cepat hingga selalu berada di garis depan, tapi rupanya langkah saya justru makin meninggalkan Dia yang terengah-engah mengikuti saya dari belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima kali dalam sehari sesi pertemuan saya denganNya selalu berakhir mengambang, tak memuaskan. Tak lagi harmonis dan semesra dulu. Bukan lagi seru dan mengasyikkan seperti brainstorming yang kerap saya lakukan bersama suami di atas tempat tidur sebelum kami mengantuk dan terlelap. Bahkan tak lagi sebebas anak malaikat yang berceloteh riang dalam bahasa kanak-kanaknya yang bercerita tentang hari-hari serunya di rumah bersama uti dan akung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aahh..pertemuan itu lalu hanya menjadi sebuah kewajiban rutin tanpa bisa dimaknai. Saya berubah cepat menjadi seorang tentara yang memberi laporan pada komandannya, dalam bahasa yang sangat singkat, cepat, padat! Lalu bisakah Dia menerjemahkan sebuah keluh kesah jika kita ngebut curhat dan malah tergoda melirik jam di dinding yang makin bergulir cepat, menunjukkan angka tertentu? Bisa tertebak lama-lama Tuhan bakal mengajukan protes dan memutuskan tak lagi mau menerima segala macam curhat dari umat-Nya..hihihi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manusia, saya sangat memahami bahwa diri ini adalah makhluk pencari yang seringkali tak tahu apa yang dicarinya. Bahwa sebenarnya saya (manusia) mencari bahagia yang sifatnya illahiah (kekal), tapi saya (manusia) terkecoh untuk sekedar mengejar bayang ilusi semu. Terlalu sulit bagi saya (manusia) hingga tak bisa membedakan mana yang bahagia dan apa yang sekedar sebuah kesenangan&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Pada buku Yasraf Amir Piliang berjudul 'Dunia yang Berlari: Mencari Tuhan-tuhan Digital', saya belajar, bahwa dunia memang telah disesaki manusia dengan segala transformasinya hingga memerangkap manusia itu sendiri dalam hidup yang dipenuhi dengan kegilaan dan ekstasinya. Manusia-manusia itu terpenjara dalam sebuah tembok besar hingga mereka tak lagi punya waktu dan ruang untuk mendekati Tuhan dan mengingat nama-Nya. Saya dan manusia-manusia dalam dunia itu lalu berlarian di dalam ruang sempit penjara, mencari sendiri Tuhan-tuhannya dan memilih mendewakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kapitalisme&lt;/span&gt;,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; postmodernisme&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;cyberspace&lt;/span&gt; sebagai Tuhan-tuhan kami. Miris!&lt;/blockquote&gt;Pun, saat dunia telah dikuasai penuh oleh ide, gagasan, pencitraan dan objek yang merefleksi hasrat-hasrat, dan lalu hasrat itu mengalir tanpa batas maka manusia dihadapkan pada satu titik dimana mereka tak lagi membutuhkan kehadiran Tuhan. Pada akhirnya sebuah Blackberry atau notebook Acer keluaran terbaru pun menjelma menjadi tuhan. Sepenuhnya ia diagungkan melebihi Tuhan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan yang selalu berada dekat dalam urat nadi kita sedikit tergeser perannya oleh tuhan ekonomi (kapitalisme), tuhan budaya (postmodernisme) dan tuhan teknologi (cyberspace). Tuhan-tuhan yang hanyalah ilusi itu sengaja diciptakan manusia, dengan anggapan bahwa Tuhan-tuhan ini mampu memberi kebahagiaan. Terdengar konyol, bukan? Tapi itu memang nyata adanya.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Bagi saya, sebuah kesibukan sangat relatif pada masing-masing pribadi. Sebuah kesibukan apapun itu tak akan mengurangi waktu pribadi kita dengan sang Tuhan jika kita mau lebih ketat mendisiplinkan diri. Jujur, saya merasa tertohok dengan tulisan saya pribadi, pun merasa ditelanjangi. Karena demi sebuah alasan jahat, berpura-pura lupa waktu, saya pernah meninggalkan Tuhan dan lebih memilih sibuk menyelami dunia saya, dunia menulis.&lt;/blockquote&gt;Lalu, kalian, masih sempatkah 'online' dengan Tuhan saat asik berkutat dengan Blackberry kebanggaan? ataukah kalian lebih rela melewatkan misa natal malam ini demi melihat siapa yang online di Facebook atau Twitter?&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-2635572239669792427?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/2635572239669792427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/mencari-tuhan-bertemu-tuhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2635572239669792427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2635572239669792427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/mencari-tuhan-bertemu-tuhan.html' title='Mencari Tuhan, Bertemu Tuhan'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-3108870211472396206</id><published>2010-01-04T15:38:00.001+07:00</published><updated>2010-01-04T15:41:31.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kaum hawa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='high heels'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='perempuan'/><title type='text'>High Heels, si Seksi yang Menyeramkan</title><content type='html'>&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/12/12/tentang-high-heels-si-seksi-yang-menyeramkan"&gt;sebuah repost..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Donna berjalan seperti melambai diterpa angin, tubuh tinggi rampingnya terbalut sutra mahal. Betis indahnya bertumpu pada sepatu berhak tinggi lima senti dan berujung lancip yang mengundang keseksian. Anggunnya Donna. Ia terlihat makin menjulang seperti Monas di pusat Jakarta. Kilat matanya tersorot lampu, tajam seakan menantang para tamu yang hadir di acara pagelaran busana malam itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Donna dan stiletto, seperti juga perempuan lain di jagat ini yang menyukai sepatu berhak tinggi. Stilleto diburu dan dikoleksi agar passion dari peradaban fashion ini tak akan pernah jadi punah. Pun, Donna dan sebagian kaum hawa tak gentar takut meski sepatu bersol runcing tinggi itu ternyata justru menyeramkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mereka sadari, high heels yang membantu kaki mereka terlihat jenjang panjang dan seksi itu telah memunculkan beragam efek hingga alarm warning di tubuh para perempuan itu berbunyi begitu keras. Ada semacam nyeri pada pinggang yang lalu dirasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemakaian high heels saat duduk terlalu lama atau berdiri dengan menumpu tubuh pada satu kaki rupanya membuat tubuh mengalami salah posisi (mal position) sehingga timbullah nyeri. And see, bukan sebuah awal dari gejala penyakit ginjal atau batu karang, tetapi nyeri itu terbawa dari efek si sepatu cantik itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dunia medis sepertinya 'emoh' berjalan beriringan dengan dunia fashion saat bicara tentang high heels. Jika sepatu hak tinggi bagi fashion adalah passion, maka bagi dunia medis, sepatu hak tinggi tak mendapatkan tempat yang layak, baiknya dibuang ke tempat sampah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada yang mampir mengeluh kapalan (hammertoe) di tumit dan mendadak mengalami gejala Schizophrenia, para dokter itu pun langsung meminta pasiennya 'membuang' jauh-jauh high heels mereka dari daftar tetap fashion yang harus diikuti :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi Donna dan sebagian kaum hawa itu lalu bergidik ngeri, pun saya, tapi ketakutan itu rupanya hanya sementara, karena studi yang dilakukan Dr Maria Cerruto, seorang ahli urology asal Italia menepis ketakutan mereka.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Studi yang dilakukannya pada 66 wanita usia 50 tahun ke bawah dan pengguna sepatu berhak dengan sudut 15 derajat dan tinggi 2 inci (5 cm), justru memiliki postur tubuh yang sama baiknya dengan mereka yang lebih suka memakai sepatu bersol rendah dan sedikitnya mereka menunjukkan aktivitas elektrik pada otot dasar panggul.&lt;/blockquote&gt;Dalam bahasa sederhana, aktivitas otot dasar panggul para pengguna sepatu hak tinggi yang berada dalam posisi optimal ditengarai mampu memperbaiki kekuatan dan kemampuan saat berkontraksi. Wow!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar informasi saja, otot dasar panggul adalah salah satu komponen penting pada tubuh wanita yang bisa memperbaiki performa dan kepuasan saat bercinta. Dan pemakaian high heels ternyata dipandang sang ahli Urology, Dr Cerruto sebagai jawaban untuk membantu melatih otot dasar panggul tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal fakta yang pernah saya dapatkan bahwa elastisitas otot dasar panggul akan mengendur dan melemah usai melahirkan dan seiring bertambahnya usia. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;So&lt;/span&gt;, lalu sebegitu pentingkah sebuah sepatu hak tinggi mampu membantu otot dasar panggul bekerja baik menjawab banyak pertanyaan tentang ketidakpuasan performa 'intim' di atas tempat tidur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, saya kok lebih percaya sebuah latihan rutin semacam olahraga lebih bisa diandalkan untuk membantu kerja semua organ tubuh bekerja dengan optimal ya? bukan pada sebuah sepatu entah bersol rendah atau tinggi, pun&lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/obat-kuat-pria-sekedar-mitos.html"&gt; obat kuat apapun itu &lt;/a&gt;;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai temans, suka juga memakai sepatu hak tinggi, and &lt;a style="font-style: italic;" href="http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/merasa-seksikah-kamu.html"&gt;are you feel so sexy? &lt;/a&gt;;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-3108870211472396206?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/3108870211472396206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/high-heels-si-seksi-yang-menyeramkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3108870211472396206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3108870211472396206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/high-heels-si-seksi-yang-menyeramkan.html' title='High Heels, si Seksi yang Menyeramkan'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-3084064211454102101</id><published>2010-01-04T15:34:00.000+07:00</published><updated>2010-01-04T15:37:09.504+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pria'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='multitasking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gender'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><title type='text'>Makhluk Multitasking itu Bernama Wanita</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/12/04/makhluk-multitasking-itu-bernama-wanita"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tampaknya hebat, sebuah bakat multitasking yang hampir dipunyai kaum wanita, kaum saya. Dengan banyak tugas, banyak pula masalah, mereka mengandalkan kedua tangan dan dua otak untuk bekerja simultan. Meski saya belum tahu pasti penyebab munculnya stereotip seperti itu, namun saya akui hal itu ada benarnya juga. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;At least, it works for me!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ya, menjadi ibu rumah tangga memang tak bisa saya lakoni secara penuh utuh menyeluruh, karena demi hak mengaktualisasi diri, saya ingin tetap bisa bekerja dan berkarya. Lalu, tak hanya urusan dapur, kasur dan sumur yang menjadi keseharian, bahkan urusan menulis, editing, memoderasi jadi bagian dari kontribusi saya di ladang tempat bekerja. Konsekuensinya, saya harus pintar berbagi tubuh. Menyediakan energi dan membagi pikiran secara simultan, agar bisa terakomodir semua kepentingan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Sebuah artikel menguatkan, bahwa otak wanita memiliki &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Corpus Callosum&lt;/span&gt;, sekelompok syaraf yang menghubungkan otak kanan dan kiri. Sedang pada pria, syaraf ini memiliki ukuran 25% lebih kecil dibanding wanita. Itu artinya, wanita cenderung mudah menghubungkan antara perasaan dan pikirannya. Dalam bahasa sederhana, wanita memutuskan lewat jalan tol untuk menghubungkan antara perasaan mereka dengan percakapan, sedang pria cenderung memilih lewat gang-gang sempit dengan banyak rambu stop, berbelit-belit, tak praktis.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kuatnya koneksi antara bagian-bagian otak yang berlainan itu rupanya yang lalu mampu memunculkan kemampuan wanita dalam hal multitasking. Dalam satu waktu, mereka mampu berpikir, mengingat, merasa dan mendengar serta merencanakan suatu hal secara bersamaan. Mungkin inilah yang lalu membuat saya bisa cepat menulis dan mengedit sambil mendengarkan musik. Aneh saja, karena tanpa musik, ide menulis saya mampet tak ingin keluar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sedang kerja otak pria sangat terspesialisasi, hanya mengandalkan satu belahan otak untuk melakukan suatu pekerjaan. Otak wanita malah lebih mampu bekerja secara simultan dengan kedua belahan otaknya untuk melakukan banyak hal. Perbedaan neurologis inilah yang membuat pria *termasuk pria saya* cenderung melakukan segala hal satu persatu. Fokus pada pekerjaan hingga lupa waktu, dan tak tepati janji makan malam dengan wanitanya. Hal inilah yang terkadang disalahartikan sebagian wanita sebagai sikap pelupa dan cuek pria. *tersindir tulisan sendiri* :D&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sebenarnya ketrampilan yang dimiliki wanita dalam hal multitasking ini selain terhubung dari sifat alami bawaan sejak lahir (nature), bahwa corpus collosum wanita nyata-nyata lebih luas daripada pria, yang memungkinkan wanita melakukan multitasking lebih efisien, ternyata juga disangkutkan dengan kebiasaan (nurture) yang berpengaruh serta imbas produk liberal berjudul kesetaraan gender.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bahwa sudah menjadi kodratnya, wanita dituntut untuk menjalani hidupnya sebagai 'konco wingking' suami. Tuntutan profesi inilah yang lalu terasah wanita hingga memunculkan ketrampilan multitasking. Melakukan segala aktivitas di dapur, di kasur dan di sumur, mengasuh anak dan mengurus rumah plus keluarga, pun dinobatkan juga sebagai bendahara negara kecil bernama 'rumah tangga'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Lalu karena kesetaraan gender yang diperjuangkan Kartini di masanya dulu, wanita yang telah menuntaskan kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu lantas ingin menjajal kemampuan multitaskingnya dengan meminta hak. Mereka juga ingin berkarya dan mengaktualisasi diri, menjadi mandiri dan berdikari. Para wanita itu, termasuk saya lantas mencoba sedikit menggeser posisi tanpa berusaha meninggalkan posisinya semula. Tetap menjadi ibu dan istri yang loyal terhadap rumah tangga dan suami, tetapi juga menjadi pekerja wanita yang loyal terhadap karir dan perusahaan tempatnya bekerja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dan inilah yang lalu menjadi konsekuensi saya, seorang ibu rumah tangga merangkap pekerja wanita, dengan doble tugas. Dituntut untuk bisa bekerja multitasking. berbagi tubuh dan pikiran. Beruntungnya saya wanita, karena ketrampilan itu sudah bakat alam, karunia dari Tuhan yang harus disyukuri, dijalani sebaik-baiknya dengan tetap menunaikan kewajiban dan meminta hak tanpa melanggar batas-batas gender.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-3084064211454102101?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/3084064211454102101/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/makhluk-multitasking-itu-bernama-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3084064211454102101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3084064211454102101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/makhluk-multitasking-itu-bernama-wanita.html' title='Makhluk Multitasking itu Bernama Wanita'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5845037354152303433</id><published>2010-01-04T15:31:00.001+07:00</published><updated>2010-01-04T15:33:24.974+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agape'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='eros'/><title type='text'>Eros atau Agape..Pilih Mana?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/12/02/eros-atau-agape-pilih-mana"&gt;sebuah repost..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cupid telah melepas busur panahnya. Menancapkan tepat di hati manusia. Pada busur itu lalu telah pula teraliri partikel serupa cinta, apakah Eros atau Agape, hanya kata hati manusia itu sendiri yang akan memutuskan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Apa sih yang menarik hingga Dewi tertarik dan terikat hati pada Bram, prianya? Dewi tertarik pada Bram yang berkacamata minus, manis dan berhidung mancung. Rasa suka dan kagum Dewi diletakkan pada objek serupa Bram, tanpa melibatkan hati, asal sudah 'gathuk', tak jadi soal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dalam bahasa latin, cinta Dewi itu disebut sebagai cinta yang Eros. Gairah semacam 'Erotic' terlecut. Saat bersamanya, Bram harus tampil mempesona, wangi, tak boleh kumel apalagi lusuh. Ahh, kecintaan yang memberlakukan ketentuan dan syarat. Bram lelah, apalagi Dewi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tapi setelah sekian lama menjadi kawan dekat satu hati, Dewi belajar pada Bram tentang sebuah cinta yang Agape. Gairah Dewi pada pesona Bram melebur menjadi rasa serupa kasih dan sayang. Tak lagi bersyarat cinta itu, karena kasih mereka saling tercurah tanpa menuntut balas. Tuhan telah membasuh jiwa kering yang bersemayam di hati Dewi dengan sebentuk cinta tulusnya pada Bram.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Cinta yang Eros bisa datang dan pergi sesuka hati. Jika tak lagi memenuhi standar dan kualifikasi, bersiaplah terdepak dari kehidupannya. Ia datang layaknya burung yang hinggap di atas pohon, tak terduga kemunculannya. Ada yang memancing gairah manakala burung yang menarik lewat selintas di depan mata, dan menggelitik rasa ingin menangkapnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Parahnya, terkadang seseorang terlena panah cinta eros dan lalu menjadi irasional terhadap orang yang dicintainya. Mata hati tertutup dan lalu cinta menjadi buta. Hanya bisa merabai tanpa bisa merasai. Sebuah kekurangan tertutupi rapat dan runtuh seketika setelah endapan kelebihan yang ada pada diri seseorang muncul ke permukaan. Hal ini tak bisa lepas dari tendensi satu komposisi umum dari cinta, yaitu rasa suka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ahh lagi-lagi sebuah penelitian membenarkan bahwa kadar emosi yang meluap kala jatuh cinta dikarenakan oleh sebuah molekul yang disebut nerve growth factor [NGF] yang jumlahnya fluktuatif. NGF inilah yang lalu bertanggungjawab atas tumbuhnya jerawat pada seseorang yang sedang dimabuk cinta.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Namun, rasa suka dan sebuah kecocokan memang selalu bisa memunculkan benih cinta. Ia tersemai di dasar hati, terpupuki oleh kasih dan sayang, disirami jiwa yang bersih. Itulah yang dirasa Dewi pada Bram. Rasa sukanya telah berkembang pesat menjadi sebentuk cinta yang tumbuh subur di dalam hati, sebuah cinta yang Agape.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tapi waspadalah, pada fase cinta ini, sebuah kecocokan satu rasa bisa saja lalu berubah menjadi ketidakcocokan. Mungkin saja karena kadar NGF pada cinta sangat tinggi di tahun pertama, dan lalu menurun drastis di tahun-tahun berikutnya. Jika terus terpelihara, ketidakcocokan akan menjadi persoalan besar yang berujung pada penghentian rasa cinta. Sebuah perpisahan lantas menjadi jalan satu-satunya untuk mengatasi masalah. Ahh miris!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hanya dengan bersikap dewasa dan penuh kearifan dalam menyikapi sebuah masalah. Cinta tak akan jadi mati dalam hati, jika kita masih punya kekuatan dan niat untuk kembali memupuknya, menyiraminya, merawatnya, dan senantiasa memperhatikan tumbuh kembangnya. Inilah pelajaran hidup sesungguhnya, belajar mencintai sebuah ketidaksempurnaan dengan cara yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-5845037354152303433?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/5845037354152303433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/eros-atau-agapepilih-mana.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5845037354152303433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5845037354152303433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/eros-atau-agapepilih-mana.html' title='Eros atau Agape..Pilih Mana?'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-7417588190732286806</id><published>2010-01-04T15:28:00.001+07:00</published><updated>2010-01-04T15:30:27.110+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cemburu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasib'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berkah'/><title type='text'>Pendek dan Cemburu, Sebuah Berkah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-style: italic; font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/11/26/pendek-dan-cemburu-sebuah-berkah"&gt;sebuah repost..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bertubuh pendek tak kunjung meninggi seringkali menjadi kecemasan banyak orang. Hingga lalu sebuah produk susu muncul demi membantu menjawab banyak kecemasan. "Tumbuh tuh ke atas, bukan ke samping". Begitulah kira-kira bunyi tag line iklannya. Dan tak usah lagi cemas, cukuplah minum susu itu tiap hari, dan tubuh terbantu untuk jadi tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Jika memang sudah menjadi kuasa Tuhan, entah pendek, tinggi, slim atau gemuk, terima saja. Apa boleh bikin. Sudah nasib. Tapi nasib buruk tak melulu membawa hidup seseorang lalu jadi buruk dan terpuruk, kan?. Justru nasib buruk terkadang bisa pula mendatangkan baik, seperti contoh, nasib Tom Cruise.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tubuhnya yang pendek dibawah rata-rata pria-pria Eropa malah membuatnya digelari sebagai pria pendek terseksi di dunia. Pendek tubuhnya tak membuat Tom lantas tak percaya diri, justru dari kelemahannya itu, dia mampu mempesona banyak kaum hawa, termasuk Katie Holmes dan Nicole Kidman. Great job, Tom!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Namun benar adanya, dibalik kelemahan memang selalu bisa memunculkan rasa takut untuk menghadapi sesuatu. Seperti Tom yang cemas dan takut dengan nasib tubuhnya yang pendek dan lalu dia berubah posesif dan cemburu terhadap Katie. Saya dapati sebuah artikel yang membenarkan sifat cemburu yang dirasa Tom itu pada sebuah hasil riset.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Laporan riset yang dimuat dalam jurnal Evolution and Human Behaviour mengatakan bahwa pria pendek cenderung memiliki sifat pencemburu, sedang pria bertubuh jangkung cenderung tak cemburuan. Bisa jadi karena pria bertubuh tinggi lebih merasa percaya diri. Dengan tubuhnya yang tinggi menjulang, mereka sangat yakin mampu mempesona lawan jenisnya, bertindak penuh kuasa dan unggul dalam hal reproduksi. Hmm..&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tom atau pria bertubuh pendek lainnya merasa terancam akan kekuatan dan daya tarik para pesaingnya, si pria-pria bertubuh jangkung itu. Fenomena ketakutan pria-pria pendek ini bahkan begitu natural muncul di kehidupan satwa. Para pejantan bertubuh besar, kekar cenderung memenangi banyak pertarungan dan berkuasa serta memonopoli penuh sang betina.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sebuah riset bisa jadi terlalu asal dan tak logis menyimpulkan hasil temuannya. Namun saya percaya, menjadi pendek atau tinggi bukanlah faktor utama yang berperan dalam mempengaruhi sifat cemburu seseorang, kok. Bahkan rasa serupa itu pun kerap menyerang saya, meski saya tak pendek-pendek amat *setidaknya mama saya menilai seperti itu*.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Cemburu itu rasa alami yang dimiliki setiap manusia manapun. Kalau kata kawan dekat saya, cemburu itu sebuah berkah, bahwa kita masih punya hati, punya rasa. Ya, inilah sebuah rasa yang bisa mendadak keluar karena timbulnya rasa takut dan cemas akan kehilangan yang dicinta, kehilangan juga power untuk menguasai seseorang. Bahwa kendali diri adalah obat terampuh mengatasi cemburu, sebuah tumor ganas yang bersemayam di dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menjadi pendek adalah berkah, jika kita mau mensyukuri itu. Pun, Tom telah bersyukur, mengucap 'thanks God', bahwa meski dirinya pendek, tapi tak lantas membuat rasa percaya dirinya surut, nyata-nyata Katie malah terpesona dan lalu jatuh cinta pada Tom. Sedang jika lalu cemburu itu hadir pada diri Tom, itu masih pula berkah. Bahwa Tom terikat hati pada Katie, tak ingin kehilangan cintanya.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Hei, kamu si tinggi yang pencemburu ataukah si pendek yang tak suka cemburu? ;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-7417588190732286806?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/7417588190732286806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/pendek-dan-cemburu-sebuah-berkah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/7417588190732286806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/7417588190732286806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/pendek-dan-cemburu-sebuah-berkah.html' title='Pendek dan Cemburu, Sebuah Berkah'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-6225378291783087307</id><published>2010-01-04T15:22:00.002+07:00</published><updated>2010-01-12T11:51:42.233+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lift'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cemburu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><title type='text'>Cemburu yang Mengendap..</title><content type='html'>&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/11/23/cemburu-yang-mengendap"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang digelayuti mendung yang menggantung itu mereka bertemu, kembali. Bara dan Lana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atur napasmu Lana..degup jantungmu terlalu keras, jangan sampai Bara mendengarnya..&lt;/span&gt;" teriak hati Lana. Namun degup-degup itu tak surutkan langkah Lana bergegas, bersua dengan sang Bara.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/rahasia-pada-sebuah-topeng.html"&gt;&lt;br /&gt;Topeng&lt;/a&gt; dilekatkan dan pesta kecil dimulai. Masih seperti perjumpaan awal dulu. Tanpa ciuman dan pelukan mengawali. Bersua, bertukar kabar. Biasa saja. Lalu semuanya mencair dan mengalir, larut dalam kekangenan yang tumpah ruah di luapkan dan gelak tawa yang tertahan pun dilepaskan. Tertawai hidup karena sebentuk&lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/pelukis-langit-yang-terhebat.html"&gt; konyol yang Lana dan Bara ciptakan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harap Lana hujan datang, meriahkan suasana. Sayang, hujan terlalu malu untuk turun bergabung. Hujan rupanya ingin memberi jeda bagi Lana dan Bara saling menentramkan rindu yang bergolak. Deras air yang jatuh ke bumi dan kilatan petir yang dibawa hujan hanya akan menyuguhkan suasana yang tak nyaman buat keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bukan hujan yang lantas membuat batin Lana terganggu siang itu. Tapi seorang wanita, disebutkan Bara. Wanita yang melingkupi hidup Bara di masa lalu. Sosok yang membuat Lana menjadi tak lagi lepas bebas, ada yang mengikat Lana agar tak melempar protes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kau tahu aku cemburu, Ba&lt;/span&gt;r?" Lana merutuki diri, kesal dan sesal memancing Bara bicara tentang sosok itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lana sangat pintar bersembunyi dan tenggelam dalam sisi dirinya yang misterius, selalu bisa memunculkan Lana yang tak ekspresif. Flat. Sayang saja, Lana tak pintar kali ini. Sekuat apapun topeng itu dilekatkan di wajahnya, tetap ada yang bisa tertebak di dalamnya, yang lalu terintip Bara. Sebuah cemburu, rasa yang paling dibenci Lana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Protes terlanjur terlempar, lewat gesture, tangan Lana yang mengangkat ke atas ditekankan berkali-kali, peduli Lana dengan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ok! sudah, cukup!.&lt;/span&gt;." batin Lana berteriak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak ada maksud membuatmu cemburu, Lan..jujurku mungkin telah menyakitimu..maaf". Atas nama jujur, Bara telah membuat Lana hancur, dan Bara hanya mampu dingini hati Lana, menyejukinya dengan kata maaf yang bergulir dari bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya lalu saling memberi isyarat, dalam diam mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam Lana..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Seharusnya tak perlu ada cemburu, Bar. Harusnya kuingat betul, kita terikat memang bukan karena cinta atau sayang. Sebebas dan sekuat apapun aku dan kamu, kita adalah jiwa-jiwa yang rapuh. Tubuh kita telah lekat dekat. Tapi bisakah kau abaikan hati jika rasa tak terduga serupa cemburu itu terselip?..Serupa rasa sayangkah itu? semoga bukan ya Lan, itu tak boleh hadir dalam hatimu, karena hanya akan mengacaukan semuany&lt;/span&gt;a"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedang Bara dalam diamnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;cemburumu dan &lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/aku-suka-cemburumu-kembara.html"&gt;cemburuku dulu itu&lt;/a&gt; telah mengikat kita, dear..sekuat apapun kita menghindarinya, toh itu telah muncul di hati. Ini berkah, serupa sayang atau cinta, aku memilih tak ambil peduli. Kunikmati saja sepenuhnya cemburumu itu, seperti kau menyenangi cemburuku dulu padamu&lt;/span&gt;". ucap Bara dalam batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diamnya Bara telah lega, sedang Lana dalam diamnya malah masih sibuk menata hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lana tahu, dunia tahu, pun Bara mengakuinya. Dia hadir di muka bumi ini dengan segala pesonanya, dengan gairah yang melingkupi hidupnya, juga semangat yang selalu ditebarkan. Daya magis seorang Bara. Bara yang selalu yakin bisa meruntuhkan hati wanita manapun yang dia pilih untuk hadir dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu, pada Lana kah segala resiko petualanganmu itu bisa kau minimalkan, menjadikan Lana, adik temanmu itu sebagai kawan kelanamu, Bar? Lana bertanya seakan menyelidik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bara terkekeh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hanya kamu yang bisa meriahi kelanaku, Lan..bersamamulah kelanaku terasa begitu hidup"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu yang panjang pada akhirnya membawa tiap pertemuan terasa begitu singkat. Jumpa itu pun harus diakhiri, dan kapan waktu sudi lagi mempertemukan keduanya, Entahlah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada &lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/090909.html"&gt;lift yang sama&lt;/a&gt; seperti perjumpaan dulu, hasrat itu sekali lagi tertuntaskan. Ada yang tertahan dan lalu benar-benar dilepaskan. Pada rekahan bibir yang basah menggoda milik Lana, rindu dan ingin Bara lalu dilesakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;inilah mauku, Bar..menyesaki dadamu dengan berjuta hasrat terlecut, dan meski tak mau, kuterima juga kau sesaki dadaku dengan cemburu pada cerita masa lalumu..&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desah lenguh yang Lana lepas, menyemaraki sepi di dalam lift itu. Ada nikmat yang terkecap, pun luka yang tersemat atas cemburu yang bergulir. Rindu, hasrat dan cemburu jadi satu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-6225378291783087307?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/6225378291783087307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/cemburu-yang-mengendap.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6225378291783087307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6225378291783087307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/cemburu-yang-mengendap.html' title='Cemburu yang Mengendap..'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5136017108621576531</id><published>2010-01-04T15:14:00.003+07:00</published><updated>2010-01-12T11:50:22.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='membara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kelana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><title type='text'>Rahasia pada Sebuah Topeng</title><content type='html'>&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/11/19/rahasia-pada-sebuah-topeng"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kelana yang membara atau Bara yang berkelana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lana bertanya pada Bara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"keduanya, dear..kamu dan aku. Bara yang senang berkelana dengan Lana, dan Lana yang membuat Bara begitu membara" jawab Bara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu masihkah kelana ini berlanjut, dan baramu tetap akan memberi hangat?" tak puas Lana bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bara diam..dia menghilang tiba-tiba tanpa memberi pesan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lana lalu bertanya pada hujan yang membawanya melambungkan nama Bara di angannya sore itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kemana kau bawa pergi Baraku, hujan? hembusan angin dan percikan air hujanmu kah yang telah membuat baranya meredup?&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hujan diam sesaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"hujan tak membuat baramu meredup"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih Lana rupanya terbaca hujan dan dia berbaik hati mengirimkan sebentuk pelangi, agar Lana bisa mengenang Bara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pelangi saja tak cukup", Lana kesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"setidaknya aku ingin Bara ada disini menemaniku &lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/pelukis-langit-yang-terhebat.html"&gt;melukis langit&lt;/a&gt;.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan lantas mengajak Lana bertanya pada waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"tanyakan pada waktu, karena dia yang nanti akan membawamu bertemu Bara"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdiam Lana..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bisakah?&lt;/span&gt;" Lana meragu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan cinta yang mengikat Lana dan Bara, mungkin juga bukan sayang yang melingkupi hati mereka. Lana hadir untuk Bara, begitu sebaliknya, hanya jika waktu sudi mempertemukan keduanya. Esok, lusa, atau entah kapan hari lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pinta Lana pada Bara bukan sebentuk hati warna merah, atau ribuan ucapan sayang setiap hari dan sms mesra memenuhi inbox ponselnya. Ingin Lana sederhana saja, menjadikan Bara sebagai teman berkelananya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bara seru, menyenangkan dan tak membosankan. Sangat&lt;/span&gt;." Batin Lana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelana Lana dan Bara memang selalu tersematkan gairah yang membara pada keduanya. Meski baru beberapa kali kelana itu mereka tempuh, tapi setidaknya ada yang terkenang. Ciuman, belaian, dan tatapan mata coklat Bara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lega hati Lana, meski Bara berada jauh darinya. Cukup tenang mendapati Bara via kabar jejaring itu dirinya baik-baik saja, tidak sakit dan tetap memiliki semangat mengejar mimpinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;please, Bar jangan offline..setidaknya biarkan statusmu tetap online meski kita tak saling bicara..itu sudah membuatku lega, sangat lega&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;setidaknya aku menemani hari-harimu larut dan tenggelam dalam ke-hectic-anmu yang entah kapan akan berakhir..inilah semangat yang aku tiupkan dari jauh untukmu.&lt;/span&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup ini yang bisa Lana beri untuk Bara, karena memang cukup itu saja yang bisa mereka berikan satu dengan yang lain. Saling menyemangati dan lalu bersama-sama berpesta, memakai topeng dan lalu merayakan kesenangan,&lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/090909.html"&gt; meletupkan buncahan gairah ke langit tujuh&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat lalu Lana pada pesan Bara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah berpesta, rapikan semua yang telah kita kacaukan dan jangan sampai semuanya terlihat berantakan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lana manut..sebagaimana Lana manut dan taat pada Ferre, suaminya. Karena baginya, &lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/pria-gelap-sang-hero-dan-si-perempuan.html"&gt;Ferre tetaplah lelaki yang memiliki kesempurnaan yang diingini seorang Lana.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pada Bara, adakah sesuatu yang menarik itu ada?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada. Lana hanya tak mau memanjakan perasaannya pada Bara. Meminta Bara membuka topengnya. Lana memang tak pernah siap jika Bara benar-benar melepas topengnya. Meski sebenarnya sudah pernah terlepas, sempatlah Lana mengintip sebentar apa yang Bara rasa. Ya, ternyata serupa &lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/aku-suka-cemburumu-kembara.html"&gt;cemburu Bara pada imaji Lana&lt;/a&gt;. Tentang seorang laki-laki yang ditulis Lana pada novelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ahh, Bara..cemburumu itu aku suka.&lt;/span&gt;." kenang Lana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/evil-in-love.html"&gt;Biarlah saja Lana dan Bara tetap dengan topeng itu&lt;/a&gt;, toh telah disepakati keduanya. Akan dilekatkan dan dilepaskan bersama di saat yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"cukup kenakan topeng wajah nakalmu yang menggoda itu saat bersamaku, Lan dan jangan lupa melepasnya saat senja bergulir menuju kelam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, pada topeng itulah keduanya meletakkan rahasia, hanya milik Lana dan Bara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*bersambung*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*puzzle story Lana dan Bara yang sempat mandek di tengah jalan..sekarang diteruskan lagi..mumpung sedang banyak waktu tak dikejar deadline&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-5136017108621576531?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/5136017108621576531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/rahasia-pada-sebuah-topeng.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5136017108621576531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5136017108621576531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/rahasia-pada-sebuah-topeng.html' title='Rahasia pada Sebuah Topeng'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-6316719649001269936</id><published>2010-01-04T15:08:00.002+07:00</published><updated>2010-01-04T15:13:15.065+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iblis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><title type='text'>090909</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/09/12/090909"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;siang itu, tepat di 090909, sangat panas membara. dan Lana terbakar rindu karena Bara. ada kekangenan yang sangat pada pria seksinya itu, rindu pada kissing a foolnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"sibuk?," Lana menyapa Bara di YM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"makan siang bareng yuk?," berharap Bara bersedia menerima ajakannya bertemu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;Hanya ingin menatap wajahmu saja, itu cukup, kok..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;," batin Lana menunggu jawaban Bara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;justB is typing a message&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"oke!, ada ide mau makan dimana, dear,?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Aha!..Lana girang..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"depan kantorku saja ya, Bar?" tawar Lana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"baiklah,.." Bara setuju.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dan kini mereka sudah saling berhadapan di satu meja. Lana sumringah, begitu juga Bara. Terlihat jelas, Lana tak bisa menyembunyikan rasanya saat itu, wajahnya mungkin memerah saat Bara memuji outfitnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"kamu seksi dengan kemeja itu, dear," Bisik Bara di telinga Lana dan merengkuh pinggang Lana mendekat padanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"thanks..," Lana mendekatkan wajahnya ke arah Bara. Harum Kenzo daun tercium dari balik leher jenjang Lana, menggoda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tak pernah terbayangkan bagi Bara, Lana yang dulu begitu polos saat pertama mengenalnya, kini terlihat jauh berbeda. Sangat matang, smart dan tentunya seksi. Lana yang tak lain adalah adik temannya sendiri, kini justru menjadi partner in crime-nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"u r so sexy for me, dear" Bara membatin, sambil masih menikmati bibir tipis Lana yang basah di sampingnya saat ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Lana tak tahu bahwa Bara tengah menikmatinya, dan Lana sendiri malah sibuk dengan pikirannya sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;ahh..ya kita, yang selalu berkejaran dengan waktu dan hidup dalam bayang-bayang. tak mampu kita lewati malam-malam bersama, karena untuk kita hanya ada siang membara&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;," terpekur Lana sambil memainkan telunjuknya di pinggiran gelas isi juice alpukat pesanannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Lana miris..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"aku ingin kiss kamu, dear,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Lana tergeragap, sadar dari lamunannya, lantas menyunggingkan senyum dan mendekat pada pipi Bara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"inginku juga, Bar..,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;aaah..satu jam bersama di siang itu memang benar-benar membara, tak sadar mereka harus balik badan dan kembali ke jalan masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;Maaf dear, aku tak bisa membawamu ikut serta bersamaku, kita berbeda arah kali ini..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;," sesal Bara merutuk dalam hati, karena terpaksa menyudahi acara kencan gelap di siang itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"hei...ada lift, kita lewat itu saja ya, Lan..tak tahan aku ingin menciummu di dalam sana," Bara mencoba menawarkan oase pada Lana, untuk disinggahi meski hanya sebentar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Lana tertawa dan lalu menggangguk setuju, dalam hati iblisnya ikut senang dan menari-nari..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;dan kalaupun ada celah disana, Bar..entah yang keberapa kalinya, aku pasti ijinkan kau melumatku, sepuas yang kau mau..karena aku juga menikmatinya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;,"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;seperti saat itu, di awal bulan, tepat di hari rabu, jatuh hari pasaran kelahiran Lana, 6 hari sebelum hari ulang tahun kedua pernikahan Lana dengan sang suami, Lana meruntuhkan sendiri tembok kesetiaannya, dan tidur dengan Bara, teman kakaknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;kini di 090909, masih di awal bulan, tepat juga di hari rabu, jatuh pula hari pasaran kelahiran Lana, Lana mengulangnya lagi bersama Bara, mencari celah nikmat dua anak iblis yang kasmaran. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;deep kissing &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;di dalam lift.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;*nama tokoh bukan terinspirasi Barra Pattiradjawane..si chef seksi itu, bukan pula Lana terinspirasi Lana Lang pacar Clark Kent si Superman ganteng itu :D&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;*sedang senang merangkai short story..seperti kegemaran saya dulu..owiya, satu lagi, mau merusuh disini..silahkan! :)) :))&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-6316719649001269936?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/6316719649001269936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/090909.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6316719649001269936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6316719649001269936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/090909.html' title='090909'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-2644338519940020572</id><published>2010-01-04T14:55:00.003+07:00</published><updated>2010-01-04T15:02:02.838+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bertengkar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sehat'/><title type='text'>Mari Bertengkar Sehat</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/11/18/bertengkar-sehat-a-la-saya"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah adalah belajar menghadapi jatuh bangun membangun sebuah mimpi dan cita berwujud rumah indah pernikahan berpondasi iman yang kuat. Berharap semua pasangan menginginkan kehidupan yang dibayangkan indah itu akan selalu hadir sepaket dengan adanya kebersamaan, keharmonisan yang terlingkupi cinta, setia, sayang dan kasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tapi akankah bisa proses membangun itu berjalan mulus? sandungan serupa batu dan duri pasti jadi halangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Cinta yang diibaratkan kayu lantas melapuk dimakan waktu, rayap serupa orang ketiga hadir menggerogoti pondasi rumah indah itu. Butuh treatment untuk menjaga kualitas kayunya tetap terjaga, sebegitu juga ekstra kerja keras memilih pembasmi jitu agar si rayap tak lagi datang mengganggu.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya dan suami, atau pasangan menikah manapun mungkin sedang mati-matian juga menjaga pondasi rumahnya tak akan rubuh. Inilah ujian yang sama-sama kita lakoni, bahkan mungkin akan lebih sulit dari sekedar ujian akhir semester atau ujian masuk perguruan tinggi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Butuh belajar ekstra, tak hanya suami, istri pun iya. Tak bisa mengandalkan belajar sistem kebut semalam, karena memang harus belajar setiap hari, setiap saat. Dan sewaktu-waktu kaki menjegal langkah, kita telah siap diri bangun dari kejatuhan, karena kita telah pernah belajar menghadapi rasa sakit itu sebelumnya.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada sebuah kehidupan pernikahan ada hal yang ingin sebisa mungkin kita hindari. Bertengkar. Tapi bisakah?, sedang kadang agak susah mengakomodir dua ingin yang berbeda dari dua pribadi beda karakter, beda selera. Memunculkan lalu banyak versi, ada yang rela mengalah demi kebaikan, demi pasangan, ada yang teguh kukuh tak mau mengalah dan lalu ada yang memanfaatkan kuasanya, mengandalkan ego agar inginnya terpenuhi, tak pernah sudi mengalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Pertengkaran, seharusnya membuat banyak pasangan belajar, menyibak apa yang sama-sama dimaui, diingini. Tentang segala hal yang dirasa, dialami atau dihadapi. Ini seperti sebuah peledakan segala yang menyumpal dada, menyumbat otak, asal jangan sampai mematikan rasa. Bertengkar yang mungkin akan jadi melegakan jika kita bisa sama-sama menguasai diri, pun mengolah emosi dengan baik.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya tak menganjurkan kalian bertengkar dengan pasangan, toh saya sendiri pernah bertengkar dengan suami, meski tak sering. Hanya saja jika ini harus terjadi, setidaknya ada beberapa batas yang harus dipagarkan, agar tak melewati koridor. Agar pertengkaran tak hanya menjadi sekedar adu urat dan otot semata. Debat tanpa hasil, tanpa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;win-win solution&lt;/span&gt; yang bisa menjembatani dua ingin itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sekedar beberapa tips bertengkar sehat, dari saya pribadi..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Pilih masalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Siapapun pasti kesal dan kecewa pasangannya bikin gregetan dan makan hati, memicu diri untuk melawannya. Demi ego, jika perlu harus memenangkan 'pertarungan'. Tak disadari, justru semakin dilawan malah memperuncing masalah. Butuh bijak ternyata untuk bisa memilah milih mana masalah yang harus dibicarakan dan menyelesaikannya saat itu juga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Waktu dan Tempat yang tepat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bertengkar dan berdebatlah jika memang harus, di waktu dan tempat yang tepat tentunya. Tak mudah meski itu berarti harus menahan diri agar emosi tak meledak. Seburuk apapun masalah yang membentur kehidupan sebuah keluarga hendaknya gejolak itu diredam di dalam. Memunculkannya di luar malah hanya akan mengumbar aib dan mempersilahkan orang lain mengintip private room kita dan pasangan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Tak Egois Melebar Masalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kesal karena dia datang terlambat menjemput, itu wajar. Tapi menjadi tak benar jika lantas kekesalan itu merembet ke hal lain. Sisi egois yang kuat lalu dimunculkan, masih belum memaafkannnya karena terlambat datang, dan lalu melebarkan masalah, mengulik salah dan alpanya di masa lampau. Hentikan! Memaksa mengingatkan salah terdahulunya hanya akan malah membuka luka lama. [mengacu tips 1]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Be a good listener&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bertengkar itu seperti sebuah cara berkomunikasi yang mesti berjalan juga dua arah. Bijak untuk mau mendengar apapun penjelasan dari sudut pandangnya. Jadi pendengarlah yang baik, malah membantu untuk mengatasi kesalahpahaman yang timbul.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;Mauku, Maumu Juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Grundelan dan segala unek-unek memang bagusnya dikeluarkan agar tak menyumpal isi otak, hati dan pikiran yang hanya akan memunculkan penyakit hati. Maumu dan maunya adalah harap yang ingin diwujudkan untuk ada dan tercapai. Share apa yang menjadi ganjalan hati, setidaknya ini membantu mencari tahu apa yang terbaik untuk diputuskan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-2644338519940020572?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/2644338519940020572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/mari-bertengkar-sehat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2644338519940020572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2644338519940020572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/mari-bertengkar-sehat.html' title='Mari Bertengkar Sehat'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5069127635730955954</id><published>2010-01-02T16:13:00.001+07:00</published><updated>2010-01-02T16:15:08.413+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pria'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biru'/><title type='text'>Film Biru, Kesenangan yang diakrabi Para Pria</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/11/16/film-biru-kesenangan-yang-diakrabi-para-pria"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Berada di dalam sarang penyamun bersama sekumpulan pria saat itu, membuat saya dihadapkan pada kondisi tak nyaman. Saya harus berbagi ruangan dengan pria-pria haus gairah. Dan dahaga di tengah siang yang dingin di dalam ruangan bersuhu 16 derajat itu mereka dapatkan pada sebuah tayangan sepasang manusia tengah telanjang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Erangan menuju nikmat ke puncak orgasme menyesaki telinga. Terlihat meski sekelebat, pria-pria yang saya akrabi dalam keseharian di tim kerja tengah duduk tak nyaman. Geser sebentar ke kanan lalu ke kiri, mengangkat pantat, mencari posisi yang pas. Sepertinya ada sesuatu yang mengganjal, yang tiba-tiba menyesak melesak membuat sesak celananya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Mata memang menatap monitor, tapi otak saya rupanya sedang tak ingin sinkron dengan mata. Konsentrasi terpecah. Penasaran menggelitik hati, apa yang tengah mereka nikmati itu?, ingin mengintip, tapi rasa malu saya menahannya. Tampilan visual nan sensual sepasang manusia tengah intim rupanya berhasil memicu gairah mereka meledak-ledak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Seorang perempuan dari kaum saya telanjang dalam film itu dan lantas menjadi objek pembangun hasrat. Gambar-gambar erotis nan dramatis sukses dihadirkan dalam otak mereka sebagai perangsang yang membangkitkan simpul syaraf hingga organ vital sang pria bergerak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ketidaknyamanan pada situasi itu rupanya perlahan membawa saya belajar, memahami mereka. Bersentuhan dengan dunia pria membawa saya tahu apa yang pria-pria itu suka, mau dan ingin. Ya, layaknya anak kecil girang dengan balon dan permen di tangannya, pria pun sama, selalu akan senang dan riang jika disuguhi sesuatu serupa seks. Sang pemuja seks sejati, saya sematkan di dada pria-pria itu. Bahkan pada pria saya, sekalipun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Dan ternyata tak hanya nafsu dan seks yang mengelilingi otak pria, bahkan mereka bersedia pula bermain ego demi memenangkan sebuah hadiah berwujud cinta, wanita, harta dan kuasa. Inilah yang lalu membuat pria selalu tampil begitu hebat dan wibawa.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pria-pria di tengah atmosfer kerja saya sudahlah begitu. Biar! Toh saya telah menjadi kebal dengan banyak perilaku yang mereka munculkan. Menonton film porno bersama pria-pria itu kini tak lagi membuat saya merasa tak nyaman. Menjadi seperti biasa saja, tak lagi jengah, resah jika pria-pria itu lalu menelanjangi saya dalam pikiran mereka. Tak bisa dicegah, kendali otak, juga rasa hanya pria-pria itulah yang bisa menguasainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Wajar yang normal, saya nilai seperti itu. Film biru sampai kapanpun akan selalu menjadi dunia yang diakrabi pria yang teramat asik untuk disinggahi, karena disana diletakkan kesenangan. Peduli setan dengan dosa dan neraka, Tuhan lebih berhak memutuskannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Surga yang kekal abadi mungkin tak akan menerima pria-pria pecandu film biru, tapi setidaknya pria-pria itu telah menemukan sebuah surga dunia meski sementara saja. Ya, pada film biru, sarana relaksasi mengendorkan syaraf otak yang tegang dan mengalihkan ketegangan itu pada syaraf yang lain ;)&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-5069127635730955954?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/5069127635730955954/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/film-biru-kesenangan-yang-diakrabi-para.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5069127635730955954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5069127635730955954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/film-biru-kesenangan-yang-diakrabi-para.html' title='Film Biru, Kesenangan yang diakrabi Para Pria'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-4040551907438848022</id><published>2010-01-02T16:11:00.000+07:00</published><updated>2010-01-02T16:12:45.621+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tenggelam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='timbul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pergi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='datang'/><title type='text'>Yang Datang dan Pergi..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/11/11/3289-yang-datang-dan-pergi"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ada yang saya rindui ketika yang dulu ada begitu dekat kini harus lepas, terbang ke alam lain. Ada rindu yang terselip meski kini kita tak lagi berada bersisian. Harus saya rela dan ikhlaskan semua yang berada dekat dalam kehidupan saya pergi dan mungkin tak akan pernah kembali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Itulah kehidupan. Ada yang datang dan lalu pergi. Seperti juga saya dan manusia di belahan dunia manapun, datang ke dunia dan lalu akan pergi setelah membawa amanah, untuk hidup dan lalu akan pergi membawa mati setelah hidup telah tertempuh sejauh apapun Tuhan inginkan kita berjalan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kedatangan dan kepergian seperti sebuah fenomena yang datang silih berganti memberi warna bagi kehidupan di jagat ini. Pun layaknya fenomena alam, tentang pergantian siang dan malam. Ada bulan yang datang menggantikan peran matahari, berjaga malam. Lalu esoknya tugas bulan beralih lagi pada matahari, yang bertugas mengganti tampilan malam kelam dengan langit cerah meriah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sebebas apapun saya, kita, kalian diberi hak untuk mencintai, memiliki dan lalu menguasai apapun, siapapun, tapi tak ada yang pernah menjadi kekal. Saya, kita, kalian harus tetap bersiap diri berpisah dengan yang pernah hadir dalam hidup, yang pernah kita cinta, sayang, melepas juga apa yang pernah kita miliki atau kuasai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Waktu, telah membawa yang datang dan hadir dalam hidup, mengambil pergi pula apa yang digenggam dan dimiliki. Waktu yang datang tanpa pernah kita mengundangnya dan lalu pergi begitu saja tanpa permisi. Relakan saja, ikhlaskan. Hanya itu obat penawar terampuh. Karena jaman dan waktu memang tak bisa dilawan. Toh pada waktu yang berurai nanti, kita tetap masih bisa mengenang yang telah pergi, yang pernah kita miliki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tulisan ini adalah obat saya berdamai dengan diri sendiri. Di jarak yang berdekatan, saya harus rela berpisah dengan kawan, partner kerja satu tim. Wajah lama yang dulu saya akrabi tergantikan wajah-wajah baru. Kedekatan diri layaknya keluarga beralih saling selidik, jegal menjegal. Apa mau dikata, perubahan seiring waktu inilah yang mengharuskan saya belajar, berenang mengikuti arus. Sesekali harus belajar juga melawannya, jika berusaha menghanyutkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ya, pada yang datang dan pergi bersama waktu, yang timbul lalu tenggelam bersama arus sungai, kita semua belajar menjalani ujian hidup yang sesungguhnya..bahwa tak pernah ada yang kekal di dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-4040551907438848022?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/4040551907438848022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/yang-datang-dan-pergi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/4040551907438848022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/4040551907438848022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/yang-datang-dan-pergi.html' title='Yang Datang dan Pergi..'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-6940862846626665179</id><published>2010-01-02T15:59:00.000+07:00</published><updated>2010-01-02T16:10:48.356+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='belahan jiwa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malaikat'/><title type='text'>Sang Belahan Jiwa</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-size:100%;" &gt;&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/11/09/sang-belahan-jiwa"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuhnya teramat mungil, rapuh dan ringkih. Ruang bersalin itulah saksi perjumpaan saya dengannya, sang anak malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lengkingan tangisnya membuyarkan lelah dan payah saya. Jahitan perih apapun itu tak lagi terasa sakit ketika melihatnya begitu dekat, erat dalam pelukan. Anak malaikat bermain insting mencari sumber penghidupannya, pada puting susu penawar kelegaan dan ketenangan. Perjalanannya bertemu saya terbayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desir hangat tercipta ketika jari kami saling sentuh, tatapan mata dan batin kami saling bicara. Membelai hati kami, menyelipkan sebentuk cinta, rasa kasih juga sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu setengah tahun berlalu teramat cepat. Kini tubuhnya tak lagi ringkih, tapi telah bertumbuh kekar, besar. Mata coklatnya tajam, menghujam jantung ketika dia menatap penuh kasih. Tangan mungilnya menggenggam kuat apapun yang diraihnya. Kaki kekarnya menapak kuat, memanjat pijakan tinggi. Tak surut takut, malah senang bermain dengan berani. Aah..kau memang jagoan terhebat milik mama, nak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitung bintang di langit dan cicak yang mengintip malu di balik pilar tembok itu, nak. Ya, sang belahan jiwa telah pandai berhitung. Satuuu, duaaa, tigaaa..teriaknya riang. Benda angkasa berwujud bintang diucapnya jelas, dan dia mengenal cicak yang berdecak lewat lagu yang selalu berulang berputar di kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cicak-cicak di dinding, diam-diam merayap..Hap!..dan meledaklah tawanya yang renyah, pamer deret giginya yang putih. Sebuah senyum tersungging, manis. Senyum yang saya wariskan untuknya. Pelukan di kepala dan ciuman lembut di rambut adalah wujud sayangnya untuk semua yang dikasihinya, uti, akung, papa juga mama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada adzan yang bergema, pada surat Al-Fatihah yang kami bisikkan di telinganya di hampir tiap malam, penghantar tidurnya. Pada segala gerak kami saat khusu' berbicara dengan Tuhan, yang ditirunya. Dia telah belajar mengenal sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang terbersit rasa tak sabar menantinya tumbuh meranum, berkawan dengan lewan jenisnya. Mencoba menebak saja, berapa ya kira-kira wanita yang dipatahkan hatinya? Ahh, jangan ya, nak. Itu nakal namanya. Jadilah laki-laki yang setia pada satu hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika patah hati nanti jangan pernah malu untuk menangis, nak. Tangismu tak akan membuat dirimu berubah jadi pria yang melemah. Tangismu adalah obat pelega, kau akan memerlukan itu. Percaya mama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman pasti akan memangkas jatah hidup saya, dan lalu..&lt;br /&gt;Masih bisakah saya mendampinginya di kelulusan dan wisudanya, kelak?&lt;br /&gt;Masih bisakah saya menyemangatinya di kala ia tengah berjuang meraih mimpi?&lt;br /&gt;Masih bisakah saya mendampingi ia melamar pujaan hatinya?&lt;br /&gt;Masih bisakah saya hadir kala dia tengah mengucap ikrar suci pernikahan?&lt;br /&gt;Masih bisakah saya menggendong anak malaikatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh terlalu banyak pertanyaan, pasti Tuhan akan sulit memberi jawabnya. Hanya Dia yang tahu berapa sisa umur saya bisa bertahan di dunia ini. Semoga saja Tuhan berbaik hati, memberi bonus berlimpah untuk umur saya agar bisa menemani sang belahan jiwa melewati fase hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, sang belahan jiwa itu bernama Faiz. Dialah guru yang mengajarkan saya untuk terus belajar kuat, belajar tegar. Pada dialah, saya mengolah sabar, meraih ikhlas, mengharap surga. Dan dialah sang anak malaikat, yang akan membantu melapangkan jalan saya pulang kembali ke hadapan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-6940862846626665179?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/6940862846626665179/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/sang-belahan-jiwa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6940862846626665179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6940862846626665179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/sang-belahan-jiwa.html' title='Sang Belahan Jiwa'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8152598912050518216</id><published>2010-01-02T15:52:00.002+07:00</published><updated>2010-01-02T15:55:50.335+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='notes'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='masa'/><title type='text'>Notes, Catatan dari Masa ke Masa</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-style: italic; font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/11/07/notes-catatan-dari-masa-ke-masa"&gt;sebuah repost..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada sebuah meeting kerja beberapa waktu lalu, sambil mencatat tulisan, mata saya tertarik menarik sesuatu yang terselip, mengintip di balik saku agenda warna coklat. Sebuah notes. Bergambar di sudut bawahnya, pria plonthos sedang duduk dan membaca koran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kertas pada tiap lembarnya sudahlah lecek, tinta pada tulisannya mblobor. Terlalu menekan kuat saat menulis hingga timbul &lt;span style="font-style: italic;"&gt;emboss&lt;/span&gt;. Isinya? Beragam. Semacam catatan petunjuk mengalami kebuntuan menghadapi masalah teknis, pekerjaan dulu yang masih bersinggungan dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;layout&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;coding&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Notes jadul nan lecek itu layaknya 'kitab'. Dialah pegangan bagi saya mengatasi kebuntuan masalah. Jika tak terbawa, bisa payah saya!. Pada notes itulah saya terbantu. Kendala kerja teratasi pada jawaban di dalamnya. Bahkan saya bisa mengendalikan ke-impulsif-an saya pada si notes, disanalah segala macam pengeluaran dan pemasukan dibuat balance :D&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tulisan di notes itu serupa kotak. Kecil dan rapi. Tulisan rapi yang lalu jadi andalan saya didapuk sebagai sekretaris kelas atau kelompok di jaman sekolah. Aaahh, mengingat notes malah lari ke masa lalu. Sayang saja kini jari-jari saya lebih diandalkan untuk mengetik cepat. Bukan pada notes itu lagi, tapi pada Homesite, semacam software edit dokumen HTML. Bukan untuk mencatat petunjuk teknis, tapi mengetikkan semua ide dan imaji. Menuangkannya menjadi sebuah tulisan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Notes 'kitab' lecek itu masih tersimpan rapi di selipan agenda kerja. Penggalan catatan berharga yang menjadi bagian dari penggalan masa lalu, yang akan selalu membawa saya terkenang pada masa-masa itu. Perannya lalu tergantikan oleh notes digital. Kembali lagi menyimpan, mengetikkan apapun disana, dari yang penting sampai yang sama sekali tak penting.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada sebait catatan di ketik seseorang di sana, bukan umbar kata romantis, hanya ungkapan singkat bahwa dia menyayangi saya. Itu saja. Ditambahkannya pemanis, muah! muah! di akhir ungkapan. Sebuah perwakilan kecupan di pipi saya. Ya, catatan isi hati yang tak akan terhapus, bahkan hingga akhirnya kami menikah.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Notes digital tak ubahnya 'kitab', tetap setia menyimpan banyak catatan. Terselip resep obat, penawar nyeri ulu hati yang kerap membuat saya kumat kesakitan, sebuah rangkaian nama anak malaikat tercatat pula disana. Bahkan doa melihat hujan pun terketik. Untuk apa? tentu saja untuk saya, karena saya suka hujan. Dan saya ingin kedatangannya bersama doa yang tercatat yang lalu saya ucap itu akan menyejukkan jiwa, menenangkan batin, pun membawa berkah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Yang penting disimpan, begitu juga yang tak penting, diselipkan jua. Semacam formula menentukan berat badan ideal pun memenuhi notes. Apa alasan? Tak ada, hanya ingin mencatatnya saja. Siapa tahu di tahun-tahun mendatang berat badan saya melonjak naik, dan catatan formula ini menjadi penting, karena diandalkan untuk mendapat acuan berat tubuh ideal..hihihi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Catatan lain pun datang dan pergi, terketik dan lalu terhapus. Ya, daftar belanja bulanan agar saya terbantu untuk menjadi tak impulsif. Tetap guna sekalipun berpindah tempat, dari sebentuk notes mungil beralih ke notes digital. Sama-sama membantu agar neraca ekonomi keluarga menjadi lebih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;balance&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Back to Notes!&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;..Kalian masih memilikinya? Apa yang kalian tulis dan catat di sana?&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt; Lets share!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8152598912050518216?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8152598912050518216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/notes-catatan-dari-masa-ke-masa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8152598912050518216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8152598912050518216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/notes-catatan-dari-masa-ke-masa.html' title='Notes, Catatan dari Masa ke Masa'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-764450922542385298</id><published>2010-01-02T15:49:00.002+07:00</published><updated>2010-01-16T15:17:05.416+07:00</updated><title type='text'>Mimpi Si Badut</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/30/mimpi-si-badut"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Teringat masa kecil dulu, bersama papa dan mobilnya mengelilingi kota, dan saya kerap melewati bangunan berdinding unik itu. Dinding bangunannya terlapis wallpaper bercorak, seperti batako bersusun, coklat kotak-kotak. Ya, coklat, seperti mata saya, warna yang lalu menjadi sangat favorit bagi saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada dinding atasnya tertempel gambar seorang pria plonthos tampak belakang sedang duduk dan membaca koran. Buat orang lain mungkin bangunan itu sama sekali tak berkesan, tapi tidak bagi saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Setelah beberapa tahun lamanya, masih setia berkendara dengan papa dan keluarga di malam minggu, saya tetaplah menaruh kagum pada gedung itu, berharap suatu saat saya bisa berada di sana, meski hanya sekedar menilik ke dalamnya, berkeliling dan melewati setiap koridor yang saya temui.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Waktu berlalu, kali ini mengambil rute lain. Acara berkeliling kota di malam minggu itu membawa saya melintasi sebuah bangunan. Berkebalikan dengan bangunan pertama yang membawa kesan mendalam, tapi tidak pada bangunan ini, tua dan dinding bangunannya mengelupas, tak terawat. Tak pernah terbersitpun berharap saya berada di dalam sana menghabiskan waktu. Tidak!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ternyata makin saya berkata tidak, malah membawa saya makin dekat pada bangunan jelek itu. Inikah bagian dari rencana Tuhan yang jauh dari perkiraan saya? Sepertinya memang iya. Pada bangunan tua itulah Tuhan rupanya sedang menuntun arah hidup saya. Pada bangunan itulah, mimpi saya bermuara. Tentu saja Tuhan tak lantas meluluskan ingin dan mimpi saya begitu saja, Tuhan ingin saya berenang jauh, sekuat tenaga agar saya bisa menuju muara itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Inilah HarapNya, agar saya belajar berproses dari jatuh bangun merajut mimpi, merasakan dulu sakitnya ditempa baja setebal apapun itu. Saya, si badut itu sedang berupaya merombak diri dan finally dinyatakan lolos 'uji kelayakan'. Dibukakan jalanNya bagi saya untuk menggapai, meraih mimpi itu hingga begitu kuat saya menggenggamnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kini, impian itu telah berada di tangan saya, berada di bangunan berdinding unik ini. Menjadi bagian di dalamnya. Apakah itu berarti mimpi saya berakhir? Belum kawan, mimpi saya belumlah berakhir. Muara yang mengarah pada laut belumlah saya renangi. Selama denyut jantung ini masih berdetak, dan kekuatan itu masih ada, antrian mimpi saya masih menunggu untuk diwujudkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dan itu berarti saya harus bersiap diri lagi, kembali melewati jalan rintangan, penuh semak belukar, tikungan tajam, turunan bahkan tanjakan. Tentu saja saya butuh peta Tuhan, karena saya sama sekali tak kenal medan berikutnya. Jalan lain yang ditunjukkan Tuhan tak berarti menyesatkan, Dia lebih tahu jalan mana yang terbaik untuk saya lalui. Karena Dialah yang maha hebat, sang navigator yang akan menuntun saya berjalan, pada pencapaian mimpi-mimpi saya selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada bangunan unik berdinding lapis batako bersusun itu, di dalamnya saya sedang belajar menjadi seorang penulis dan sepertinya Tuhan sedang mengarahkan jalan saya pada &lt;a href="http://nerumpi.com"&gt;ranah ini&lt;/a&gt; agar ingin saya itu terjembatani :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-764450922542385298?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/764450922542385298/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/mimpi-si-badut.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/764450922542385298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/764450922542385298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/mimpi-si-badut.html' title='Mimpi Si Badut'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-4171064454576122530</id><published>2010-01-02T15:46:00.002+07:00</published><updated>2010-01-02T15:48:29.740+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='papa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='beda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='badut'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mama'/><title type='text'>Beda itu Indah dan Hebat</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-style: italic; font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/28/beda-itu-indah-dan-hebat"&gt;sebuah repost..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tiga anak terlahir dari rahim yang sama, membawa sifat-sifat khas yang menurun dari sang orangtua. Bukan salah bunda mengandung, anak kedua tumbuh besar dengan kebodohannya dan sangat bengal. Bertanyalah sang mama,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Kenapa kamu begitu berbeda dari kedua saudaramu? contohlah mereka!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;"Entahlah, mama. Aku memang beda dari mereka, itu berarti aku unik kan?" si anak bengal menjawab sekenanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pahatan karya Tuhan berupa saya mungkin memanglah sengaja dibentuk unik. Pantas dihadirkan untuk memeriahkan suasana rumah yang sepi, ditampilkan sebagai badut penghibur yang konyol, bodoh dan bengal.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Si badut yang benci matematika, lebih menyukai mengarang bebas dan bikin puisi, tak butuh formula ribet njelimet yang bikin otak kusut, karena cukup andalkan imaji saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Si badut yang rela-rela saja sang papa lebih memilih mengambil rapor si kakak pandai atau si adik rajin. Alasan papa yang naif, karena lebih bangga dikerumuni dan ditanya layaknya selebritis, "Om, kakak pandai juara kelas lagi ya?" atau "Om, adik rajin ranking satu lagi ya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Si badut yang membuat mamanya terheran-heran karena bisa tembus masuk jurusan IPA, padahal si badut bodoh benar soal rumus. Si badut yang masih juga dibeda-bedakan, karena hanya dia, satu-satunya anak yang gagal tembus masuk perguruan tinggi favorit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kami bertiga dikemas berbeda, pun ketiganya telah memiliki nasib hidupnya sendiri-sendiri. Si kakak, pemilik kulit sawo matang itu pandai, saya kagum pada keenceran otaknya. Lain si adik, dia keriting, hitam, mirip ambon manise dengan senyum manisnya, rajin dan tentu saja pintar. Saya kagum juga. Sedang saya, dinilai lebih menonjol dari segi interior, tapi eskteriornya dianggap kosong melompong. Si putih yang masa depannya terlihat suram, kelam. Entahlah, kakak pandai dan adik rajin bangga atau tidak ya punya saudara yang bengal ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ketiganya tumbuh beriringan bersama pembedanya yang akan dibawa mereka sampai mati. Dalam tumbuh kembang itu, si badut sadar tak selamanya tubuh dan pikirannya akan serupa seperti itu saja dari masa ke masa. Meski si badut merasa unik dan berbeda, tapi si badut ingin kemasan pada dirinya sedikit dirombak. Dengan usaha dan kerja keras, tentunya. Bukan untuk menyenangkan hati sang mama papa, tapi untuk dirinya pribadi. Bukan agar si badut tak lagi dipandang sebelah mata, tapi hanya ingin menunjukkan bahwa si badut bisa dan mampu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;And here i am&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, sambil membenarkan kerah baju di depan cermin.."inilah saya, bukan lagi si badut konyol itu.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Percayalah, sesuatu yang berbeda dan unik itu tak selamanya bikin orang memicingkan mata. Justru dengan keunikan itu kamu haruslah bersyukur atas segala kelebihan yang Tuhan berikan atasmu. Gali saja kelebihan itu lebih dalam, agar memancarkan yang indah dan hebat dalam dirimu.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-4171064454576122530?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/4171064454576122530/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/beda-itu-indah-dan-hebat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/4171064454576122530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/4171064454576122530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/beda-itu-indah-dan-hebat.html' title='Beda itu Indah dan Hebat'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8661416208752021999</id><published>2010-01-02T15:43:00.000+07:00</published><updated>2010-01-02T15:45:36.867+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='barang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='termehek-mehek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='laris'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aib'/><title type='text'>Barang Laris itu Bernama Aib</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-style: italic; font-family: verdana;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/27/barang-laris-itu-bernama-aib"&gt;sebuah repost..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Anak malaikat merengek minta diantarkan main ke rumah tetangga sebelah rumah. 'Ini sudah malam, nak..besok saja ya?', dibujuk dengan apapun, tetaplah tangan saya digamit sambil menunjuk sebelah rumah. Ya, sudah, apalah daya saya, anak malaikat rindu ingin main bareng kawannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dengan setengah hati, saya antarlah anak malaikat kesana. Agak tak enak hati juga karena takut mengganggu si empunya rumah. Eh ternyata benar, kedatangan kami hendak mengajak anak-anaknya main malah membuyarkan konsentrasi si ibu nonton 'Termehek-mehek'. What?!..Tidaaaaakk!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Agak janggal ketika kali pertamanya saya melafalkan judul acara 'Termehek-mehek'. Menyebut ini sebagai bagian dari kata gaul, setipelah dengan terkintil-kintil atau terkepret-kepret. Diartikan sebagai tergila-gila.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Apanya sih yang membuat acara ini bisa begitu digilai oleh kaum hawa *terutama*?, Maaf nih, tidak pada saya, daripada nonton itu mending saya tidur. Mungkinkah pada suguhan yang digagas dan dikemas apik hingga terkadang sedikit di dramatisir? Mirip sih dengan alur cerita sebuah shitnetron.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pembedanya hanya pada intrik kotor dan cerita tak logis yang tak terlihat ditemukan pada drama reality ini. Pemepatan waktu tayang jelas jadi kendala hingga tak disuguhkan begitu lengkap dan panjang berseri-seri. Masih ingat dong sinetron kejar tayang "tersanjung", dari jaman saya masuk SMA sampe lulus kuliah, sinetron ini ndak kelar-kelar. Hingga berganti wajah tokoh utama, alurnya seru saja dibikin mbulet. Yaelah yang mbulet kayak ulet memang ya disukai banget.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pernah gara-gara otak koslet waktu itu, terbersit oleh saya, kenapa orang sebegitu mudahnya ya membuka aib pribadi, keluarga atau rumah tangga di depan umum?. Aib yang seharusnya ditutup rapat agar busuknya tak tercium, eeh ini malah sengaja diumbar lalu dinikmati berjamaah, gratisan pula.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Saya tak bicara pada konteks entertainer atau artis karena memang keseluruhan hidup mereka sudahlah menjadi milik publik. Penggemar berhak tau apa yang terjadi pada artis A, B atau C, meski pada akhirnya para artis merasa jengah juga 'private room'nya diintip banyak orang. Ya, silahkan saja protes, resiko dan konsekuensinya harus siap ditelan mentah. Sila dilepeh kalau dirasa tak enak ;)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pada 'Termehek-mehek', proses bantuan yang ditawarkan untuk menolong sang 'klien' pada akhirnya bermuara pada pembukaan aib, ada terselip cerita miris yang mau tak mau, suka tak suka harus dimunculkan. Dialog yang bukanlah bagian dari naskah skenario, meski telah diedit sehalus apapun itu tetaplah tak bisa dihindari. Dan olala..justru pembukaan aib inilah kemudian diletakkan serunya, hebohnya, larisnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dan masih menikmati otak saya yang koslet, keheranan malah muncul lagi, pada sebagian artis itu ada`kerelaan di diri mereka aibnya terumbar di ranah publik. Entahlah, mungkin karena mereka putus asa tak lagi cemerlang dan mencetak prestasi hingga sisi negatif merekalah yang akhirnya 'dijual', demi sebuah kata eksis. Ini loh gue, masih tetep eksis meski tak lagi laris!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Aah, ternyata tak hanya barang bagus yang laku dijual ya, barang buruk serupa aib pun ternyata mampu menarik perhatian. Beginilah kalo sudah terbentur pada kata 'komersil', seburuk apapun itu jika dikemas apik, maka bakal jadi produk yang bakal diminati, menaikkan rating dan mendatangkan pundi-pundi.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8661416208752021999?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8661416208752021999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/barang-laris-itu-bernama-aib.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8661416208752021999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8661416208752021999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/barang-laris-itu-bernama-aib.html' title='Barang Laris itu Bernama Aib'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-6184342626699407141</id><published>2010-01-02T15:40:00.000+07:00</published><updated>2010-01-02T15:42:36.333+07:00</updated><title type='text'>Obat Kuat Pria, Sekedar Mitos</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/26/obat-kuat-pria-sekedar-mitos"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: verdana;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tangkur Buaya, Purwaceng, Torpedo Kambing, sebagian dari obat kuat pria yang ditengarai mampu menambah stamina agar si lemah berubah kuat dan gesit. Pada yang beginian ini, pria-pria 'putus asa' mengharap ke-digdaya-an. Berharap si loyo kembali tegak berdiri, sambil manggut-manggut berkata 'siap menyodok!'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Layaknya make up yang ditebalkan pada sebagian wajah polos dan natural milik kaum hawa. Pun liposuction dilakukan begitu amat menyakitkan bagi kaum hawa demi lemak-lemak di tubuh mereka menyusut habis memunculkan kelangsingan mirip manekein berjalan. Begitu juga pada pria, pendongkrak stamina itu lantas rela ditenggak, meski sama sekali tak enak, demi sebuah kata 'jantan dan perkasa.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ya, jaman sudahlah makin maju, penemuan banyak dilakukan, membuat manusia makin dimanjakan, ingin praktis dan serba instan, permak bodi hingga manipulasi keperawanan dan kejantanan lalu dihalalkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Seperti yang dialami sebagian pria, takut merasa lemah syahwat, itu berarti ancaman 'Kiamat' bagi mereka, merasa binasa sudah kejantanan yang mereka banggakan. Mulai merasa ada yang tak beres dengan masalah ranjang yang tak lagi bergoyang hebat, pria-pria itu lalu lari mencari solusi kilat nan praktis.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sangat salah kaprah. Resiko apapun berani ditempuh demi menjadi jantan kembali. Pun pada akhirnya jika tak bijak lantas berubah upaya dan orientasi, melewati batas yang sudah ditetapkan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pada dialah kemudian diletakkan ujian, dengan segala manipulasi yang telah ia ciptakan, dia lalu berulah. Pengendalian diri jadi taruhannya. Pria yang lantas perkasa, ingin menjajal keperkasaannya pada banyak wanita yang kemudian dipilih untuk dinikahi. Muncul madu satu, tak cukup puas muncul lagi madu dua, lalu berlanjut madu ketiga hingga Ahmad Dhani terinspirasi menyanyikannya. Sayang, P. Ramlee sebagai penciptanya belumlah menemukan madu keempatnya :))&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Apa guna si obat kuat? Hanya karena percaya mitos seks menyesatkan lantas lupa cara bijak mengatasi problem sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Seperti ketika menghadapi masalah hidup, sesungguhnya yang perlu dicari lebih dulu dari sebuah permasalahan adalah akar si masalah.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dan pada si pengidap lemah syahwat, tak perlulah lantas berburu obat kuat, bisa jadi 'si junior' tampak loyo karena sepertinya ada yang mesti dibenahi dari dalam terlebih dulu ;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-6184342626699407141?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/6184342626699407141/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/obat-kuat-pria-sekedar-mitos.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6184342626699407141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/6184342626699407141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/obat-kuat-pria-sekedar-mitos.html' title='Obat Kuat Pria, Sekedar Mitos'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-509775212130557003</id><published>2010-01-02T15:36:00.002+07:00</published><updated>2010-01-02T15:40:10.844+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jadul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpul'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bocah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malaikat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lagu'/><title type='text'>Senandung Riang Kumpul Bocah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/24/senandung-riang-kumpul-bocah"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bintang kecil di langit dan cicak yang merayap di dinding, anak malaikat belajar mengenal dua kata 'bintang' dan 'cicak' di usianya yang satu setengah tahun berjalan. Takjub saja, ketika melihat di kelamnya malam dia menunjuk ke arah langit dan berkata dengan jelasnya 'bintang', dan betapa awas si kecil menangkap bayangan cicak lewat sudut matanya, cicak yang mengintip malu di balik pilar tembok rumah kami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Si mata coklat besar menggemaskan itu belajar kata-kata pada sebuah nyanyian. Tak jauh beda dengan mamanya dulu, yang belajar berhitung pada Puput Melati, tentang berapa jumlah satu ditambah satu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di suatu senja, saat acara kumpul bocah, salah seorang anak perempuan didaulat menyanyi. Sambil penuh percaya diri si anak maju dan langsung menyambar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;microphone&lt;/span&gt; yang dipegang si&lt;span style="font-style: italic;"&gt; master of ceremony&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;'mau nyanyi lagu apa, dek?'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mantap dan tanpa ragu, si anak menjawab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;'Nyanyi I'm Sorry Say Goodbye'&lt;/span&gt; *dang!..gubrak!*,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kumpul bocah di sore itu pun mendadak berganti atmosfer ajang pemilihan idola cilik. Si anak tak mau menceritakan dunia masa kecilnya yang begitu naif lewat lengkingan suaranya yang nyaring itu, tapi lebih bangga hati bernyanyi lagu berat tema, lagu cinta lengkap dengan segala cerita derita, bahagia dan pengkhianatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan suguhan ajang idola cilik di sore itu memaksa saya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; flashback&lt;/span&gt; ke jaman piyik dulu. Saya dan anak perempuan itu ternyata sama parahnya, penikmat dan pengila lagu-lagu dewasa. Ingat waktu itu, saya jatuh cinta pertama kali pada sebuah lagu jadul, '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Please Release Me&lt;/span&gt;' nya kakek &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Engelbert Humperdinck&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lagu jadul yang selalu rajin ditembangkan papa saya bersama organ tuanya di setiap acara kumpul keluarga. Ada kekaguman pada lagu itu. Entahlah, meski saat itu saya tak paham sama sekali dengan makna dan bahasanya. Baru sadar saja setelah paham bahasa bule, makna yang tersirat dari lirik lagunya ternyata amat sangat perih dan sedih. Weladalah, parah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mungkin saja belum terlambat, jika Chica Koeswoyo, Adi bing Slamet, Melissa, Puput Melati atau Bondan Prakoso dengan versi terbaru bermunculan lagi di era ini, menyanyikan dengan riang gembira lagu kanak-kanak untuk anak malaikat dan bocah-bocah polos lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hingga tak perlu ada Patton atau idola-idola cilik lain yang 'dipaksa' bernyanyi lagu dewasa, karena stok lagu anak-anak tempo dulu dianggap tak lagi menjual, tak mutu, karena yang terhebat dan termegang banget tetaplah lagu-lagu milik tante manekein, Krisdayanti atau grup band Ungu. Dianggap cocok dinyanyikan untuk segala usia. Cih!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jadilah anak kecil saja dengan segala kepolosan itu, dan nikmati kumpul bocah di bawah rembulan malam, sambil main congklak dan bersenandung..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;Yo prakonco dolanan ning njobo..padang bulan padange koyo rino..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-509775212130557003?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/509775212130557003/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/senandung-riang-kumpul-bocah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/509775212130557003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/509775212130557003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/senandung-riang-kumpul-bocah.html' title='Senandung Riang Kumpul Bocah'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8478072576741933105</id><published>2010-01-02T15:30:00.000+07:00</published><updated>2010-01-02T15:32:13.742+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='double personality'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendosa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='telanjang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malaikat'/><title type='text'>Malaikat Pendosa, Sebuah Alter Ego</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/22/malaikat-pendosa-sebuah-alter-ego"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah saya berkepribadian ganda?, entahlah, sepertinya memang iya. Tubuh, pikiran serta hati saya mewakili satu sisi baik dan satu sisi buruk, bisa alim, lalu tiba-tiba gila sesaat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Saya mendapati bahwa kepribadian ganda atau yang lebih keren dikenal dengan Alter Ego adalah kepribadian individu yang terpecah sehingga muncul kepribadian lain, yang merupakan perwujudan ekspresi dari kepribadian utama. Tak ada yang salah itu muncul, karena pribadi utama tak mampu mewujudkan hal yang ingin dilakukannya.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dalam bahasa sederhana, penganut dua kepribadian ini terkadang hidup seperti bunglon, tak menetap pada satu pribadi saja. Ia bisa begitu hebat mengikuti situasi dan kondisi, tapi buruknya dia cenderung moody. Apa yang saya dapati pada diri saya ini terkadang saya menyebutnya tidak waras.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Lalu, jika tak waras kenapa saya masih mengingat Tuhan, ya?, *garuk-garuk kepala*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ya, mungkin yang saya alami ini adalah salah satu bentuk usaha saya menghibur diri, sejenak lari dari penat yang menjerat dan lalu menciptakan kepribadian lain yang dapat menampung semua perasaan saya. Sisi lain dari saya yang muncul pada diri si malaikat pendosa. Hidupnya dipenuhi dengan keteraturan, disiplin tinggi, sangat patuh pada tatanan dan bisa sangat manis, namun di sisi lain, ia bisa koplak, liar, nakal dan rebel mendadak.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Double personality&lt;/span&gt; ini bisa terwujud dari peristiwa traumatik masa kanak-kanak. Teringat lalu saya pada Sybil, kok saya mirip dia ya?. Kepribadiannya malah berlipat ganda. Tepatnya 16 kepribadian. Kisah Sybil yang lalu diangkat menjadi sebuah novel karya Flora Rheta Screiber. Kalau kalian pelahap buku-buku bermuatan kejiwaan, buku ini wajiblah dibaca.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Bercerita tentang Sybil, seorang guru TK penderita Multiple Personality Disorder. Berawal dari masa lalu Sybil saat itu yang seringkali mendapati kekerasan pada fisiknya yang dilakukan oleh sang ibu. Penyiksaan yang berulang dan dialami sejak masih kanak-kanak kemudian membuat kepribadian Sybil muncul dalam 16 pribadi yang saling bertentangan. Wew!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;The next Sybil sebenarnya sudahlah bermunculan. Banyak kita jumpai pada kekerasan dalam rumah tangga yang melibatkan anak-anak sebagai korbannya. Segala bentuk hukuman dari ringan hingga keras mampir pada anak-anak ini jika mereka melakukan kesalahan. Tindak bullying yang bahkan dilakukan sebagian orang tua dan guru mereka di sekolah *zombie yang mengerikan*. Miris!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Cukuplah saya, Sybil dan anak-anak malang korban kekerasan lainnya mengalami ini, tak perlu terwujud pada anak malaikat atau anak-anak bermata indah di luar sana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Dan jika kamu tanyakan pada saya, nyamankah memiliki dua kepribadian ini dalam tubuhmu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;Jawabnya sangat nyaman. Tapi rasa nyaman ini bakal hilang seiring timbul 'chaos' di otak, pikiran dan hati saya karena tak mampu mengatur dua pribadi ini secara simultan. Kalau sudah begitu, warning bagi saya agar segera berhenti memanjakan ego, mencumbui kesemuan, lari sejenak dari kenyataan, karena mau tak mau, suka tak suka saya harus kembali bertempur menghadapi hidup yang sesungguhnya. &lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Siyal!..postingan ini menelanjangi diri saya bulat-bulat..:D&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8478072576741933105?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8478072576741933105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/malaikat-pendosa-sebuah-alter-ego.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8478072576741933105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8478072576741933105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/malaikat-pendosa-sebuah-alter-ego.html' title='Malaikat Pendosa, Sebuah Alter Ego'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8444348677992512447</id><published>2010-01-02T15:18:00.001+07:00</published><updated>2010-01-02T15:29:59.530+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rokok'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pria'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jantan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='simbol'/><title type='text'>Rokok, Simbol Kejantanan Pria?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/20/rokok-simbol-kejantanan-pada-pria"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sebuah repost..&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika uni Sabai bisa memahami prianya heboh dengan bola bundar yang menggelinding di lapangan dan direbutkan 22 orang, saya pun memahami itu pada pria saya, karena dia juga penikmat bola.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya, bola dan pria, saling mengikat kuat. Sama kuatnya dengan gambaran pria pada sebatang rokok. Para pria perokok yang selalu tampak 'manly' dan begitu jantan ketika menghembuskan kepulan asap rokoknya ke udara. Seksi!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lihat pencitraan yang ditampilkan pada seorang bintang iklan rokok, tampak selalu begitu sempurna, dengan tubuh atletis, dada berbidang, perut rata, ditopang dengan bahu kekar dan rahang tegasnya. Pria gagah dan keren yang pantas disandingkan dengan wanita cantik manapun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pada pria ini lalu dihadapkan sebuah realita gaya hidup modern, penuh kemapanan. Hidup yang diperciki dengan bumbu cita rasa kesuksesan. Bahwa dengan rokok, karir atau kehidupan percintaan mereka bisa begitu mudah di raih dan akan berakhir dengan kesuksesan dan kebahagiaan. Hiperbolik?, jelas!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bahkan pria-pria perokok ini tak pernah lepas dari pencitraan seorang adventurer, penyuka tantangan, penggila olah raga pemacu adrenalin. Bagi mereka, tantangan bukan untuk ditakuti tapi untuk dihadapi, sekeras apapun itu. Ego pada pria yang muncul begitu kuat, tapi diam-diam banyak wanita malah menyukai itu, termasuk saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tak ada yang salah dengan iklan rokok yang memasang bintangnya serupawan mungkin atau alur cerita pada iklan dibuat amat sangat dramatis sekali. Sah-sah saja, lhah wong ini bagian dari proses menarik peminat, kok. Tak melibatkan SPG cantik dan seksi yang berjejer di stan produk rokok, karena produk memang tidak sedang dipasarkan secara verbal. Tetapi disuguhkan berupa visualisasi, penggambaran iklan yang dibuat sebagus mungkin, semewah mungkin, hingga selalu saja iklan rokok merek tertentu dibuat begitu kolosal. Keren!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Back to topic. Lalu, bagaimana dengan pria saya, pria kamu atau kalian, yang sama sekali bukan penikmat rokok? mereka tak cukup jantan kah? atau lantas surutkah karir dan kehidupan percintaannya karena mereka begitu bodoh meninggalkan rokok?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pencitraan hebat tentang seorang pria dan rokoknya sudahkah terlanjur kuat melekat, hingga jantan dan sukses lalu diidentikkan pria pada sebatang rokok?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebodo amat dengan rokok. Meski pria saya bukanlah penikmat rokok, kejantanannnya tak lantas jadi surut atau lebih parah karirnya tak secemerlang para perokok-perokok itu *sila kalau mau dibilang saya narsis*. Berhenti merokok adalah keputusannya yang patut saya acungi jempol, dan saya mendukungnya penuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tak mudah bagi dia melepaskan diri dari jerat benda yang bisa membuatnya lari dari penat. Dan saat saya tanya apa alasannya berhenti merokok, dia hanya menjawab singkat, jelas, tepat dan mengena..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;blockquote&gt;"aku masih sayang paru-paru dan isi dompet di kantongku, dear.." :))&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8444348677992512447?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8444348677992512447/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/rokok-simbol-kejantanan-pria.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8444348677992512447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8444348677992512447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2010/01/rokok-simbol-kejantanan-pria.html' title='Rokok, Simbol Kejantanan Pria?'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-3765654252543982488</id><published>2009-11-06T15:17:00.000+07:00</published><updated>2009-11-06T15:19:41.026+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='something in my mind'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='affair'/><title type='text'>Pelukis Langit yang Terhebat</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/14/pelukis-langit-yang-terhebat"&gt;Sebuah repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Message offline itu muncul beberapa waktu lalu, pesan tentang keikhlasan Bara melepas Lana kembali ke pelukan Ferre, superman-nya..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kepakan sayap Lana ternyata tak cukup kuat membuatnya terbang lebih tinggi, mengikuti Ferre. Sayap Lana patah satu, dan dia meratapi kehampaannya..tertinggal sangat jauh , dan Lana hanya bisa menatap Ferre menghilang menembus awan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam sendirinya, kemudian Lana menatap langit biru..just Blue. Birunya menghangatkan, sama seperti Bara..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ingin Lana adalah melukiskan langit biru yang ditatapnya itu dengan sebentuk pelangi. &lt;em&gt;Lalu dimanakah Lana harus meminjam crayon warna-warni, sedang ia tak membawa apapun untuk dibawanya pergi menuju langit? &lt;/em&gt;.. Teringat Lana pada Bara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Ah yaa..Bara..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lana harus balik ke bumi, Bara pasti mau meminjamkan crayon untuknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ya, Lana ingin kembali melukis langit pada sebuah senja,dan Bara adalah partner Lana, pelukis langit yang terhebat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lana pun ingin mengajak Bara, sekali lagi, menertawakan hasil lukisan mereka, bercerita kembali tentang kegilaan-kegilaan mereka..bukan untuk membuat langit dipenuhi polusi karena ulah mereka, tapi hanya ingin membuat langit biru mereka sedikit lebih berwarna&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-3765654252543982488?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/3765654252543982488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/pelukis-langit-yang-terhebat.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3765654252543982488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3765654252543982488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/pelukis-langit-yang-terhebat.html' title='Pelukis Langit yang Terhebat'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-845313871941182582</id><published>2009-11-06T15:12:00.002+07:00</published><updated>2009-11-06T15:16:05.897+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pramu nikmat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='something in my mind'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berkelas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mewah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pizza'/><title type='text'>Pizza dan Pramunikmat, Sampah yang 'Berkelas'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ngerumpi.com/images/medium/pizza-lover.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 134px; height: 134px;" src="http://ngerumpi.com/images/medium/pizza-lover.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/13/pizza-dan-pramu-nikmat-sampah-yang-berkelas"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sebuah repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pizza. Siapa sih yang tak suka? Saya Pizza Lover!. Meski dibilang tak menyehatkan bagi raga, tapi penikmatnya *termasuk saya* justru makin banyak. Pizza terbilang cemilan murmer *baca = murah meriah*, tapi karena dikemas mewah, junk food macam ini di Indonesia malah dipandang mewah dan mahal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pernah disuatu waktu saya kencan berdua dengan suami selepas pulang bekerja. Penat dan lelah tentu saja membuat kami lapar. Kami buas dan sedang ingin sekali menyantap hangatnya Pizza tersaji diatas piring kami. Pizza dengan toping daging asap, paprika, keju parut dan saus sambal, merah nan menggairahkan, dilengkapi pinggiran pizza terisi lelehan keju gurih yang menggoda. Saya nikmati&lt;a href="http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/penikmat-teh-yang-menikmati-hidup.html"&gt; &lt;em&gt;honey lemon tea&lt;/em&gt;&lt;/a&gt; dan suami menikmati pesanannya, segelas besar coca cola. Penawar dahaga kami di sore itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tiba waktu menyantap nikmat dan hangatnya Pizza, saya malah bingung dihadapkan pada berderet-deret sendok dan garpu yang tersaji di atas meja kami.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Ah..sekelas pizza ternyata bisa juga bikin penikmatnya jadi ribet ya?"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lalu terbersit pertanyaan di benak saya,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Apa karena resto Pizza ini begitu mewah dan istimewa jadi penyajian Pizza haruslah mengikuti standar table manner?"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tak peduli table manner, kami lapar dan butuh dipuaskan dengan sepotong pizza dihadapan kami saat itu. Dobrak saja kungkungan itu. Meski kami penikmatnya sejati, tak perlulah Pizza diperlakukan istimewa. Makan saja sepotong lalu sepotong lagi, sampai perut benar-benar menolaknya. Tak perlu piring, apalagi garpu dan pisau. Tak perlu juga jijik, saus yang menempel di sela jari-jemari itu jilati saja *asal sudah mencuci tangan loh ya*. Menjilat makanan seperti ini justru di-sunnah-kan di agama saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sambil menikmati sepotong demi sepotong Pizza yang siap tandas di dalam perut, saya berimaji, mengibaratkan Pizza yang saya nikmati ini layaknya seorang pramunikmat. Meski dianggap 'sampah masyarakat' keberadaannnya mampu menembus kalangan 'high class'. Tak menyehatkan jiwa sih, tapi bisa bikin bugar raga. Ia dikemas mewah dan 'mahal'. Jika ingin mencicipinya, perlulah merogoh kocek lebih dalam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saat akan menikmati raganya, ada semacam standar dan perlu pakai ribet yang harus dijalani. Penikmat mesti pakai kondom, dan penikmat tak boleh ejakulasi di mulutnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kata si pramunikmat "&lt;em&gt;it's disgusting!&lt;/em&gt;".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Apa karena kamu merasa mahal dan istimewa, lalu kamu minta saya perlakukan sama?, Saya sudah bayar kamu mahal, saya berhak atas kamu, saya lapar dan butuh dipuaskan".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tak peduli standar-standar itu, si penikmat tubuhnya lakukan apa saja sesuka yang dia mau pada si pramunikmat. Menyantap tubuh indahnya. Menikmati setiap jengkal demi jengkal tubuhnya seperti sedang menikmati sepotong pizza. Penawar lapar dan dahaga yang menggoda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dan di tengah resto yang mewah itu, di suatu senja beberapa waktu lalu, saya nikmati saja sepenuhnya dua 'sampah' yang sangat 'berkelas' itu, sepotong Pizza dan imaji saya tentang si pramunikmat ;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-845313871941182582?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/845313871941182582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/pizza-dan-pramunikmat-sampah-yang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/845313871941182582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/845313871941182582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/pizza-dan-pramunikmat-sampah-yang.html' title='Pizza dan Pramunikmat, Sampah yang &apos;Berkelas&apos;'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-8433424612311483832</id><published>2009-11-06T14:52:00.004+07:00</published><updated>2009-11-06T15:08:16.721+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='penikmat teh'/><title type='text'>Penikmat Teh yang Menikmati Hidup</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ngerumpi.com/images/medium/tea.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 198px; height: 132px;" src="http://ngerumpi.com/images/medium/tea.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/08/penikmat-teh-yang-menikmati-hidup"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sebuah repost&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;"Mau teh atau kopi?,"..Bukan pertanyaan sulit semacam pertanyaan "ingin hidup atau mati saja?,"..hahaha. Ya, tentunya saya akan pilih teh karena masih ingin terus bisa menikmatinya sepanjang sisa usia saya yang entah sampai kapan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;Sorry to say&lt;/em&gt; nih, saya bukan penikmat apalagi penggila kopi. Kecuali kopi made in &lt;em&gt;Excelso &lt;/em&gt;yang tak bikin saya mual, hihihi. Aaah..perut saya memang suka jual mahal, gengsi dan menolak mentah minum kopi tubruk. :D&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bagi saya, Pisgorcok (pisang goreng coklat) atau suguhan Rondo Royal selalu saja asik dinikmati sepaket dengan segelas besar teh nasgitel *panas, legi, kentel*. Suguhan di sore hari sambil menikmati senja 'angslup' di balik bukit. Surga dunia benar-benar milik saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penikmat teh macam saya ini selalu mengandalkan teh untuk membuat lebih rileks tubuh dan pikiran ketika dihadapkan pada setumpuk &lt;em&gt;deadline&lt;/em&gt;. Teh menenangkan jiwa, juga menghangatkan raga. Saat aroma teh yang harum itu terhirup, ada kelegaan yang menjalar ke dalam tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dari pinggiran gelas itu, seruput teh legi *manis* yang masih memanas, sedikit kental tak apa, justru disitulah letak nikmatnya. Makin pekat dan kentel *baca: kental* berarti teh yang di 'cong' berhasil menarik selera lidah saya mengecap nikmatnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Teh tak hanya mampu menyuguhkan rasa tawar atau manis saja kok, bahkan teh bersedia dimix dengan apapun untuk memanjakan lidah penikmatnya. Milk tea, ginger tea, vanilla tea, rose tea, lemon tea, bahkan teh dengan kreamer pun hmmm..nikmato! *khususnya tea kreamer made ini suami* :D&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya mengibaratkan hidup ini seperti sedang menikmati segelas teh, kadang menikmati tawarnya dan terkadang juga mengecap manisnya. Menjadi lebih berwarna hidup ini manakala saya bersedia mencampurkan ke dalam teh saya berbagai macam rasa untuk dimix.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada masam yang dikecap semasam menikmati lemon tea. Ada segar, sesegar mereguk nikmatnya fruit tea. Ada hangat seperti  sebuah pelukan kala menikmati ginger tea. Ada gairah, kala mengecap nikmatnya milk tea. Sebuah suguhan menggemaskan, perpaduan pas kental yang manis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ya, bahkan filosofi teh memberi banyak pemahaman pada saya dalam menjalani hidup. Ritual menuangkan teh pada sebuah acara perjamuan di Jepang mengajarkan saya memberikan yang terbaik bagi orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saat menuang teh, harus dilakukan itu untuk diri sendiri dulu. Terlihat janggal, aneh dan egois sih, tapi memang seperti itulah pelayanan yang sebenarnya.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena dalam sebuah teko teh, kualitas cairan teh di lapisan atas tak sebaik teh yang berada di bagian bawah. Dengan menuang teh terlebih dulu, itu artinya kita memberikan teh yang terbaik untuk tamu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pun, ritual menuang teh ini memberi saya pelajaran betapa pentingnya untuk bersikap sabar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bahwa saat teh yang telah dituangkan itu tidak lantas kita boleh meminumnya seketika. Ada kesabaran yang harus kita tunjukkan, yaitu menunggu meminum teh kita setelah tamu yang lain memperoleh tehnya masing-masing.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebuah pelajaran yang simpel tapi sangat mengena.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sambil mengetik postingan ini, di pojokan kubikel, ditemani segelas panas teh Vanilla, saya menghangatkan tubuh yang terserang dingin 16 derajat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sudahkah kau nikmati teh *hidup* mu hari ini, temans?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-8433424612311483832?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/8433424612311483832/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/penikmat-teh-yang-menikmati-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8433424612311483832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/8433424612311483832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/penikmat-teh-yang-menikmati-hidup.html' title='Penikmat Teh yang Menikmati Hidup'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-418195127730128542</id><published>2009-11-06T14:42:00.003+07:00</published><updated>2009-11-06T15:07:26.868+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><title type='text'>Merasa Seksikah Kamu?..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ngerumpi.com/images/medium/1896-sexy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 147px; height: 220px;" src="http://ngerumpi.com/images/medium/1896-sexy.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/09/merasa-seksikah-kamu"&gt;Sebuah repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanyakan itu jauh ke dalam hatimu, saat diri berpatut di depan cermin. Tataplah lekat-lekat raga yang membungkus jiwamu. Kamu seksi dan cantik. Meski kadang kamu mengingkari itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya merasa seksi saat terlihat perut saya makin membuncit karena mengandung. Tak lagi menjadi ketakutan saya mengharap raga yang dulu langing singset itu bisa kembali ke bentuk semula. Dengan kehamilan yang saya jalani justru menjadikan saya sebagai wanita yang seksi seutuhnya *menurut saya loh ya*.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bagaimana tidak?. Payudara yang dulu mungil itu makin hari makin membesar dan mengencang dengan sendirinya tanpa perlu saya repot melakukan operasi pembesaran payudara. Pantat yang dulu, aah..tak pernah saya banggakan malah terlihat membesar, padat dengan sendirinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dan setelah anak malaikat terlahir ke dunia dan itu artinya saya telah menjalani proses 'turun mesin', sisa-sisa kehamilan itu masih terlihat. Perut berkerut, tubuh, pipi, lengan, betis pun menggemuk. Keputusan memberikan yang terbaik dengan memberikan si kecil ASI pada waktu itu malah membuat saya terbantu untuk kembali merasa seksi. Terselip rasa bangga saat suami menikmati ritual kala saya menyusui si kecil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;.."Kamu seksi.." dia bisikkan dengan halus kalimat itu di telinga saya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Wow!..jadi tak perlulah saya bermake-up tebal menutupi kekurangan pada wajah saya atau liposuction dimana-mana untuk bisa mati-matian tampil cantik, dong. Ya, karena ternyata tampilan di luar itu pada akhirnya akan mengering, lalu mengusut dan kemudian binasa seiring jaman dimakan waktu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Modal untuk menjadi seksi ternyata hanya cukup menyakini pada diri sendiri bahwa "saya seksi". Dengan membangun rasa nyaman terhadap diri sendiri, mensyukuri dan menikmati hidup. Itu saja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hohoho..ternyata menjadi seksi tak perlu butuh ribet ya?..;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-418195127730128542?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/418195127730128542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/merasa-seksikah-kamu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/418195127730128542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/418195127730128542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/merasa-seksikah-kamu.html' title='Merasa Seksikah Kamu?..'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-924396211841492082</id><published>2009-11-06T14:33:00.003+07:00</published><updated>2009-11-06T15:06:38.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sensasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='imaji'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bis antar kota'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='something in my mind'/><title type='text'>Setengah Perjalanan Penuh Sensasi..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ngerumpi.com/images/medium/on-the-bus.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 185px; height: 123px;" src="http://ngerumpi.com/images/medium/on-the-bus.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/09/10/setengah-perjalanan-penuh-sensasi"&gt;Sebuah repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pagi itu..adalah hari terindahku, meski hanya duduk bersebelahan denganmu di dalam bis yang membawa kita ke jurusan yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kau tidak memperhatikan aku saat itu, sibuk menatap pemandangan di luar jendela. tubuh atletis, tegap dengan bahu kekarmu itu, makin sempurna dengan kulit putihmu nan bersih. jujur, aku tak suka pria berkulit putih, tapi kulit putih yang melekat pada ragamu itu, sungguh menggodaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;perjalanan 45 menit masih tertempuh setengahnya. kunikmati suguhan dirimu yang menggetarkan pagiku, sendirian saja, dan apakah kamu tahu aku menikmatimu?. tak tahu tak apalah, setidaknya kau sudah berpahala. mengijinkan aku berimaji tentangmu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bersender sedikit lenganmu, menyentuh kulitku. terciptalah desir-desir hangat itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;melirik sedikit ke arahmu, berharap kau tidak menangkap kilatan di sudut mataku. ternyata muda, segar dan sangat cuek.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;'oh &lt;em&gt;gosh&lt;/em&gt;!,..&lt;em&gt;menataplah ke arahku, please!&lt;/em&gt;'..iblis dalam tubuhku mulai usil, &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;benar saja..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tubuh tegapnya membalik cepat, melihat ke arah tempat duduk di belakang. berharap itu kepura-puraanmu semata yang juga penasaran denganku. kilatan mata coklat itu tertangkap olehku, meski sekilas. dan kini, mata coklat kami saling tatap, dalam setengah perjalanan penuh sensasi itu..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;begitu dekat tatapan itu, hingga dalam hitungan detik aku leluasa menikmati wajah tampanmu. rahang kuat, alis mata hitam nan lebat, garis bibir yang tegas..&lt;em&gt;good kisser&lt;/em&gt;, pasti itu. &lt;em&gt;great!&lt;/em&gt; karunia indah yang Tuhan berikan atasmu..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sayang, kenikmatan sensasi itu harus terhenti, aku telah sampai pada tujuanku, dan kini kutinggalkan dirimu sendirian di bangku nomor 4 dari depan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;aku tahu, kau berat melepasku kan?..sorot mata elangmu itu tersirat jelas mengirim sinyal..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ini bukan akhir, tapi sebuah awal. Tuhan maha baik, dan pasti mengijinkan kita bertemu kembali. saat itulah, aku mau tak hanya sekedar imaji belaka, berharap tawaran bagus itu, kau pun setuju..menjadi teman seperjalanan bersama denganku, selamanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;*bis antar kota di kursi deret keempat dari depan jadi saksi atas imaji saya kali ini..dan pemuda berkulit putih itu, aahh..semoga dia juga menikmati sensasi kala lengan kita saling bersentuhan..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-924396211841492082?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/924396211841492082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/setengah-perjalanan-penuh-sensasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/924396211841492082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/924396211841492082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/setengah-perjalanan-penuh-sensasi.html' title='Setengah Perjalanan Penuh Sensasi..'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5012456728534165918</id><published>2009-11-06T14:29:00.003+07:00</published><updated>2009-11-06T15:05:52.711+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sesat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menikmati'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='something in my mind'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibu muda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lost'/><title type='text'>Menikmati 'Ketersesatan'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ngerumpi.com/images/medium/lost.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 140px; height: 210px;" src="http://ngerumpi.com/images/medium/lost.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/09/05/menikmati-ketersesatan"&gt;Sebuah repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barra Pattiradjawane si &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: verdana;"&gt;chef &lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ber-&lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: verdana;"&gt;tatto&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; nan seksi itu tak ingin mengikuti jejak sang ayah, menjadi diplomat. Dia malah asik 'tersesat' ke dalam dunia masak memasak. Dunia yang justru dia nikmati kala berhasil menemukan sensasi menakjubkan di setiap resep-resep baru yang diciptakannya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di suatu kesempatan mencicipi resep Barra yang terasa seksi di lidah itu, bertanyalah Barra pada saya..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Apakah kamu tersesat dan menikmati juga 'ketersesatan' mu itu, May?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya lantas menjawab cepat,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Yap,&lt;em&gt; i'm lost&lt;/em&gt;! dan sama sepertimu, Barra, aku menikmatinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote face="verdana"&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bukannya takut tak akan kembali ke jalur utama karena tersesat, saya malah senang menyibak belantara maha luas itu, berharap mendapatkan yang indah disana, dan betul saja, memang begitu indah dan saya berharap tak ingin kembali ke jalur utama, meski itu berarti saya harus memulai lagi dari awal, separuh perjalanan yang sudah tertempuh.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Adalah saya dulu, yang terbiasa berkutat dengan &lt;em&gt;coding-coding&lt;/em&gt; itu hingga mata jereng mendadak. Dunia yang sama sekali tak asing dengan disiplin ilmu yang 4 tahun sudah saya geluti. &lt;em&gt;Jobdesk&lt;/em&gt; pertama, mengurus&lt;em&gt; web content &lt;/em&gt;sebuah media online. Mulai dari merapikan &lt;em&gt;web content&lt;/em&gt; yang acak kadut tampilannya sampai &lt;em&gt;troubleshooting&lt;/em&gt;, dari urusan server macet, koneksi internet &lt;em&gt;down&lt;/em&gt;, pfiiuuhh! saya kenyang melahapnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lalu saya disuguhi sebuah tantangan, dihadapkan pada dunia yang jauh dari tempat saya berpijak saat itu. Berkubang dengan remaja dan segala pernak perniknya. Sebuah loncatan yang sungguh maha dahsyat. Butuh perjuangan untuk bisa menyelami kembali dunia mereka, mencoba memahami gejolak remaja, dan akhirnya menyebarkan spirit kaum muda lewat tulisan-tulisan. Jadi, dengan penuh kerelaan, saya tinggalkan segala hal berbau teknis itu, dan berkutat dengan dunia olah kata, olah rasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Terkikik saja mengingatnya, bagaimana tidak, jiwa seorang ibu muda tersesat dan dipaksa masuk ke dalam dunia remaja gaul. Ini menggoda, sungguh, dan saya tertantang memasukinya. Berharap sih ada yang segar dan indah disana. Dan benar saja, nyata-nyata makin jauh ke dalam, saya malah menikmati ketersesatan, berada diantara remaja, lengkap dengan tumpukan kata-kata dan kalimat-kalimat khas anak gaul. Ah, jangan-jangan saya sukses terkontaminasi menjelma jadi ibu muda gaul ya? ;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saya percaya saja, tangan Tuhan saat itu sedang bekerja, sibuk menunjukkan arah hidupnya untuk saya. Sengaja mungkin Tuhan menunjukkan jalur lain dari jalur utama hidup saya yang sudah saya tempuh, untuk memberitahu saya,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;blockquote&gt;'ini yang terbaik untukmu, masukilah jalur tak terduga ini, kelak disana menanti rencana-rencana indah dan Aku yakinkan di balik rencana itu terselip berkah untukmu..'&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hai, Barra..tetaplah jadi chef seksi untukku ya?..karena sesungguhnya resep-resep ciptaanmu itu adalah berkah untuk semua orang, termasuk aku..si ibu muda yang gaul ini..hihihi ;)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-5012456728534165918?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/5012456728534165918/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/menikmati-ketersesatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5012456728534165918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/5012456728534165918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/menikmati-ketersesatan.html' title='Menikmati &apos;Ketersesatan&apos;'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-3379162942183599431</id><published>2009-11-06T14:19:00.003+07:00</published><updated>2009-11-06T15:04:59.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pria'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kuat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='eyang kakung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='eyang putri'/><title type='text'>Wanita Lebih Kuat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ngerumpi.com/images/medium/strongwoman.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 189px; height: 163px;" src="http://ngerumpi.com/images/medium/strongwoman.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/09/01/wanita-lebih-kuat"&gt;Sebuah repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mengetahui eyang putri jatuh sakit dan terkena stroke hingga mengalami lumpuh setengah badan, eyang kakung saya seperti kehilangan 'spirit'nya, menjadi tak berdaya. Melihat kelumpuhan eyang putri, membuat eyang kakung merasa feeling guilty, hingga membuat eyang kakung sakit dan akhirnya memilih menyerah, meninggal diusianya yang 75 tahun. Eyang putri malah lebih tegar, melanjutkan hidup dengan kelumpuhannya selama hampir 11 tahun lamanya. Tanpa pendamping, hanya anak dan cucu yang setia di samping beliau. Sampai akhirnya eyang putri berada di titik puncak kehidupannya, menyusul eyang kakung, tutup usia di usia 86 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di sisi lain, menilik pada keluarga teman saya. Ayahnya memilih menikah lagi beberapa bulan setelah kematian sang istri tercinta. Bukan karena nafsu semata, tapi karena ayah teman saya ini merasa tak mampu tanpa pendamping di usianya yang makin renta. Meski sebenarnya ketakutan itu tak perlu karena anak-anak dan cucu pasti akan selalu mendampinginya. Dan sederhana sih alasannya, karena ternyata ayah teman saya ini tak ingin kesepian menghabiskan sisa hidupnya di ujung waktu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menilik cerita klasik dua keluarga ini, tertariklah kesimpulan sepihak dari saya,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote  style="font-family:verdana;"&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;blockquote&gt;bahwa wanita adalah bintang dan pelita bagi lelaki. tanpa pelita, laki-laki bermalam dalam kegelapan. dan tanpa wanita, laki-laki bagai pohon tak memiliki akar, akan mudah tumbang dan goyang..&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/blockquote&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Senyata-nyatanya wanita lebih kuat dan tegar tanpa laki-laki pendampingnya. Itulah kenapa banyak janda dibandingkan duda ya? hihihi. Saya mengambil contoh terdekat, eyang putri saya yang lumpuh dan kehilangan pendamping, justru membuat beliau tegar dan kuat menjalani sisa hidupnya yang lumpuh selama 11 tahun dengan keikhlasan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Optimis!. Mungkin sikap positif itu pula yang ditunjukkan eyang putri saya. Meski harus bergantung pada kursi roda atau kurk, eyang putri optimis bisa menjalani masa-masa sulitnya. Dan eyang putri saya terbukti bisa melewati semuanya dengan perasaan ikhlas, 11 tahun dengan kelumpuhannya, tanpa pendamping yang seharusnya menguatkannya. Luar biasa!. Bahkan sikap optimis eyang putri memandang hidup juga mendapatkan penguatnya pada sebuah &lt;a href="http://ningtyasindri.blogspot.com/2009/03/optimis-hidup-lebih-lama.html"&gt;pengkajian yang dilakukan para peneliti di University of Pittsburgh&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ah, bercermin pada cerita eyang kakung dan ayah teman saya, ternyata meski laki-laki diciptakan dengan fisik yang lebih kuat dibanding wanita, dengan badan kekar dan otot kuatnya, tak lantas membuat pria selalu terlihat kuat. Bahwa faktanya, justru wanita lebih kuat dan mampu bertahan hidup dibandingkan pria. Mau tahu kenapa?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;- Wanita cenderung suka main aman. Sedang laki-laki yang mengalami gejolak 'badai testosterone', cenderung melakukan sesuatu yang berbahaya dan memicu adrenalin lebih tinggi dan pada akhirnya banyak pria yang terbunuh atau bunuh diri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;- Wanita tahan dan sensitif terhadap rasa sakit, tapi justru itu wanita mampu menangani rasa sakit itu dengan baik dan jarang mengeluh. Hebatnya, rasa sakit yang dialami tak membuat aktivitas harian mereka terganggu, mengurus rumah tangga tetap dilakoni dan bekerja juga dilakukan seperti biasa. Mama saya termasuk dalam poin ini. Saya saksinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;- Yap..wanita (termasuk saya, yang wanita juga tentunya) peduli kesehatan. Tilik saja gaya hidup wanita cenderung teratur, dibanding pria. Lebih rajin menjaga pola makan, rajin olahraga, tak suka merokok, dan menghindari alkohol berlebihan. Itulah kenapa usia harapan hidup wanita jatuhnya lebih tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;- Secara mental, wanita juga terbukti kuat dibanding pria, lebih tahan kesepian. Sedang pria boleh saja tak merasa berat musti 'jungkir balik' mencari nafkah untuk keluarga, tapi bakal 'nangis darah' saat ditinggal pasangan. Dan tak perlu menunggu lama, para pria yang 'kehilangan' ini akan mencari penggantinya *seperti ayah teman saya itu*.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ingin menambahkan alasan lainnya?..monggo silahkeun!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;*kepala mendadak pening*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-3379162942183599431?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/3379162942183599431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/wanita-lebih-kuat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3379162942183599431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/3379162942183599431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/wanita-lebih-kuat.html' title='Wanita Lebih Kuat'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-2140625278641477114</id><published>2009-11-06T14:09:00.003+07:00</published><updated>2009-11-06T15:03:54.912+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pria'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menangis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='air mata'/><title type='text'>Pria dan Air Mata</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ngerumpi.com/images/medium/mancry.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 195px; height: 126px;" src="http://ngerumpi.com/images/medium/mancry.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://ngerumpi.com/baca/2009/08/24/pria-dan-air-mata"&gt;Sebuah repost&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosoknya yang tegar, kuat dan begitu tangguh di hadapan saya menangis. Tak pernah saya melihatnya begitu rapuh. Ada sakit terdalam yang tak bisa ia obati hanya dengan diam atau tegar. Teramat menyesakkan, hingga bulir air matanya jatuh juga. Sepuasnya dia mencoba mengobati luka batinnya, wajah tegarnya yang lelah menahan beban menyandar ke dada saya, mata tajamnya yang selalu saya lihat penuh dengan semangat, meredup..dibasahi mata air yang membuncah keluar tak terkendali. Saya menguatkannya..'menangislah sayang, agar kamu lega'.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria saya bukan sedang mengiba cinta atau haus dibelai, dia sedang penat. Butuh pegangan baginya menyandarkan diri, dan sayalah tempat paling tepat untuknya bersandar. Dia bisa juga lemah, tak tangguh, dan label 'super' pada dirinya bisa juga luntur. Melihatnya menangis, membuat saya memahaminya. Bahwa dia sedang meminta..'tolonglah, pahami saya'. Bahwa tak selamanya saya bisa egois saat kami mulai mendebatkan suatu masalah, bahwa dia butuh kepercayaan kuat dari saya dan bukan malah menyudutkannya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria saya sama seperti juga pria-pria lainnya di berbagai belahan dunia manapun. Makhluk bernama pria yang diciptakan memiliki sembilan logika dan satu perasaan. Itulah kenapa laki-laki selalu mengandalkan logikanya dalam menyelesaikan masalah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Seperti rumah joglo, begitulah pria diibaratkan. Punya satu tiang soko guru dan ribuan batu bata, tapi jika satu tiang soko guru itu tercerabut, maka seluruh bangunan itu akan runtuh.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan saat wanita menangis?..itu sih wajar. Karena wanita selalu mengandalkan rasa. Sebuah bentuk pelampiasan emosi a la wanita. Wanita menangis belum tentu dinilai cengeng, sedang pria menangis, meski hanya menitikkan setetes air mata tetap saja dinilai 'cengeng'..terdengar tak adil, tapi begitulah realitanya. Wanita 'halal' menangis, dan pria 'haram' menangis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Saya lalu mencoba mencari jawab atas tangis pria saya..&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pikir tangisan pria saya adalah buah dari emansipasi yang didengung-dengungkan sejak jaman Kartini hingga sekarang. Bahwa meski tak kasat mata, bukan hanya wanita yang ingin sejajar dengan pria. Pun, pria saya dan kebanyakan pria ingin setara dengan wanita, rela menanggalkan separuh citra dirinya yang kekar dan maskulin menjadi sedikit feminin. Lagi-lagi karena emansipasi, kini, mereka, para pria-pria itu berubah menjadi pribadi yang halus tapi tegar, pasif namun agresif, dan akrab tapi tetap menjaga jarak. Pria-pria yang berubah jadi lembut dan ekspresif.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hebatnya, saat memaknai tangisan pria saya ini, saya malah mendapati pengakuan dari seseorang tentang pria-pria yang juga memiliki siklus layaknya wanita.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;    &lt;blockquote&gt;Bahwa siklus pria dimulai dari tanggal 17 sampai 23 per bulan, dimana saat-saat itu pria tengah dalam puncak kelelahan dan keletihan atau dalam istilah psikologinya, 'burn out'&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jadi, jangan pernah ganggu priamu di rentang waktu itu, nanti dia akan menangis sejadi-jadinya..;)&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Lalu, masih tetap mencari jawab kenapa pria-pria itu menangis..saya mencoba menyibak akal pikiran terdalamnya. Bahwa akal ternyata menjadi penentu pria-pria ini menangis. Kenapa?..karena saat air matanya berderai-derai, itu tanda, bahwa dia sesungguhnya telah lelah berpikir. Akalnya sedang tak mampu diajak kompromi, dan lalu terjadilah, logikanya kalah telak oleh rasa.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangisannya adalah kelegaannya bahwa saya masih ada untuknya. Bahwa, seburuk apapun hidup dan kehidupan kami, saya akan tetap berada di sampingnya, mencoba tegar untuknya. Bahwa saya tak boleh lemah, karena tolol saja jika saat pria saya butuh dikuatkan malah saya melemah. Bahwa saat pria saya sedih, hanya sayalah tempat penghiburannya. Bahwa saat dia menangis, label 'egois' dalam diri saya mendadak ikutan luruh.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;dan menangislah, bila harus menangis..&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;satu lagi,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;keluarkanlah air matamu hanya pada saat yang tepat!..&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:verdana;"&gt;That's my advice for you, man ;)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/33569286-2140625278641477114?l=cerita-maya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerita-maya.blogspot.com/feeds/2140625278641477114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/pria-dan-air-mata.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2140625278641477114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/33569286/posts/default/2140625278641477114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerita-maya.blogspot.com/2009/11/pria-dan-air-mata.html' title='Pria dan Air Mata'/><author><name>my-a</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00746668148243679666</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='20' src='http://1.bp.blogspot.com/_WgJODpfqGpc/Snzsifb5nII/AAAAAAAAABs/2mmRXcMZErI/S220/browneye1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-33569286.post-5468244240538095800</id><published>2009-11-06T13:54:00.007+07:00</published><updated>2009-11-06T15:02:55.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='give and take'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='God'/><title type='text'>to Give and Receive..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://ngerumpi.com/images/medium/give.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 126px; height: 126px;" src="http://ngerumpi.com/images/medium/give.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Sebuah repost dari &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/09/23/to-give-and-receive"&gt;situs sebelah&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Libur telah berlalu, energi yang dilesatkan demi merayakan kemenangan sekarang tinggal tersisa beberapa serpih saja, tapi pasti semangatnya masih tetap ada. Rindu pada yang jauh di mata dekat di hati telah saya tuntaskan. Bersenang-senang sebentar, relaksasi, dan menikmati kumpul bocah, juga mengais kenangan setelah lama tak sua, membuat rindu saya terobati sudah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dan lalu saya disini, kembali mengakrabi lagi atmosfer ruangan dan pojokan itu, ternyata rindu pada pojokan itu makin menggebu. Ah, saya lebay!.Biar!. Memang begitulah adanya perasaan saya sekarang. Maklum, jatah libur dua hari di hari raya bukan sekali dua kali saya mengalaminya, sudah kebal saja kalau pada akhirnya banyak yang mencibir, 'kerja di hari libur, atas nama loyalitas atau koyalitas semata?'&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Terserah saja siapapun yang akan menilai. Tak munafik, loyalitas saya terhadap profesi ini dihargai dengan sebentuk reward yang menggiurkan. Memang sudah seperti itu play rule-nya. Peluh keluh saya haruslah berbuah, meski sekecil apapun itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ngantor di tengah atmosfer libur yang masih menggila, meninggalkan yang terkasih dan tersayang atas nama profesionalitas. Saya ikhlas. Dan perusahaan yang merasa punya karyawan teladan macam saya ini, haruslah tahu diri bagaimana menghargai karyawannya. Saya sudah menuntaskan kewajiban, maka saya berhak atas hak-hak itu, reward yang setimpal dengan ‘harga' yang telah saya bayarkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Hari gini mana ada yang gretongan?!," *meminjam istilah gaul*. Kentut pun *mungkin* bisa jadi kena denda, karena sudah mencemari udara, melakukan perbuatan tidak menyenangkan. Ah, itu hanya andai-andai saya saja loh ya. Tiliklah, sekelas penjaja seks yang menjual nikmat lewat raganya pun tak akan mau dibayar cuma-cuma hanya dengan ucapan 'terimakasih, semalam itu kamu benar-benar hebat'. Cih!. Sekedar SSI alias speak-speak iblis, short time, atu one night stand, tentu saja sudah jelas 'harga' yang mesti dibayar si penikmat tubuh mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote  style="font-family:verdana;"&gt; &lt;p&gt;&lt;span sty
