Showing posts with label honeybear. Show all posts
Showing posts with label honeybear. Show all posts

Wednesday, March 21, 2007

just the way we are

Baru saja saya mendengar cerita teman kantor saya yang ketakutan dan ngeri ketika didekati perempuan dengan dandanan menor. Kalau saya yang mendekati teman kantor saya ini, dia pasti tidak akan ketakutan ya secara saya malah tak pernah berdandan hihihi. Silahkan intip isi beauty case di dalam tas kerja saya yang hanya ada compact powder, lipstick satu warna saja, maskara *itupun jarang sekali terpakai*, juga pelembab wajah. Setiap melewati counter make up pasti saya akan berlalu saja, tanpa berniat mencoba lipstik warna baru yang mungkin sedang tren atau peralatan make up yang lainnya.

Setiap kali melihat teman sekantor yang berdandan, kok anehnya saya tak pernah mencoba untuk berdandan secantik mereka ya?, saya mungkin terlalu cuek, bahkan ndutpun juga tak pernah protes melihat saya yang jarang berdandan.Tiap malming dan main ke rumah, saya hanya menemui blio ini dengan daster rumah dan kadang masih belum mandi dengan rambut berantakan,wajah yang sayu kemlinyet *baca: berminyak*, dan bau badan yang kecut. Ndut kok ya malah senang saya kelihatan berantakan, kata blio ini malah terlihat natural dan tak dibuat buat. Padahal awal kenal blio ini saya termasuk wanita super jaim, setiap diapeli ke rumah selalu berusaha dandan dan terlihat rapi di depannya, pokoknya jangan sampai saja terlihat buruk. Semakin lama mengenalnya, semakin terlihat kami yang apa adanya. Kentut saja sudah sesuka hati dilakukan, sudah bukan hal yang tabu dan memalukan untuk kami, daripada kentut ditahan ya mending dilepas saja biar tidak jadi penyakit kan hihihihi

Saya lebih suka keadaan seperti ini dimana saya bisa menjadi diri saya sendiri, tampil apa adanya, tanpa harus dibuat buat. Ndut-lah yang membuat saya nyaman, dirinya menerima apa adanya saya. Tampilan saya yang buruk di depannya tak pernah membuatnya mundur dan menjauhi saya. Sampai saatnya nanti saya pasti memberinya kejutan, berdandan cantik untuk dirinya di hari istimewa kami :)

Thursday, March 01, 2007

I love you, beib!

Saya mencintaimu..tersenyum simpul membaca balasan sms saya pagi ini untuk yang tersayang. Saya mencintainya, sangat sangat. Kalau saya masih diberi kesempatan untuk menebus kesalahan saya yang telah lampau, saya hanya ingin tetap mencintainya dengan tulus, dan menjadi pendampingnya yang setia. Masa lalu telah membuat saya banyak belajar, bahwa cinta tulusnyalah yang membuat saya selalu kembali padanya. Saya memang jahat dan buruk. Kalau saya bisa mengubah segalanya di belakang, saya ingin memperbaiki semuanya. Tapi apalah daya saya, semua tinggalah menjadi penyesalan. Hanya sekarang saya mencoba berdiri, menggapai dirinya yang siap di samping saya melanjutkan perjalanan cinta kami. Doakan kami ya! :)

Friday, January 12, 2007

sandaran hati

Sore ini di ruangan kantor, hembusan angin dari air conditioner membuat tubuh saya sedikit menggigil. AC di ruangan ini di set 16 derajat, jadi saya mesti diganggu dengan hasrat menuntaskan rasa kebelet pipis. Entah sudah berapa kali saya keluar masuk ruangan setelah harus berjuang untuk menuju tempat saya menuntaskan hasrat yang cukup jauh juga untuk dijangkau.

dan sekarang, saya diganggu hasrat ingin dibawa melayang ke alam mimpi di peraduan saya yang empuk itu. Lagi lagi karna udara dari AC yang berhembus ini. whoooaa..saya mengantuk, entah sudah berapa kali saya menguap, semoga temen saya di sebelah ini tidak tertular rasa ngantuk. Tinggal 45 menit lagi, saya ingin segera pulang, memeluk guling dan tidur layaknya putri tidur. Owiya, kalau masih terlalu lama menunggu, saya butuh punggung atau bahu untuk menjadi tempat saya menyandarkan kepala sejenak. Tapi tidaklah mungkin bagi saya meminta dia datang, dan meminjam punggung atau bahunya sedang dia berada jauh dari saya sekarang ini.

Ah..saya jadi rindu padanya, jadi ingin menyandarkan ke punggungnya yang hangat. Entahlah saya lebih suka memeluk punggung daripada dipeluk. Saya hanya ingin dia tidak pergi meninggalkan saya, sehingga punggungnya lah tempat saya menyandarkan diri seperti memohon agar dia tidak pernah jauh dari saya.

Baiklah, saya tidak akan memohon lagi, saya akan tetap menunggunya sampai dia datang dan meminjamkan punggungnya yang hangat itu untuk saya bersandar..karena dialah sandaran hati.


*alunan 'sandaran hati' menemani rasa kantuk saya yang tak juga hilang...*

Monday, January 01, 2007

Welcome 2007!!

Hari ini saya masih mengantuk secara semalam saya baru tidur jam setengah 2 malam..whoooaaaaa!! saya butuh kopi atau apa saja yang bisa membuat mata ini tetap melek demi menuntaskan cerita akhir tahun saya bersama orang orang terkasih menikmati momen pergantian tahun..

Di malam pergantian tahun baru semalam itu saya, beruang madu a.k.a ndut, papa, bunda dan juga adik *minus pacar adik saya* memilih untuk berkeliling kota Semarang, kami berangkat dari rumah sekitar pukul setengah sembilan malam. Sebenarnya malam pergantian tahun itu saya ingin menuntaskan menonton film 'Heart'. Tapi papa 'memaksa' saya untuk meninggalkan heart tanpa tau ending ceritanya. Yah sudahlah, saya pikir lain waktu pasti bisa ada kesempatan untuk bisa menontonnya lagi. Cuaca malam itu memang cerah sekali, walaupun langit di angkasa tak nampak bulan, tertutup selimut awan tebal.

Papa sengaja memilih jalan jalan alternatif untuk menghindari terjebak macet. Sempat mampirlah kami ke kawasan kampus Tembalang, kalo kata papa, ini seperti acara Napak Tilas hihihi. Adik dan pacar saya memang alumnus sana, mengingatkan saja akan kenangan mereka ketika masih berkutat dengan sibuknya rutinitas kampus dan kuliah. Di Tembalang, kami sempat berhenti sebentar di depan bangunan teknik elektro, sepi seperti biasa, hanya ada satu mobil yang berhenti di depan mobil kami. Dan saya, bunda dan adek cukup memanfaatkan momen itu untuk ber-narsis ria. Ah ya, saya berfoto bersama si ndut juga di sini.

Kami tidak melewati kampus teknik industri *kampus si ndut dan adik* secara kawasan kampus Tembalang memang sangat sepi dan masih banyak jalan yang tidak diberi penerangan lampu. Bunda meminta papa berputar arah untuk keluar dari kawasan tembalang. Sampai di jalan Mataram, Papa yang belum makan malam akhirnya mengajak untuk mampir ke Nasi Pecel. Saya tidak ikutan makan, secara sebelum berangkat saya sudah makan gulai sapi gurih bikinan bunda. Sepulang dari makan malam, masih di sepanjang jalan Mataram, papa menepikan mobil, bunda serta adik turun untuk membeli terompet tahun baru. Dua terompet terbeli dengan harga 5000, itulah dua benda yang membuat saya dan adik malam itu tertawa terkekeh kekeh mengingat umur kami yang sudah tak lagi muda tapi sepertinya menemukan keasikan tersendiri dengan meniupnya kencang kencang di sepanjang jalan. Jujur saja saya malu, tapi toh ini momen sekali dalam setahun, rasa malu menguap begitu saja berganti keceriaan.

Malam itu kami meluncur ke Kawasan Marina secara di sana diadakan pesta kembang api. Kami tiba sekitar jam 11 malam. Tampak banyak mobil dan sepeda motor berjajar di sepanjang jalan itu, semua ikut menunggu detik2 pergantian tahun 2006 ke tahun 2007. Akhirnya tepat jam 12 malam teng! semua yang memenuhi sepanjang jalan Arteri Yos Sudarso berseru, bertepuk tangan, takjub memandang dan menikmati percikan kembang api dengan pendar cantik warna warni yang menghias angkasa malam di sepanjang jalan itu, indah sekali. Lega rasanya bisa melepaskan tahun 2006 dan menyongsong tahun 2007, artinya saya masih diberi kesempatan untuk memberikan yang terbaik di tahun ini dan bercermin juga belajar dari banyak kisah dan masalah di tahun lalu.


Welcome 2007!!!



*koneksi internet mulai lancar terkendali..hooraaaayy!!

Thursday, November 02, 2006

terpurukku di sini...

aku melukai perasaannya (lagi), aku jahat!
yah, aku melukainya..melukai hati pria penyayang, penyabar, setia, yang sangat memanjakanku.. dia pria yang baik, kelewat baik hingga kadang aku jengah. "knapa dengan kamu hun?, kamu sabar banget yah kalo lagi ngadepin aku yang emosinya turun naik gini" "terbuat dari apa hatimu itu hun?".."apa kamu malaikat berkaca mata minus yang akan selalu jadi pelindungku ya hun?..:) " yah.. sorot mata berkacamata minus itu betapa ku menyukainya, dia manis.
ketulusan, kesabaran dan kesetiaanmu tak pernah berubah dari dulu hingga sekarang ya hun.."aku malu, aku tak bisa sepertimu"
" ajari aku mencintaimu lebih, lebih dan lebih lagi..,hun."


karna saat ini aku terpuruk di sini, membeku dan sara..








Saturday, September 30, 2006

aku berhasil!!

barusan saja aku menelponnya, lumayan lama waktunya. tidak lagi tegang seperti kemarin, sekarang lebih santai bercerita dan bercanda. senang bisa kembali berkomunikasi harmonis seperti dulu lagi. biarpun masih belum bisa bertemu, tak mengapalah. rencananya selasa minggu depan dia mau ke rumah, katanya ditelepon tadi dia sudah kangen pengen ketemu setelah dua malam minggu kita tak bersua..*duh senengnya*.

semalam sempat terjadi ketegangan, aku protes kepadanya karena ke-cuek-annya tidak mengirim kabar, atau sekedar say hello. aku menyesal telah membuatnya marah dan kecewa padaku, ternyata dia sudah mengirimkan sms tetapi karena jaringan IM3 sedang error saat itu, sms tidak terkirim ke hapeku. kesabaran dan emosiku di bulan puasa sedang di uji dan aku gagal lagi. sebenarnya pagi itu kami berdua sudah berbaikan. aku lelah bersitegang terus, harusnya aku memberinya semangat agar cepat pulih dari sakitnya, tapi aku malah menunjukkan ke-egoisan-ku.

kuputuskan menelponnya pagi tadi. aku yang salah dan aku harus meminta maaf. tak seharusnya ini terjadi karena aku baru saja menata langkah bersamanya beberapa waktu lalu untuk mewujudkan impian kita berdua, harusnya masalah sekecil ini bisa kita selesaikan bersama, tanpa ada ketegangan dan perasaan gengsi ataupun keegoisan.

Alhamdulillah..aku berhasil menyingkirkan ego-ku, kesabaran dan emosiku teruji hari ini. :)


esok hari semoga semakin cerah ya, hon!