Showing posts with label cuapcuap. Show all posts
Showing posts with label cuapcuap. Show all posts

Monday, August 03, 2009

tak mandiri karena 'superdad'

kenapa dia memilih saya sebagai pendamping hidupnya, salah satu alasannya adalah karena saya sangat mandiri. ya, saya mengakui itu. dulu, saat masih pacaran dengannya, saya ini tak pernah sekalipun bergantung padanya. apapun saya kerjakan sendiri. berangkat atau pulang dari manapun, tak pernah saya merengek meminta diantar/dijemput, apa yang bisa saya kerjakan sendiri, saya usahakan untuk saya atasi sendiri.

herannya, setelah menikah, sikap mandiri saya seperti lenyap begitu saja. meski tak lenyap sama sekali sih, tapi cukup bikin dia kelimpungan. apapun saya selalu mengandalkannya, mulai dari pekerjaan rumah tangga, mengurus si kecil, hingga making decision saat menghadapi masa-masa sulit di 'negara kecil' kami.

terlihat sekali betapa lemahnya saya, 'mana dirimu yang tangguh dan mandiri itu, sayang?'..entahlah, apakah karna dia begitu bisa diandalkan di berbagai urusan sehingga saya seperti ini, jadi lemah, tak mandiri dan cenderung manja. seharusnya saya bangga punya suami yang layak menyandang predikat 'superdad'.

dia tak pernah gengsi membantu saya mencucikan baju, merapikan tempat tidur, bahkan mengurus si kecilpun saya akui dia sangat jago, mulai dari memandikannya tiap pagi, memakaikan baju, mengganti celana basah saat si kecil pipis atau membersihkan pup si kecil, menidurkannya di pundaknya yang kekar, dan tak pernah absen menyelimuti kami yang tidur di sampingnya kala dingin menelusup tanpa permisi.

luar biasa dia, bahkan berbelanja ke pasar, blusukan di sana pun dia mau. tak segan dan tak risi dia ikut membeli sayur atau sembako, bahkan dia jago menawar *meski terbukti perempuan/wanita lebih jago dalam hal tawar/menawar*. segala apapun yang jadi masalah tak pernah sekalipun jadi beban untuknya. enteng saja dia menjalaninya, sampai terkadang saya bertanya dalam hati 'terbuat dari apa hatimu, sayang?'.

suami saya adalah sebuah karunia terbesar untuk hidup saya. predikat superdad untuk dia seharusnya tak boleh menjadi alasan bagi saya untuk jadi lemah, tak mandiri dan malah jadi manja di depannya. seharusnya saya lebih mensyukuri itu. seharusnya saya mengimbangi kekuatannya, menjadi yang tangguh dan mandiri layaknya supermom. doakan saya ya!

Monday, July 27, 2009

cerita sandal jepit

saya pecinta sandal jepit, teramat sangat, seperti juga Bob Sadino mencintai sandal jepitnya. saat santai, sangat membebaskan, seperti lepas dari kungkungan 'sumuk'. kecintaan pada sandal jepit pun saya bawa sampai ke zona kantor. meski formalitas mengajarkan kita berangkat bekerja ke kantor memakai sepatu, toh, sampai di kantor, saya lantas 'berpindah' ke sandal jepit. aneh sih, tapi nyata, seharusnya dari rumah saya pakai sandal saja, ya?.

pekerjaan saya memang tidaklah mengharuskan saya bekerja mengenakan sepatu dari pagi hingga senja. jadi, sepertinya sah-sah saja bersandal jepit di kantor, tak ada larangan sama sekali, meski sebenarnya itu tak cocok dengan etika berpenampilan di kantor. jelas, sepatu bagi saya pada akhirnya hanya sebagai simbol kerapian semata.

bersandal jepit di kantor, buat saya cuek sajalah, mau dibilang 'ndeso' juga terserah. inilah bentuk pengakuan yang teramat sangat jujur dari saya, sebuah pengakuan dari saya atas ketidakbetahan memakai sepatu berlama-lama. pengakuan atas asal-usul kebudayaan agraris, kebudayaan yang dibawa para petani.

lihat saja, para petani saat beranjak ke ladang atau sawah. hanya beralaskan kaki. pun jika mesti bersandal jepit sudah mereka anggap memakai sepatu. betapa sandal jepit meski sederhana, sudah amat sangat mewah bagi mereka.

sandal jepit mengajarkan pada kita *juga saya*, betapa sandal jepit yang kampungan itu mampu 'menaklukkan' kemewahan gedung-gedung modern, tempat para pekerja-pekerja kantoran itu menuai kesuksesan. pun, sandal jepit menunjukkan kejujuran pada sejarah, bahwa masa lalu tidak bisa dibunuh, apalagi diingkari.

Wednesday, March 21, 2007

just the way we are

Baru saja saya mendengar cerita teman kantor saya yang ketakutan dan ngeri ketika didekati perempuan dengan dandanan menor. Kalau saya yang mendekati teman kantor saya ini, dia pasti tidak akan ketakutan ya secara saya malah tak pernah berdandan hihihi. Silahkan intip isi beauty case di dalam tas kerja saya yang hanya ada compact powder, lipstick satu warna saja, maskara *itupun jarang sekali terpakai*, juga pelembab wajah. Setiap melewati counter make up pasti saya akan berlalu saja, tanpa berniat mencoba lipstik warna baru yang mungkin sedang tren atau peralatan make up yang lainnya.

Setiap kali melihat teman sekantor yang berdandan, kok anehnya saya tak pernah mencoba untuk berdandan secantik mereka ya?, saya mungkin terlalu cuek, bahkan ndutpun juga tak pernah protes melihat saya yang jarang berdandan.Tiap malming dan main ke rumah, saya hanya menemui blio ini dengan daster rumah dan kadang masih belum mandi dengan rambut berantakan,wajah yang sayu kemlinyet *baca: berminyak*, dan bau badan yang kecut. Ndut kok ya malah senang saya kelihatan berantakan, kata blio ini malah terlihat natural dan tak dibuat buat. Padahal awal kenal blio ini saya termasuk wanita super jaim, setiap diapeli ke rumah selalu berusaha dandan dan terlihat rapi di depannya, pokoknya jangan sampai saja terlihat buruk. Semakin lama mengenalnya, semakin terlihat kami yang apa adanya. Kentut saja sudah sesuka hati dilakukan, sudah bukan hal yang tabu dan memalukan untuk kami, daripada kentut ditahan ya mending dilepas saja biar tidak jadi penyakit kan hihihihi

Saya lebih suka keadaan seperti ini dimana saya bisa menjadi diri saya sendiri, tampil apa adanya, tanpa harus dibuat buat. Ndut-lah yang membuat saya nyaman, dirinya menerima apa adanya saya. Tampilan saya yang buruk di depannya tak pernah membuatnya mundur dan menjauhi saya. Sampai saatnya nanti saya pasti memberinya kejutan, berdandan cantik untuk dirinya di hari istimewa kami :)

Friday, February 23, 2007

colour my world..


Colour my world..inilah tags blog saya yang sudah berganti tampilan dan berganti alamat. hidup saya penuh warna, merah, hijau, biru, kelabu, kuning, jingga, coklat.

Dulu saya adalah penyuka warna hijau. Saya takjub tiap kali melihat salah satu warna primer ini muncul di permulaan acara di TVRI *waktu itu stasiun televisi hanya TVRI saja* yang terpampang di layar teve rumah saya, ada warna hijau merah dan biru. Saya bersorak kegirangan '"ini nih warna favoritku!!" sambil tunjuk tunjuk layar teve, seperti tidak mau kalah dengan kakak yang senang dengan warna merah, dan si adik yang suka warna biru. Kenapa suka warna ini? yah karena hijau memberi rasa sejuk di mata saya, alasan yang masuk akal kan untuk anak SD seumuran saya waktu itu kan hihihi. Semua barang barang saya waktu itu hampir semua berwarna hijau, tapi kolor saya engga ada yang berwarna ijo kok :D. Sampai kemudian saya mulai bosan dengan warna ini, saya mulai berpindah ke warna abu abu. Mungkin waktu itu sedang masuk era millenium ya, dimana millenium identik banget dengan warna abu abu ini. Seisi lemari saya kembali lagi penuh dengan baju baju warna abu abu.

Kembali lagi saya bosan dengan warna abu abu, saya kepincut warna coklat. Mungkin buat sebagian orang, warna coklat dianggap warna tua, itulah kenapa warna coklat ini menggambarkan kedewasaan. Kembali lagi saya mengoleksi barang barang berwarna coklat yang akhirnya bikin saya tergila gila seperti tersihir ingin membeli atau memiliki semua yang berwarna cokelat. Sayapun memimpikan pesta pernikahan dengan tema cokelat dan ternyata warna ini sedang tren loh di tahun 2007 :)

Saya sempat berpikir apa iya nantinya saya masih tetap menyukai warna cokelat?..apa mungkin nanti saya akan menyukai warna lain?. Ah saya tidak mau terlalu ambil pusing. Semua warna buat saya sama bagusnya, sama indahnya. Itulah kenapa Tuhan mencipta pelangi yang begitu indah, dimana warna warna indah menghiasi langit biru cerah setelah hujan turun. Warna hidup saya tentunya bukan hanya hijau, abu abu atau cokelat saja, warna lainnya pastinya akan menghiasi kehidupan saya nantinya.
Seperti kertas putih bersih begitulah hidup kita berawal, warna warni crayon yang akan menghiasi kertas itu hingga tercipta gambar nan indah, hidup yang berwarna.

Wednesday, January 17, 2007

'silence' pliiiiiss...!!

Silence pliiis!!..saya bukannya sedang menirukan gaya Tukul Arwana memandu acara tallk show Empat Mata-nya yang tayang senin-jumat jam 10 malam itu, tapi saya sedang kecanduan dorama korea 'Silence' yang diputar tiap hari senin-jumat jam 5 sore di salah satu stasiun televisi swasta. Untungnya saja, saya belum tertinggal jauh untuk menikmati akting F4 Vic Zhou (dua sekuel Meteor Garden, Love Storm, Mars) dan Park Eun-hye (Jewel in the Palace, 18 vs 29).

Sebelumnya saya sudah 'melahap' banyak dorama, semisal tokyo love story, ordinary people, endless love, love generation, under the sam roof, full house, ato winter sonata *saya punya kepingan2 CDnya yang saya putar dalam sehari* VCD player yang mungkin kalo bisa protes bakal meraung raung gara2 'dipaksa' memutar kepingan2 VCD itu* hanya karena penasaran dgn endingnya yang memang manis dan gag kacangan, bikin saya nangis bombay seharian

Kenapa saya suka dorama? karena saya memang pencinta film2 romantis/percintaan. Tema cerita dorama ini memang masih seputar cinta dan kekuasaan, cinta si kaya dan si miskin, cinta bertepuk sebelah tangan, cinta sehidup semati. Walaopun masih seputar cinta cintaan tapi dikemas tak kacangan seperti sinetron indonesia *maaf kalo saya tidak suka dengan produk dalam negeri sendiri* yang suka memperpanjang masa tayang tapi pada akhirnya ceritanya jadi melenceng kemana mana, tak masuk akal, terlalu memaksa dan membosankan. Inti cerita dorama selalu mengena di hati saya, banyak pesan tentang cinta kasih yang disampaikan di setiap ceritanya :) Owiya, saya juga kagum dengan akting para artisnya terutama aktor2nya yang gag canggung untuk nangis di depan kamera, aduuh itu kalo nangis kok ya masih kelihatan cakep ya :D

Saya juga suka memandangi artis2 berwajah oriental bermata sipit ini *walopun sebenernya ini jelas bukan tipe saya banget*, rambut ber-layer disisir berantakan plus wax, baju warna warni tabrakan atas bawah yang sebenernya gag matching tapi kok ya enak dipandang mata alias gag keliatan norak ya :D

Kembali ke silence..pliiiis!!
Silence berkisah tentang pertemuan antara Qi Wei Yi dan seorang gadis Korea yang kehilangan suaranya Zhao Shen Shen di sebuah lorong bawah tanah rumah sakit. Karena sejumlah kejadian, mereka akhirnya kehilangan kontak satu sama lain dan bertemu lagi 9 tahun kemudian. Saat itu, Wei Yi telah menjelma menjadi pebisnis handal yang tidak kenal kompromi. Dasar nasib, ia kembali dipertemukan dengan Shen Shen yang sikapnya membuat pemuda itu pelan-pelan berubah. Sayang, belakangan diketahui bahwa umur Wei Yi hanya tinggal menunggu waktu akibat kanker ganas..

So, silence pliiis!! saya ingin menikmati keheningan *silence* senja sore sambil menonton silence :)




Monday, January 01, 2007

Welcome 2007!!

Hari ini saya masih mengantuk secara semalam saya baru tidur jam setengah 2 malam..whoooaaaaa!! saya butuh kopi atau apa saja yang bisa membuat mata ini tetap melek demi menuntaskan cerita akhir tahun saya bersama orang orang terkasih menikmati momen pergantian tahun..

Di malam pergantian tahun baru semalam itu saya, beruang madu a.k.a ndut, papa, bunda dan juga adik *minus pacar adik saya* memilih untuk berkeliling kota Semarang, kami berangkat dari rumah sekitar pukul setengah sembilan malam. Sebenarnya malam pergantian tahun itu saya ingin menuntaskan menonton film 'Heart'. Tapi papa 'memaksa' saya untuk meninggalkan heart tanpa tau ending ceritanya. Yah sudahlah, saya pikir lain waktu pasti bisa ada kesempatan untuk bisa menontonnya lagi. Cuaca malam itu memang cerah sekali, walaupun langit di angkasa tak nampak bulan, tertutup selimut awan tebal.

Papa sengaja memilih jalan jalan alternatif untuk menghindari terjebak macet. Sempat mampirlah kami ke kawasan kampus Tembalang, kalo kata papa, ini seperti acara Napak Tilas hihihi. Adik dan pacar saya memang alumnus sana, mengingatkan saja akan kenangan mereka ketika masih berkutat dengan sibuknya rutinitas kampus dan kuliah. Di Tembalang, kami sempat berhenti sebentar di depan bangunan teknik elektro, sepi seperti biasa, hanya ada satu mobil yang berhenti di depan mobil kami. Dan saya, bunda dan adek cukup memanfaatkan momen itu untuk ber-narsis ria. Ah ya, saya berfoto bersama si ndut juga di sini.

Kami tidak melewati kampus teknik industri *kampus si ndut dan adik* secara kawasan kampus Tembalang memang sangat sepi dan masih banyak jalan yang tidak diberi penerangan lampu. Bunda meminta papa berputar arah untuk keluar dari kawasan tembalang. Sampai di jalan Mataram, Papa yang belum makan malam akhirnya mengajak untuk mampir ke Nasi Pecel. Saya tidak ikutan makan, secara sebelum berangkat saya sudah makan gulai sapi gurih bikinan bunda. Sepulang dari makan malam, masih di sepanjang jalan Mataram, papa menepikan mobil, bunda serta adik turun untuk membeli terompet tahun baru. Dua terompet terbeli dengan harga 5000, itulah dua benda yang membuat saya dan adik malam itu tertawa terkekeh kekeh mengingat umur kami yang sudah tak lagi muda tapi sepertinya menemukan keasikan tersendiri dengan meniupnya kencang kencang di sepanjang jalan. Jujur saja saya malu, tapi toh ini momen sekali dalam setahun, rasa malu menguap begitu saja berganti keceriaan.

Malam itu kami meluncur ke Kawasan Marina secara di sana diadakan pesta kembang api. Kami tiba sekitar jam 11 malam. Tampak banyak mobil dan sepeda motor berjajar di sepanjang jalan itu, semua ikut menunggu detik2 pergantian tahun 2006 ke tahun 2007. Akhirnya tepat jam 12 malam teng! semua yang memenuhi sepanjang jalan Arteri Yos Sudarso berseru, bertepuk tangan, takjub memandang dan menikmati percikan kembang api dengan pendar cantik warna warni yang menghias angkasa malam di sepanjang jalan itu, indah sekali. Lega rasanya bisa melepaskan tahun 2006 dan menyongsong tahun 2007, artinya saya masih diberi kesempatan untuk memberikan yang terbaik di tahun ini dan bercermin juga belajar dari banyak kisah dan masalah di tahun lalu.


Welcome 2007!!!



*koneksi internet mulai lancar terkendali..hooraaaayy!!

Tuesday, December 12, 2006

recharge

Saya baru saja kembali dari recharge energi. Layaknya baterai yang udah low saya butuh di'recharge' biar tambah semangat.Maklum saja, saya mulai penat dan letih dengan rutinitas kerjaan senin-sabtu dari 8-16.

Tgl 8 Des 2006 saya dan bunda berangkat ke Bogor, demi memenuhi undangan Kakak saya yang memang akan menggelar acara Akikah putra keduanya. Kami naik kereta jumat malam dan tiba sabtu pagi jam 3 subuh di Stasiun Jatinegara, dijemput kakak ipar dan langsung meluncur ke Gunung Putri, Bogor. Betapa senangnya saya melihat Nadya, ponakan saya yang pertama semakin tumbuh besar dan menggemaskan. Tertawanya lepas dengan gigi besar mirip kelinci. Bicaranya tak terlalu jelas..saya pikir itulah bahasa planet Nadya..yang hanya bisa dipahami dirinya sendiri, dan orang lainpun hanya bisa mereka reka kata yang terucap dari bibir mungilnya.

Ponakan saya yang keduapun begitu menggemaskan. Affan Kamal Ramadhan., lahir 21 oktober 2006 yang lalu. Affan makin besar dan montok..padahal usianya juga baru sebulan tapi sudah semakin kelihatan besar dan berat. Tapi sayangnya, ketika saya disana baby ini rewel terus, mungkin karena pilek. Tiap kali menatap matanya yang besar dan melihatnya tersenyum, saya terkesima. Saya jadi ingin cepat cepat punya baby sendiri.

Disana saya tidak hanya recharge energi a.k.a liburan. Saya belajar banyak dari kaka saya, bagaimana merawat baby-nya. Mulai dari menggendongnya, menidurkan bayinya, mengajaknya bercanda, memandikan, memberinya ASI, mengganti juga popoknya ketika Affan mulai pup dan pipis. Melelahkan sekali pastinya. Tiap kali melihat mata kakak saya yang sayu, saya tahu dia pasti lelah. Jam tidurnya otomatis mengikuti jam tidur baby-nya. Hmm..jadi saya akan merasakan seperti ini nantinya :)..tapi biarpun lelah saya yakin orang tua manapun tak akan pernah lelah dan letih memberi kasih sayang dan perhatian kepada anak anaknya.

Saya dan Bunda hanya sebentar di Bogor, tepatnya hanya sehari dua malam saja. Tapi itu sudah cukup membuat saya senang, walopun sempat merasa sedih juga secara ada masalah pribadi yang benar benar di luar dugaan bisa menimpa saya. Tapi saya harus kuat, saya mesti bersabar dan belajar dari cobaan ini. Di tengah kegembiraan keluarga saya, saya mensti mengecap pil pahit atas sesuatu yang saya pilih untuk saya tanggung resikonya.

Alhamdulillah, hari ini saya sudah kembali mendapatkan 'energi' untuk bangkit kembali dari keterpurukan. Jadi sekarang saya siap untuk kembali bergabung dengan kalian semua..*hugs*


Tuesday, November 07, 2006

yang 'hilang' tlah kembali..

aku kehilangannya beberapa saat yang lalu
kini 'ia' telah kembali ada di pelukanku.
hampa tanpa dirinya, terasa kosong.
tak ada yang bisa memberikan kenyamanan melebihi 'ia'.

aku bebas mengekspresikan diri tanpa harus merasa malu,
tak perlu ada kata 'jaim' bila ada di dekatnya.
sepenuhnya benar2 menjadi diri sendiri bila bersamanya.



sekarang aku kembali menempati 'tempat ternyaman'..
tempat aku menumpahkan segala rasa, tempatku bercerita, tempatku men-charge otak yang kadang mulai penat karna beban pekerjaan.


rasa nyaman itu tlah kudapatkan kembali
dan sekarang kubersiap untuk memulainya lagi..:)


Saturday, November 04, 2006

shock!, 'kolik' kambuh lagi

Hari jumat aku engga ngantor gara2 sakit 'kolik'-ku kambuh lagi. :(

Jumat dini hari udah ngerasa perut engga enak, liat jam di hape nunjukin pukul 3 dini hari. Engga tahan sakitnya di perut kanan atas, akhirnya keluar kamar, nyari nyari salonpas hot buat nenangin perut yang bergejolak nyerinya timbul hilang bikin tidurku ga pules. Sampe akhirnya jam setengah lima, keluar kamar pengen BAB. nyeri di perut masih timbul hilang, gitu terus. Akhirnya aku ga kuat pengen :-&. Nangis di pagi buta ngerasain sakit yang luar biasa. :((

Ketok2 pintu kamar papa karna udah 'give up' mengatasi sakit yang semakin menjadi tambah parah. Sambil megangin perut, meringis kesakitan lapor sama papa "Pa, kolik-ku kambuh lagih.."
Papa untungnya langsung sigap *walopun keliatan panik juga, secara kalo sakit begini yang repot pastilah bunda*. Papa ngambil kompres *deuh apa yah namanya??..yang biasa dipake bunda juga kalo sakit seseknya kambuh*. Bentuknya lentur dari bahan karet, diisi air panas. Langsung deh sambil tiduran aku ngompres perutku, lumayan enak..setidaknya nyeri perut blom muncul kembali, mungkin karna ada rasa panas yang menjalar sampe ke dalam perut bikin si nyeri takut muncul kembali hihihihi.

Dulu aku sempet pernah ngalamin kolik..sampe ga tahan sakitnya. Alhamdulillah resepnya kok ya kebetulan banget dicatet di hape *notes* sampe seditel ditelnya karna emang macem obatnya banyak sih ya. Aku catetin buat papa supaya obatnya cepet dibeli dan aku bisa segera terbebas dari rasa nyeri di perutku. Sambil nungguin papa yang ke apotik, akunya tiduran sambil sibuk pencat pencet keypad henpon kirim sms ke boss ijin ga bisa masuk kerja hari itu. Kirim sms juga ke 'honeybear' ngabarin kalo lagih sakit gara2 kolik kambuh. Sebelom papa brangkat ke apotik, papa nyempetin muter kasetnya Ungu *ini kaset punya papa, secara beliao pengagum berat Ungu, haiyah* mungkin biar aku lebih tenang kali ya. Ada satu lagu ungu yang bikin aku pengen nangis waktu itu, tentang kematian. Seandainya saja aku tahu hari itu aku akan meninggalkan dunia ini, aku pasti akan [-O< kepada Tuhan untuk tidak mengambil nyawaku saat itu.

Sedih banget :(, dalam kondisi sakit begini jauh dari bunda. Pengen kasih kabar ke bunda kalo aku sakit, tapi aku urungkan niat. Aku ga mau bikin bunda cemas, ga mau juga bikin bunda sedih. aku mesti kuat, ga boleh nangis, ga boleh manja. Sudah ada papa di sampingku, yang lumayan cekatan ngadepin aku yang kek mau mati ajah, ada hun yang selalu ada di sisiku, siap memberikan waktunya untuk merawat dan menjagaku :)

Ahamdulillah, sekarang udah lebih baikan. Obat udah diminum mpe habis, makan juga engga boleh yang pedes2 dulu. Balik ngantor lagih, malah diledekin temen "ga ngantor gara gara shock sama petasan kemaren ya mba?"..gara2 sebelom sakit kemaren dibikin terkaget kaget ma si boss yang maenan petasan punya ponakannya yang tertinggal di mobilnya, seukuran kawat yang dinjek injek sampe ngeluarin bunyi "pletak pletok!!*. huhuhuhu..iya kali yah shock-nya sampe ngefek ke perutku ;))





Thursday, October 26, 2006

i'm back again!!

3 hari libur lebaran udah dituntaskan dari tanggal 23-26 oktober ,udah bisa ngerayain lebaran bareng keluarga, dan hari ini saatnya balik ke rutinitas harian, ngantor lagi. saatnya konsen lagi ma kerjaan, saatnya apdet blog lagi, dan saatnya ketemu lagi dengan temen2 semuku

cerita liburan lebaran tahun ini biasa ajah. ngumpul ma keluarga besar bunda, sibuk open house, dan yang lebih bikin sibuk lagi - ngurus rumah, maklum ga ada bunda di rumah jadi mesti ngurusin semuanya sendiri. masak, bersih2 rumah, nyuci piring, nyuci baju..kerjaan rumah yang ga pernah ada habisnya. untungnya ada adek yang kooperatif banget. emang seharusnya gitu kan..pendelegasian tugas ngurus rumah secara adil, walopun kadang aku suka rese' juga, kerjaan adek ato papa yang ga beres suka aku ulang lagi biar perfect, yang jadinya malah bikin aku kecapekan. hasilnya aku sukses :-& 2 hari yang lalu gara2 masuk angin, dan sekarang malah kena flu.

hampir seminggu ngurus rumah, jujur cape banget! #:-S. tiap bangun pagi, langsung ngebayangin kerjaan rumah nunggu di kerjain, sempet pernah bingung mesti ngerjain yang mana dulu. Alhamdulillah berkat kesabaran dan dorongan rasa tanggung jawab, semuanya beres dikerjain..ffuiihh!! #:-S

kendala ngurus rumah buat aku cuman satu..ga bisa masak!: ..paling banter bikin ceplok, dadar, martabak mie ato goreng apa ajah yang bisa digoreng. jujur aja soal masak memasak aku sempet hopeless. @-) *deuh calon istri payah nih!* , tapi aku pasti akan terus do the best untuk bisa masak, biar bisa jadi istri dan mantu kesayangan.;))

inilah sekelumit cerita dari aku si pegawai kantoran yang sibuk jadi ibu rumah tangga karna ditinggal bunda sebulan ke luar kota. sempet dibikin sibuk, bingung, ribet tapi akhirna jadi seru, seneng setelah bisa ngerjain semuanya dan membagi waktu dengan baik antara kerjaan rumah juga kerjaan kantor.:D/




Thursday, October 19, 2006

lebaran sepi tahun ini

Tinggal beberapa hari lagi seluruh umat muslim di seluruh dunia akan menyambut datangnya hari kemenangan setelah sebulan penuh lamanya berlomba lomba mereguk pahala berlipat ganda di bulan suci Ramadhan ini.

Lebaran tahun ini adalah lebaran sepi buat aku. Yah, tidak selengkap tahun tahun lalu merayakan lebaran, tahun ini hanya ada papa, aku dan adek perempuan di rumah. Bunda mesti berangkat ke bogor hari jumat minggu ini. Tak lain karna akan menemani kaka perempuanku yang akan melahirkan baby nya yang kedua melalui operasi caesar. Baby-nya kaka bakal lahir sebelom lebaran ato tepatnya hari sabtu pagi tanggal 21 oktober. Prediksi dokter sebelumnya, baby akan lahir pas hari raya, padahal aku udah siap siap urun nama buat calon ponakan yang katanya bakal lahir cowok. Pengen banget sih si baby dikasih nama Raya *yang artinya besar*.tapi berhubung si papa *suami kaka* udah nyiapin nama dan pengen kasih surprise jadinya nama Raya aku simpen ajah buat nama babyku nanti :)

Sebelom keberangkatan bunda hari jumat malam *naek KA*, bunda udah nyiapin semuwanya. Mulai dari pesen2 kue kering, pesen opor ayam di tante *kan emang pinter masak*. Kalo diserahin ke aku buat bikin opor ayam, mendingan ga usah aja deh, pan ga bisa masak *kecuali masak air, nasi ato indomie hehehe*. Bunda juga udah banyak kasih pesen ke aku buat ngurus keuangan rumah tangga *kan bakal lama tuh sebulan di bogor*. Ini sekalian ajah buat aku belajar ngurus rumah tangga, biar ntar kalo nikah udah pinter ngurus rumah, keuangan rumah tangga, ato juga masak *kalo yang ini mesti belajar banyak ma camer deh ya*. Sebenernya ini juga bukan yang pertama kali ditinggal bunda sebulan ke bogor, sebelomnya juga udah pernah, makanya udah ga kaget lagi diserahin tugas dan tanggung jawab ngurus tetek bengek rumah tangga.

Sedih siy mendekati hari lebaran gini. sholat ied cuman bertiga, ga bisa sungkem bunda secara sebenernya banyak bikin salah ke bunda *hiks*. Makan opor ayam cuman bertiga ajah huhuhuhu.

Aku dan keluarga ga pernah ngrasain namanya mudik., secara keluarga besar bunda lebih banyak tinggal di semarang. Keluarga papa ada di kudus, tapi karna papa anak laki2 satu satunya di keluarganya makanya adek2 papa yang datang ke rumah. Buat kaka perempuanku, mudik ke semarang udah dijalanin dari 10 tahun lalu sejak dia kuliah di IPB bogor. Setelah kerja di jakarta, berkeluarga dan menetap di gunung putri bogor, mudik ke semarang buat kaka dan suwami udah jadi biasa *kan emang harus pulang dong ya*. Sedang buat adek perempuanku, ini mungkin yang pertama sejak dia kerja di Ungaran *walopun ungaran masih masuk kabupaten semarang tetep ajah kan dia jauh dari rumah*

Aku sendiri masih betah di semarang, dan belom ada bayangan bakal tinggal di luar kota da tentunya ga pernah ngrasain asiknya mudik. Dari jaman bayi sampe udah kerja masih setia banget di sini. Buat aku sendiri, dapet jatah libur lebaran cuman 2 hari *hari pertama dan kedua lebaran* udah biasa banget buat aku . sejak kerja di media 3 tahun lalu di bagian redaksi pulak mau ga mau aku harus bisa menerima kondisi pekerjaan yang full time dan tentunya menyita waktu liburku *sabar.. sabar*.

Buat temen2 yang udah siap2 mudik, ati ati di perjalanan ya, selamat berhari raya di kampung halaman, met kumpul2 bareng keluarga, nikmati indahnya hari kemenangan dengan keceriaan. Buat yang ga jadi mudik, jangan sedih ya..semoga tahun depan masih ada kesempatan bersua dengan keluarga, dan semoga tahun depan kita masih bertemu lagi di Ramadhan yang selalu indah :)

Taqabbalallahu minna waminkum syiamana wasyiamakum.
Minal aidzin wal faidzin.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1427 H
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN


Friday, October 13, 2006

topik hangat pagi ini: kebakaran heboh

semalam ada kebakaran di deket rumahku, tepatnya sepuluh rumah dari rumahku. salah satu bangunan toko perlengkapan POLRI terbakar karna dugaan korsleting. kebakaran meluas sampai ke bangunan dealer dan bengkel mobil Hyundai yang ada disebelahnya.

yah..semalam di deket rumah macet banget, ada kebakaran hebat. kebetulan pas kejadian itu dokter kandungan sebelah rumah lagi praktek, mobil pasiennya emang banyak banget tuh yang di parkir di pinggir jalan jadi agak menyulitkan kendaraan lain buat lewat karna emang jalan yang ga lebar tapi rame banget. ditambah lagi arus kendaraan dari arah barat dan timur yang berdatangan makin bikin jalanan macet. akhirnya tuh mobil2 mulai berbalik arah dan cari jalan alternatif menghindar dari TKP setelah tahu ada bangunan toko dan dealer yang terbakar. arus kendaraan dari arah barat *perumahan tanah mas* dan arah timur *pompa bensin* akhirnya ditutup untuk memudahkan mobil pemadam kebakaran datang dan memadamkan api.
aku yang lagi sakit gigi dan tidur lebih awal *jam stengah 7 dah molor*, jadi ikutan bangun gara gara mobil pemadam kebakaran berdatangan terus. akhirnya malam itu, kebakaran heboh itu malah jadi tontonan orang orang sepanjang jalan.
sempet panik juga sih waktu asap dari toko dan dealer yang terbakar ituh semakin gede ajah, dan karna tertiup angin jadi seakan akan terlihat mendekat. bunda yang ikutan panik malah buru buru ngajakin aku masuk buwat nyelametin ijasah dan surat2 penting *bunda parno nih*. sampe di dalem rumah bukannya nyelametin apa yang mesti diselametin malah ngambil senter gara2 lampu sepanjang jalan dimatiin PLN.

aku, bunda sama papa akhirna malah duduk duduk di depan rumah berteman senter sambil liat api yang menjilat jilat toko dan dealer yang belom juga berhasil dipadamkan. api memang cepat banget menyambar bahan bahan kain di toko perlengkapan pakaian polri itu, dan akhirnya merembet sampai ke dealer yang terpajang mobil hyundai disitu. karna takut semakin api semakin menjalar ke toko kayu di sebelah dealer akhirnya petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke kayu kayu yang ditumpuk di toko kayu itu supaya api ga merembet untuk mencegah kebakaran jadi semakin hebat.

malem itu, sepanjang jalan di rumahku penuh banget orang2 pada pengen ngeliat kebakaran heboh itu termasuk aku, bunda juga papa yang akhirnya mutusin ikutan nonton kebakaran. *gilak ajah kebakaran malah jadi tontonan*. suasana deket TKP malah mirip kek pasar malem ajah, banyak yang nongkrong, bawa keluarga ato temen liat bangunan yang dilalap api. ngeri juga sih liatnya, teringat juga beberapa tahun lalu *tahun 93, pas lebaran tinggal 3 hari lagi* usaha bunda - bengkel knalpot juga harus tutup gara2 musibah kebakaran. kata orang sih kalo usaha kena musibah *misal kebakaran* pasti usahanya bakal gede nantinya. cuman karna bunda udah taruma akhirnya mutusin engga lagi nerusin usaha knalpot yang pas jaman ituh emang lagi maju majunya. sekarang sih bunda join ma orang lain untuk buka bengkel AC ajah *bunda keknya emang bakat buka usaha, kek dulu pernah juga buka usaha restoran*.

Alhamdulillah, jam setengah 12 malem api di toko dan dealer yang kebakar akhirnya berhasil dipadamkan. dan malem ituh kebakaran heboh deket rumah jadi topik hangat. gara gara kebakaran semalem, waktu tidurku jadi mundur dari jam 9 malem dan baru tidur setengah 12. saurku jadi telat bangun, yang biasanya jam setengah 3 jadi mundur jam 3. bangun pagi tadi juga terlambat, jam 6 baru bangun, untung setengah lima udah sempet bangun buat sholat shubuh.

moga ajah keluarga yang lagi tertimpa musibah ini tabah dan sabar. teringat juga kami sekeluarga yang juga pernah mengalami musibah ini, berusaha tegar dan sabar menghadapinya dan akhirnya berhasil bangkit kembali :)

Saturday, September 30, 2006

DS di Super Milyarder 3 Milyar


Semalem aku nonton super milyarder 3 milyar *ini kayaknya edisi perdana deh ya*, abisnya nonton sinetron di setiap channel yang lagi tayang di channel lain cuman bikin aku bete' *mulut niy gatel pengen terus ngomentari tiap adegan sinetron yang ga masuk akal banget..oops!*.

Dulunya sih kuis ini tayang di RCTI , nama kuisnya 'who wants to be a millioner' yang diputar tiap malem minggu jam 7 malem dan dipandu Tantowi Yahya. Setelah sekarang pindah channel, tepatnya di AN teve, nama kuisnya diganti menjadi 'super milyarder 3 milyar'. Acaranya diputar setiap hari jumat - minggu pada pukul 7 malam. Pembawa acaranya bukan lagi oom Tantowi dong ya..tapi si cantik Dian Sastrowardoyo.


Sayang sekali ya kalo harus mengganti pembawa acara yang dulu dengan Dian sebagai host barunya. I think *taela may!*, Dian kurang pinter bawain acaranya, mungkin juga karena baru pertama kalinya ya dia dapet job jadi pembawa acara. Penampilan Dian memang terlihat dewasa dan matang, tapi sayangnya gaya bicara khas Cinta (AADC) yang terdengar remaja banget masih kebawa pas memandu kuis yang terkenal lebih dari 50 negara di dunia ini. So, cocoknya mbak Dian jadi pembawa acara remaja ajah kali yaa..


*gambarnya nyomot dari sini

Friday, September 29, 2006

sabar, inget puasa May!

udah masuk hari kelima puwasa ya?..belom ada setengah perjalanan menuju hari kemenangan. puwasaku masih jalan terus biar hari pertama kemaren ga ikutan gara gara lagi 'dapet'.

tarawihku masih bolong bolong, ngaji juga masih suka angin anginan *duh parah may!*. apalagi emosi dan kesabaran lagi diuji nih. mas lagi sakit cacar air, udah hampir seminggu lebih ga masuk kerja dan udah 2 kali malem minggu ini ga ke rumah. tiap kali ditelpon nanya kabar pasti waktunya engga pernah tepat, yang dianya lagi tidurlah, yang lagi ga bisa ngomonglah secara bibirnya kaku karna pengaruh obat. huhuhu!.. akhirnya tiap nanya kabar, ujung2nya pasti ribut karna kondisi kesehatannya yang emang lagi "drop" ga memungkinkan juga untuk dia berkomunikasi. sabar sabar may..

Alhamdulillah-nya Ramadhan tahun ini, papa udah mulai kuwat berpuwasa. biasanya sih cuman pembukaan dan penutupan ajah beliau ikut berpuasa *buka rahasia*. bukannya tidak mau menunaikan kewajiban berpuasanya, tapi karena kondisi badan yang memang lemah tahun lalu. sekarang beliau sudah lebih kuwat, malah puwasa hari pertama ga sahur tapi tetep kuat sampai buka menjelang.

puasa tahun ini aku termasuk dalam golongan yang lagi mengalami kemunduran ibadah nih. mungkin karna pikiran yang bercabang kemana mana, bikin aku engga lagi khusyuk beribadah. menahan lapar dan haus sih bisa, tapi masih harus dikalahkan dalam menahan rasa marah, kecewa, dan sedih, uh!

duh moga ajah setengah perjalanan yang akan dilalui selama bulan Ramadhan ini, aku bisa lebih fokus deh ya ke ibadah. maluw dong ah kalo selama ini selalu minta sama Alloh dan dikabulkan terus, tapi menunaikan perintah-Nya ogah ogahan. ga usah terlalu mikir yang besok besok deh malah kerasa berat dan nantinya malas ngejalaninya. masih ada waktu kan?..:)

Tuesday, September 26, 2006

ketika aku begitu berbeda..

Terkadang aku merasa diri ini begitu tua, dengan seragam kantor yang melekat di tubuhku, dengan gesture yang menyiratkan kedewasaan yang terpancar seperti menipu -- tapi aku masih seperti kanak kanak lo..jadi jangan kaget!
Di lingkungan yang berbeda aku bisa seperti seekor bunglon berganti warna.


Di area kantor, aku sosok pegawai yang kadang kadang berpikir "sok tua", dengan gaya memberi nasehat ketika temanku curhat *gayanya seperti bundaku saja*. Panggilan "ibu" pernah mampir ke telingaku ketika mengangkat telepon di kantor. *Ah..apakah suaraku terdengar seperti bundaku??*, ketika diangkot dengan seragam kerjapun para sopir memanggilku "ibu"..*waaa...tidaaakkk!!..aku belom menikah, dan juga belom pernah punya anak, pak!*.Tapi akupun tak bisa protes, mereka melihat penampilanku saat itu.


Percayalah, di rumah aku bukanlah pegawai dengan gaya sok tua itu. Aku masih seperti layaknya anak esempe saja. Gaya bicaraku manja merajuk pada bunda, bahkan pikiran dewasa itu hilang menguap begitu saja ketika berada di atmosfer rumah. Sikapku yang kekanak kanakan bahkan dalam bertindak kadangkala jadi masalah. Bunda pun protes "kamu sudah pegawai, tapi cara berpikirmu masih seperti anak anak"..Aduh Bunda, tidak seekstrim itulah..aku tetap bisa berpikir dan bertindak dewasa, hanya terkadang aku tak sadar perilakuku ketika masih kanak kanak terbawa ketika masalah datang.


Aku tak suka banyak bicara di awal perkenalan dengan teman baru, tapi kebisuan itu tak akan berlangsung lama, karena ketika aku telah menemukan rasa "nyaman" itu, aku bisa begitu cerewet, bahkan obrolan satu topikpun bisa nyambung ke topik lain. So, aku pastikan jadi teman bicaramu yang menyenangkan..:)


Tak hanya aku yang menyadari ini semua, si mas pun sangat memperhatikan perubahan perubahan itu. Ketika bersamanya aku bisa begitu sok tua, tapi bisa juga seperti anak anak..menggemaskan!. Alhamdulillah! ternyata mas tidak protes, malah dia suka..:)

ah..babe, terimakasih sudah menerima keadaanku yang seperti ini.


jadi jangan kaget teman, ketika aku begitu berbeda..

Wednesday, September 20, 2006

BT, bersih bersih rumah, 'dapet'

Tumben pagi ini aku brangkat kerja lebih pagian. jam 8 lebih satu menit aku udah nyampe kantor, padahal biasanya siy jam 8 seprapat baru keluar dari rumah. Pagi ini sebenernya jadi hari yang mem-bete-kan. gimana engga..rumah dalam kondisi kacau balau secara masih dalam tahap membenahi rumah yang mulae keliatan ga rapi. Sbenernya sebelomnya sih beberapa ruangan udah rapi kek ruang tamu, ruang keluarga, dapur bersih sampe dapur kotor dan halaman samping smuwa dalam kondisi sangat bersih secara ini memang dilakukan untuk menyambut tamu hari minggu itu hehehehe.

Sekarang giliran terakhir, kamarku dan 2 kamar tak bertuan *secara 2 kamar ini udah lama ga ditempati lagi secara tuannya pada ngabur ke bogor dan ungaran*. Ditambah lagi ruang serbaguna, tempat aku dan keluarga biasa mengahbiskan waktu nonton teve ato main musik dan nyanyi nyanyi bareng.


Engga nyangka ajah ketika smuwa barang dikeluarkan dari dalam ruangan2 itu ngeliatnya aja udah sepet!.banyak barang barang numpuk ga terpakai, mulai dari tas, sepatu, baju baju sampe diktat2 kuliah yang belom rela dikiloin. Jadinya barang barang itu harus bener bener di 'sortir', mana yang masih kepake dan yang engga. Untungnya ajah acara bersih bersih pas masih kemarau gini, coba ajah kalo udah musim hujan ga kebayang barang2 di taro di luar rumah pada kebasahan semuwa, dan lebih untungnya ada halaman terbuka di dalam rumah yang kita sulap jadi tempat penampungan sementara barang barang ini.


Insya Alloh, kalo ga ada aral melintang *jiyee..bahasnya itu lo* kamis ini kamarku udah siap ditempati lagi, kamar yang nantinya juga bakal jadi tempat aku dan
dia sementara untuk tidur bersama *ih..jadi mbayangin* sesuai dengan rencana awal setelah menikah nemenin bunda dan papa dulu, yang pastinya kesepian kalo mesti ditinggal lagi *setelah yang 2 udah pada ngabur*


Oya..sebenernya masih ada satu lagi nih yang bikin bete'..aku lagi 'dapet' niy!..palagi pas hari pertama gini bawaannya pengen 'nerkam' orang. bawaannya pengen ngamuk juga, kek tadi mesti ambil baju dari dalem lemari yang ngambilnya susyahnya minta ampun, sampe gantungan baju jadi patah gara gara ditarik paksa dari dalam lemari..sabar sabar..

kalo lagi 'dapet' gini juga males banget mamam, jadi maemnya dikit banget.

duh!..moga moga pas tarawih hari pertama ntar 'DB' nya udah selesai ya..

Tuesday, September 12, 2006

BAB di rumah sendiri


ternyata ada juga ya yang cuman bisa BAB kalo di rumah sendiri
biar perut melilit dan mesti BAB, tetep aja ga akan bisa kalo engga di rumah sendiri
biar jauh dari rumah dan mesti tinggal lama di luar kota, BAB-nya bisa juga ya ditunda sampe di rumah sendiri

hihihihi..=)

Friday, September 08, 2006

aku kedinginan..mbrrr


Tanganku sampai kaku saat mengetik hurup per huruf short story yang rencananya aku post hari ini. Aku benci tanganku kalo dingin begini, kelihatan merah dan tampak bentol bentol putih dengan titik merah ditengahnya karna gigitan nyamuk ganas semalam. Aku juga benci tangan kecilku yang ceking kurus ini, seperti engga sehat. Padahal aku sudah makan cukup banyak tiap harinya, tapi tubuhku tak juga terlihat menggemuk "sehat". Yaa.."sehat", kata lain dari seksi, kata yang sering terlontar dari pemred-ku tiap lihat gadis seksi di teve atau yang lewat di depan ruangan kerja kami.

Kembali ke dingin..kadang aku suka dingin, tapi tak sedingin ini. Ruangan kantor sekecil ini dengan dua Air Conditioner
yang di-set 16 derajat membuatku seperti di kutub utara saja. Ingin juga keluar dari ruangan ini untuk mencari kehangatan sesaat..tapi dimana ya kutemukan kehangatan itu, sedang dia jauh disana..hiks!

Mau pakai jaket ke kantor?..aku paling benci pakai jaket kemanapun aku pergi, aku lebih suka berpanas panas duduk atau berjalan di bawah terik matahari daripada harus pakai jaket yang membuatku kelihatan lebih mirip orang sakit kalau aku memakainya. Aku hanya terpaksa pakai jaket/sweater ketika tubuhku sudah tidak sanggup lagi menahan terpaan udara panas atau dingin di luar sana.

Mbrr..Aku masih kedinginan sekarang. Sebentar lagi tubuhku pasti membeku, tapi aku harap jangan otak dan hatiku..aku masih butuh dua organ vital ini untuk membuatku tetap hidup.

Monday, September 04, 2006

main 'japanese' lagi yukk!!


Game 'Japanese' atau ada juga yang menyebutnya 'sisen' (kurang tau juga kenapa disebut sisen) udah lama banget kutinggalkan, setelah lebih sering waktu senggang di kantor kulewatkan dengan ngempi dan juga ngeblog. Lama engga main japanese ternyata bikin otakku sedikit lambat bekerja, tak se-kreatip dulu lagi.

Game ini memang lebih menekankan kita untuk bisa berpikir cepat. Poin tertinggi adalah jika kita bisa menyelesaikan game ini dengan waktu tercepat yaitu dengan menemukan kesamaan antara simbol simbol jepang yang gambarnya sedikit engga jelas terlihat, dan mesti memicingkan mata untuk melihatnya.

Game ini tantangan tersendiri buatku yang akhirnya bikin aku kecanduan dan keasikan secara tiap berhasil menyelesaikan permainan ini dengan waktu cepat rasanya ingin lagi bisa mencapai waktu yang lebih cepat. Pernah juga sih dibuat sebel ketika ada salah seorang teman yang berhasil meruntuhkan rekor tercepatku =(

Efek mata merah secara melototi terus simbol simbol di game ini engga pernah bikin aku kapok main game Japanese. Alhamdulillah mataku masih sehat sehat saja, biarpun tiap hari harus menatap kompie dari pagi hingga sore hari.

Main Japanese lagi ah!..=)

Friday, September 01, 2006

kiri kanan oke oke aja kok!



Hari ini seperti biasa, berangkat kerja naek angkot. Duduk manis di dalam angkot sambil memandang ke arah luar jendela sambil sesekali melamun dan akhirnya aku tersadar, ketika aku melihat tulisan yang ditempel di jendela angkot.."hati hati..naiklah dengan kaki kiri terlebih dulu"..*halah!!*..maksud dari pesan ini apa??.

Tujuannya mungkin memang baik untuk mengingatkan penumpang agar berhati hati dan selalu naek ke dalam angkot dengan kaki kiri terlebih dulu. Tapi rasanya kurang pas kalimatnya "..naiklah dengan kaki kiri terlebih dulu.." bagi aku atau mungkin bagi penumpang lainnya yang menggunakan selain kaki kiri untuk melangkah menaiki angkot tersebut.


Selama ini aku selalu naek angkot dengan kaki kanan yang melangkah lebih dulu menaiki angkot yang akan membawaku ke tujuan. Ketika turun dari angkotpun selalu kaki kanan ini yang menjulur keluar, secara mungkin sudah terprogram oleh otakku. Dan Alhambdulillah, kebiasaanku ini tidak membawaku pada sautu kata celaka.


Kaki kanan, kaki kiri buatku sama saja. Ini hanyalah masalah kebiasaan kita semata kan?..bahwa mungkin sama seperti teman yang lainnya, aku tidak bisa mengetik sms dengan tangan kanan, secara tangan kiri seperti refleks menekan keypad henpon lebih cepat dan lincah daripada aku menggunakan tangan kanan yang cuman bikin aku ribet mengetik sms atau menerima telpon yang masuk. Pun kebiasaanku untuk memanggul tas di bahu sebelah kiri juga reflek terjadi, dan justru akan terasa aneh kalo aku memanggul tas dengan bahu kanan, dan mungkin ini kali ya yang disebut semi kidal *halah!!*, secara untuk kegiatan yang lain aku masih setia menggunakan tangan kanan (khususnya makan).


Jadi..kanan kiri oke oke aja kok!