Showing posts with label refleksi. Show all posts
Showing posts with label refleksi. Show all posts

Friday, November 06, 2009

Menikmati 'Ketersesatan'

Sebuah repost

Barra Pattiradjawane si
chef ber-tatto nan seksi itu tak ingin mengikuti jejak sang ayah, menjadi diplomat. Dia malah asik 'tersesat' ke dalam dunia masak memasak. Dunia yang justru dia nikmati kala berhasil menemukan sensasi menakjubkan di setiap resep-resep baru yang diciptakannya.

Di suatu kesempatan mencicipi resep Barra yang terasa seksi di lidah itu, bertanyalah Barra pada saya..

Apakah kamu tersesat dan menikmati juga 'ketersesatan' mu itu, May?

Saya lantas menjawab cepat,

Yap, i'm lost! dan sama sepertimu, Barra, aku menikmatinya.

Bukannya takut tak akan kembali ke jalur utama karena tersesat, saya malah senang menyibak belantara maha luas itu, berharap mendapatkan yang indah disana, dan betul saja, memang begitu indah dan saya berharap tak ingin kembali ke jalur utama, meski itu berarti saya harus memulai lagi dari awal, separuh perjalanan yang sudah tertempuh.

Adalah saya dulu, yang terbiasa berkutat dengan coding-coding itu hingga mata jereng mendadak. Dunia yang sama sekali tak asing dengan disiplin ilmu yang 4 tahun sudah saya geluti. Jobdesk pertama, mengurus web content sebuah media online. Mulai dari merapikan web content yang acak kadut tampilannya sampai troubleshooting, dari urusan server macet, koneksi internet down, pfiiuuhh! saya kenyang melahapnya.

Lalu saya disuguhi sebuah tantangan, dihadapkan pada dunia yang jauh dari tempat saya berpijak saat itu. Berkubang dengan remaja dan segala pernak perniknya. Sebuah loncatan yang sungguh maha dahsyat. Butuh perjuangan untuk bisa menyelami kembali dunia mereka, mencoba memahami gejolak remaja, dan akhirnya menyebarkan spirit kaum muda lewat tulisan-tulisan. Jadi, dengan penuh kerelaan, saya tinggalkan segala hal berbau teknis itu, dan berkutat dengan dunia olah kata, olah rasa.

Terkikik saja mengingatnya, bagaimana tidak, jiwa seorang ibu muda tersesat dan dipaksa masuk ke dalam dunia remaja gaul. Ini menggoda, sungguh, dan saya tertantang memasukinya. Berharap sih ada yang segar dan indah disana. Dan benar saja, nyata-nyata makin jauh ke dalam, saya malah menikmati ketersesatan, berada diantara remaja, lengkap dengan tumpukan kata-kata dan kalimat-kalimat khas anak gaul. Ah, jangan-jangan saya sukses terkontaminasi menjelma jadi ibu muda gaul ya? ;)

Saya percaya saja, tangan Tuhan saat itu sedang bekerja, sibuk menunjukkan arah hidupnya untuk saya. Sengaja mungkin Tuhan menunjukkan jalur lain dari jalur utama hidup saya yang sudah saya tempuh, untuk memberitahu saya,

'ini yang terbaik untukmu, masukilah jalur tak terduga ini, kelak disana menanti rencana-rencana indah dan Aku yakinkan di balik rencana itu terselip berkah untukmu..'

Hai, Barra..tetaplah jadi chef seksi untukku ya?..karena sesungguhnya resep-resep ciptaanmu itu adalah berkah untuk semua orang, termasuk aku..si ibu muda yang gaul ini..hihihi ;)

Saturday, August 08, 2009

menatap wajah-wajah polos itu..

Pernahkan kalian menatap orang-orang tercinta di lelapnya tidur mereka?, saya melakukannya. Ketika senja manja berganti malam kelam, begitu sepi sunyi, dan hanya terdengar desahan nafas dari tidur mereka, suami, anak, mama, papa, saat itulah saya berkomunikasi dengan wajah-wajah tanpa ekspresi, begitu polos. wajah-wajah yang menyisakan gurat lelah setelah melewati hari-hari yang sudah begitu berat mereka hadapi.

suamiku sayang, tidurmu begitu pulas, kamu pasti lelah setelah seharian bekerja, menguras isi otak, menyuguhkan kontribusimu bagi ladang tempatmu bekerja, inilah saatnya menyandarkan tugasmu, bermimpilah indah, semoga tumpukan tugas tak jua habisnya itu tak ikut masuk dalam mimpimu. bermimpilah tentangku saja, sayang. ajak aku ikut bersamamu menjelajah dunia antah berantah di bawah alam sadarmu. itu pasti akan jadi mimpi terindahmu.

anakku, malaikat mama..tidurmu begitu tenang sambil memeluk guling kumal kesukaanmu, napasmu yang teratur, berirama begitu jelas terdengar. kamu sedang mimpi apa, nak?, bermimpi naik pesawat bareng mama papa ya?..mimpi indah sayang, esok kita main lagi, lebih seru lagi, seperti hari-hari kemarin, mama janji akan selalu memberi hidup malaikat mama dengan keindahan, dengan kebahagiaan, supaya kamu tak kan pernah mimpi buruk dan menangis merintih lagi di tengah tidurmu.

mama, gurat lelah di wajahmu begitu kentara, nafasmu begitu berat, seperti ada yang membebanimu. mungkin mama sudah terlalu lelah menjaga malaikatku, maafkan aku merepotkan mama. dan meski badai dan masalah menghantam ketegaran mama menjalani hidup yang makin menua, kerapuhan itu terlihat jua di dalam tidurmu. mimpi indah ya, ma. aku yakin semuanya akan indah pada waktunya.

papa, mungkin hanya akulah satu-satunya anak papa yang durhaka. tak pernah kita cocok satu dengan yang lain, hanya aku anakmu yang keras kepala. lihatlah tanganmu yang kekar dan kuat itu melemah kusut di makan usia, kekuatan tangan yang pernah aku rasakan dulu saat aku menjadi bodoh, nakal dan bebal. sesungguhnya aku menyayangimu, papa. melihatmu menua bersama mama, membuatku sadar aku harus menjaga kalian. selalu berada di samping kalian. bahagialah bersama mama di sisa usia ini, yang kapan kita tak pernah tahu akan berakhir.

Monday, April 16, 2007

badai pasti berlalu

Saya tahu kamu sedang berduka, awan menggelayut di wajahmu yang tak seperti biasanya tampak berseri. Kehadiranmu yang dulu selalu memancing gelak tawa, dunia begitu indah jika kau ada di sini. Namun sekarang, semuanya seperti terasa berat bagimu ya?..oh pliis ayo bangun, kamu layak untuk jadi pribadi yang bahagia kok.

Saya bisa merasakan apa yang kamu rasakan sekarang, percayalah
selama manusia masih bernafas masalah akan selalu datang dalam kehidupan kita, hanya saja tinggal bagaimana kita menyikapi masalah itu, kamu ingin menyerah saja atau melanjutkan perjalanan kehidupanmu dan menjadikan masalah dalam hidupmu sebagai pembelajaran agar kamu bertambah dewasa dan bijak menghadapinya.

Cara pandang setiap umat Tuhan menghadapi suatu masalah pastinya berbeda, tinggal bagaimana kita menyikapinya. Serahkan semuanya pada yang mengatur kehidupan di jagat ini, Dia tidak tidur dan selalu ada ketika kamu membutuhkan pertolonganmu. Kita ini hanya pelakon di panggung dunia, Tuhan sang penulis skenario merangkap sutradara sudah mengaturnya. Semua yang terjadi pasti ada hikmahnya, yakinilah itu. Berdamailah dengan kata hatimu yang kadang sulit menerima kenyataan hidup hingga kamu sulit memaafkan semua yang membuat hidupmu begitu buruk dan hancur. Badai pasti berlalu dan siapkan diri untuk meraih kebahagiaanmu karena kamu pantas mendapatkannya :)


Tuesday, March 27, 2007

give thanks

Berapapun banyaknya, tak akan pernah cukup untuk orang yang tak mau mengerti rasa cukup

Betapa merdekanya orang orang tak punya apa apa, tidak menghendaki apa apa, tak mengharapkan apa apa, dan tidak takut kekurangan apapun karena baginya semua yang ada di depan mata itu sudah cukup.

Sebagai manusia biasa, merasakan kurang ini dan itu sepertinya wajar saja. Tak pernah merasa cukup, ingin lebih, lebih dan lebih lagi. Kalau sudah seperti itu dimana letak rasa syukur kita sebagai umat Tuhan?

Saya hanya ingin bersyukur dengan keadaan saya sekarang. Thank's God!


Tuesday, March 13, 2007

sehat itu membahagiakan

Sudah beberapa hari ini saya sakit demam flu dan pilek, makan tak enak, tidur tak nyenyak dan setiap bangun pagi badan berasa remuk, kepala kliyengan. Kerja jadi tak semangat, senyum di bibirpun seperti tertelan awan mendung di wajah gara gara sakit.

Cuaca bulan ini memang sedang tidak bersahabat, kadang mendung lalu hujan disertai hawa dingin lalu dengan cepat akan berganti dengan panas yang menyengat. AC di ruangan kerja sayapun mesti diset maksimal, rasanya tak enak kalau saya harus curi curi kesempatan mematikan AC jika boss sedang keluar ruangan, maklumlah tubuh saya tak sekuat boss yang sudah terbiasa di rumah pasang AC. Tidurpun saya lebih senang bersumuk sumuk ria daripada menggigil kedinginan terkena hembusan kipas angin atau AC, saya mungkin baru give up dan mesti setuju pakai kipas angin atau AC kalau ruangan kamar mulai dipenuhi nyamuk2 nakal.

Saya sadar sekarang kenapa saya sering dipaksa ibu dan ndut untuk selalu membawa jaket/ sweater. Awalnya saya pikir terlalu ribet memakai jaket dan sweater, dengan berbagai alasan saya menolak, takut tertinggal, malas nenteng nenteng atau tidak mau terlihat seperti orang sakit. Sekarang saya terima akibatnya, tubuh saya yang ceking dan ringkih ini harus ambruk gara gara tak mengindahkan nasehat blio blio ini. Sekarang saya sadar..
Kesehatan selalu tampak lebih berharga setelah kita kehilangannya
Saya ingin cepat sembuh, biar bisa makan enak, biar bisa tidur nyenyak, biar makin semangat kerja dan makin bahagia karena sehat itu membahagiakan




Monday, March 05, 2007

Sentilan Tuhan

Bagaimanapun kehidupan yang kita jalani dan kita hadapi tidaklah penting. Namun yang terpenting adalah bagaimana sikap kita dalam menghadapi peristiwa dan kejadian dalam hidup ini, terutama di saat-saat muncul 'badai' yang menguji kita...
Saya sedang berusaha untuk menghadapi badai ini sebagai proses untuk menuju ke arah yang lebih baik. Yang telah lalu, memang tidak akan bisa dirubah, hanya bisa dikenang dan dicoba untuk diriviu apa yang harus saya perbaiki di hari esok. saya harus lebih hati hati, itu pasti, karena
Hanya ikan yang bodoh yang bisa dua kali kena pancing dengan umpan yang sama
Jika mengingat keadaan saya waktu itu karena ketika saya terbuai saya tak mengingat-Nya, dan ketika saya mulai merasakan kejatuhan, saya mengadu pada-Nya. Saya tertegun, Dia masih sangat sayang kepada saya, ketika saya hampir terpeleset karena tak berhati hati,Dia menarik tangan saya agar tidak jatuh ke lubang yang lebih dalam. Dia membuka mata hati saya, mengingatkan saya untuk tidak melakukan kebodohan lagi.







Friday, February 23, 2007

colour my world..


Colour my world..inilah tags blog saya yang sudah berganti tampilan dan berganti alamat. hidup saya penuh warna, merah, hijau, biru, kelabu, kuning, jingga, coklat.

Dulu saya adalah penyuka warna hijau. Saya takjub tiap kali melihat salah satu warna primer ini muncul di permulaan acara di TVRI *waktu itu stasiun televisi hanya TVRI saja* yang terpampang di layar teve rumah saya, ada warna hijau merah dan biru. Saya bersorak kegirangan '"ini nih warna favoritku!!" sambil tunjuk tunjuk layar teve, seperti tidak mau kalah dengan kakak yang senang dengan warna merah, dan si adik yang suka warna biru. Kenapa suka warna ini? yah karena hijau memberi rasa sejuk di mata saya, alasan yang masuk akal kan untuk anak SD seumuran saya waktu itu kan hihihi. Semua barang barang saya waktu itu hampir semua berwarna hijau, tapi kolor saya engga ada yang berwarna ijo kok :D. Sampai kemudian saya mulai bosan dengan warna ini, saya mulai berpindah ke warna abu abu. Mungkin waktu itu sedang masuk era millenium ya, dimana millenium identik banget dengan warna abu abu ini. Seisi lemari saya kembali lagi penuh dengan baju baju warna abu abu.

Kembali lagi saya bosan dengan warna abu abu, saya kepincut warna coklat. Mungkin buat sebagian orang, warna coklat dianggap warna tua, itulah kenapa warna coklat ini menggambarkan kedewasaan. Kembali lagi saya mengoleksi barang barang berwarna coklat yang akhirnya bikin saya tergila gila seperti tersihir ingin membeli atau memiliki semua yang berwarna cokelat. Sayapun memimpikan pesta pernikahan dengan tema cokelat dan ternyata warna ini sedang tren loh di tahun 2007 :)

Saya sempat berpikir apa iya nantinya saya masih tetap menyukai warna cokelat?..apa mungkin nanti saya akan menyukai warna lain?. Ah saya tidak mau terlalu ambil pusing. Semua warna buat saya sama bagusnya, sama indahnya. Itulah kenapa Tuhan mencipta pelangi yang begitu indah, dimana warna warna indah menghiasi langit biru cerah setelah hujan turun. Warna hidup saya tentunya bukan hanya hijau, abu abu atau cokelat saja, warna lainnya pastinya akan menghiasi kehidupan saya nantinya.
Seperti kertas putih bersih begitulah hidup kita berawal, warna warni crayon yang akan menghiasi kertas itu hingga tercipta gambar nan indah, hidup yang berwarna.

Tuesday, December 05, 2006

bocah malang itu..

Saya melihatnya beberapa hari lalu, seorang anak berbaju kumal dan lusuh terlihat menangis. airmatanya meleleh hangat membasahi pipinya yang tirus. Bocah ini terlihat begitu kurus, membawa sekantung besar plastik warna hitam, entahlah apa yang dibawanya. Terduduk bocah malang ini di depan rumah orang, tanpa alas kaki. Terus saja dia menangis, mungkin juga dia lapar, kedinginan atau sedih karna dia hidup sebatang kara, hidup sendiri terlunta lunta tanpa belaian kasih ibu dan ayah.

Saya terenyuh melihatnya, bergetar hati saya melihat pemandangan seperti ini, merasakan penderitaannya. Angkot melaju terus..saya masih menatap bocah itu dari kejauhan, di dalam angkot. Pagi itu saya sedih, tak bersemangat.

Saya teringat putra teman saya. Setiap kali melihatnya, saya begitu takjub. Matanya bersinar dan senyumnya yang ceria begitu bahagia. Hmm..bocah yang pastinya lebih beruntung memiliki keluarga yang lengkap. Ada ayah ibu yang senantiasa memberi kasih sayang, menyiraminya dengan perhatian dan dukungan dalam hidup dan kehidupannya.

Apa jadinya bocah malang itu nanti?..bagaimana dia bisa tetap bertahan hidup, sedangkan dia sendiri seperti kehilangan pegangan untuk bersandar. Bocah sekecil dan serapuh itu harus mengalami kenyataan pahit atas kehidupan yang terlanjur pait untuk dikecap. Apa bocah ini akan tetap ada di jalanan..terlunta lunta tanpa tujuan?. saya tidak tahu, saya hanya mengharap ada yang mencintainya seperti anak sendiri dan memberinya kasih sayang tulus.

Friday, November 24, 2006

bahasa hati

"Luna..."

Feree mencoba menahan degup jantungnya yang terus berdetak tak keruan, nama Luna terus berputar putar di otaknya..

"aku segera ingin menyentuhmu..seperti janjiku setelah kita bertemu nanti"

Ferre menunggu Luna disini, di pojok kafe.

Luna si nona manis yang membuatnya hari harinya terasa begitu indah

"itu dia nona manisku.."

Ferre mencoba tenang

Luna terlihat mencari cari sosok Ferre yang memperhatikannya dari pojok kafe

dan akhirnya Luna menghampiri Ferre..menyunggingkan senyum manisnya untuknya

jarak mereka sekarang tak lagi ribuan mil jauhnya, begitu dekat hingga Ferre bisa menatap mata indah Luna

hai nona manisku..

ferre memberi isyarat lewat gerakan tangannya bahwa dia bahagia bertemu dengan Luna

luna pun membalas bahasa isyarat Ferre, bahwa dia juga bahagia bertemu dengan pria tampannya

Ferre dan luna, dua anak manusia dengan keterbatasan tak bisa mendengar dan bicara,
rindu di ruang hati mengalahkan segala keterbatasan dan bahasa hati yang menjembatani kerinduan mereka






Saturday, November 04, 2006

shock!, 'kolik' kambuh lagi

Hari jumat aku engga ngantor gara2 sakit 'kolik'-ku kambuh lagi. :(

Jumat dini hari udah ngerasa perut engga enak, liat jam di hape nunjukin pukul 3 dini hari. Engga tahan sakitnya di perut kanan atas, akhirnya keluar kamar, nyari nyari salonpas hot buat nenangin perut yang bergejolak nyerinya timbul hilang bikin tidurku ga pules. Sampe akhirnya jam setengah lima, keluar kamar pengen BAB. nyeri di perut masih timbul hilang, gitu terus. Akhirnya aku ga kuat pengen :-&. Nangis di pagi buta ngerasain sakit yang luar biasa. :((

Ketok2 pintu kamar papa karna udah 'give up' mengatasi sakit yang semakin menjadi tambah parah. Sambil megangin perut, meringis kesakitan lapor sama papa "Pa, kolik-ku kambuh lagih.."
Papa untungnya langsung sigap *walopun keliatan panik juga, secara kalo sakit begini yang repot pastilah bunda*. Papa ngambil kompres *deuh apa yah namanya??..yang biasa dipake bunda juga kalo sakit seseknya kambuh*. Bentuknya lentur dari bahan karet, diisi air panas. Langsung deh sambil tiduran aku ngompres perutku, lumayan enak..setidaknya nyeri perut blom muncul kembali, mungkin karna ada rasa panas yang menjalar sampe ke dalam perut bikin si nyeri takut muncul kembali hihihihi.

Dulu aku sempet pernah ngalamin kolik..sampe ga tahan sakitnya. Alhamdulillah resepnya kok ya kebetulan banget dicatet di hape *notes* sampe seditel ditelnya karna emang macem obatnya banyak sih ya. Aku catetin buat papa supaya obatnya cepet dibeli dan aku bisa segera terbebas dari rasa nyeri di perutku. Sambil nungguin papa yang ke apotik, akunya tiduran sambil sibuk pencat pencet keypad henpon kirim sms ke boss ijin ga bisa masuk kerja hari itu. Kirim sms juga ke 'honeybear' ngabarin kalo lagih sakit gara2 kolik kambuh. Sebelom papa brangkat ke apotik, papa nyempetin muter kasetnya Ungu *ini kaset punya papa, secara beliao pengagum berat Ungu, haiyah* mungkin biar aku lebih tenang kali ya. Ada satu lagu ungu yang bikin aku pengen nangis waktu itu, tentang kematian. Seandainya saja aku tahu hari itu aku akan meninggalkan dunia ini, aku pasti akan [-O< kepada Tuhan untuk tidak mengambil nyawaku saat itu.

Sedih banget :(, dalam kondisi sakit begini jauh dari bunda. Pengen kasih kabar ke bunda kalo aku sakit, tapi aku urungkan niat. Aku ga mau bikin bunda cemas, ga mau juga bikin bunda sedih. aku mesti kuat, ga boleh nangis, ga boleh manja. Sudah ada papa di sampingku, yang lumayan cekatan ngadepin aku yang kek mau mati ajah, ada hun yang selalu ada di sisiku, siap memberikan waktunya untuk merawat dan menjagaku :)

Ahamdulillah, sekarang udah lebih baikan. Obat udah diminum mpe habis, makan juga engga boleh yang pedes2 dulu. Balik ngantor lagih, malah diledekin temen "ga ngantor gara gara shock sama petasan kemaren ya mba?"..gara2 sebelom sakit kemaren dibikin terkaget kaget ma si boss yang maenan petasan punya ponakannya yang tertinggal di mobilnya, seukuran kawat yang dinjek injek sampe ngeluarin bunyi "pletak pletok!!*. huhuhuhu..iya kali yah shock-nya sampe ngefek ke perutku ;))





Thursday, November 02, 2006

terpurukku di sini...

aku melukai perasaannya (lagi), aku jahat!
yah, aku melukainya..melukai hati pria penyayang, penyabar, setia, yang sangat memanjakanku.. dia pria yang baik, kelewat baik hingga kadang aku jengah. "knapa dengan kamu hun?, kamu sabar banget yah kalo lagi ngadepin aku yang emosinya turun naik gini" "terbuat dari apa hatimu itu hun?".."apa kamu malaikat berkaca mata minus yang akan selalu jadi pelindungku ya hun?..:) " yah.. sorot mata berkacamata minus itu betapa ku menyukainya, dia manis.
ketulusan, kesabaran dan kesetiaanmu tak pernah berubah dari dulu hingga sekarang ya hun.."aku malu, aku tak bisa sepertimu"
" ajari aku mencintaimu lebih, lebih dan lebih lagi..,hun."


karna saat ini aku terpuruk di sini, membeku dan sara..








Friday, October 13, 2006

topik hangat pagi ini: kebakaran heboh

semalam ada kebakaran di deket rumahku, tepatnya sepuluh rumah dari rumahku. salah satu bangunan toko perlengkapan POLRI terbakar karna dugaan korsleting. kebakaran meluas sampai ke bangunan dealer dan bengkel mobil Hyundai yang ada disebelahnya.

yah..semalam di deket rumah macet banget, ada kebakaran hebat. kebetulan pas kejadian itu dokter kandungan sebelah rumah lagi praktek, mobil pasiennya emang banyak banget tuh yang di parkir di pinggir jalan jadi agak menyulitkan kendaraan lain buat lewat karna emang jalan yang ga lebar tapi rame banget. ditambah lagi arus kendaraan dari arah barat dan timur yang berdatangan makin bikin jalanan macet. akhirnya tuh mobil2 mulai berbalik arah dan cari jalan alternatif menghindar dari TKP setelah tahu ada bangunan toko dan dealer yang terbakar. arus kendaraan dari arah barat *perumahan tanah mas* dan arah timur *pompa bensin* akhirnya ditutup untuk memudahkan mobil pemadam kebakaran datang dan memadamkan api.
aku yang lagi sakit gigi dan tidur lebih awal *jam stengah 7 dah molor*, jadi ikutan bangun gara gara mobil pemadam kebakaran berdatangan terus. akhirnya malam itu, kebakaran heboh itu malah jadi tontonan orang orang sepanjang jalan.
sempet panik juga sih waktu asap dari toko dan dealer yang terbakar ituh semakin gede ajah, dan karna tertiup angin jadi seakan akan terlihat mendekat. bunda yang ikutan panik malah buru buru ngajakin aku masuk buwat nyelametin ijasah dan surat2 penting *bunda parno nih*. sampe di dalem rumah bukannya nyelametin apa yang mesti diselametin malah ngambil senter gara2 lampu sepanjang jalan dimatiin PLN.

aku, bunda sama papa akhirna malah duduk duduk di depan rumah berteman senter sambil liat api yang menjilat jilat toko dan dealer yang belom juga berhasil dipadamkan. api memang cepat banget menyambar bahan bahan kain di toko perlengkapan pakaian polri itu, dan akhirnya merembet sampai ke dealer yang terpajang mobil hyundai disitu. karna takut semakin api semakin menjalar ke toko kayu di sebelah dealer akhirnya petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke kayu kayu yang ditumpuk di toko kayu itu supaya api ga merembet untuk mencegah kebakaran jadi semakin hebat.

malem itu, sepanjang jalan di rumahku penuh banget orang2 pada pengen ngeliat kebakaran heboh itu termasuk aku, bunda juga papa yang akhirnya mutusin ikutan nonton kebakaran. *gilak ajah kebakaran malah jadi tontonan*. suasana deket TKP malah mirip kek pasar malem ajah, banyak yang nongkrong, bawa keluarga ato temen liat bangunan yang dilalap api. ngeri juga sih liatnya, teringat juga beberapa tahun lalu *tahun 93, pas lebaran tinggal 3 hari lagi* usaha bunda - bengkel knalpot juga harus tutup gara2 musibah kebakaran. kata orang sih kalo usaha kena musibah *misal kebakaran* pasti usahanya bakal gede nantinya. cuman karna bunda udah taruma akhirnya mutusin engga lagi nerusin usaha knalpot yang pas jaman ituh emang lagi maju majunya. sekarang sih bunda join ma orang lain untuk buka bengkel AC ajah *bunda keknya emang bakat buka usaha, kek dulu pernah juga buka usaha restoran*.

Alhamdulillah, jam setengah 12 malem api di toko dan dealer yang kebakar akhirnya berhasil dipadamkan. dan malem ituh kebakaran heboh deket rumah jadi topik hangat. gara gara kebakaran semalem, waktu tidurku jadi mundur dari jam 9 malem dan baru tidur setengah 12. saurku jadi telat bangun, yang biasanya jam setengah 3 jadi mundur jam 3. bangun pagi tadi juga terlambat, jam 6 baru bangun, untung setengah lima udah sempet bangun buat sholat shubuh.

moga ajah keluarga yang lagi tertimpa musibah ini tabah dan sabar. teringat juga kami sekeluarga yang juga pernah mengalami musibah ini, berusaha tegar dan sabar menghadapinya dan akhirnya berhasil bangkit kembali :)

Friday, October 06, 2006

my life looks like..


inilah rutinitas hidupku, berulang setiap harinya dari waktu ke waktu.
tidur atau beristirahat demi menjaga tubuh tetap bugar dan stamina yang terjaga untuk bekerja, mencari uang dan menabung demi masa depan.
makan untuk tetap hidup dan bukan hidup untuk makan.
bersantai, bermalas malasan di sofa setelah pulang kerja, sekedar melepas penat setelah seharian beraktivitas.
mandi demi menjaga tubuh tetap wangi *tak hanya sekedar wangi parfum*, juga
buang hajat demi menjaga pencernaanku tetap bisa mencerna makanan yang kumakan tiap harinya dan tak menjadikan perutku seperti layaknya tong sampah.
dan aku butuh komputer kantor lengkap dengan koneksi cepat untuk nge-blog demi menjalin silaturahmi diantara teman teman semu-ku, yang sekalipun belum pernah kujumpai. teman teman yang aku tahu tulus dan bersahaja. yang mau berteman dengan diriku ini.
tak ada alasan bagiku untuk merasa jemu dan jenuh
aku bersyukur, sangat sangat bersyukur :)

Tuesday, September 12, 2006

jangan lupa bawa KTP ya!

"May, jangan lupa bawa KTP kalo mo pergi ke salon ya!"..*ini salah satu petikan perintah Bunda, padahal aku cuman mo pergi ke salon deket rumah untuk creambath*

Bunda bilang kalo kemana mana mesti jangan lupa bawa dompet, dan biar jauh ato deket tetep mesti bawa KTP/identitas diri.

Musibah itu kan sewaktu waktu datang tanpa diduga, soalnya emang pernah juga ada kasus kecelakaan -- korbannya meninggal dunia, dan karena engga ada kartu identitas yang dibawa, mayat korban yang akhirnya dibawa ke rumah sakit malah bikin bingung pihak RS secara mereka ga bisa menghubungi pihak keluarga korban kecelakaan tersebut.

Nasehat Bunda mungkin memang terkesan sepele, tapi engga ada salahnya kan kalo aku selalu waspada dengan keadaan yang serba ga menentu, mulai dari kerusuhan, demo, atau keadaan dimana kita udah berusaha hati hati mengendarai kendaraan tapi apes gara gara ulah satu orang yang lalai berkendara.

Kematian, Rejeki atau Jodoh kan rahasia Alloh, bukankah semua
sudah digariskan-Nya untuk kita. Kita pun sebagai umat Tuhan diwajibkan untuk
berusaha dan berdoa. Jadi ketika aku mencoba menelaah nasehat Bunda ini, akupun
mengerti bahwa lebih baik kita tetap berhati hati dan waspada serta selalu
berdoa dimanapun kita berada. :)

Monday, September 04, 2006

underwear oh underwear


Bunda pernah berpesan padaku untuk membeli CD atau underwear yang bagus dan baik. "beli dan pakai underwear yang bagus, lebih baik yang lama lama dan usang dibuang saja"..begitu kira kira bunda memberi nasehat.

Seandainya saja, di situasi yang tidak terduga kita mengalami kecelakaan (Naudzubillah min dzalik..Astaghfirullah!!), dan segera membutuhkan pertolongan medis, maka kita tidak akan bisa menghindar (secara dalam kondisi tidak sadarkan diri tentunya) ketika mereka melucuti pakaian kita (ups!!). Baru setelah kita sadar dari pingsan, kita akan menyadari bahwa untung saja kita memakai underwear bagus. Kalo tidak, entah cibiran apa yang akan mampir ke telinga kita. "Si itu, CD nya jelek banget, kumel, lusuh, karet celananya meranggas dimana mana"..bla..bla..bla.

Celana dalam mungkin memang sering kita anggap remeh, karena letaknya di dalam dan tidak akan telihat oleh siapapun (kecuali dalam keadaan diintip via hidden kamera ya..;)).

Masih ingat dong kasus VCD heboh para artis yang sedang ganti baju di salah satu kamar ganti studio beberapa tahun lalu.

Kalo kalian sempet lihat, para artis ini memakai underwear yang bagus, matching (sorry..bra+CD-nya) dan terlihat mahal (walopun sebenernya mungkin harganya engga mahal..untuk ukuran mereka tentunya..hihihihi). Engga terlihat dong underwear mereka yang kumal, lusuh, dengan bentuk yang sudah kondor dimana mana.

Pada saat artis artis ini sedang berganti baju dengan kondisi diintip seperti itu, mungkin mereka tidak menyadari bahwa sesungguhnya peran good underwear ini sangat penting. Bahwa ketika akhirnya video rekaman ini dipublikasikan ke banyak orang, para artis ini tidak akan terlalu cemas karena barang pribadi mereka tertutup dengan indahnya berkat good underwear. Tidak akan ada yang mengolok olok dan mencibir mereka mengatakan "cantik cantik kok dalemannya kumel gitu sih!!".

Bayangkan saja jika ternyata artis artis ini memakai underwaer kumal, lusuh yang sudah layak dibuang ke tempat sampah. Mereka pasti akan menanggung malu dua kali..ibaratnya sudah jatuh tertimpa ta
ngga pula..=))

Awalnya aku tidak terlalu menggubris nasehat bunda tentang celana dalam ini..tapi setelah aku pikir dan menelaah makna dari nasehat bunda serta pengalaman artis diintip ini,
aku baru sadar di dalam keadaan terburuk sekalipun, orang masih perlu memelihara kehormatannya....

Thursday, August 31, 2006

'uang kecil' yang berarti


mas ada dua puluh ribuan dua, sepuluh ribuan satu engga?...pasti pertanyaan itu yang sering mampir di telinga temen temenku kalo aku udah ribut nyari "uang kecil" buat naek angkot.

Maklum aja kalo aku bayar angkot pake "uang gede" (lima atau dua puluh ribuan), pasti bakal bikin repot sopirnya yang mesti ngumpulin kembaliannya. Engga cuman temen temen kantor sih yang sering dapat pertanyaan kayak gitu..di rumah, Bunda sering juga ketiban repot sama ributnya aku minta tuker uang kecil atau recehan. Ujung ujungnya setelah belanja pagi bunda selalu nawarin aku untuk tuker uang recehan (maklum tukang sayur langganan bunda selalu kasih kembaliannya pake uang kecil).

Bukannya bermaksud nyombong nih, tapi ternyata ribet juga ya kalo uang di dompet puluhan ribu semua. Bayar parkir susah, ngasih pengemis apalagi (masa pengemisnya dimintain kembalian juga kayak sopir angkot sih..).

Sudah seharusnya bersyukur..isi dompetku masih ada puluhan ribu biarpun cuman selembar dua lembar. Masih ada uang gede yang bisa dituker uang receh buat tukang parkir yang butuh duit untuk menafkahi keluarganya, sopir angkot yang mesti kejar setoran dan pengemis yang mesti ngumpulin sesen demi sen untuk sekedar makan.